BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN

Siang itu disebuah cafe, ardian janjian dengan larisa akan bertemu dan makan siang bersama di sana, awalnya ardian menolak ajakan larisa tersebut, karena ardian takut jika nanti kedua orang tuanya tahu kalau ia masih berhubungan dengan larisa.

Ardian takut karena sebelumnya pak aji somat dan ibu mina sudah mengingatkan dirinya untuk tak berhubungan lagi dengan larisa.

Sebab mereka sangat tidak menyukai kepribadian larisa yang terlalu bar bar, seksi, dan selalu ingin tampil wow dimuka umum.

Kedua orang tua ardian juga sudah menolak mentah mentah hubungan antara ardian dan larisa, dan mengingatkan ardian bahwa dirinya akan dijodohkan dengan anak teman pak aji somat, yang tak lain adalah tiana.

Pak aji somat yang notabene adalah donatur di pesantren abah tiana, membuat dirinya pernah beberapa kali melihat dan memperhatikan anak sulung pak ahmad tersebut.

Pak aji somat pernah sekali melihat tiana yang sedang mengajar disebuah kelas untuk mengisi materi pelajaran untuk para santri wati di pesantren abahnya itu.

Sejak saat itu pak aji somat berniat ingin menjodohkan ardian dan tiana nanti, jika tiana sudah lulus sekolah menengah atas.

Akan tetapi niat itu pak aji somat urungkan karena ternyata pak ahmad belum ingin menikahkan anak sulungnya tersebut, beliau menginginkan anaknya tiana agar menyelesaikan dlu pendidikannya dan belajar ilmu agama lebih lama lagi.

Sehingga kelak saat tiana dipersunting oleh lelaki maka, abah tak akan khawatir sebab, abah berpikir umur yang matang dan ilmu yang telah putrinya pelajari selama di pesantren dan perguruan tinggi sudah cukup, sehingga ilmu serta pengalaman itu bisa tiana amalkan di kehidupan sehari-hari kelak jika ia telah berumah tangga.

***

( disebuah cafe )

Ardian tiba lebih dulu, ia lalu masuk dan duduk disebuah meja di dalam ruangan cafe yang pengunjungnya lumayan rame, nampak para pelayan sedang sibuk-sibuknya melayani para tamu yang mulai berdatangan.

Tepat satu jam kemudian, akhirnya larisa pun muncul dengan nafas yang ngos ngosan,ia pun duduk tepat didepan ardian, memberikan senyuman terbaiknya namun dibalas senyum biasa saja oleh ardian.

"Hai sayang,kamu udah nunggu lama ya, maaf ya aku datangnya telat soalnya jalanan macet banget, maaf ya sayang"

"Iya gak papa" balas ardian singkat.

Merekapun akhirnya memesan makanan dan minuman mereka masing-masing.

Sambil makan, Ardian memulai pembicaraannya dengan larisa bahwa, dirinya tidak bisa menikahinya, ia sudah dijodohkan oleh kedua orang tuanya, namun sepertinya larisa tidak bisa menerima hal itu karena ia sedang mengandung anak dari Ardian.

"Kok kamu ngomongnya gitu, kamu kan tau aku sedang mengandung anak kamu"

"Tapi aku sudah dijodohkan oleh kedua orang tuaku Larisa, sebelum kejadian waktu itu, aku sudah memberitahumu agar hubungan kita diakhiri saja, sebab aku merasa, kita sepertinya tidak cocok"

"Tapi kita melakukannya sama-sama suka sayang, dan kau pun sangat menikmatinya waktu itu"

"Jangan coba-coba mempermainkan aku Larisa, ini semua terjadi karena kamu menaruh obat penambah stamina untuk laki-laki di minuman, makanya waktu itu aku merasa tubuhku sangat panas dan rasanya aku ingin melepaskan semua pakaianku saat itu juga, makanya aku mau melakukannya denganmu, itupun karena kau terus memaksaku dan membawaku ke hotel tempat kau menginap waktu itu"

"Aku sengaja lakuin itu karena kamu selalu menolak untuk melakukan itu denganku Ardian"

"Aku menolak melakukannya karena aku tidak ingin kita berzina Larisa, karena aku sangat menjaga kehormatan dan kesucianmu, makannya aku selalu menolak jika kau mengajakku melakukan hubungan suami istri tanpa ikatan apa-apa diantara kita"

"Persetan dengan kehormatan dan kesucian itu, lagi pula kita berdua sudah melakukannya, kalo kamu tidak mau menikahi ku, aku akan datang pada kedua orang tuamu dan mengatakan kepada mereka bahwa aku telah hamil, dan yang menghamili ku itu adalah anak kesayangannya yaitu kamu"

"Tega sekali kau kepadaku Larisa, awalnya kau telah menipuku dengan memasukkan obat itu kedalam minumanku, dan sekarang kau mengancam ku dan membawa-bawa kehamilan mu kepada orangtuaku.

