Chapter 14 : Pembantai Masal!

"Qin Chen melawan Zhu Taiping!"

Ia telah beristirahat selama beberapa menit mendapatkan kesempatan untuk menutup matanya. Sekarang, ia mendapatkan kesempatan untuk tampil ke atas panggung melawan orang-orang keluarga Chao!

Ia berada di atas panggung melihat rombongan keluarga Qin bersorak mendukungnya, ini membuat Qin Chen tersenyum puas, dan ia kembali melihat ke arah Chao Taiping.

"Qin Chen, kau kira aku akan takut denganmu? Jangan bercanda, aku akan membunuhmu disini dan memenangkan pertarungan ini menjadi murid Sekte Pedang Giok!"

Qin Chen sedikit memiringkan kepalanya, disaat tangan orang tua itu turun, Qin Chen langsung berada di hadapan Chao Taiping membuat semua orang tercengang dengan kecepatan Qin Chen, termasuk Tetua dari Sekte Pedang Giok!

"Bacot! Makan ini tangan tuan muda ini!"

Bugh!

Ia tersungkur kebawah menghantam altar tersebut hingga retak, semua orang tercengang tidak berkata-kata lagi! Qin Chen, tuan muda Qin dari keluarga Qin memenangkan pertarungan dengan sekali pukul!

"Pemenangnya adalah Qin Chen!"

"Horeee! Tuan muda memang terhebat, mengalahkan orang-orang keluarga Chao dengan sekali pukul!"

Tepukan tangan dimana-mana dan sorakan mereka terdengar, Qin Chen sedikit melihat Xiao Yueyin dan tersenyum kepadanya karena ia akan memberikanmu pertunjukan yang menarik.

"Terimakasih ... Terimakasih." Qin Chen tersenyum lalu melambaikan tangannya, karena melawan Body Tempering (3) seperti mempermainkan seekor semut di tangannya.

Ia turun, sedikit memberikan lidahnya keluar mengejek keluarga Chao,

"Selanjutnya, Chao Zureng melawan Qin Gureo!"

Pertarungan ke-22, dimana mereka berdua berada di atas altar pertarungan saling mengeluarkan senjata masing-masing. Chao Zureng begitu angkuh, ia menyombongkan dirinya didepan Xiao Yueyin mencari perhatiannya.

Qin Chen hanya tertawa terbahak-bahak melihat sikapnya benar-benar bodoh, karena mata Xiao Yueyin seperti melihat sampah di pembuangan.

'Tch! Setelah aku masuk kedalam Sekte Pedang Giok, aku tidak akan melepaskanmu dari pelukanku!'

Ia mengertak kesal melihat Xiao Yueyin begitu sombong, karena kekesalannya ia melampiaskan semua kepada Qin Gureo dan menembasnya hingga mati ditempat membuat seluruh keluarga Qin terkejut!

"Chao Zureng!"

Patriak Qin berteriak keras melihat salah satu orangnya mati di atas altar dibunuh oleh Chao Zureng!

"Patriak Qin, di atas altar itu adalah pertarungan hidup dan mati, siapapun dapat membunuh lawannya selama dia mempunyai kemampuan, termasuk putranya yang memiliki kemampuan untuk membunuh pecundang keluarga Qin!"

Chao Mureng berbicara disampingnya, ia menyombongkan dirinya karena memiliki putra yang kuat dan akan diterima menjadi murid Sekte Pedang Giok!

Gertakan kesal dan amarah di seluruh keluarga Qin terjadi, Qin Chen yang melihat itu tidak bergerak. Bagaimanapun, ia seorang tuan muda keluarga ini, dan kematian orangnya sama saja menyingungnya.

Sekian pertarungan sebelumnya tidak ada kematian, dan sekarang satu keluarga Qin dibunuh!

Chao Zureng lalu berbicara, "Didunia ini sampah akan selamanya menjadi sampah, aku memberikannya kematian agar tidak mempermalukan diri sendiri, bukankah begitu, Tuan Muda Qin Chen?!"

Mereka menoleh ke arah Qin Chen yang hanya melihatnya,

Qin Chen sedikit tersenyum, lalu berbicara membalasnya. "Kau benar tuan muda Chao, mereka yang sampah pantas untuk mati! Aku tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena dunia memang memandang yang kuat."

Ini membuat seluruh keluarga Qin marah dengan sikap Qin Chen, karena ia mendukung musuhnya dibandingkan keluarganya sendiri.

"Selanjutnya Qin Chen melawan Chao Zurei!"

Ia melangkah naik dengan sikapnya seperti biasa, melihat dihadapannya adalah adik Chao Zureng!

"Pertandingan dimulai!"

