"Qin Chen melawan Zhu Taiping!"
Ia telah beristirahat selama beberapa menit mendapatkan kesempatan untuk menutup matanya. Sekarang, ia mendapatkan kesempatan untuk tampil ke atas panggung melawan orang-orang keluarga Chao!
Ia berada di atas panggung melihat rombongan keluarga Qin bersorak mendukungnya, ini membuat Qin Chen tersenyum puas, dan ia kembali melihat ke arah Chao Taiping.
"Qin Chen, kau kira aku akan takut denganmu? Jangan bercanda, aku akan membunuhmu disini dan memenangkan pertarungan ini menjadi murid Sekte Pedang Giok!"
Qin Chen sedikit memiringkan kepalanya, disaat tangan orang tua itu turun, Qin Chen langsung berada di hadapan Chao Taiping membuat semua orang tercengang dengan kecepatan Qin Chen, termasuk Tetua dari Sekte Pedang Giok!
"Bacot! Makan ini tangan tuan muda ini!"
Bugh!
Ia tersungkur kebawah menghantam altar tersebut hingga retak, semua orang tercengang tidak berkata-kata lagi! Qin Chen, tuan muda Qin dari keluarga Qin memenangkan pertarungan dengan sekali pukul!
"Pemenangnya adalah Qin Chen!"
"Horeee! Tuan muda memang terhebat, mengalahkan orang-orang keluarga Chao dengan sekali pukul!"
Tepukan tangan dimana-mana dan sorakan mereka terdengar, Qin Chen sedikit melihat Xiao Yueyin dan tersenyum kepadanya karena ia akan memberikanmu pertunjukan yang menarik.
"Terimakasih ... Terimakasih." Qin Chen tersenyum lalu melambaikan tangannya, karena melawan Body Tempering (3) seperti mempermainkan seekor semut di tangannya.
Ia turun, sedikit memberikan lidahnya keluar mengejek keluarga Chao,
"Selanjutnya, Chao Zureng melawan Qin Gureo!"
Pertarungan ke-22, dimana mereka berdua berada di atas altar pertarungan saling mengeluarkan senjata masing-masing. Chao Zureng begitu angkuh, ia menyombongkan dirinya didepan Xiao Yueyin mencari perhatiannya.
Qin Chen hanya tertawa terbahak-bahak melihat sikapnya benar-benar bodoh, karena mata Xiao Yueyin seperti melihat sampah di pembuangan.
'Tch! Setelah aku masuk kedalam Sekte Pedang Giok, aku tidak akan melepaskanmu dari pelukanku!'
Ia mengertak kesal melihat Xiao Yueyin begitu sombong, karena kekesalannya ia melampiaskan semua kepada Qin Gureo dan menembasnya hingga mati ditempat membuat seluruh keluarga Qin terkejut!
"Chao Zureng!"
Patriak Qin berteriak keras melihat salah satu orangnya mati di atas altar dibunuh oleh Chao Zureng!
"Patriak Qin, di atas altar itu adalah pertarungan hidup dan mati, siapapun dapat membunuh lawannya selama dia mempunyai kemampuan, termasuk putranya yang memiliki kemampuan untuk membunuh pecundang keluarga Qin!"
Chao Mureng berbicara disampingnya, ia menyombongkan dirinya karena memiliki putra yang kuat dan akan diterima menjadi murid Sekte Pedang Giok!
Gertakan kesal dan amarah di seluruh keluarga Qin terjadi, Qin Chen yang melihat itu tidak bergerak. Bagaimanapun, ia seorang tuan muda keluarga ini, dan kematian orangnya sama saja menyingungnya.
Sekian pertarungan sebelumnya tidak ada kematian, dan sekarang satu keluarga Qin dibunuh!
Chao Zureng lalu berbicara, "Didunia ini sampah akan selamanya menjadi sampah, aku memberikannya kematian agar tidak mempermalukan diri sendiri, bukankah begitu, Tuan Muda Qin Chen?!"
Mereka menoleh ke arah Qin Chen yang hanya melihatnya,
Qin Chen sedikit tersenyum, lalu berbicara membalasnya. "Kau benar tuan muda Chao, mereka yang sampah pantas untuk mati! Aku tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena dunia memang memandang yang kuat."
Ini membuat seluruh keluarga Qin marah dengan sikap Qin Chen, karena ia mendukung musuhnya dibandingkan keluarganya sendiri.
"Selanjutnya Qin Chen melawan Chao Zurei!"
Ia melangkah naik dengan sikapnya seperti biasa, melihat dihadapannya adalah adik Chao Zureng!
"Pertandingan dimulai!"
Chao Zurei melesat menyerang Qin Chen dengan pedangnya, dan secara mengejutkan Qin Chen berada di belakangnya dengan pedang ditangannya berlumuran darah dimana satu-persatu bagian tubuhnya berjatuhan layaknya hujan!
