Chapter 6 : Paus Primordial!

"Huft! Huft! Tadi itu pertarungan yang cukup sengit! Aku hampir kehilangan banyak darah karena serangan itu, tapi setidaknya aku dapat pulih sedikit demi sedikit." Qin Chen terengah-engah untuk bernafas setelah berhasil mengalahkan Demon Lord Singa Petir.

"Siapa kau sebenarnya? Tidak mungkin bagi bocah berusia 8 tahun memiliki kekuatan yang setara dengan Martial King! Bagaimanapun itu mustahil, bahkan aku sendiri masih berada di ranah Xiantian!"

Qin Chen melirik kesamping, melihat wanita itu yang terluka di bagian tangannya. "Nona, setiap orang memiliki rahasia masing-masing, aku berterimakasih padamu karena menolongku untuk memancing Demon Lord sebelumnya. Namun, menanyakan rahasia orang adalah tindakan yang tidak baik."

Wanita itu terdiam, ia salah kali ini, apa yang dikatakan bocah di hadapannya adalah benar. Menanyakan rahasia orang adalah tindakan yang tidak terpuji.

"Baiklah nona, karena kau telah menolongku sebelumnya, aku akan membalasnya, karena aku tidak ingin memiliki utang budi dengan orang lain."

Mendengar kesempatan ini, ia langsung menjawabnya. "Kalau begitu bantu aku, bantu aku mendapatkan senjata kuno di hutan monster ini."

Ia tidak mengetahui hal tersebut, senjata kuno? Mungkin senjata yang ditinggalkan oleh Immortal sebelumnya. "Baiklah, aku terima bantuan ini. Namun, setiap monster yang kita hadapi nantinya serahkan padaku, tidak ada yang boleh merebutnya."

"Baik!" Meski bingung, wanita itu menerimanya dengan lapang dada.

***

Kedalam hutan semakin banyak monster-monster kuat berkeliaran, dari monster di level Xiantian hingga Martial King. Di sebuah pegunungan yang tinggi dan besar, Qin Chen dan wanita itu tengah merangkak naik ke atas membahayakan diri mereka untuk sebuah senjata kuno.

"Nona, siapa namamu? Aku belum mengetahuinya dan sulit untuk berbicara tanpa mengetahui nama." Kata Qin Chen yang tengah merangkak naik ke atas gunung, karena mereka belum bisa terbang ke langit-langit.

"Xiao Yueyin!"

"Nama yang cantik, namaku Hao Chen!" Kata Qin Chen membalasnya, dan memperjelas agar Xiao Yueyin mengingatnya.

Hao Chen adalah nama samaran yang ia gunakan agar identitas dirinya tidak terbongkar di publik. Karena Qin Chen adalah tuan muda di keluarga Qin, sempat orang mengetahui bahwa tuan muda Qin telah memiliki Martial Soul, maka kota gunung naga akan gempar.

Dibawah situasi antara hidup dan mati, mereka berdua merangkak hingga mencapai puncak gunung.

"Apa ini puncak gunung es raksasa! Sungguh besar dan luas seolah-olah seperti daratan kedua di dunia!" Qin Chen tidak percaya bahwa gunung ini memiliki luas yang besar bisa menampung puluhan kota kecil di atasnya. "Sekarang, kemana kita akan pergi, nona Yueyin."

"Kearah timur, disana terdapat altar kuno yang membawa kita ke tempat senjata kuno berada. Didalam sana mungkin ada banyak monster-monster, apa kau yakin dapat melawan mereka sendiri."

"Serahkan padaku, aku mempunyai caraku sendiri untuk mengalahkan mereka."

Dalam hatinya, ini kesempatan yang bagus untuk meningkatkan level sambil membalas budi karena Qin Chen tidak ingin mempunyai hutang dengan orang lain.

Dibawah badai es yang mengamuk, monster burung es menyerang mereka berdua dipertengahan jalan.

Boom! Boom! Boom!

Ledakan tersebut membuat sebagian salju runtuh kebawah membekukan pepohonan dan sungai. Untungnya mereka dapat menghindar sehingga tidak terjadi masalah yang serius sekarang.

"Lightning Step!" Melangkah secepat awan tanpa meninggalkan bayangan, ia mendekati tebing tinggi untuk mencari ke burung es tersebut.

"Sky Thunder Sword!" Saat ia berteriak, ia mengayunkan pedangnya berputar membelahnya.

Slash!

[Memperoleh; 220 Exp.]