Chao Zurei melesat menyerang Qin Chen dengan pedangnya, dan secara mengejutkan Qin Chen berada di belakangnya dengan pedang ditangannya berlumuran darah dimana satu-persatu bagian tubuhnya berjatuhan layaknya hujan!

Tidak ada yang dapat mengedipkan matanya, karena Qin Chen membunuhnya begitu cepat sampai-sampai tidak dapat melihat bagaimana Chao Zurei dapat mati dengan mengenaskan seperti ini.

"Ah! Kau benar tuan muda Chao Zureng, sampah harus mati, dan di mataku Chao Zurei adalah sampah yang pantas untuk mati! Hahahaha!"

Ia tertawa dihadapan seluruh orang, dan keluarga Chao!

"Qin Chen!" Chao Mureng bersuara keras, ia kehilangan kendalinya dan melesat menarik pedangnya untuk membunuh Qin Chen dengan tangannya sendiri!

Sebelum pengawas bergerak menghentikan Chao Mureng, dan keluarganya yang hendak menyelamatkan. Qin Chen secara tiba-tiba berada di belakangnya dengan pedang menjulang tinggi ke langit.

"Sebelum memprovokasikan keluargaku, seharusnya kau sudah siap untuk konsekuensi yang akan diterima." Suara Qin Chen terdengar di seluruh aula kota.

Tanpa mempedulikan siapapun, dan muka para tetua di atas sana, Qin Chen mengayunkan pedangnya hingga membunuh Chao Mureng tepat didepan semua orang hingga menyebabkan aula tersebut terbelah menjadi dua bagian!

Beberapa murid keluarga Chao mati setelah dampak tersebut, dan Chao Zureng tidak berkutik dengan mata terbuka lebar tidak dapat membayangkan apapun selain melihat kematian ayahnya.

Tubuhnya terjatuh kebawah dengan darah dan bagian yang terpisah, Qin Chen melirik kebawah melihat Chao Zureng.

"Bahkan melihat kematian orang ini, kau tidak berani membalaskan dendam atas kematiannya! Kau adalah pecundang yang menjijikkan, mengandalkan nama keluarga untuk sombong, disaat orang ini mati, aku bahkan tidak berani melangkah!"

Ia turun dari langit menginjak tempat tersebut dan mengibaskan tangannya kesamping menghilangkan darah di pedangnya, lalu menyimpannya kembali ke dalam ruang penyimpanan sistem.

"Siapapun kalian, aku tidak peduli mau itu Sekte Pedang Giok ataupun apapun itu. Siapapun yang menyingungku, mereka akan mati!" Ia memberikan peringatan keras dengan seribu pedang di langit mendominasi membuat seluruh keluarga Chao ketakutan dan berlarian.

"Mati!"

Seribu pedang abadi melesat menembus tubuh mereka hingga membuat sebagian besar keluarga Chao terbantai dalam satu kali serangan.

Seluruh keluarga Qin tercengang melihat kekuatan Qin Chen!

Sebenarnya ia ingin menyembunyikan kekuatannya, namun melihat salah satu orangnya mati membuat Qin Chen melepaskan serangan masal membantai orang-orang keluarga Chao didepan kedua Tetua Sekte Pedang Giok!

"Hentikan Chen'er!" Ayahnya berteriak keras mencoba menghentikan Qin Chen yang membantai keluarga Chao dihadapan kedua Sekte Pedang Giok.

Qin Chen memberhentikan serangannya, dan meninggalkan orang-orang yang ketakutan melihat seluruh alun-alun di penuhi dengan darah dan daging.

Qin Chen bukan sombong, melainkan memberikan konsekuensi atas apa yang mereka perbuat!

"Seluruh keluarga Chao, tidak ada hari dimana mereka melihat matahari lagi, hari ini adalah penghakiman mereka!"

Ia melepaskan ribuan pedang ke langit seperti hujan menembus tubuh mereka hingga tidak menyisakan apapun selain daging dan darah. Pembalasan Qin Chen tidak hanya satu kematian, melainkan satu keluarga besar sebagai persembahannya.

Setelah semua itu, ia menurunkan tangannya dan menghela nafas seperti tidak pernah terjadi apapun. Dimatanya, mereka sama seperti sekumpulan monster yang tidak memiliki pikiran yang memangsa manusia.

Ia melangkah turun kebawah dan berdiri di hadapan Chao Zureng yang bertekuk lutut dihadapannya.

"Bahkan pecundang diluar sana memiliki keberanian untuk mengangkat pedangnya."

Setelah mengatakan itu, ia melangkah melewatinya dan seketika tubuhnya meledak berkeping-keping menjadi bubur daging!

