Bab 3 Apa kekuranganku

Bhuvi mengguyur dirinya, dia menangis sejadi-jadinya di sana. Sebenarnya apa yang dirinya lihat sudah menjadi bukti tapi dirinya belum mendapatkan bukti yang lebih akurat maksudnya seperti foto video ataupun yang lainnya, karena kejadian itu begitu cepat sampai-sampai dirinya tidak sempat untuk mengeluarkan ponsel dan memfotonya karena dirinya juga tidak menyangka suaminya bisa berselingkuh seperti ini.

Bhuvi memukul-mukul dadanya menggunakan tangannya, dadanya begitu sesak dan sakit "apakah sesakit ini, apakah aku harus mengalami hal seperti ini ya Tuhan kenapa harus aku, aku bukanlah perempuan yang kuat aku bukanlah perempuan yang bisa untuk selalu menerima kalau suamiku melakukan perselingkuhan seperti ini, berikanlah aku kemudahan untuk membongkar semua perselingkuhan suamiku ini, agar aku bisa lepas darinya. Ya Tuhan aku tidak bisa pergi begitu saja tanpa ada bukti sedikitpun yang ada aku akan hancur oleh dia pasti Aji akan memutar balikan fakta nantinya"

Bhuvi duduk dan menutup wajahnya, untuk meredam tangisnya yang makin kencang dan makin histeris, ingin rasanya melampiaskan kekesalan kesakitan ini pada Aji, pada laki laki sialan itu.

"Bhuvi jangan menangis aku ada disini" tiba tiba ada suara laki laki persis disebelah telinga Bhuvi.

Bhuvi langsung mendongakan kepalanya mencari asal suara itu, suara yang dirinya begitu kenal, suara yang selalu menenangkannya, suara yang selalu menghiburnya, tapi tapi dimana dia tak ada, dia sudah lama pergi meninggalkannya.

"Bhuvi jangan menangis, aku sakit melihatmu menangis seperti ini, aku tak suka melihatmu menangis seperti ini Bhuvi "

Bhuvi langsung bangkit dan mencari suara sosok itu, " Abi kau disini, kau kembali Abi, dimana dirimu Abi " teriak Bhuvi

Bhuvi mengedarkan pandangannya dan mencari sosok itu " kenapa kau dulu meninggalkan ku Abi "

Saat Bhuvi berbalik dirinya melihat sosok itu, sosok laki laki tinggi berbadan kekar, berkulit sawo matang namun sangat tampan, dia memakai pakaian kuno kerajaan, Bhuvi yang kembali melihat sosok itu langsung memeluk sosok yang begitu dirinya rindukan.

"Abi kau kembali, kenapa kau meninggalkan ku kenapa "

"Aku kembali untuk mu Bhuvi, aku kembali, aku akan ada disampingmu lagi, aku sudah kembali sayangku Bhuvi maafkan aku telah meninggalkan mu "

Bhuvi tak bisa mengatakan apa apa lagi, hanya bisa memeluk Abi dengan begitu erat sosok yang sudah begitu lama menghilang dan membuat dirinya begitu hampa.

Tapi dia kembali lagi, saat hatinya sedang hancur oleh suaminya. Dirinya sangat senang dan semua kesedihannya tiba tiba saja hilang dan digantikan dengan rasa bersyukur karena sosok yang selalu mendukungnya ada disampingnya kembali.

**

"Kenapa kau kemari Karina. Ada apa kenapa kau menyusul ku kemari kau sudah gila ya, kau ingin aku dan Bhuvi bercerai " sambil menarik tangan Karina masuk kedalam mobil.

