Chapter 15 : Pengakuan

Pembantai sebelumnya tidak dapat membuat pengawas menghentikan Qin Chen, karena mereka merasakan ketakutan untuk menghadapi monster sepertinya.

Qin Chen kembali ketempatnya dan berdiri, ia melihat orang-orang melihatnya dengan ketakutan.

"Lanjutkan pertandingan," ia meminta pengawas melanjutkan pertandingan untuk menentukan siapa yang akan masuk ke babak selanjutnya.

Ayahnya menghampirinya, dan menyentuh bahunya. "Chen'er ... "

"Aku tahu apa yang aku lakukan, aku hanya membalaskan apa yang mereka tuang sendiri. Kematian mereka semua adalah bentuk belas kasihku."

Ia langsung pada intinya mengatakan hal tersebut kepada ayahnya. Sebagai tuan muda, tindakan Qin Chen memang keputusan yang tepat membalas mereka, namun pembantaian didepan kedua Tetua Sekte akan membuat pembicaraan lainnya.

Qin Chen paham itu, namun ia tidak khawatir karena bagaimanapun ia adalah orang terkuat di benua ini.

"Ayah tidak perlu khawatir dengan kedua Tetua Sekte disana, karena aku mengenali Xiao Yueyin lebih dari siapapun disini. Jadi, ayah tidak perlu khawatir akan hal tersebut." Balas Qin Chen mengejutkan semua orang termasuk ayahnya.

Ia melangkah naik ke atas panggung kembali, mengeluarkan sebuah benda yang tidak asing bagi Xiao Yueyin. Saat ia melihat benda tersebut, ia langsung mengenali siapa orang dihadapannya.

Dengan cepat ia turun kebawah menghampiri Qin Chen,

"Bunga ini, adalah barang yang aku berikan sebagai pertemuan terakhir. Jadi, Little Chen, apa sebelumnya kamu membohongiku menggunakan nama samaran?"

"Siapa yang tahu kita bertemu sekarang, mungkin takdir memang mempertemukan kita kembali untuk melakukan petualangan bersama lagi."

"Huh! Saat Little Chen menggunakan seribu pedang abadi sebelumnya, aku masih belum mempercayainya. Sekarang, aku percaya itu benar-benar kamu."

Qin Chen tertawa kecil, ia kembali menyimpan bunga es tersebut karena ini adalah pemberian Xiao Yueyin di masa lalu saat Qin Chen masih bocah.

"Kesampingkan masalah pribadi, apa aku sudah menang di pertandingan kali ini?" Tanya Qin Chen kepadanya.

Bahkan orang-orang dibelakang sana tercengang melihat mereka berdua begitu dekat satu sama lainnya. Seakan mereka sudah bersama cukup lama hingga menumbuhkan kedekatan yang mendalam.

Xiao Yueyin menoleh ke arah mereka dibelakang sana, "Penerimaan murid tahun ini hanya mengambil satu murid di masing-masing kota. Aku Xiao Yueyin menyatakan bahwa Little Chen menjadi murid Sekte Pedang Giok, sekian!"

Ia mengetahui kemampuan Qin Chen dari siapapun, karena dulu ia melihat Qin Chen membunuh monster di ranah Martial Ancestor dengan sekali serang. Hal tersebut sudah ia bicarakan dengan para tetua lainnya, dan membuat mereka tidak percaya karena bagaimanapun, seorang prajurit harus berada di usia 18 tahun.

"Bukankah ini tidak adil Nona Yueyin? Bagaimanapun ada banyak kontestan dibelakang sana, mereka belum menunjukkannya martial soul mereka, bagaimana bisa kamu langsung menyatakan aku adalah murid Sekte?"

"Tidak perlu omong kosong, aku tahu kekuatanmu lebih dari siapapun. Hal tersebut sudah cukup menyakinkan untuk masuk Sekte Pedang Giok! Jangan banyak bicara lagi, sekarang aku adalah seniormu."

"Benarkah? Lalu, mau bertarung satu putaran?" Tanya Qin Chen.

Xiao Yueyin tertegun, karena ia tidak mungkin mengalahkan monster dari kecil sudah dapat membunuh seorang Martial Ancestor dengan sekali pukul. Qin Chen tersenyum kecil, ia tidak mengharapkan pertemuan keduanya akan sama seperti sebelumnya, berlumuran darah.

***

Kediaman Qin,

Setelah membereskan kekacauan di aula, mereka kembali ke kediaman untuk membahas masalah sebelumnya dan penerimaan murid yang dimenangkan Qin Chen. Mereka bertanya-tanya dalam diri mereka, bagaimana bisa Qin Chen berteman baik dengan Tetua Xiao Yueyin!

