BAB 3 PERTENGKARAN

Setelah acara lamaran telah selesai diselenggarakan, undangan pun juga telah mulai disebar,untuk acara akad pernikahannya sendiri di selenggarakan di rumah tiana,dan malamnya akan diadakan resepsi di hotel mewah bintang lima dan mengundang banyak kerabat dan teman kerja dari pak aji somat dan ardian.

Rencananya tiana dan ardian akan melakukan fitting baju pengantin disalah satu butik terkenal, mereka pun janjian bertemu untuk pertama kalinya di butik tersebut, Karena acara pernikahan tinggal seminggu lagi, dan mereka berdua diharuskan untuk mengurangi kegiatan mereka masing-masing karena calon pengantin tidak diperbolehkan lagi melakukan aktifitas yang terlalu sering diluar rumah, istilah lainnya orang sering bilang dipingit.

***

( Disebuah butik )

Tiana yang ditemani oleh fatimah untuk fitting baju pengantin, ternyata tiba lebih awal dari ardian, akhirnya mereka pun duduk di ruang tunggu sambil menunggu kedatangan ardian.

"Mas ardian kok lama banget ya kak, katanya janjian jam 1 ini udah mau jam 3 belum nongol juga tu batang hidungnya, adekkan bosan duduk terus kak, ntar pantat adek malah tambah tepos lagi gara-gara jamuran nungguin calon pengantin kakak itu"

Tanya fatimah dengan kesal karena terlalu lama menunggu namun nampaknya ardian belum juga terlihat keberadaannya.

"Yang sabar ya dek, mungkin mas ardian ada urusan yang perlu diselesaikan dulu, atau dia udah menuju kesini tapi terjebak macet dek, kita aja tadi berangkatnya awal, tapi karena jalannya lumayan macet makanya sampai butiknya jadi lama kan, untung aja mas ardian belum datang"

"Iya deh yang mau jadi pengantin baru,tapi adek haus nih kak, adek beli minum dulu yah?"

"Gak usah, itu lihat sana, mbaknya sudah nyiapin kita minum dari tadi, ini kan VIP room"

tunjuk tiana kearah belakang mereka yang ada meja dan terisi berbagai macam makanan dan minuman

"Oh iya adek gak tau sih kak, lagian ini kan pertama kali adek pergi tempat beginian, ya karena kakak mau nikah, entar adek ambil dulu ya minumnya, kakak mau juga?"

"Ya udah kakak mau air putih aja ya dek, ingat jangan yang dingin loh"

"Siap bos"

Jawab fatimah sambil memberi hormat kepada kakaknya, membuat tiana menjadi tertawa karena kelakuan adik satu satunya itu.

karena lama menunggu dan merasa bosan bermain handphone akhirnya tiana memutuskan untuk keluar sebentar dari butik tersebut dan duduk disebuah kursi cantik yang disediakan tepat didepan butik itu.

Tanpa sengaja matanya tertuju pada seorang lelaki dan wanita yang sedang beradu mulut satu sama lain tepat di depan parkiran butik tempat dimana tiana sedang duduk.

Dan tanpa tanggung tanggung wanita yang bersama ardian beradu mulut tersebut mengeluarkan suara yang cukup keras hingga naik beberapa oktaf layaknya seorang penyanyi, dan tanpa mereka sadari tiana mendengarkan semua apa yang sedang mereka perdebatkan.

Tiba-tiba fatimah keluar dari balik pintu butik, mendekati tiana dan memegang pundak kakaknya, spontan saja tiana yang asyik melihat tontonan gratis perdebatan dua insan kekasih menjadi sangat kaget karena tiba-tiba saja fatimah telah ada didekatnya, bersamaan dengan itu wanita yang bersama dengan ardian juga telah pergi, meninggalkan ardian seorang diri diparkiran.

"Liatin apaan sih kak, kok kayaknya asik bener?"

Tanya fatimah sambil melihat kearah tempat yang kakaknya lihat

"Nah itu mas ardian, kalo gak salah lihat foto yang ditunjukin sama ibunya mas ardian waktu lamaran itu sama kayak dia tapi ngapain dia berdiri sendiri diparkiran gitu kayak patung?"

