Paginya,
Seluruh orang berkumpul diruangan karena hari ini Qin Chen akan meninggalkan kediaman keluarga Qin. Karena ia akan masuk ke dalam Sekte Immortal Pedang Giok, dimana salah satu dari empat Sekte Besar di Benua ini.
"Huhuhuh ... Ayah, aku pasti sangat merindukanmu." Qin Chen menutup matanya sedikit mencoba untuk bersedih dihadapan ayahnya.
Namun hal hasil, ia langsung di pukul di bagian kepalanya. "Dasar bocah! Kau kira aku tidak tahu tangisan itu, huh! Jika bukan karena ibumu, sudah aku gantung kau di pohon sekarang!"
"Dasar pria tua, aku ini putramu loh."
Ayahnya langsung merangkulnya, dan membisikkan sesuatu. "Oi bocah, ayah setuju kalau kau menikah dengan Nona Xiao Yueyin, bagaimanapun Nona Xiao Yueyin adalah wanita yang cantik dan baik, pantas untukmu. Juga, mendiang ibumu menginginkan 4 Cucu perempuan yang manis."
Mata Qin Chen terbuka, ia langsung tertawa kecil. Suara mereka berdua sebenarnya terdengar oleh orang-orang di dalam ruangan tersebut karena mereka bersuara cukup keras hingga membuat semuanya mendengar.
"Hehehe ... Ayah, kau dapat mengandalkan putramu ini, bagaimanapun aku ini putra Qin Zhong Guo, pria yang mendapatkan hati ibu yang cantik."
"Hohoho ... Aku baru tahu kau memiliki mulut yang bisa membual."
"Hohoho ... Ayah, kau kira aku ini siapa? Aku ini Qin Chen, putramu tentunya memiliki bakat untuk menaklukkan wanita cantik."
"Khahahhaha!" Mereka berdua tertawa terbahak-bahak didalam ruangan membuat semua orang tercengang, karena suara mereka benar-benar dapat didengar.
Xiao Yueyin menutup matanya dan memalingkan wajahnya, karena mau anak ataupun ayahnya sama-sama memiliki kesamaan yang tidak dapat dibedakan.
Setelah itu, Patriak Qin kembali ketempat awalnya dan batuk beberapa kali. "Uhukk ... Pergilah nak, masa depanmu tidak hanya di kota kecil ini, kau dapat melihat dunia ini dan mendapatkan banyak pengalaman. Kediaman ini selalu terbuka untukmu kembali, kapapun itu."
"Terimakasih ayah, aku akan mencapai puncak dan membawa nama baik keluarga. Sekaligus, aku akan membanggakan kalian berdua, aku pasti akan menepatinya."
Bagaimanapun, ia harus melangkah keluar dari kota kecil ini dan melihat dunia luar seberapa luas dan dalamnya bumi. Qin Chen dan lainnya berada di luar kota dengan ayahnya memberikan izin baginya untuk meninggalkan keluarganya.
"Sampai bertemu kembali, ayah."
Ia melambaikan tangannya, dan orang-orang dari kota maupun keluarganya melihat kepergian Qin Chen.
***
Setelah meninggalkan kota gunung naga, ia berada di hutan karena didepan kota gunung naga adalah hutan. Setelah melewati hutan tersebut, mereka akan berada di dataran rumput sepanjang mata berjalan, karena mereka berjalan kaki.
"Huh! Akhirnya aku terbebas dari kota kecil, selamat tinggal kota dan selamat datang dunia!"
Ia berteriak seperti orang gila di hadapan kedua Tetua Sekte, Xiao Yueyin hanya diam karena ia lebih memahami Qin Chen dibandingkan siapapun. Bagaimana kekuatannya, dan bagaimana pengetahuannya melebihi bocah pada umumnya.
"Perjalanan menuju Sekte akan memakan waktu satu minggu, letak Sekte Pedang Giok berada di sebelah barat. Kekaisaran Benua Yongheng berada di Utara, kita akan melewati empat kota untuk sampai ke Sekte."
"Begitu? Baiklah, itu tidak masalah bagiku, ngomong-ngomong Nona Yueyin–"
"Yueyin! Panggil aku dengan namaku," Balasnya dengan cemberut marah.
"Ah! Baiklah, Yueyin. Ngomong-ngomong tentang empat kota, apa mereka merupakan kota besar atau sebaliknya?"
"Keempat kota ini dikenal sebagai kota peninggalan, karena ada banyak bencana yang terjadi di berbagai kota ini. Salah satunya penyerangan monster, dan Fraksi Jahat, mereka membantai dan merampas uang di kota untuk meningkatkan kekuatan mereka."
