Pertengkaran

"Mas Gavin!" panggil Diandra seraya berlari menghampiri Gavin yang baru saja pulang dari kantor. Diandra langsung memeluk Gavin dengan erat.

"Kamu udah pulang?" tanya Gavin sambil membalas pelukan Diandra.

"Iya Mas." Sebenarnya, Gavin sedikit terkejut melihat istrinya sudah ada di rumah.

"Aku memang sengaja pulang lebih cepat karena ada sesuatu yang mau aku bicarakan Mas," jawab Diandra. Gavin tersenyum tipis mendengarnya, ada sebuah rasa cemas yang melanda hatinya saat Diandra mengatakan ada yang ingin dia bicarakan. Namun, Gavin hiraukan begitu saja.

Dia kemudian langsung menempelkan bibirnya pada bibir Diandra dan melummat habis bibir itu, seolah memberi pertanda jika dia begitu merindukan istrinya, sebuah rasa rindu yang begitu dalam, sebuah rasa rindu yang sangat sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.

Diandra lalu membalas ciuman Gavin, ciuman itu kini semakin menuntut seolah Gavin juga ingin memberitahu sudah selama apa dia menginginkan istrinya. Diandra pun membalas permainan lidah suaminya hingga leguhhan lirih terucap dari bibirnya. Tanpa memberi jeda, Gavin langsung menyesap leher Diandra. Tapi baru saja Gavin memainkan lidahnya di leher istrinya, Diandra mencegah dengan mendorong wajah Gavin dari ceruk lehernya.

"Jangan diisep ya Mas, nanti susah ilang," tolak Diandra yang membuat Gavin merasa kesal. Sejak kembali ke dunia entertainment, Diandra selalu menolak tanda cinta yang diberikan oleh Gavin karena dia tidak ingin ada noda di tubuhnya, mengingat dia sebagai seorang model dan artis yang tubuhnya sering terekspos oleh kamera, apalagi bagian leher.

Saat Gavin sedang asyik memainkan lidah di leher Diandra, tiba-tiba dia menjauhkan tubuhnya dan mendorong tubuh Gavin.

"Mas sebentar!" Gavin yang saat itu nafsunya mulai memuncak begitu kecewa mendengar penolakan dari Diandra.

"Ada apa?" tanya Gavin sambil mengerutkan keningnya.

"Bukannya tadi aku udah bilang, ada sesuatu yang mau aku bicarakan."

"Kamu mau bicara tentang apa?"

"Emhhh..., e..., ini Mas. Mas tahu kan acara Paris Fashion Week?"

"Ya memangnya kenapa?"

"Begini Mas, aku diundang ke acara Paris Fashion Week."

"Oh bagus, kapan kau ke sana? Aku ikut, kita bisa sekalian bulan madu di sana."

"Maaf Mas, ini undangannya sedikit mendadak, jadi aku harus berangkat malam ini juga."

"Apa?"

"Iya Mas, aku harus berangkat nanti malam."

Gavin pun begitu kecewa mendengar perkataan Diandra. Sakit, entah kenapa rasanya begitu sakit. Diandra seolah-olah mempermainkan dirinya begitu saja, seakan dirinya benar-benar begitu tidak berharga di matanya.

"Jadi kau pulang bukan karena merindukanku? Tapi hanya untuk mempersiapkan dirimu untuk pergi malam ini?"

"Maaf Mas, aku memang harus pergi kau tahu kan, ini adalah ajang paling bergengsi... "

"Memangnya kalau aku memintamu untuk tetap di sini, kau mau menuruti permintaanku? Nggak kan?" potong Gavin.

"Sekali lagi aku minta maaf, Mas."

"Diandra, aku ingin bertanya padamu, siapa sebenarnya aku di matamu?"

"Tentu saja kau suamiku, Mas."

"Suamimu? Apa kau pernah menganggap dan memperlakukanku layaknya seorang suami? Apa kau pernah melakukan kewajibanmu sebagai seorang istri yang melayani kebutuhanku? Kebutuhan lahir dan batinku?" bentak Gavin yang emosinya mulai tersulut.

"Mas kok kamu jadi bentak aku gitu sih? Biasanya kamu juga nggak gini."

"Karena aku sudah lelah! Aku sudah muak dengan semua sikap egoismu, Diandra! Kita sudah menikah tapi yang kau pikirkan hanya kepentinganmu sendiri! Bukan rumah tangga kita!"

"Kok kamu jadi ngomong gitu sih, Mas? Aku nggak egois, Mas! Kamu harusnya bangga punya istri kaya aku!"