"Aku melakukan itu semua karena aku sangat mencintaimu Ardian, aku tidak ingin kehilangan dirimu, apakah waktu 3 tahun yang kita lalui bersama kurang cukup membuktikan bahwa aku sangat mencintaimu dan ingin kita menikah"

Jawab larisa sambil menangis, karena suaranya yang sangat keras, para pengunjung yang mendengar perdebatan mereka memandangi mereka terus menerus, mereka berfikir bahwa Larisa dan Ardian adalah pasangan suami istri yang sedang bertengkar dan itu hal biasa dalam kehidupan berumah tangga.

"Tapi kedua orang tuaku tidak merestui hubungan kita Larisa, mereka tidak ingin aku menikah denganmu, cobalah untuk mengerti, aku berharap kau akan mendapat pria lain yang lebih baik dari diriku,soal anak dalam kandungan mu, setelah nanti kau melahirkannya, aku akan datang untuk mengambilnya, jadi rawat dan jagalah anak itu walaupun ia masih dalam kandunga mu, bagaimanapun,anak yang ada dalam kandungan mu itu adalah anakku dan aku akan merawat dan membesarkannya, tapi maaf saja aku tak bisa menikahi mu, mungkin ini terdengar kejam dan tak adil bagimu, tapi ini semua adalah kesalahanmu dari awal, jika saja kau tidak menaruh obat itu pada minumanku mungkin kau pun tak akan hamil seperti ini, aku mohon terimalah kenyataan ini Larisa"

Ardian kemudian pergi meninggalkan Larisa sendiri di cafe itu, ia bingung harus bagaimana lagi untuk membuat Larisa mau mengerti bahwa mereka tidak akan bisa bersama.

Larisa yang masih berada didalam cafe memandangi kepergian Ardian hingga tak nampak lagi, ia lalu menghapus air mata buayanya, ia merasa percuma saja mengeluarkan air mata, aktingnya kali ini gagal, tapi ia berfikir tidak akan menyerah,ia akan melakukan segala cara apapun untuk mendapatkan ardian.

Tiba-tiba Larisa merasa ada seseorang yang memegangi pundaknya dari belakang, ia pun berbalik dan melihat seorang pria tampan dengan tubuh kekar tinggi, dan kulit yang putih sedang berada dibelakangnya.

"Apa kabar larisa sayang, lama kita tak berjumpa?"

Tanya Alex, pacar sekaligus selingkuhan larisa.

"Mau apa kau disini?"

Tanya balik Larisa yang sangat tidak senang bertemu dengan Alex.

"Aku tak sengaja melihatmu tadi disini dengan seorang pria, apakah dia pacar baru?"

"Bukan urusanmu"

"Luar biasa, setelah sebulan tak ada kabar darimu, dengan waktu yang singkat kau mampu mendapatkan pengganti ku Larisa"

"Apakah kau sudah melupakan malam-malam indah kita di hotel malam itu?"

*Flash back on*

Disebuah club malam, larisa nampak uring-uringan karena Ardian, ia minum terlalu banyak sehingga mabuk dan mulai meracau.

Tiba-tiba Alex muncul bersama teman-temannya ingin menggoda Larisa yang sedang duduk sendirian tanpa seseorang yang menemaninya.

"Hai manis, sendirian aja nih, mau kita temenin gak?"

Tanya Alex pada Larisa yang sudah mulai mabuk.

"Sayang, sedang apa kau ditempat seperti ini, bukankah kau sangat tak menyukai tempat seperti ini?"

Tanya Larisa yang mengira bahwa Alex adalah Ardian.

"Sayang, kenapa kau diam saja, ayo jawab aku?"

Namun Alex tak kunjung menjawab pertanyaan dari Larisa, membuatnya semakin marah dan semakin meracau tidak jelas.

Alex yang kala itu sedang bersama teman-temannya akhirnya memutuskan pergi bersama Larisa, ia membawa Larisa kesebuah hotel untuk memanfaatkan keadaan Larisa yang sedang mabuk.

Mereka masuk kedalam kamar hotel, kemudian Alex membaringkan Larisa di tempat tidur, memandang wajah Larisa yang cantik lalu dengan lembut mulai menciumi kedua pipi Larisa.

