Dahlia yang baru saja selesai mandi dikagetkan dengan lampu yang tiba tiba saja mati " mah apakah mati lampu " teriak Dahlia
Namun tak ada jawaban, Dahlia mencari keluarganya, tapi tidak ada satu pun keluarganya kemana mereka.
"Dahlia " tiba tiba saja ada yang memangilnya
"Siapa, mamah dimana, jangan membuatku takut "
Dahlia mencari saklar dan kembali terang, namun dihadapannya ada orang yang menempel ditembok seperti cicak tapi wajahnya begitu aneh dengan tanduk, dan lidah yang terbelah dua, lidahnya menjulur.
Dahlia tak bisa pergi kemana mana, dia hanya diam, sosok itu naik keatas atap dan sekarang tepat di kepalanya lidahnya menjulur lebih panjang lagi dan membelitnya.
"Akhhh tolong "
Dahlia memejamkan kedua bola matanya dan tubuhnya begitu sesak dibelit seperti ini " To tolong lepaskan aku, sesak "
Dan benar dirinya dilepaskan tapi langsung terjatuh kelantai, sampai terdengar suara tulang yang patah. Dan mamahnya datang " Dahlia kenapa kamu "
"Mahh ada makhluk aneh "
Mamahnya Dahlia langsung mencarinya namun tak ada " Dimana tak ada "
Dahlia menunjuk keatas, ibunya mengikuti jari sang anak, namun tetap dirinya tak ada, tapi Dahlia tetep melihatnya, sampai sampai Dahlia berteriak ketakutan atas apa yang dilihat oleh dirinya
"Akhh tolong tolong tolong, akhh tolong aku akhhh tolong aku siapa saja tolong"
"Dahlia ada apa denganmu ini, kenapa ada apa nak, sadar sadar jangan seperti ini Dahlia sadar Dahlia "
Namun tetap saja Dahlia masih berteriak teriak histeris melihat makhluk yang begitu menyeramkan untuknya lidahnya masih menjulur dan akan menyentuh kepalanya.
**
Bhuvi yang baru saja sampai di kampusnya dikagetkan dengan Bass yang tiba-tiba menggenggam kakinya dengan begitu erat.
"Maafkan aku Bhuvi sungguh aku minta maaf karena aku telah menghianatimu. Karena aku telah berselingkuh maafkan aku jangan kirim makhluk lagi kepadaku jangan kau kirim sesuatu lagi padaku aku mohon jangan beri aku makhluk seperti itu maafkan aku, aku tidak akan mengganggumu lagi aku tidak akan melakukan apa-apa lagi padamu, sungguh aku minta maaf "
Bhuvi bingung apa yang dimaksud Bas, makhluk memangnya dirinya mengirimkan apa pada Bas di rumah hanya makan nonton TV itu saja, tak ada yang lain.
"Coba kau bangkit dulu jelaskan padaku secara perlahan makhluk apa memangnya aku mengirim apa padamu kurasa aku tidak mengirim apa-apa dan aku juga tidak punya makhluk-makhluk makhluk apa itu, memangnya apa gunanya aku mengirim hal seperti itu padamu "
Bas langsung bangkit dan menatap Bhuvi dengan tatapan yang begitu takut dia takut menatap mata Bhuvi, sampai-sampai Bas menundukkan kepalanya "makhluk tinggi besar memakai jubah seperti orang kerajaan dia datang kepadaku dan mengancam ku tolong kau bilang padanya aku tidak akan pernah menyakitimu lagi dan aku tidak akan pernah melukaimu lagi apalagi mendekatimu lagi tolong katakan pada sosok itu untuk tidak menggangguku lagi. Aku yakin itu adalah makhluk punyamu karena aku tak punya masalah lagi selain dengan dirimu, tolong jangan membuatku stres, aku ingin hidup nyaman tolong lah aku Bhuvi, jangan membuatku ketakutan seperti ini "
Bhuvi tersenyum dan melengos meninggalkan Bas, Bas yang kalang kabut langsung mengejar Bhuvi dan akan menarik tangannya namun tak bisa, dirinya malah terpental dan menabrak tembok.
"Aww sakitnya siapa yang menjaga Bhuvi sebenarnya"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 49 Episodes
Comments