...

*Bersambung ...

Terpopuler

Comments

Hyoukai

Hyoukai

bjir biasanya yang dibunuh anaknya dulu dan setelah beberapa paragraph bacot baru bapaknya, ini malah bapaknya dulu:v

2023-07-07

1

Han_

Han_

seru

2022-12-05

0

Edi Sudrajat

Edi Sudrajat

p

2022-10-25

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Kelahiran Kembali
2 Chapter 2 : Meningkatkan Kekuatan (1)
3 Chapter 3 : Hutan Monster (2)
4 Chapter 4 : Purple Fire Lotus (3)
5 Chapter 5 : Mengalahkan Demon Lord Singa Petir! (4)
6 Chapter 6 : Paus Primordial!
7 Chapter 7 : Reruntuhan Kuno
8 Chapter 8 : Kesengsaraan Martial King!
9 Chapter 9 : Martial Ancestor!
10 Chapter 10 : Perpisahan (Awal dari segalanya)
11 Chapter 11 : Kebangkitan Martial Soul!
12 Chapter 12 : Menyuling Pil!
13 Chapter 13 : Perekrutan Murid
14 Chapter 14 : Pembantai Masal!
15 Chapter 15 : Pengakuan
16 Chapter 16 : Seorang Mutasi
17 Chapter 17 : Interograsi!
18 Chapter 18 : Sekte Pedang Giok!
19 Chapter 19 : Paviliun Pengetahuan
20 Chapter 20 : Pulau Kematian
21 Chapter 21 : Puncak Gunung dan Pagoda
22 Chapter 22 : Martial Progenitor
23 Chapter 23 : Merampok Murid
24 Chapter 24 : Dunia Mimpi!
25 Chapter 25 : Kembali Ke Sekte
26 Chapter 26 : Aula Pertemuan
27 Chapter 27 : Membahas Ras Mutasi
28 Chapter 28 : Kedatangan musuh!
29 Chapter 29 : Memborong bahan-bahan!
30 Chapter 30 : Pil Kuno
31 Chapter 31 : Terlepasnya Segel!
32 Chapter 32 : Keterkejutan
33 Chapter 33 : Menyelidiki orang Domain Atas
34 Chapter 34 : Pertandingan Persahabatan
35 Chapter 35 : Melatih Xiao Yueyin
36 Chapter 36 : Resident Evil
37 Chapter 37 : Sambutan Panas!
38 Chapter 38 : Kehancuran Markas Mutasi
39 Chapter 39 : Mengakui Kekuatan
40 Chapter 40 : Domain Atas
41 Chapter 41 : Bing Yun Heavenly Monarch
42 Chapter 42 : Kerjasama
43 Chapter 43 : Pertemuan Saint
44 Chapter 44 : Pembicaraan Serius
45 Chapter 45 : Perang (1)
46 Chapter 46 : Perang (2)
47 Chapter 47 : Perang (3)
48 Chapter 48 : Perang (End) Saint Dunia
49 Chapter 49 : Bumi
50 Chapter 50 : Universitas Yang Xi
51 Chapter 51 : Menampar Langsung
52 Chapter 52 : Pelatihan Militer
53 Chapter 53 : Pulau Kyushu
54 Chapter 54 : Rumah Pohon
55 Chapter 55 : Badai ditengah malam
56 Chapter 56 : Ekplorasi dan bertemu kelompok lain
57 Chapter 57 : Menyelesaikan 30 Hari
58 Chapter 58 : Kota
59 Chapter 59 : Handphone Lama
60 Chapter 60 : Kedatangan Titan
61 Chapter 61 : Hampir Ketahuan
62 Chapter 62 : Cao Cao
63 Chapter 63 : Sword Saint
64 Chapter 64 : Murid baru
65 Chapter 65 : Menyelesaikan masa pelatihan
66 Chapter 66 : Menemukan Penyesalan
67 Chapter 67 : Pertandingan Olahraga
68 Chapter 68 :
69 Chapter 69 :
70 Chapter 70 : Berakhir Penyesalan
71 Chapter 71 : Origin Realm
72 Chapter 72 : Kota Monster
73 Chapter 73 : Kemunculan Dewa Kuno
74 Chapter 74 : Rencana Mengacaukan Dunia
75 Chapter 75 : Pulau Kesembilan
76 Chapter 76 : Pertemuan
77 Chapter 77 : Rencana Yang Sempurna!
78 Chapter 78 : Dewa Monster
79 Chapter 79 : Perang (1)
80 Chapter 80 : Perang (2)
81 Chapter 81 : Perang (3)
82 Chapter 82 : Perang (4)
83 Chapter 83 : Perang (5)
84 Chapter 84 : Perang (End)