Tanya fatimah lagi yang melihat tingkah calon kakak iparnya itu

Akhirnya fatimah memutuskan menghampiri ardian keparkiran karena sebal tiana tidak menjawab pertanyaan darinya

"Mas ini mas ardian kan?"

Namun tak dijawab oleh ardian

"Mas, mas, kok ngelamun sih"

Karena tidak mendapat jawaban akhirnya fatimah memukul pundak ardian yang membuat ardian terkaget dan menoleh kearah fatimah

"Mas ini ardian kan?"

"Kamu siapa" tanya balik ardian sambil menoleh kearah fatimah

"Ditanya kok malah balik bertanya"

"Oh iya saya ardian, emangnya kenapa, kamu siapa?"

"Kenalin dan diingat baik-baik, awas kalo lupa, namaku Fatimah adik kandung kak tiana dan calon adek ipar mas ardian"

Jelas fatimah dengan gaya narsisnya

"Oh adiknya tiana, tapi tunggu, kakak kamu mana, kok kamu cuma sendiri?"

"Itu disana"

Tunjuk fatimah menggunakan bibirnya yang dimonyongkan kearah tiana

"Tiana dari tadi nunggu disitu?"

"Iya mas, aku tadinya nunggu mas ardian didalam sama kak tiana, cuma karena bosan, katanya kak tiana mau keluar dulu bentar buat nyari angin segar, lama aku nungguin kak tiana kok gak masuk-masuk, akhirnya aku samperin deh, ternyata mas udah datang"

Ardian yang mendengar penjelasan dari fatimah seketika merasa sedikit gelisah karena takut jika tiana menyaksikan pertengkarannya tadi bersama larisa.

"Mas, mas, ya ampun kok bengong sih, emang gitu yah orang kalo mau jadi pengantin jadinya malah suka ngelamun?"

"oh iya maaf, gak kok, ini cuma mikirin tadi mahasiswa mas dikampus, udah ayo kita masuk sekarang"

ajak ardian pada fatimah menuju ketempat dimana tiana sedang duduk menuggu.

"Maaf sudah nunggu lama, tadi jalanan agak macet jadi sampai sini lumayan lama, maaf ya"

Jelas ardian pada tiana dengan perasaan yang tidak karuan karena takut jika tiana menyaksikan pertengkarannya dengan larisa.

"Walaikumsalam, iya mas tidak apa-apa"

Jawab tiana tanpa menoleh kearah ardian

"Astaga iya maaf, saya sampai lupa ucapkan salam dulu"

Ardian yang merasa tidak enak menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Makanya mas ucap salam dulu, main nyelonong aja kayak kambing"

Ucap fatimah meledek

"Iya lain kali bakalan ucap salam kok, ya sudah ayo kita masuk, udah sore banget ini kayaknya, nanti umi dan abi khawatir sama kalian kalo baliknya terlalu sore"

Akhirnya mereka bertiga pun masuk kedalam butik dan mulai memilih baju pengantin mana yang akan digunakan ketika hari akad dan resepsinya nanti.

Setelah selesai memilih baju pengantin, tiana dan fatimah akhirnya pamit untuk pulang, awalnya ardian akan mengantar mereka pulang kepesantren tetapi langsung ditolak oleh tiana, dengan alasan ada hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu, tapi ardian sempat meminta nomor kontak telepon milik tiana agar lebih mudah untuk berkomunikasi, bagaimanapun mereka akan menjadi suami istri nantinya.

Akhirnya tiana menyetujui untuk memberikan nomor teleponnya kepada ardian, dan mempersilahkan ardian untuk pulang lebih dulu tanpa mengantar mereka.

Sesampainya dirumah umi yang sedari tadi menunggu kedatangan mereka berdua karena sangat khawatir akhirnya merasa senang karena anak-anaknya telah pulang.

