BAB 4 LARISA HAMIL

Saat makan malam tiana tak kunjung keluar dari dalam kamarnya, abah pun ikut bingung kenapa putri sulungnya tak ikut makan malam bersama-sama, tidak biasanya tiana seperti ini.

Akhirnya abah dan umi memutuskan untuk menemui tiana di kamarnya, dan sekaligus juga membawakan makan malam karena sedari siang tadi tiana tak pernah makan apapun, abah dan umi takut jika anaknya sampai sakit, apalagi pernikahan anaknya tinggal menghitung hari lagi.

Saat tiba tepat didepan pintu kamar Tiana, abah mengetuk pintu kamar lalu mengucapkan salam terlebih dahulu, tapi tak ada jawaban dari dalam kamar tiana.

Untuk kedua kalinya akhirnya abah mengetuk pintu kamar tiana, karena tak kunjung ada jawaban darinya, akhirnya abah memutuskan untuk membuka saja pintu kamar tiana dan melihat tiana sedang tertidur pulas ditempat tidurnya, lalu umi masuk terlebih dahulu, kemudian duduk tepat di samping tiana lalu dengan lembut membangunkan tiana agar ia mau bangun dan makan.

Perlahan-lahan akhirnya tiana membuka matanya dan melihat bahwa kedua orang tuanya telah berada dihadapannya,dan nampak mereka sedih melihat tiana.

"Kamu kenapa nak, abah perhatikan kamu sepertinya ada masalah, umimu bilang sewaktu pulang tadi dari butik untuk lihat-lihat baju pengantin kamu sepertinya terlihat tidak seperti biasanya nak,kalo ada masalah ceritakah sama abah dan umi, insyaAllah kami sebagai orangtuamu akan mendengarkan segala keluhkesahmu itu, kata umi juga sejak siang tadi kamu belum makan apapun, adikmu fatimah bilang bahwa sejak pergi tadi kamu tak makan apapun padahal kata fatimah di sana banyak makanan disiapkan"

Umi yang sedari tadi berada di samping tiana hanya dapat menguatkan anaknya melalui sentuhan lembut dipuncak kepala anaknya itu.

Tiana hanya diam memandangi wajah kedua orang tuanya satu persatu, ia melihat wajah abah dan umi yang tak lagi muda itu terlihat sangat cemas, wajah yang kini mulai dipenuhi dengan kerutan dan keriput, menandakan bahwa mereka telah banyak menghabiskan waktu mereka di dunia ini dan kematian semakin dekat lagi.

Karena melihat kecemasan di wajah kedua orang tuanya, akhirnya tiana pun menjelaskan bahwa kenapa dirinya tidak ikut makan malam bersama tadi.

"Abah dan umi tak perlu khawatir,tiana hanya kecapean soalnya di butik tadi aku dan fatimah menunggu mas ardian itu lama banget karena macet, terus pas di butik saat tiana mencoba memilih pakaian pengantin yang cocok, itu kan bukan cuma satu bah, jadi tiana kayak capek banget, pas sampai rumah tadi makanya langsung tidur, gitu bah, umi"

Jelas tiana pada kedua orang tuanya dengan sopan dan sangat lembut, ia tidak ingin kedua orang tuanya tau jika dirinya telah berbohong karena melihat langsung pertengkaran antara ardian dan kekasihnya, dan itu menandakan bahwa mereka selama ini masih terus berhubungan satu sama lain, padahal pernikahan mereka tinggal menghitung hari saja.

"Kalo begitu umi suapin ya, kamu dari tadi siang belum makan, ini umi udah bawain makanan kesukaan kamu, dimakan ya nak ya"

"Umi, kakak cuma kecapean tidak sakit, jadi biar tiana sendiri yang makan, umi dan abah istirahat saja"

"Beneran gak mau disuapin sama umi?"