85 Chapter 85 : Perjalanan Waktu (1)
86 Chapter 86 : Perjalanan Waktu (End)
87 Pengumuman!
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Chapter 1 : Kelahiran Kembali
2
Chapter 2 : Meningkatkan Kekuatan (1)
3
Chapter 3 : Hutan Monster (2)
4
Chapter 4 : Purple Fire Lotus (3)
5
Chapter 5 : Mengalahkan Demon Lord Singa Petir! (4)
6
Chapter 6 : Paus Primordial!
7
Chapter 7 : Reruntuhan Kuno
8
Chapter 8 : Kesengsaraan Martial King!
9
Chapter 9 : Martial Ancestor!
10
Chapter 10 : Perpisahan (Awal dari segalanya)
11
Chapter 11 : Kebangkitan Martial Soul!
12
Chapter 12 : Menyuling Pil!
13
Chapter 13 : Perekrutan Murid
14
Chapter 14 : Pembantai Masal!
15
Chapter 15 : Pengakuan
16
Chapter 16 : Seorang Mutasi
17
Chapter 17 : Interograsi!
18
Chapter 18 : Sekte Pedang Giok!
19
Chapter 19 : Paviliun Pengetahuan
20
Chapter 20 : Pulau Kematian
21
Chapter 21 : Puncak Gunung dan Pagoda
22
Chapter 22 : Martial Progenitor
23
Chapter 23 : Merampok Murid
24
Chapter 24 : Dunia Mimpi!
25
Chapter 25 : Kembali Ke Sekte
26
Chapter 26 : Aula Pertemuan
27
Chapter 27 : Membahas Ras Mutasi
28
Chapter 28 : Kedatangan musuh!
29
Chapter 29 : Memborong bahan-bahan!
30
Chapter 30 : Pil Kuno
31
Chapter 31 : Terlepasnya Segel!
32
Chapter 32 : Keterkejutan
33
Chapter 33 : Menyelidiki orang Domain Atas
34
Chapter 34 : Pertandingan Persahabatan
35
Chapter 35 : Melatih Xiao Yueyin
36
Chapter 36 : Resident Evil
37
Chapter 37 : Sambutan Panas!
38
Chapter 38 : Kehancuran Markas Mutasi
39
Chapter 39 : Mengakui Kekuatan
40
Chapter 40 : Domain Atas
41
Chapter 41 : Bing Yun Heavenly Monarch
42
Chapter 42 : Kerjasama
43
Chapter 43 : Pertemuan Saint
44
Chapter 44 : Pembicaraan Serius
45
Chapter 45 : Perang (1)
46
Chapter 46 : Perang (2)
47
Chapter 47 : Perang (3)
48
Chapter 48 : Perang (End) Saint Dunia
49
Chapter 49 : Bumi
50
Chapter 50 : Universitas Yang Xi
51
Chapter 51 : Menampar Langsung
52
Chapter 52 : Pelatihan Militer
53
Chapter 53 : Pulau Kyushu
54
Chapter 54 : Rumah Pohon
55
Chapter 55 : Badai ditengah malam
56
Chapter 56 : Ekplorasi dan bertemu kelompok lain
57
Chapter 57 : Menyelesaikan 30 Hari
58
Chapter 58 : Kota
59
Chapter 59 : Handphone Lama
60
Chapter 60 : Kedatangan Titan
61
Chapter 61 : Hampir Ketahuan
62
Chapter 62 : Cao Cao
63
Chapter 63 : Sword Saint
64
Chapter 64 : Murid baru
65
Chapter 65 : Menyelesaikan masa pelatihan
66
Chapter 66 : Menemukan Penyesalan
67
Chapter 67 : Pertandingan Olahraga
68
Chapter 68 :
69
Chapter 69 :
70
Chapter 70 : Berakhir Penyesalan
71
Chapter 71 : Origin Realm
72
Chapter 72 : Kota Monster
73
Chapter 73 : Kemunculan Dewa Kuno
74
Chapter 74 : Rencana Mengacaukan Dunia
75
Chapter 75 : Pulau Kesembilan
76
Chapter 76 : Pertemuan
77
Chapter 77 : Rencana Yang Sempurna!
78
Chapter 78 : Dewa Monster
79
Chapter 79 : Perang (1)
80
Chapter 80 : Perang (2)
81
Chapter 81 : Perang (3)
82
Chapter 82 : Perang (4)
83
Chapter 83 : Perang (5)
84
Chapter 84 : Perang (End)
85
Chapter 85 : Perjalanan Waktu (1)
86
Chapter 86 : Perjalanan Waktu (End)
87
Pengumuman!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!