"Kenapa memang itu yang aku inginkan, aku ingin kau mengatakan pada Bhuvi semuanya kalau kita sudah menjalin kasih sejak lama, kenapa kau terus saja menutup rapat-rapat tentang hubungan kita aku bosan menjadi simpanan. Aku ingin seperti Bhuvi diakui dan menjadi istrimu satu-satunya"

Aji mengusap wajahnya " tolong jangan seperti ini aku tidak bisa menceraikan Bhuvi sampai kapanpun, cintaku hanya untuk dia "

"Lalu kau anggap aku apa hah Aji, kau anggap apa aku selama ini, aku ini sama perempuan dan mempunyai hati seperti istrimu Bhuvi "

"Sudah aku bilang kan aku hanya ingin sebuah kesenangan saja ,saat aku sedang tidak mau bersama Bhuvi. Tapi aku tidak akan melepaskan Bhuvi sampai kapanpun kau mengertilah. Kau ini hanya orang asing dan aku minta kau jelaskan pada Bhuvi semuanya kalau kita tidak ada hubungan apa-apa, aku mau kau menjelaskan semuanya aku tidak mau rumah tanggaku hancur"

Karina malah tertawa dan menatap Aji dengan kesal "kau gila Aji. Aku selama ini mencintaimu aku selama ini memberikan seluruh hidupku hanya untukmu, tapi balasannya seperti ini kau menyuruhku untuk berbicara pada Bhuvi kalau kita tidak ada hubungan apa-apa, lalu untuk apa kau datang pada orang tuaku mengenalkan dirimu untuk apa coba "

"Dari awal kau sudah tahu kan kalau statusku adalah suami orang dan kau juga mau kan menjalin hubungan denganku, maka inilah akibatnya aku tidak mau bercerai dengan Bhuvi pokoknya kau harus menceritakan semuanya pada Bhuvi kalau kita tidak ada hubungan apa-apa, akan aku berikan apapun yang kau mau asalkan kau mau menjelaskan semuanya pada Bhuvi kalau kita tidak ada hubungan apa-apa, kalau kita hanyalah sebatas teman biasa dan tadi hanya kesalah pahaman saja tolonglah"

"Baiklah kalau begitu aku ingin kau menikahiku maka aku akan menuruti apa kemauanmu, aku hanya ingin itu saja"

"Tidak tidak aku tidak mungkin menduakan Bhuvi aku tak akan mungkin menyakiti Bhuvi lebih dalam lagi, aku tak akan mungkin melakukan itu "

"Kau bilang apapun yang aku inginkan kau akan mengabulkannya, tapi ternyata sekarang apa kau tidak mau kan menikahiku"

"Selain itu"

"Tidak ada aku ingin itu, aku ingin kau adil dan menepati janjimu "

"Tak bisa, baiklah aku akan menghancurkan keluargamu Karina, apapun yang telah aku berikan padamu akan aku ambil lagi semuanya rumah yang sekarang kau sudah tempati dengan orang tuamu akan aku ambil lagi, semuanya aku ambil "

Karina langsung menampar Aji dengan begitu keras "kau begitu licik Aji, kau licik kau ingin terus bersama istrimu tapi kau ingin menghancurkanku juga kau tidak adil"

"Ya maka dari itu kau harus mau menjelaskan semuanya sekarang juga, aku tidak mau tahu, kau harus menceritakan semuanya pada Bhuvi kalau ini hanyalah kesalah fahaman saja"

Karina mengusap air matanya "Baiklah aku akan menjelaskan apa yang ingin kau mau tapi kau harus selalu memberikan ku uang bulanan. Aku ingin setiap satu bulan sekali kau memberikan aku uang bulanan sebesar 30 juta, tapi itu hanya uang bulanan saja belum uang pakaian tas sepatu dan yang lainnya"

"Yayaya aku ngerti aku akan melakukannya, asal kau menjelaskan pada istriku kalau kita tidak mempunyai hubungan apa-apa, aku akan memberikan itu. Uang segitu untukku kecil bersiaplah aku akan bertemu dengan istriku dan membujuknya untuk berbicara denganmu kita bertemu dengan istriku dan kau jaga sikap jangan pernah seperti tadi lagi aku tidak mau itu"

"Hemm baiklah aku akan mencoba untuk tak menyentuh dirimu dihadapannya"

Aji tanpa menjawab langsung pergi "akhh sialan apa yang dimiliki Bhuvi sebenarnya apa, apa kekuranganku ini"

Karina menatap wajahnya yang berantakan setelah itu Karina membenarkannya dan merapikan semuanya lalu keluar dari dalam mobil, dan masuk begitu saja kedalam rumah tanpa di persilahkan masuk.

Terpopuler

Comments

Sulati Cus

Sulati Cus

mewek deh inget...

2022-11-26

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!