"Ngomong-ngomong, Chen'er. Bagaimana kamu bisa mengenal Tetua Xiao Yueyin? Karena ayah tahu kamu orang yang tidak suka keluar rumah dan saat keluar hanya untuk mencari udara segar."

"Ughh! Begitukah aku dimatamu, ayah? Soal itu, aku bertemu Nona Yueyin di hutan gunung naga, disana aku menyelamatkannya dan ketrampilan seribu pedang abadi yang aku miliki diajarkan langsung oleh Nona Yueyin, benarkan begitu Nona Yueyin."

Qin Chen melihatnya dengan senyumannya sambil menutup matanya, ia memberikan kode untuk mengiyakan karena ia tidak ingin identitasnya diketahui oleh keluarganya.

"Benar, seperti yang dikatakan oleh Little Chen. Saat itu sedang terluka menghadapi monster, dan untungnya ada Little Chen menyelamatkanku. Ketrampilan seribu pedang abadi adalah kemampuan yang aku ajarkan padanya sebagai ucapan terimakasih."

"Begitu rupanya ... "

Mereka masih tidak dapat mempercayai akan hal ini, karena kedekatan mereka benar-benar tidak dapat diragukan lagi. Patriak Qin melihat Qin Chen yang tersenyum sedari tadi, dan Xiao Yueyin yang terlihat sedikit gugup.

"Baiklah, hari sebentar lagi akan malam, aku akan mengatur tempat istirahat para Tetua. Chen'er, kamu dapat kembali kediamanmu untuk beristirahat."

"Baik ayah, sampai nanti."

Ia melangkah keluar dari ruangan tersebut, dan Xiao Yueyin berdiri. "Patriak Qin, saya memiliki banyak pertanyaan untuk Little Chen, saya permisi untuk mengobrol dengannya."

"Baiklah Tetua Xiao Yueyin."

Ia keluar dari ruangan tersebut meninggalkan mereka semua, karena ia orang yang tidak suka mengurusi masalah yang sulit. Lebih baik kaur dan berbicara dengan Qin Chen, karena sudah lama tidak bertemu dan masih banyak pertanyaan yang ingin ia tanyakan.

***

Kediaman Qin Chen,

Halaman belakang kediamannya, Xiao Yueyin duduk menikmati teh hangat dan beberapa cemilan yang diberikan oleh pelayan pribadi Qin Chen karena ia tahu bahwa Xiao Yueyin adalah tamu penting yang dihormati oleh Patriak Qin.

"Little Chen ... "

"Baik-baik ... Namaku adalah Qin Chen dari keluarga Qin di Kota Gunung Naga. Aku memiliki beberapa kelebihan unik, dan salah satunya adalah Martial Soul milikku bangkit saat usia delapan tahun tanpa sadar. Karena itu, saat kita bertemu aku memiliki kekuatan."

"Ho! Tapi aku masih tidak percaya, karena kamu dapat membunuh monster di ranah Martial Ancestor yang terbilang mustahil untuk dikalahkan."

"Mungkin aku beruntung?" Kata Qin Chen menyeduh tehnya membuat Xiao Yueyin mengerutkan keningnya.

"Apa aku percaya? Tentu saja tidak! Itu bukanlah keberuntungan, melainkan kekuatan kamu sebenarnya! Bagaimana bisa orang percaya seorang bocah delapan tahun membunuh Martial Ancestor dengan sekali pukul? Aku sendiri yang melihatnya bahkan sempat tidak percaya."

"Ya maaf, aku memang tidak normal saat kecil. Mau bagaimana lagi, dibandingkan membahas masalahku, aku lebih tertarik denganmu sekarang. Kamu sudah berkembang sekarang, bahkan mencapai ranah Martial King, benar-benar seorang Jenius." Kata Qin Chen memujinya.

"Huh! Dihadapan monster sebenarnya, aku merasa malu. Saat kamu berada di ranah Martial King, kamu dapat membunuh Martial Ancestor di usia 8 tahun, dan sekarang sudah 10 tahun berlalu, aku yakin kamu melampaui Martial King dan berada di ranah Martial Ancestor."

"Entahlah,"

Xiao Yueyin tidak dapat mengatakan apapun, ia menggelengkan kepalanya dan mengesampingkan semuanya. Karena disampingnya, monster tua yang akan mengguncang seluruh dunia.

...

*Bersambung ...