"Bangga katamu? Apanya yang harus kubanggakan dari seorang istri yang selalu menyakiti hati suaminya?"

"Kenapa kamu nggak bisa ngertiin aku, Mas?"

"Kamu yang tidak pernah bisa mengerti perasaanku, Diandra!"

"Mas...."

Saat keduanya terlibat perdebatan sengit, Cheryl tampak masuk ke dalam rumah itu. Melihat kedatangan Cheryl, keduanya pun terdiam sejenak. Diandra lalu menatap Cheryl dengan tatapan tajam. Seolah paham isyarat dari Diandra, Cheryl kemudian bergegas masuk ke dalam kamarnya. Sementara itu, di balik sebuah pintu, tampak sosok mungil berusia lima tahun tampak sedang meratapi perdebatan itu.

Mata mungil itu bahkan menatap kedua orang tuanya dengan begitu sendu, dia memang tidak begitu memahami apa yang diucapkan oleh kedua orang tuanya. Namun, dia tahu jika kedua orang tuanya sedang tidak baik-baik saja. Bahkan kejadian yang ada di hadapannya membuat hati sosok mungil itu tergores, rasanya dia tidak menyukai itu, dia tidak menyukai apa yang ada di hadapannya, apalagi perdebatan itu terdengar makin kencang.

"Papa, Mama," ujarnya lirih sambil meneteskan butiran bening dari sudut matanya.

***

Cheryl yang baru saja keluar dari kamar mandi begitu terkejut melihat Gavin yang tiba-tiba sudah ada di dalam kamarnya. Wajah tampan itu terlihat begitu sendu, bahkan penampilannya terlihat sangat berantakan. Cheryl paham, Gavin terlihat seperti itu pasti karena perdebatannya dengan Diandra.

"Jangan usir aku, tolong biarkan aku disini," ucap Gavin. Cheryl yang saat itu hanya masih menggunakan handuk kimono kemudian duduk di atas tempat tidurnya, dia tahu saat ini pasti Diandra sudah pergi hingga Gavin berani masuk ke dalam kamarnya.

"Duduk Om!" panggil Cheryl. Gavin mendekat ke arahnya, namun dia bukannya duduk disamping Cheryl tapi malah merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, kemudian meletakkan kepalanya di atas paha Cheryl. Gavin lalu menyembunyikan wajahnya di perut Cheryl menghirup dalam aroma tubuh Cheryl yang baru saja mandi. Aroma lavender yang terasa begitu menenangkan menguar dari tubuh perempuan itu.

Cheryl hanya duduk diam tanpa bergerak sedikitpun, dia tahu suasana hati Gavin sangatlah buruk. Meskipun hatinya begitu berkecamuk karena tingkah Gavin, Cheryl tidak mau mengganggunya. Dia hanya membiarkan Gavin tidur di atas pangkuannya, meskipun dia juga sebenarnya sedikit tidak nyaman karena saat ini dia hanya mengenakan handuk kimono.

Tiba-tiba Gavin mulai membuka suaranya. "Nggak papa kan kalau aku bersikap seperti ini?" tanya Gavin. Cheryl yang masih mencoba menenangkan hatinya, kemudian menggelengkan kepalanya sambil menjawab lirih.

"Tidak apa-apa, Om."

"Aku butuh waktu untuk menenangkan diri," ucap Gavin sambil menenggelamkan kepalanya kembali ke dalam perut Cheryl.

Hampir setengah jam lamanya mereka berada pada posisi seperti itu. Suasana hening, kini membuat perasaan keduanya bergejolak. Perlahan Gavin bangkit dari atas pangkuan Cheryl kemudian menatap wajah itu begitu dalam. Cheryl yang mulai hanyut dalam tatapan hangat Gavin terlihat begitu salah tingkah. Ingin rasanya, dia menatap dan menikmati wajah tampan laki-laki yang amat dicintainya. Namun, Cheryl merasa malu dan gugup. Akhirnya dia menundukkan wajahnya.

Tiba-tiba Gavin mengangkat dagunya, dan membelai wajah Cheryl, kemudian menatapnya kembali dengan tatapan yang begitu hangat. Keduanya yang begitu hanyut dalam suasana itu, lalu mulai mendekatkan wajahnya. Tapi tiba-tiba pintu kamar itu terbuka dan sebuah suara terdengar dari ambang pintu kamar tersebut.

"Papa!"

Terpopuler

Comments

Lina ciello

Lina ciello

Diandra pasti punya orang lain jg.. sek mesakke anake gur an

2025-02-28

0

Gamar Abdul Aziz

Gamar Abdul Aziz

awass!