Ia membunuh Martial King (2) dengan sekali serangan, ini mengejutkan Xiao Yueyin yang merupakan master di ranah Xiantian (8) yang hendak mencapai lapisan ke-sembilan.

"Ada apa nona Yueyin?"

"Tidak apa-apa, hanya pemikiranku yang bingung melihatmu mengalahkan burung es di ranah Martial King dengan sekali serang. Aku sendiri belum tentu bisa mengalahkannya dengan sekali serang, namun kau mengalahkannya begitu saja."

"Itu karena pengalamanku lebih baik dibandingkanmu, kekuatan kita hampir sama namun pengalaman kita berbeda. Jadi jangan iri hati, karena cepat atau lambat kau akan berkembang menjadi lebih kuat dibandingkanku yang sekarang."

"Hahaha ... Mendengar dari seorang anak berusia 8 tahun lebih, aku seperti bayi yang baru lahir. Terimakasih atas dukungannya, aku akan berusaha lebih keras untuk melampauimu selama di gunung es ini."

"Ya, mendapatkan motivasi untuk berkembang tidak buruk. Jadikan aku sebagai motivasimu untuk berkembang, dan ingat aku sebagai rivalmu sehingga kau mendapatkan tujuan untuk bertambah kuat dan melampauiku yang sekarang."

"Baik."

Mereka berdua cukup bingung dengan situasi sekarang, dimana Qin Chen yang lebih muda malah memberikan pelajaran kepada yang lebih tua. Sedangkan yang lebih tua tidak memberikan apapun selain pengetahuan yang tidak Qin Chen ketahui.

Setelah bergerak ke timur selama beberapa jam, mereka tiba di altar kuno yang dibicarakan oleh Xiao Yueyin.

"Tunggu! Jangan bergerak dari sana, karena ada sesuatu yang aneh!" Qin Chen merasakan tempat ia berdiri sekarang cukup berbeda dengan tempat sebelumnya.

Saat ia membuka beberapa meter dibawah kakinya, terdapat sebuah kulit yang membentang luas. "Ini!" Xiao Yueyin langsung menutup mulutnya saat pertama kali melihat kulit tersebut.

"Nona Yueyin, apa kau tahu sesuatu tentang kulit ini? Beritahu aku sebelum keadaan buruk terjadi nantinya." Tanya Qin Chen yang penasaran dengan reaksi yang diberikan oleh Xiao Yueyin.

"Itu ... Itu adalah kulit Paus Primordial! Paus yang hidup di masa lalu dengan tubuh sebesar puluhan gunung, yang dapat menghancurkan kota besar dengan satu helaian nafasnya, karena itu ia diberikan gelar Mimpi Buruk Dunia."

"Paus Primordial? Sungguh nama yang aneh, namun kekuatan yang mendominasi. Kalau benar ini adalah paus yang kau bicarakan, maka dia sudah tertidur di dunia ini sangat lama hingga membuat tubuhnya menjadi gunung es."

Xiao Yueyin baru menyadari hal ini, dan altar tersebut mungkin terhubung dengan peninggalan yang pernah di telan oleh Paus Primordial ini. Memikirkan hal itu membuat Xiao Yueyin ragu untuk melanjutkan mengambil senjata kuno.

"Nona Yueyin, percayalah. Selama kamu mengambil langkah untuk senjata kuno, aku akan melindungimu sebagai balas budi. Jadi, jangan ragu-ragu untuk mengambil keputusan ini." Sahut Qin Chen memberikan dukungan kepadanya, karena Qin Chen memiliki maksud lain yaitu meningkatkan kekuatan sebelum mencapai usia 18 Tahun.

"Aku memilih untuk melanjutkan mengambil senjata kuno!" Katanya dengan tekad yang kuat membuat Qin Chen tersenyum puas karena melihat wanita yang hebat sepertinya.

Ia melangkah masuk kedalam altar dan secara mengejutkan altar tersebut menyala. Qin Chen masuk kedalam lingkaran itu dan menghilang meninggalkan dunia, mereka di teleportasi ke suatu tempat yang tidak diketahui oleh mereka berdua.

Sementara di tempat mereka sebelumnya, monster-monster berkumpul satu-persatu mendominasi masing-masing klan mereka menunggu Qin Chen dan wanita itu keluar dari reruntuhan kuno.

...

*Bersambung ...