Tiana yang sampai dirumah, hanya mengucapkan salam kemudian berlalu meninggalkan umi yang duduk di kursi ruang tamu yang sedari tadi menunggu mereka berdua, akan tetapi, apa yang umi lihat sepertinya tiana sedang ada masalah karena tidak seperti biasanya anaknya baru pulang namun tak berbicara sepatah katapun padanya, tiana langsung saja menuju kekamarnya tanpa basa basi dulu bersama uminya.

"Ada apa dengan Tiana, semoga tak terjadi apa-apa"

ucap umi dalam hati

Episodes
1 BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2 BAB 2 LAMARAN
3 BAB 3 PERTENGKARAN
4 BAB 4 LARISA HAMIL
5 BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6 BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7 BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8 BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9 BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10 BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11 BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12 BAB 12 GANGGUAN KECIL
13 BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14 BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15 BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16 BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17 BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18 BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19 BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20 BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21 BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22 BAB 22 BIDADARI SURGA
23 BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24 BAB 24 KONSULTASI HATI
25 BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26 BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27 BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28 BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29 Pengumuman
30 BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31 BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32 BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33 BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34 BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35 BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36 BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37 BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38 BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39 BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40 BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41 BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42 BAB 41 ALEX LARISA SAH
43 PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44 BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45 BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46 BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47 BAB 45 MALAM PERTAMA?
48 BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49 BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50 BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51 BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52 BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53 BAB 51 TIANA AZAM?
54 BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55 BAB 53 BINGUNG
56 BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57 BAB 55 LARISA CEMBURU
58 BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59 BAB 57 RARA CALON ISTRI
60 BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61 BAB 59 KONTRAKSI
62 BAB 60 KELUARGA BARU
63 BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64 BAB 62 MAMA MERTUA
65 BAB 63 MASA LALU AZAM
66 BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67 BAB 65 MENERIMA
68 66 KABAR BAIK
69 BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70 BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71 BAB 69 ORANG TUA ALEX
72 BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73 BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74 BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75 BAB 73 AZAM SULTAN?
76 BAB 74 MAMA LARISA MALING
77 BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78 BAB 76 MENUJU HALAL
79 BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80 BAB 78 KEMANA SITI?
81 BAB 79 MALAM PERTAMA
82 BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83 BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84 BAB 82 DUA KUBU
85 BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86 BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87 BAB 85 ENDING
88 Promo NovelKu
Episodes

Updated 88 Episodes

1
BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2
BAB 2 LAMARAN
3
BAB 3 PERTENGKARAN
4
BAB 4 LARISA HAMIL
5
BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6
BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7
BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8
BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9
BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10
BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11
BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12
BAB 12 GANGGUAN KECIL
13
BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14
BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15
BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16
BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17
BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18
BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19
BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20
BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21
BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22
BAB 22 BIDADARI SURGA
23
BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24
BAB 24 KONSULTASI HATI
25
BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26
BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27
BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28
BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29
Pengumuman
30
BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31
BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32
BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33
BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34
BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35
BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36
BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37
BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38
BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39
BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40
BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41
BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42
BAB 41 ALEX LARISA SAH
43
PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44
BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45
BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46
BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47
BAB 45 MALAM PERTAMA?
48
BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49
BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50
BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51
BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52
BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53
BAB 51 TIANA AZAM?
54
BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55
BAB 53 BINGUNG
56
BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57
BAB 55 LARISA CEMBURU
58
BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59
BAB 57 RARA CALON ISTRI
60
BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61
BAB 59 KONTRAKSI
62
BAB 60 KELUARGA BARU
63
BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64
BAB 62 MAMA MERTUA
65
BAB 63 MASA LALU AZAM
66
BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67
BAB 65 MENERIMA
68
66 KABAR BAIK
69
BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70
BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71
BAB 69 ORANG TUA ALEX
72
BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73
BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74
BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75
BAB 73 AZAM SULTAN?
76
BAB 74 MAMA LARISA MALING
77
BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78
BAB 76 MENUJU HALAL
79
BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80
BAB 78 KEMANA SITI?
81
BAB 79 MALAM PERTAMA
82
BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83
BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84
BAB 82 DUA KUBU
85
BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86
BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87
BAB 85 ENDING
88
Promo NovelKu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!