Karena merasa ada yang menciumnya Larisa pun terbangun, Alex menjadi kaget dan bingung, ntah apa yang akan ia ucapkan pada Larisa melihat ada pria asing didalam kamar hotel bersama dengan dirinya.

Namun Larisa hanya terbangun sebentar, melihat pria didepannya yang tak lain adalah Alex sebagai Ardian dan kemudian tertidur lagi, ntah lah apakah ia tertidur atau pingsan.

"Huhhhff syukurlah akhirnya dia tertidur lagi" ucap Alex merasa lega karena ternyata Larisa terbangun hanya sebentar.

Akhirnya Alex mulai melancarkan aksinya, perlahan-lahan mulai menanggalkan pakaian larisa satu persatu hingga tak ada sehelai benangpun Yang menempel pada tubuh larisa, kemudian Alex mulai menciumi bibir larisa, menggigit dan ******* bibir seksi miliknya, Larisa yang merasa ada yang meraba-raba tubuhnya akhirnya terbangun dan melihat bahwa Ardian yang merupakan Alex yang sedang berciuman dengannya, ia pun membalas ciuman Alex begitu ganasnya, merasa ada perlawanan Alex pun mulai meraba bagian p*******a milik Larisa yang sangat besar dan berisi itu, Alex menjilat dan menghisap dua b**** milik Larisa yang membuatnya menggelinjang karena sensasi yang diberikan oleh Alex.

keduanya saling bertukar kenikmatan, saling menikmati tubuh satu sama lainnya, hingga akhirnya Alex mulai memposisikan alat kejantanannya dan mulai memasukkannya kedalam lubang kenikmatan milik Larisa.

"Astaga, wanita ini masih perawan, pantas saja punyaku sulit menembus pertahanannya.

Ucap Alex yang mengetahui bahwa ternyata Larisa masih perawan.

Larisa meringis kesakitan, bagaimanapun ini adalah pertama kalinya buat Larisa, namun lama-kelamaan ia mulai menikmati permainannya bersama Alex.

Tak terhitung sudah berapa banyak gaya yang mereka lakukan, dan entah sudah berapa kali mereka melakukanya, hingga waktu sudah menjelang pagi akhirnya mereka menyudahi pertempuran yang sangat mereka nikmati itu dan mulai tertidur.

Keesokan harinya, Alex terbangun lebih dulu, ia melihat seorang gadis cantik sedang tidur disampingnya, ia pun mengingat apa yang terjadi semalam, dan mengingat malam panas nan menggairahkan yang mereka lalui bersama.

"Aku tidak akan melepaskan mu manis, kau harus jadi milikku" ucap Alex sambil membelai lembut wajah Larisa.

Larisa terbangun, ia terkejut melihat pria yang ada disampingnya bukan Ardian.

"Kamu siapa, kenapa aku bisa ada disini, apa yang sudah kau lakukan padaku?"

Tanya Larisa yang begitu terkejut melihat tubuh polosnya tanpa sehelai benangpun.

"Tenanglah sayang, kita sudah melakukan apa yang seharusnya seorang pria dan wanita lakukan"

Jelas Alex pada Larisa

"Apa? maksudmu yang semalam bercinta denganku itu kamu?"

Tanya Larisa yang kaget, ia mengira bahwa semalam yang ber***** dengannya adalah Ardian.

"Benar sayang, apakah kau menginginkannya lagi, semalam kau sangat menikmatinya, kau terus saja memintaku untuk mengulangnya hingga berkali-kali"

Kemudian Larisa berpikir dengan liciknya, sudah terlanjur mereka berdua sudah melakukannya, ia tak perduli lagi dengan Ardian, selama ini ia selalu menolak ketika Larisan mengajaknya untuk berhubungan suami istri.

Ia berpikir bagaimana jika ia berselingkuh saja dengan Alex, ia merasa sangat menyukai permainan panas yang semalam mereka lakukan.

"Nama kamu siapa?" Tanya Larisa, ia merasa tidak nyaman karena orang tersebut telah memper****nya semalam namun ia tak tau dengan siapa ia melakukannya.

"Namaku Alex, sayang, kamu Larisa kan? Namamu cantik, secantik orangnya"

"Bagaimana kamu tau?"

"Semalam karena kau mabuk, jadi aku terpaksa melihat kartu identitas mu,aku ingin mengantarmu pulang tapi tak mungkin kulakukan mengingat kondisimu sedang mabuk"

Jawab Alex yang berbohong mengatakan akan mengantarnya pulang, padahal, memang ia ingin memanfaat kondisi Larisa yang sedang mabuk, makanya Alex membawanya ke hotel.