Terpopuler

Comments

™DEWA•[PHOENIX]

™DEWA•[PHOENIX]

Gimana ceritanya Leviathan ada di sono😭

2022-10-19

0

Renaldi

Renaldi

lanjutan nya thor 👍👍👍

2022-10-17

0

Edi Sudrajat

Edi Sudrajat

lanjut

2022-10-16

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Kelahiran Kembali
2 Chapter 2 : Meningkatkan Kekuatan (1)
3 Chapter 3 : Hutan Monster (2)
4 Chapter 4 : Purple Fire Lotus (3)
5 Chapter 5 : Mengalahkan Demon Lord Singa Petir! (4)
6 Chapter 6 : Paus Primordial!
7 Chapter 7 : Reruntuhan Kuno
8 Chapter 8 : Kesengsaraan Martial King!
9 Chapter 9 : Martial Ancestor!
10 Chapter 10 : Perpisahan (Awal dari segalanya)
11 Chapter 11 : Kebangkitan Martial Soul!
12 Chapter 12 : Menyuling Pil!
13 Chapter 13 : Perekrutan Murid
14 Chapter 14 : Pembantai Masal!
15 Chapter 15 : Pengakuan
16 Chapter 16 : Seorang Mutasi
17 Chapter 17 : Interograsi!
18 Chapter 18 : Sekte Pedang Giok!
19 Chapter 19 : Paviliun Pengetahuan
20 Chapter 20 : Pulau Kematian
21 Chapter 21 : Puncak Gunung dan Pagoda
22 Chapter 22 : Martial Progenitor
23 Chapter 23 : Merampok Murid
24 Chapter 24 : Dunia Mimpi!
25 Chapter 25 : Kembali Ke Sekte
26 Chapter 26 : Aula Pertemuan
27 Chapter 27 : Membahas Ras Mutasi
28 Chapter 28 : Kedatangan musuh!
29 Chapter 29 : Memborong bahan-bahan!
30 Chapter 30 : Pil Kuno
31 Chapter 31 : Terlepasnya Segel!
32 Chapter 32 : Keterkejutan
33 Chapter 33 : Menyelidiki orang Domain Atas
34 Chapter 34 : Pertandingan Persahabatan
35 Chapter 35 : Melatih Xiao Yueyin
36 Chapter 36 : Resident Evil
37 Chapter 37 : Sambutan Panas!
38 Chapter 38 : Kehancuran Markas Mutasi
39 Chapter 39 : Mengakui Kekuatan
40 Chapter 40 : Domain Atas
41 Chapter 41 : Bing Yun Heavenly Monarch
42 Chapter 42 : Kerjasama
43 Chapter 43 : Pertemuan Saint
44 Chapter 44 : Pembicaraan Serius
45 Chapter 45 : Perang (1)
46 Chapter 46 : Perang (2)
47 Chapter 47 : Perang (3)
48 Chapter 48 : Perang (End) Saint Dunia
49 Chapter 49 : Bumi
50 Chapter 50 : Universitas Yang Xi
51 Chapter 51 : Menampar Langsung
52 Chapter 52 : Pelatihan Militer
53 Chapter 53 : Pulau Kyushu
54 Chapter 54 : Rumah Pohon
55 Chapter 55 : Badai ditengah malam
56 Chapter 56 : Ekplorasi dan bertemu kelompok lain
57 Chapter 57 : Menyelesaikan 30 Hari
58 Chapter 58 : Kota
59 Chapter 59 : Handphone Lama
60 Chapter 60 : Kedatangan Titan
61 Chapter 61 : Hampir Ketahuan
62 Chapter 62 : Cao Cao
63 Chapter 63 : Sword Saint
64 Chapter 64 : Murid baru
65 Chapter 65 : Menyelesaikan masa pelatihan
66 Chapter 66 : Menemukan Penyesalan
67 Chapter 67 : Pertandingan Olahraga
68 Chapter 68 :
69 Chapter 69 :
70 Chapter 70 : Berakhir Penyesalan
71 Chapter 71 : Origin Realm
72 Chapter 72 : Kota Monster
73 Chapter 73 : Kemunculan Dewa Kuno
74 Chapter 74 : Rencana Mengacaukan Dunia
75 Chapter 75 : Pulau Kesembilan
76 Chapter 76 : Pertemuan
77 Chapter 77 : Rencana Yang Sempurna!
78 Chapter 78 : Dewa Monster
79 Chapter 79 : Perang (1)
80 Chapter 80 : Perang (2)
81 Chapter 81 : Perang (3)
82 Chapter 82 : Perang (4)
83 Chapter 83 : Perang (5)
84 Chapter 84 : Perang (End)
