BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX

"Kemana kau selama ini Larisa, aku mencari mu kemana-mana tapi, kau sangat sulit untuk kutemukan, kau juga tak menjawab telfon ku dan tak membalas chat ku, ada apa Larisa? apakah selama ini kau hanya bermain-main denganku"

"Maafkan aku sayang, bukan maksudku seperti itu, akhir-akhir ini aku hanya sedang sibuk pemotretan, kamu tau sendiri kan, aku bekerja sebagai seorang model, mereka menuntut ku untuk selalu profesional, maafkan aku sayang"

Jawab Larisa berbohong, ia tidak ingin Alex tau apa yang sebenarnya ia sembunyikan.

"Lalu siapa pria yang tadi bersamamu itu, dari jauh aku perhatikan sepertinya dia sedang marah kepadamu?"

"Ohh itu, ia rekan kerjaku, ia menyuruhku untuk bekerja lebih giat lagi, ia menawariku menjadi brand ambassador suatu produk kecantikan ternama, dan dalam waktu dekat ini akan louching produk mereka, makanya ia memberikanku pekerjaan yang lumayan besar, agar aku bisa lebih mengembangkan lagi karirku di dunia permodelan ku ini"

"Tapi aku merasa sepertinya kau mulai menjauhiku Larisa?"

"Itu hanya perasaanmu saja sayangku, aku selalu ada untukmu, aku mencintaimu"

"Jangan katakan cinta jika kau tidak tau makna dari arti cinta itu sendiri Larisa"

Alex kemudian berdiri dan pergi meninggalkan Larisa seorang diri.

Larisa merasa tidak enak, ia merasa bersalah karena percintaan semalam nya bersama Alex, ia kini seakan-akan mempermainkan perasaan Alex, padahal sepertinya pria itu sangat serius dengannya.

Ia merasa bingung kenapa ia tak bisa melepaskan Ardian, sedangkan ia memiliki Alex yang selalu menghujaninya dengan begitu banyak cinta dan perhatian lalu apa yang ia harapkan dari Ardian? Tanya larisa dalam hati, sedangkan ia tahu bahwa Ardian tak mencintainya lagi, dan sebentar lagi akan menikah dengan orang lain.

Karena bingung dengan pikirannya sendiri, akhirnya ia pun memutuskan kembali ke apartemennya.

***

Ting...ting...ting...

Tiana yang sedang berbaring ditempat tidur mendengar ada pesan masuk di handphonenya, ia pun bergegas mengambil handphone tersebut yang berada dimeja nakas tepat di samping tempat tidurnya.

Ia melihat ada pesan masuk diaplikasi hijaunya, ia lalu melihat bahwa itu nomor baru yang tak ia kenali siapakah pengirimnya.

"Assalamualaikum tiana, apakah kau sudah tidur, apakah aku mengganggumu?"

Isi pesan tersebut

"Walaikumsalam, ini dengan siapa?"

"Aku, Aaa" karena salah menekan tombol pada layar hpnya, pesan yang belum selesai Ardian ketik terkirim pada Tiana.

"Aku apa maksudnya? Saya tidak ada waktu untuk meladeni hal yang tidak penting terima kasih"

Balas tiana, ia merasa jengkel karena orang yang mengiriminya pesan tak kunjung mengatakan siapa dirinya.

Pesan terkirim dan centang dua biru, itu tandanya pesan telah terbaca.

Lama tertulis sedang mengetik.. Namun ia tak kunjung mendapatkan balasan pesan dari nomor baru tersebut, ntah berapa panjang tulisan yang akan ia kirimkan untuk tiana.

Lama juga ia menunggu balasan dari nomor baru itu, Tiana yang mulai merasa ngantuk akhirnya tertidur dan melupakan mengenai pesan dari si nomor baru itu.

Keesokan paginya tiana membuka handphonenya dan melihat ada pesan yang masuk dari nomor baru tersebut.

"Aku Ardian" isi dari pesan tersebut

Tiana yang membaca pesan itu merasa senang, ia heran pada dirinya sendiri, kenapa ia bisa sesenang itu mendapatkan pesan dari Mas Ardian

"Apakah ia kini mulai menyukai Ardian?" Tiana bertanya dalam hati.

"Astagfirullah tidak boleh, aku tak boleh suka atau cinta sama Mas Ardian sebelum aku mengetahui yang sebenarnya tentang dan wanita yang bersamanya saat di butik"

ucap Tiana dalam hati untuk meyakinkan dirinya.