Terpopuler

Comments

Edi Sudrajat

Edi Sudrajat

pk

2022-10-25

0

Exe

Exe

belum apa apa sudah ada beban

2022-10-23

0

Renaldi

Renaldi

ok

2022-10-23

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Kelahiran Kembali
2 Chapter 2 : Meningkatkan Kekuatan (1)
3 Chapter 3 : Hutan Monster (2)
4 Chapter 4 : Purple Fire Lotus (3)
5 Chapter 5 : Mengalahkan Demon Lord Singa Petir! (4)
6 Chapter 6 : Paus Primordial!
7 Chapter 7 : Reruntuhan Kuno
8 Chapter 8 : Kesengsaraan Martial King!
9 Chapter 9 : Martial Ancestor!
10 Chapter 10 : Perpisahan (Awal dari segalanya)
11 Chapter 11 : Kebangkitan Martial Soul!
12 Chapter 12 : Menyuling Pil!
13 Chapter 13 : Perekrutan Murid
14 Chapter 14 : Pembantai Masal!
15 Chapter 15 : Pengakuan
16 Chapter 16 : Seorang Mutasi
17 Chapter 17 : Interograsi!
18 Chapter 18 : Sekte Pedang Giok!
19 Chapter 19 : Paviliun Pengetahuan
20 Chapter 20 : Pulau Kematian
21 Chapter 21 : Puncak Gunung dan Pagoda
22 Chapter 22 : Martial Progenitor
23 Chapter 23 : Merampok Murid
24 Chapter 24 : Dunia Mimpi!
25 Chapter 25 : Kembali Ke Sekte
26 Chapter 26 : Aula Pertemuan
27 Chapter 27 : Membahas Ras Mutasi
28 Chapter 28 : Kedatangan musuh!
29 Chapter 29 : Memborong bahan-bahan!
30 Chapter 30 : Pil Kuno
31 Chapter 31 : Terlepasnya Segel!
32 Chapter 32 : Keterkejutan
33 Chapter 33 : Menyelidiki orang Domain Atas
34 Chapter 34 : Pertandingan Persahabatan
35 Chapter 35 : Melatih Xiao Yueyin
36 Chapter 36 : Resident Evil
37 Chapter 37 : Sambutan Panas!
38 Chapter 38 : Kehancuran Markas Mutasi
39 Chapter 39 : Mengakui Kekuatan
40 Chapter 40 : Domain Atas
41 Chapter 41 : Bing Yun Heavenly Monarch
42 Chapter 42 : Kerjasama
43 Chapter 43 : Pertemuan Saint
44 Chapter 44 : Pembicaraan Serius
45 Chapter 45 : Perang (1)
46 Chapter 46 : Perang (2)
47 Chapter 47 : Perang (3)
48 Chapter 48 : Perang (End) Saint Dunia
49 Chapter 49 : Bumi
50 Chapter 50 : Universitas Yang Xi
51 Chapter 51 : Menampar Langsung
52 Chapter 52 : Pelatihan Militer
53 Chapter 53 : Pulau Kyushu
54 Chapter 54 : Rumah Pohon
55 Chapter 55 : Badai ditengah malam
56 Chapter 56 : Ekplorasi dan bertemu kelompok lain
57 Chapter 57 : Menyelesaikan 30 Hari
58 Chapter 58 : Kota
59 Chapter 59 : Handphone Lama
60 Chapter 60 : Kedatangan Titan
61 Chapter 61 : Hampir Ketahuan
62 Chapter 62 : Cao Cao
63 Chapter 63 : Sword Saint
64 Chapter 64 : Murid baru
65 Chapter 65 : Menyelesaikan masa pelatihan
66 Chapter 66 : Menemukan Penyesalan
67 Chapter 67 : Pertandingan Olahraga
68 Chapter 68 :
69 Chapter 69 :
70 Chapter 70 : Berakhir Penyesalan
71 Chapter 71 : Origin Realm
72 Chapter 72 : Kota Monster
73 Chapter 73 : Kemunculan Dewa Kuno
74 Chapter 74 : Rencana Mengacaukan Dunia
75 Chapter 75 : Pulau Kesembilan
76 Chapter 76 : Pertemuan
77 Chapter 77 : Rencana Yang Sempurna!
78 Chapter 78 : Dewa Monster
79 Chapter 79 : Perang (1)
80 Chapter 80 : Perang (2)
81 Chapter 81 : Perang (3)
82 Chapter 82 : Perang (4)
83 Chapter 83 : Perang (5)
84 Chapter 84 : Perang (End)
85 Chapter 85 : Perjalanan Waktu (1)