85 Chapter 85 : Perjalanan Waktu (1)
86 Chapter 86 : Perjalanan Waktu (End)
87 Pengumuman!
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Chapter 1 : Kelahiran Kembali
2
Chapter 2 : Meningkatkan Kekuatan (1)
3
Chapter 3 : Hutan Monster (2)
4
Chapter 4 : Purple Fire Lotus (3)
5
Chapter 5 : Mengalahkan Demon Lord Singa Petir! (4)
6
Chapter 6 : Paus Primordial!
7
Chapter 7 : Reruntuhan Kuno
8
Chapter 8 : Kesengsaraan Martial King!
9
Chapter 9 : Martial Ancestor!
10
Chapter 10 : Perpisahan (Awal dari segalanya)
11
Chapter 11 : Kebangkitan Martial Soul!
12
Chapter 12 : Menyuling Pil!
13
Chapter 13 : Perekrutan Murid
14
Chapter 14 : Pembantai Masal!
15
Chapter 15 : Pengakuan
16
Chapter 16 : Seorang Mutasi
17
Chapter 17 : Interograsi!
18
Chapter 18 : Sekte Pedang Giok!
19
Chapter 19 : Paviliun Pengetahuan
20
Chapter 20 : Pulau Kematian
21
Chapter 21 : Puncak Gunung dan Pagoda
22
Chapter 22 : Martial Progenitor
23
Chapter 23 : Merampok Murid
24
Chapter 24 : Dunia Mimpi!
25
Chapter 25 : Kembali Ke Sekte
26
Chapter 26 : Aula Pertemuan
27
Chapter 27 : Membahas Ras Mutasi
28
Chapter 28 : Kedatangan musuh!
29
Chapter 29 : Memborong bahan-bahan!
30
Chapter 30 : Pil Kuno
31
Chapter 31 : Terlepasnya Segel!
32
Chapter 32 : Keterkejutan
33
Chapter 33 : Menyelidiki orang Domain Atas
34
Chapter 34 : Pertandingan Persahabatan
35
Chapter 35 : Melatih Xiao Yueyin
36
Chapter 36 : Resident Evil
37
Chapter 37 : Sambutan Panas!
38
Chapter 38 : Kehancuran Markas Mutasi
39
Chapter 39 : Mengakui Kekuatan
40
Chapter 40 : Domain Atas
41
Chapter 41 : Bing Yun Heavenly Monarch
42
Chapter 42 : Kerjasama
43
Chapter 43 : Pertemuan Saint
44
Chapter 44 : Pembicaraan Serius
45
Chapter 45 : Perang (1)
46
Chapter 46 : Perang (2)
47
Chapter 47 : Perang (3)
48
Chapter 48 : Perang (End) Saint Dunia
49
Chapter 49 : Bumi
50
Chapter 50 : Universitas Yang Xi
51
Chapter 51 : Menampar Langsung
52
Chapter 52 : Pelatihan Militer
53
Chapter 53 : Pulau Kyushu
54
Chapter 54 : Rumah Pohon
55
Chapter 55 : Badai ditengah malam
56
Chapter 56 : Ekplorasi dan bertemu kelompok lain
57
Chapter 57 : Menyelesaikan 30 Hari
58
Chapter 58 : Kota
59
Chapter 59 : Handphone Lama
60
Chapter 60 : Kedatangan Titan
61
Chapter 61 : Hampir Ketahuan
62
Chapter 62 : Cao Cao
63
Chapter 63 : Sword Saint
64
Chapter 64 : Murid baru
65
Chapter 65 : Menyelesaikan masa pelatihan
66
Chapter 66 : Menemukan Penyesalan
67
Chapter 67 : Pertandingan Olahraga
68
Chapter 68 :
69
Chapter 69 :
70
Chapter 70 : Berakhir Penyesalan
71
Chapter 71 : Origin Realm
72
Chapter 72 : Kota Monster
73
Chapter 73 : Kemunculan Dewa Kuno
74
Chapter 74 : Rencana Mengacaukan Dunia
75
Chapter 75 : Pulau Kesembilan
76
Chapter 76 : Pertemuan
77
Chapter 77 : Rencana Yang Sempurna!
78
Chapter 78 : Dewa Monster
79
Chapter 79 : Perang (1)
80
Chapter 80 : Perang (2)
81
Chapter 81 : Perang (3)
82
Chapter 82 : Perang (4)
83
Chapter 83 : Perang (5)
84
Chapter 84 : Perang (End)
85
Chapter 85 : Perjalanan Waktu (1)
86
Chapter 86 : Perjalanan Waktu (End)
87
Pengumuman!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!