Tiana pun membalas pesan Ardian, menanyakan ada perlu apa dia menghubunginya.

"Mas Ardian? Ada perlu apa mas?"

Balas tiana pesan dari Ardian.

"Hanya ingin tau kabarmu saja tiana, apakah kau baik-baik saja? Ada hal yang ingin kutanyakan langsung kepadamu"

"Alhamdulillah baik, Hal apa itu mas katakan saja padaku"

Ardian merasa ragu, namun jika tidak menanyakan langsung pada tiana, ia tidak akan tau apakah waktu itu saat di butik ia mendengar pembicaraannya dengan Larisa.

Lama berpikir, Ardian akhirnya memberanikan diri untuk menanyakan langsung hal itu pada tiana.

"Aku ingin bertanya apakah waktu itu saat kita berdua akan fitting baju pengantin di butik, kamu mendengar pembicaraanku bersama temanku itu?"

Ardian berbohong dengan mengatakan bahwa Larisa adalah temannya, ia tak tega mengatakan bahwa wanita yang saat itu bersamanya adalah Larisa.

Wanita yang kini ia anggap sebagai mantan pacarnya, namun kini telah hamil dan mengandung anaknya.

"Wanita cantik yang bersamamu itu kan mas? Memangnya kenapa? Iya aku sudah mendengar semuanya mas"

Jawab Tiana singkat dan penuh penekanan, ia seakan-akan menuntut jawaban dari apa yang ia dengar waktu itu.

"Kau sudah mendengarnya tiana? dan kau tak marah padaku?"

"Untuk apa aku marah mas, marah tidak akan menyelesaikan masalah"

Ardian membaca pesan yang dikirim oleh tiana, ia merasa bahwa Tiana orang yang bijak, ia bukan tipe orang yang akan lebih dulu marah sebelum mendengarkan penjelasan dari orang lain, buktinya ia tak marah padanya walaupun Tiana tahu bahwa aku telah menghamili Larisa.

Mengingat kehamilan Larisa membuat Ardian sangat frustasi, andai saja waktu itu ia menolak bertemu dengan Larisa, dan tidak meminum minuman yang telah dia beri obat laknat itu, maka tidak mungkin Larisa akan hamil.

Ardian merutuki kebodohannya itu, ia tak tau akan mengatakan apa pada Tiana mengenai masalah ini, lebih baik ia sudahi saja percakapannya dengan tiana dan bergegas menuju kampus tempat ia mengajar karena hari ini jadwal mengajarnya sangat padat.

Tiana yang tidak mendapat balasan dari Ardian akhirnya menaruh kembali handphonenya di atas nakas dan turun kebawah menuju ruang tamu, karena sedari tadi umi sudah memanggil manggil namanya.

***

Di Apartemen Larisa

Larisan memang tinggal disebuah apartemen miliknya tepat ditengah kota, apartemen itu hadiah ulang tahun yang diberikan oleh kedua orang tuanya saat ulang tahunnya.

Larisa mulai membuka matanya, cahaya mentari yang masuk melalui celah horden kamarnya membuatnya merasa terganggu, akhirnya ia memutuskan untuk bangun dan membersihkan dirinya.

Ia pun masuk ke kamar mandi, ia mulai membasahi tubuhnya dengan air dingin, ia berusaha menghilangkan masalah yang membebani hidupnya dengan mengguyur seluruh tubuhnya.

Ia berharap dengan cara itu perasaannya akan menjadi sedikit lebih baik.

Setelah selesai mandi, ia kemudian ke dapur mencari sesuatu yang bisa ia makan untuk mengganjal perutnya yang sudah mulai keroncongan, dan akhirnya menemukan beberapa bungkus mie instan, ia pun mulai memasak mie tersebut, dari aromanya sangat menggugah selera, membuat air liurnya seakan mau menetes.

Ntah ini bawaan hamil atau apa, Larisa juga tak tau, namun semenjak ia hamil ia merasa banyak hal yang berubah, mulai dari bentuk tubuh hingga soal makanan.

Contoh kecil mie instan, sebelum hamil Larisa tidak terlalu menyukainya, namun setelah hamil ia merasa mulai menyukai makanan yang banyak orang sukai itu, ia bahkan akan menghabiskan dua bungkus sekaligus dalam sekali makan.

Ia duduk sambil menikmati makanannya, terlintas kembali dipikirannya tentang kehamilannya yang kini memasuki hampir tiga bulan.