Alex pun menciumi seluruh wajah Larisa, pipi, hidung, kening, dan bibirnya pun tak luput dari jangkauannya.

Larisa yang merasa nyaman dengan perlakuan Alex merasa tersanjung dan sangat bahagia, ia merasa menemukan kebahagiaan yang tak ia dapatkan saat bersama Ardian.

Semenjak saat itu merekapun sepakat menjalin hubungan dan sering bertemu untuk sekedar menghilangkan nafsu yang tak bisa mereka salurkan.

*flashback off*

Terpopuler

Comments

anan

anan

karna perempuan butuh untuk bersandar

2022-12-21

1

Halfiah Sam

Halfiah Sam

hem perempuan haus belaian laki-laki ternyata

2022-11-18

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2 BAB 2 LAMARAN
3 BAB 3 PERTENGKARAN
4 BAB 4 LARISA HAMIL
5 BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6 BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7 BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8 BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9 BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10 BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11 BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12 BAB 12 GANGGUAN KECIL
13 BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14 BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15 BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16 BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17 BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18 BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19 BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20 BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21 BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22 BAB 22 BIDADARI SURGA
23 BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24 BAB 24 KONSULTASI HATI
25 BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26 BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27 BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28 BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29 Pengumuman
30 BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31 BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32 BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33 BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34 BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35 BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36 BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37 BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38 BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39 BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40 BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41 BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42 BAB 41 ALEX LARISA SAH
43 PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44 BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45 BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46 BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47 BAB 45 MALAM PERTAMA?
48 BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49 BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50 BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51 BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52 BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53 BAB 51 TIANA AZAM?
54 BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55 BAB 53 BINGUNG
56 BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57 BAB 55 LARISA CEMBURU
58 BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59 BAB 57 RARA CALON ISTRI
60 BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61 BAB 59 KONTRAKSI
62 BAB 60 KELUARGA BARU
63 BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64 BAB 62 MAMA MERTUA
65 BAB 63 MASA LALU AZAM
66 BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67 BAB 65 MENERIMA
68 66 KABAR BAIK
69 BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70 BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71 BAB 69 ORANG TUA ALEX
72 BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73 BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74 BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75 BAB 73 AZAM SULTAN?
76 BAB 74 MAMA LARISA MALING
77 BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78 BAB 76 MENUJU HALAL
79 BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80 BAB 78 KEMANA SITI?
81 BAB 79 MALAM PERTAMA
82 BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83 BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84 BAB 82 DUA KUBU
85 BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86 BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87 BAB 85 ENDING
88 Promo NovelKu
Episodes

Updated 88 Episodes

1
BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2
BAB 2 LAMARAN
3
BAB 3 PERTENGKARAN
4
BAB 4 LARISA HAMIL
5
BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6
BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7
BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8
BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9
BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10
BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11
BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12
BAB 12 GANGGUAN KECIL
13
BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14
BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15
BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16
BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17
BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18
BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19
BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20
BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21
BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22
BAB 22 BIDADARI SURGA
23
BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24
BAB 24 KONSULTASI HATI
25
BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26
BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27
BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28
BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29
Pengumuman
30
BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31
BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32
BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33
BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34
BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35
BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36
BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37
BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38
BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39
BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40
BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41
BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42
BAB 41 ALEX LARISA SAH
43
PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44
BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45
BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46
BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47
BAB 45 MALAM PERTAMA?
48
BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49
BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50
BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51
BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52
BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53
BAB 51 TIANA AZAM?
54
BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55
BAB 53 BINGUNG
56
BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57
BAB 55 LARISA CEMBURU
58
BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59
BAB 57 RARA CALON ISTRI
60
BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61
BAB 59 KONTRAKSI
62
BAB 60 KELUARGA BARU
63
BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64
BAB 62 MAMA MERTUA
65
BAB 63 MASA LALU AZAM
66
BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67
BAB 65 MENERIMA
68
66 KABAR BAIK
69
BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70
BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71
BAB 69 ORANG TUA ALEX
72
BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73
BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74
BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75
BAB 73 AZAM SULTAN?
76
BAB 74 MAMA LARISA MALING
77
BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78
BAB 76 MENUJU HALAL
79
BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80
BAB 78 KEMANA SITI?
81
BAB 79 MALAM PERTAMA
82
BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83
BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84
BAB 82 DUA KUBU
85
BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86
BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87
BAB 85 ENDING
88
Promo NovelKu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!