"Iya umi, biar kakak makan sendiri saja, umi dan abah kekamar gih istirahat"

"Ya sudah, makannya dihabiskan ya nak, jaga kesehatan kamu umi gak mau anak sulung umi sampai sakit, ingat loh pernikahan kamu tidak lama lagi"

Mendengar apa yang dikatakan uminya,tiana merasa sedih, ia berfikir akankah pernikahan ini benar akan terjadi sedangkan di satu sisi mas ardian masih saja berhubungan dengan pacarnya.

"Iya umi, jangan khawatir, insyaAllah kakak bakalan jaga diri dan jaga kesehatan seperti harapan umi dan abi"

"Kalo begitu abah dan umi mau istirahat dulu ya nak, makanan kamu dihabiskan dan istirahat kembali, jangan terlalu banyak fikiran, abah dan umi kekamar dulu"

"Rasanya baru kemarin umi melahirkan kamu, merawatmu, dan membesarkan mu, setelah sebesar ini akhirnya datang lelaki yang akan menjadi pendamping mu, umi berharap ia lelaki yang tepat untukmu nak, lelaki yang bisa menyayangimu , dan menuntun mu selalu dijalan Allah, menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, itu harapan umi"

"Sudahlah umi, kita istirahat dulu, kalo ngobrol terus kasian tiana tidak bisa makan"

Iya,kamu habiskan makan mu nak, abis itu tidur lagi ya, umi dan abah ke kamar dulu"

"Iya umi, abah"

Abah dan umi akhirnya meninggalkan tiana dan pergi ke kamar mereka untuk beristirahat, sedangkan tiana, setelah kepergian kedua orang tuanya dia merasa bersedih karena telah berbohong kepada kedua orang tuanya, karena tiana berfikir tidak mungkin jika ia harus menceritakan apa yang dia lihat tadi saat berada di butik, karena jika mereka tau maka sudah pasti abah dan umi akan merasa sangat sedih, karena mengetahui bahwa calon menantu mereka masih berhubungan dengan kekasihnya.

Padahal mereka sangat mengharapkan bahwa mas ardian adalah lelaki yang tepat untuk anaknya, mereka sangat bahagia mengetahui bahwa tiana akan segera menikah, dan dipersunting oleh lelaki tampan, mapan, dan juga baik menurut mereka.

Mereka berfikir bahwa sudah saatnya tiana menikah, dan mulai belajar berumah tangga dan berusaha menjadi istri yang sholeha, menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Dilain sisi, tiana merasa bingung apakah ia harus berbicara kepada kedua orang tuanya mengenai apa yang ia lihat di butik tadi siang sehingga ini bisa menjadi alasan agar pernikahan ini bisa dibatalkan, tapi tiana bingung cara untuk menyampaikannya kepada abah, tiana merasa tidak enak jika sampai pernikahan ini dibatalkan tapi untuk apa menikah jika mas ardian sendiri ternyata masih menyimpan wanita lain didalam hatinya.

Tiana yang merasa sudah kehilangan nafsu makan karena kejadian tadi siang, ia pun akhirnya menghentikan aktifitas makannya, dan kemudian kembali ke tempat tidur.

Lama ia berbaring, mengubah posisi tidurnya agar lebih nyaman sehingga ia bisa tertidur, namun tetap saja mata tiana tak ingin terpejam, ia terus saja terjaga, dalam pikirannya selalu saja tertuju pada mas ardian dan wanita yang bersamanya.

Masih teringat jelas saat tiana menyaksikan perdebatan antara ardian dan pacarnya tadi siang,samar samar ia mendengar wanita itu mengatakan bahwa dirinya hamil dan itu adalah anak dari mas ardian.

Malam semakin larut,namun kantuk tak kunjung datang menghampiri tiana, segala macam doa telah ia panjatkan dan ia lafalkan agar dirinya tak terfokus pada kejadian tadi siang saat di butik, tapi matanya tetap tak ingin terpejam, akhirnya ia memutuskan untuk mengambil air wudhu kemudian menunaikan sholat malam, berkeluh kesah kepada sang pencipta kiranya Allah akan memberikannya kekuatan dan ketabahan seluas samudra, dan bisa melalui derasnya cobaan ombak kehidupan.