86 Chapter 86 : Perjalanan Waktu (End)
87 Pengumuman!
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Chapter 1 : Kelahiran Kembali
2
Chapter 2 : Meningkatkan Kekuatan (1)
3
Chapter 3 : Hutan Monster (2)
4
Chapter 4 : Purple Fire Lotus (3)
5
Chapter 5 : Mengalahkan Demon Lord Singa Petir! (4)
6
Chapter 6 : Paus Primordial!
7
Chapter 7 : Reruntuhan Kuno
8
Chapter 8 : Kesengsaraan Martial King!
9
Chapter 9 : Martial Ancestor!
10
Chapter 10 : Perpisahan (Awal dari segalanya)
11
Chapter 11 : Kebangkitan Martial Soul!
12
Chapter 12 : Menyuling Pil!
13
Chapter 13 : Perekrutan Murid
14
Chapter 14 : Pembantai Masal!
15
Chapter 15 : Pengakuan
16
Chapter 16 : Seorang Mutasi
17
Chapter 17 : Interograsi!
18
Chapter 18 : Sekte Pedang Giok!
19
Chapter 19 : Paviliun Pengetahuan
20
Chapter 20 : Pulau Kematian
21
Chapter 21 : Puncak Gunung dan Pagoda
22
Chapter 22 : Martial Progenitor
23
Chapter 23 : Merampok Murid
24
Chapter 24 : Dunia Mimpi!
25
Chapter 25 : Kembali Ke Sekte
26
Chapter 26 : Aula Pertemuan
27
Chapter 27 : Membahas Ras Mutasi
28
Chapter 28 : Kedatangan musuh!
29
Chapter 29 : Memborong bahan-bahan!
30
Chapter 30 : Pil Kuno
31
Chapter 31 : Terlepasnya Segel!
32
Chapter 32 : Keterkejutan
33
Chapter 33 : Menyelidiki orang Domain Atas
34
Chapter 34 : Pertandingan Persahabatan
35
Chapter 35 : Melatih Xiao Yueyin
36
Chapter 36 : Resident Evil
37
Chapter 37 : Sambutan Panas!
38
Chapter 38 : Kehancuran Markas Mutasi
39
Chapter 39 : Mengakui Kekuatan
40
Chapter 40 : Domain Atas
41
Chapter 41 : Bing Yun Heavenly Monarch
42
Chapter 42 : Kerjasama
43
Chapter 43 : Pertemuan Saint
44
Chapter 44 : Pembicaraan Serius
45
Chapter 45 : Perang (1)
46
Chapter 46 : Perang (2)
47
Chapter 47 : Perang (3)
48
Chapter 48 : Perang (End) Saint Dunia
49
Chapter 49 : Bumi
50
Chapter 50 : Universitas Yang Xi
51
Chapter 51 : Menampar Langsung
52
Chapter 52 : Pelatihan Militer
53
Chapter 53 : Pulau Kyushu
54
Chapter 54 : Rumah Pohon
55
Chapter 55 : Badai ditengah malam
56
Chapter 56 : Ekplorasi dan bertemu kelompok lain
57
Chapter 57 : Menyelesaikan 30 Hari
58
Chapter 58 : Kota
59
Chapter 59 : Handphone Lama
60
Chapter 60 : Kedatangan Titan
61
Chapter 61 : Hampir Ketahuan
62
Chapter 62 : Cao Cao
63
Chapter 63 : Sword Saint
64
Chapter 64 : Murid baru
65
Chapter 65 : Menyelesaikan masa pelatihan
66
Chapter 66 : Menemukan Penyesalan
67
Chapter 67 : Pertandingan Olahraga
68
Chapter 68 :
69
Chapter 69 :
70
Chapter 70 : Berakhir Penyesalan
71
Chapter 71 : Origin Realm
72
Chapter 72 : Kota Monster
73
Chapter 73 : Kemunculan Dewa Kuno
74
Chapter 74 : Rencana Mengacaukan Dunia
75
Chapter 75 : Pulau Kesembilan
76
Chapter 76 : Pertemuan
77
Chapter 77 : Rencana Yang Sempurna!
78
Chapter 78 : Dewa Monster
79
Chapter 79 : Perang (1)
80
Chapter 80 : Perang (2)
81
Chapter 81 : Perang (3)
82
Chapter 82 : Perang (4)
83
Chapter 83 : Perang (5)
84
Chapter 84 : Perang (End)
85
Chapter 85 : Perjalanan Waktu (1)
86
Chapter 86 : Perjalanan Waktu (End)
87
Pengumuman!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!