Ia bingung bagaimana cara untuk menyampaikan hal ini kepada kedua orang tuanya, walaupun mereka sangat menyayangi dirinya, tetap saja hati orang tua mana yang tak patah hati, mengetahui anak satu-satunya yang selama ini mereka banggakan hamil diluar nikah.

Ia juga merasa bersalah kepada Ardian, mengapa karena nafsunya hingga ia berselingkuh dengan Alex, ia sangat bersalah karena telah mengkhianati Ardian orang yang sangat ia cintai.

"Ohhhh bodohnya diriku" ucap Larisa dalam hati

Larisa berniat akan menemui Ardian kembali dan akan memintanya untuk membatalkan pernikahan mereka.

Bagaimanapun caranya Ardian harus menjadi miliknya, hanya ia wanita yang berhak menikah dengan Ardian bukan wanita lain.

Episodes
1 BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2 BAB 2 LAMARAN
3 BAB 3 PERTENGKARAN
4 BAB 4 LARISA HAMIL
5 BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6 BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7 BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8 BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9 BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10 BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11 BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12 BAB 12 GANGGUAN KECIL
13 BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14 BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15 BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16 BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17 BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18 BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19 BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20 BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21 BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22 BAB 22 BIDADARI SURGA
23 BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24 BAB 24 KONSULTASI HATI
25 BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26 BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27 BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28 BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29 Pengumuman
30 BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31 BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32 BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33 BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34 BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35 BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36 BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37 BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38 BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39 BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40 BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41 BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42 BAB 41 ALEX LARISA SAH
43 PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44 BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45 BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46 BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47 BAB 45 MALAM PERTAMA?
48 BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49 BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50 BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51 BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52 BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53 BAB 51 TIANA AZAM?
54 BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55 BAB 53 BINGUNG
56 BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57 BAB 55 LARISA CEMBURU
58 BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59 BAB 57 RARA CALON ISTRI
60 BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61 BAB 59 KONTRAKSI
62 BAB 60 KELUARGA BARU
63 BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64 BAB 62 MAMA MERTUA
65 BAB 63 MASA LALU AZAM
66 BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67 BAB 65 MENERIMA
68 66 KABAR BAIK
69 BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70 BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71 BAB 69 ORANG TUA ALEX
72 BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73 BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74 BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75 BAB 73 AZAM SULTAN?
76 BAB 74 MAMA LARISA MALING
77 BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78 BAB 76 MENUJU HALAL
79 BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80 BAB 78 KEMANA SITI?
81 BAB 79 MALAM PERTAMA
82 BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83 BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84 BAB 82 DUA KUBU
85 BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86 BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87 BAB 85 ENDING
88 Promo NovelKu
Episodes

Updated 88 Episodes

1
BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2
BAB 2 LAMARAN
3
BAB 3 PERTENGKARAN
4
BAB 4 LARISA HAMIL
5
BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6
BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7
BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8
BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9
BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10
BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11
BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12
BAB 12 GANGGUAN KECIL
13
BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14
BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15
BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16
BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17
BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18
BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19
BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20
BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21
BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22
BAB 22 BIDADARI SURGA
23
BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24
BAB 24 KONSULTASI HATI
25
BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26
BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27
BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28
BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29
Pengumuman
30
BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31
BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32
BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33
BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34
BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35
BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36
BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37
BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38
BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39
BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40
BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41
BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42
BAB 41 ALEX LARISA SAH
43
PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44
BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45
BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46
BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47
BAB 45 MALAM PERTAMA?
48
BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49
BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50
BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51
BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52
BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53
BAB 51 TIANA AZAM?
54
BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55
BAB 53 BINGUNG
56
BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57
BAB 55 LARISA CEMBURU
58
BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59
BAB 57 RARA CALON ISTRI
60
BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61
BAB 59 KONTRAKSI
62
BAB 60 KELUARGA BARU
63
BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64
BAB 62 MAMA MERTUA
65
BAB 63 MASA LALU AZAM
66
BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67
BAB 65 MENERIMA
68
66 KABAR BAIK
69
BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70
BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71
BAB 69 ORANG TUA ALEX
72
BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73
BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74
BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75
BAB 73 AZAM SULTAN?
76
BAB 74 MAMA LARISA MALING
77
BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78
BAB 76 MENUJU HALAL
79
BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80
BAB 78 KEMANA SITI?
81
BAB 79 MALAM PERTAMA
82
BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83
BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84
BAB 82 DUA KUBU
85
BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86
BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87
BAB 85 ENDING
88
Promo NovelKu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!