2024-11-09

0

🌼 Pisces Boy's 🦋

🌼 Pisces Boy's 🦋

Frizz ganggu aja 😂

2022-12-04

0

lihat semua
Episodes
1 Aku Cinta Padamu
2 Keponakan Kecil
3 Kutemani Malam Ini
4 Perhatian Kecil
5 French Kiss
6 Pertengkaran
7 Jangan Tinggalkan Aku
8 Masalah Hati
9 Pengkhianatan
10 Melepaskan
11 Sebuah Nama
12 Sulit Adalah Kita
13 Egois Sebentar Saja
14 Pergi Ke Lombok
15 Cokelat Terenak
16 Putraku
17 Posesif
18 Kita Mulai
19 Takdir
20 Secepat Itu?
21 Kecurigaan
22 Terlambat
23 Bantu Aku
24 Menutupi Skandal
25 Kuberi Pelajaran
26 Tatapan Aneh
27 Dimana Amara?
28 Apartemen Alex
29 Dua Orang Simpanan
30 Konsekuensi
31 Black list
32 Di Puncak
33 Jatuh Cinta Sejak Dulu
34 Ponsel Frizz
35 Adek Bayi
36 Awal Masalah
37 Teka Teki
38 Bukti Perselingkuhan
39 Kepalsuan
40 Menyesal Jatuh Cinta
41 Derita dan Luka
42 Pilihan
43 Suara Berisik
44 Restui Kami
45 Putri Kecil
46 Koper Siapa?
47 PROMO NOVEL ADIK IPARKU KEKASIHKU
48 Diusir
49 Bunuh Diri
50 Apa Yang Terjadi Padamu?
51 Gembel
52 Manusia Tidak Berguna
53 Earphone
54 PROMO NOVEL MAINAN TUAN MAFIA
55 Darah Segar
56 Kejutan
57 Agak Terlambat
58 You Always My Son
59 Cinta Terlarang Yang Tidak Direstui
60 Tamu
61 Kita Perlu Bicara
62 Senandung Lirih
63 Guncangan Psikologis
64 Kebahagiaan Cheryl
65 Acheve
66 PROMO NOVEL AKU CINTA BUKAN LARA
67 PROMO NOVEL MEREBUT HATI SUAMIMU
68 PROMO NOVEL
69 PROMO NOVEL
70 PROMO
71 Wanita Malam Pak Polisi
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Aku Cinta Padamu
2
Keponakan Kecil
3
Kutemani Malam Ini
4
Perhatian Kecil
5
French Kiss
6
Pertengkaran
7
Jangan Tinggalkan Aku
8
Masalah Hati
9
Pengkhianatan
10
Melepaskan
11
Sebuah Nama
12
Sulit Adalah Kita
13
Egois Sebentar Saja
14
Pergi Ke Lombok
15
Cokelat Terenak
16
Putraku
17
Posesif
18
Kita Mulai
19
Takdir
20
Secepat Itu?
21
Kecurigaan
22
Terlambat
23
Bantu Aku
24
Menutupi Skandal
25
Kuberi Pelajaran
26
Tatapan Aneh
27
Dimana Amara?
28
Apartemen Alex
29
Dua Orang Simpanan
30
Konsekuensi
31
Black list
32
Di Puncak
33
Jatuh Cinta Sejak Dulu
34
Ponsel Frizz
35
Adek Bayi
36
Awal Masalah
37
Teka Teki
38
Bukti Perselingkuhan
39
Kepalsuan
40
Menyesal Jatuh Cinta
41
Derita dan Luka
42
Pilihan
43
Suara Berisik
44
Restui Kami
45
Putri Kecil
46
Koper Siapa?
47
PROMO NOVEL ADIK IPARKU KEKASIHKU
48
Diusir
49
Bunuh Diri
50
Apa Yang Terjadi Padamu?
51
Gembel
52
Manusia Tidak Berguna
53
Earphone
54
PROMO NOVEL MAINAN TUAN MAFIA
55
Darah Segar
56
Kejutan
57
Agak Terlambat
58
You Always My Son
59
Cinta Terlarang Yang Tidak Direstui
60
Tamu
61
Kita Perlu Bicara
62
Senandung Lirih
63
Guncangan Psikologis
64
Kebahagiaan Cheryl
65
Acheve
66
PROMO NOVEL AKU CINTA BUKAN LARA
67
PROMO NOVEL MEREBUT HATI SUAMIMU
68
PROMO NOVEL
69
PROMO NOVEL
70
PROMO
71
Wanita Malam Pak Polisi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!