Xiao Yueyin memberitahukan kepada Qin Chen bahwa keempat kota ini adalah tempat orang-orang yang dirampas oleh kekuatan lain. Mereka mengambil uang mereka, membantai, dan memperbudak wanita-wanita sebagai bagian ha*rat mereka.
"Sistem dunia mengartikan perbudakan, apa itu sama dengan mengikat kehidupan?" Gumam Qin Chen yang memikirkan tentang bumi, karena kondisinya tidak terlalu berbeda.
Bagaimanapun di masa Qin Chen hidup, orang-orang berkerja siang dan malam tanpa hentinya. Setelah itu ada perdagangan ilegal dimana-mana, termasuk pedagang manusia yang setiap bulannya mencapai puluhan wanita menghilang.
"Sebelum itu, maafkan atas sikap ayahku sebelumnya." Kata Qin Chen yang melihat Xiao Yueyin disampingnya, karena ia merasa cukup bersalah.
"Tidak apa-apa, aku memahami sifat orang tua kepada anaknya. Hal tersebut sudah biasa terjadi."
Qin Chen tersenyum puas, karena tidak ada kesalahpahaman antara mereka berdua sampai mereka tidak di kota pertama.
***
Kota Hantu,
Seperti namanya, kota ini begitu sunyi sampai-sampai tidak ada satupun kehidupan disekitarnya. Dimana-mana hanya ada kabut asap dan tangisan roh-roh penduduk yang mati di kota ini.
"Kota hantu ini sudah lama ditinggalkan, ada banyak roh penyesalan berada di kota. Mereka mati dengan sangat mengenaskan diserang monster-monster dari hutan."
"Tidak hanya itu saja, ada kabar bahwa sebelum serangan monster terjadi, seluruh wanita di kota telah menghilang." Sahut Tetua Bai dengan nada yang terdengar menyanyikannya.
"Apa mungkin ada sangkut pautnya kekacauan ini? Memanfaatkan monster sebagai dalangnya agar organisasi mereka tetap aman. Tidak mungkin semua ini terjadi dalam waktu yang sama tanpa rencana."
"Mau bagaimana lagi, organisasi tersebut mendapatkan dukungan dari salah satu Sekte Besar sehingga tidak ada yang berani mengusiknya." Balas Tetua Bai.
Qin Chen terhenti, ia langsung menoleh ke arah lainnya. "Siapa kau! Cepat keluar dari sana!" Kata Qin Chen dengan keras mengejutkan Xiao Yueyin yang langsung mengeluarkan pedangnya.
"Tetua Bai bersiaplah menyerang!" Jelas Xiao Yueyin membuatnya semakin kebingungan, namun Xiao Yueyin yang terkuat disana memberikan komando untuk bersiap menyerang yang artinya ada musuh!
"Apa yang sebenarnya terjadi, Tetua Yueyin." Tanya Tetua Bai.
"Tidak tahu, tapi Little Chen memberikan tanda bahwa ada seseorang yang mengikuti kita masuk kedalam Kota Hantu." Jelasnya yang membuatnya semakin kebingungan dengan identitas Qin Chen yang sebenarnya, apa dia memang anak dari keluarga kecil di kota terkecil.
Atau sebaliknya, ia adalah seorang dengan identitas mengerikan!
"Kekekeke! Aku tidak menduga bahwa kau menyadari kehadiranku disini, sangat menarik melihat seorang bocah belum genap 20 tahun dapat menyadariku."
Suaranya terdengar di antara bangunan-bangunan yang runtuh, mereka berdua akhirnya menyadari bahwa sekarang ada orang dengan maksud jahat mencoba menyerang mereka.
"Sebelum aku masuk kota ini, aku sudah menyadari keberadaanmu di bukit itu. Jadi, siapa kau sebenarnya?"
"Kahahaha! Mengagumkan! Sangat mengagumkan dapat mengetahuiku berada di bukit itu mengamati kalian, kau benar-benar orang yang menarik!"
Qin Chen mengangkat tangannya kesamping dan menghempaskan seluruh kabut di kota. Gelombang tersebut membuatnya memperlihatkan sosoknya yang menyerupai monster yang mengerikan, dengan dua mata merah dan tangannya seperti tentakel dengan kabut hitam!
"Mutasi!" Qin Chen secara langsung mengatakan kode rahasia yang hanya diketahui oleh organisasi.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 87 Episodes
Comments
Sang Pencipta
al hasil kali thor
2022-11-04
0
Edi Sudrajat
ok
2022-10-29
0
Renaldi
lanjutan nya thor
2022-10-23
0