Setelah menjalankan sholat malam, Tiana kembali ketempat tidurnya dan mulai membaca doa tidur, tak lama setelah itu akhirnya ia pun tertidur.

Terpopuler

Comments

Halfiah Sam

Halfiah Sam

tiana yg sabar yah ☺️

2022-11-18

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2 BAB 2 LAMARAN
3 BAB 3 PERTENGKARAN
4 BAB 4 LARISA HAMIL
5 BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6 BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7 BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8 BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9 BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10 BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11 BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12 BAB 12 GANGGUAN KECIL
13 BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14 BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15 BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16 BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17 BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18 BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19 BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20 BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21 BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22 BAB 22 BIDADARI SURGA
23 BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24 BAB 24 KONSULTASI HATI
25 BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26 BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27 BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28 BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29 Pengumuman
30 BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31 BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32 BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33 BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34 BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35 BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36 BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37 BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38 BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39 BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40 BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41 BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42 BAB 41 ALEX LARISA SAH
43 PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44 BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45 BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46 BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47 BAB 45 MALAM PERTAMA?
48 BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49 BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50 BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51 BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52 BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53 BAB 51 TIANA AZAM?
54 BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55 BAB 53 BINGUNG
56 BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57 BAB 55 LARISA CEMBURU
58 BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59 BAB 57 RARA CALON ISTRI
60 BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61 BAB 59 KONTRAKSI
62 BAB 60 KELUARGA BARU
63 BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64 BAB 62 MAMA MERTUA
65 BAB 63 MASA LALU AZAM
66 BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67 BAB 65 MENERIMA
68 66 KABAR BAIK
69 BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70 BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71 BAB 69 ORANG TUA ALEX
72 BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73 BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74 BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75 BAB 73 AZAM SULTAN?
76 BAB 74 MAMA LARISA MALING
77 BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78 BAB 76 MENUJU HALAL
79 BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80 BAB 78 KEMANA SITI?
81 BAB 79 MALAM PERTAMA
82 BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83 BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84 BAB 82 DUA KUBU
85 BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86 BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87 BAB 85 ENDING
88 Promo NovelKu
Episodes

Updated 88 Episodes

1
BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2
BAB 2 LAMARAN
3
BAB 3 PERTENGKARAN
4
BAB 4 LARISA HAMIL
5
BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6
BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7
BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8
BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9
BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10
BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11
BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12
BAB 12 GANGGUAN KECIL
13
BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14
BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15
BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16
BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17
BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18
BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19
BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20
BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21
BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22
BAB 22 BIDADARI SURGA
23
BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24
BAB 24 KONSULTASI HATI
25
BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26
BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27
BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28
BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29
Pengumuman
30
BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31
BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32
BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33
BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34
BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35
BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36
BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37
BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38
BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39
BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40
BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41
BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42
BAB 41 ALEX LARISA SAH
43
PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44
BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45
BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46
BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47
BAB 45 MALAM PERTAMA?
48
BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49
BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50
BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51
BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52
BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53
BAB 51 TIANA AZAM?
54
BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55
BAB 53 BINGUNG
56
BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57
BAB 55 LARISA CEMBURU
58
BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59
BAB 57 RARA CALON ISTRI
60
BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61
BAB 59 KONTRAKSI
62
BAB 60 KELUARGA BARU
63
BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64
BAB 62 MAMA MERTUA
65
BAB 63 MASA LALU AZAM
66
BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67
BAB 65 MENERIMA
68
66 KABAR BAIK
69
BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70
BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71
BAB 69 ORANG TUA ALEX
72
BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73
BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74
BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75
BAB 73 AZAM SULTAN?
76
BAB 74 MAMA LARISA MALING
77
BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78
BAB 76 MENUJU HALAL
79
BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80
BAB 78 KEMANA SITI?
81
BAB 79 MALAM PERTAMA
82
BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83
BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84
BAB 82 DUA KUBU
85
BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86
BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87
BAB 85 ENDING
88
Promo NovelKu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!