Tidak ada yang dapat mengedipkan matanya, karena Qin Chen membunuhnya begitu cepat sampai-sampai tidak dapat melihat bagaimana Chao Zurei dapat mati dengan mengenaskan seperti ini.
"Ah! Kau benar tuan muda Chao Zureng, sampah harus mati, dan di mataku Chao Zurei adalah sampah yang pantas untuk mati! Hahahaha!"
Ia tertawa dihadapan seluruh orang, dan keluarga Chao!
"Qin Chen!" Chao Mureng bersuara keras, ia kehilangan kendalinya dan melesat menarik pedangnya untuk membunuh Qin Chen dengan tangannya sendiri!
Sebelum pengawas bergerak menghentikan Chao Mureng, dan keluarganya yang hendak menyelamatkan. Qin Chen secara tiba-tiba berada di belakangnya dengan pedang menjulang tinggi ke langit.
"Sebelum memprovokasikan keluargaku, seharusnya kau sudah siap untuk konsekuensi yang akan diterima." Suara Qin Chen terdengar di seluruh aula kota.
Tanpa mempedulikan siapapun, dan muka para tetua di atas sana, Qin Chen mengayunkan pedangnya hingga membunuh Chao Mureng tepat didepan semua orang hingga menyebabkan aula tersebut terbelah menjadi dua bagian!
Beberapa murid keluarga Chao mati setelah dampak tersebut, dan Chao Zureng tidak berkutik dengan mata terbuka lebar tidak dapat membayangkan apapun selain melihat kematian ayahnya.
Tubuhnya terjatuh kebawah dengan darah dan bagian yang terpisah, Qin Chen melirik kebawah melihat Chao Zureng.
"Bahkan melihat kematian orang ini, kau tidak berani membalaskan dendam atas kematiannya! Kau adalah pecundang yang menjijikkan, mengandalkan nama keluarga untuk sombong, disaat orang ini mati, aku bahkan tidak berani melangkah!"
Ia turun dari langit menginjak tempat tersebut dan mengibaskan tangannya kesamping menghilangkan darah di pedangnya, lalu menyimpannya kembali ke dalam ruang penyimpanan sistem.
"Siapapun kalian, aku tidak peduli mau itu Sekte Pedang Giok ataupun apapun itu. Siapapun yang menyingungku, mereka akan mati!" Ia memberikan peringatan keras dengan seribu pedang di langit mendominasi membuat seluruh keluarga Chao ketakutan dan berlarian.
"Mati!"
Seribu pedang abadi melesat menembus tubuh mereka hingga membuat sebagian besar keluarga Chao terbantai dalam satu kali serangan.
Seluruh keluarga Qin tercengang melihat kekuatan Qin Chen!
Sebenarnya ia ingin menyembunyikan kekuatannya, namun melihat salah satu orangnya mati membuat Qin Chen melepaskan serangan masal membantai orang-orang keluarga Chao didepan kedua Tetua Sekte Pedang Giok!
"Hentikan Chen'er!" Ayahnya berteriak keras mencoba menghentikan Qin Chen yang membantai keluarga Chao dihadapan kedua Sekte Pedang Giok.
Qin Chen memberhentikan serangannya, dan meninggalkan orang-orang yang ketakutan melihat seluruh alun-alun di penuhi dengan darah dan daging.
Qin Chen bukan sombong, melainkan memberikan konsekuensi atas apa yang mereka perbuat!
"Seluruh keluarga Chao, tidak ada hari dimana mereka melihat matahari lagi, hari ini adalah penghakiman mereka!"
Ia melepaskan ribuan pedang ke langit seperti hujan menembus tubuh mereka hingga tidak menyisakan apapun selain daging dan darah. Pembalasan Qin Chen tidak hanya satu kematian, melainkan satu keluarga besar sebagai persembahannya.
Setelah semua itu, ia menurunkan tangannya dan menghela nafas seperti tidak pernah terjadi apapun. Dimatanya, mereka sama seperti sekumpulan monster yang tidak memiliki pikiran yang memangsa manusia.
Ia melangkah turun kebawah dan berdiri di hadapan Chao Zureng yang bertekuk lutut dihadapannya.
"Bahkan pecundang diluar sana memiliki keberanian untuk mengangkat pedangnya."
Setelah mengatakan itu, ia melangkah melewatinya dan seketika tubuhnya meledak berkeping-keping menjadi bubur daging!
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 87 Episodes
Comments
Hyoukai
bjir biasanya yang dibunuh anaknya dulu dan setelah beberapa paragraph bacot baru bapaknya, ini malah bapaknya dulu:v
2023-07-07
1
Han_
seru
2022-12-05
0
Edi Sudrajat
p
2022-10-25
0