Pagi hari pun kembali menyapa, saat ini Aira pun berniat untuk membangunkan Saif untuk pergi ke kantor.
''Mas, kamu udah bangun belum??. Ini udah siang takutnya kamu nanti terlambat untuk pergi ke kantor.'' ucap Aira yang saat ini berdiri di depan pintu kamar Saif dengan memanggil Saif agar segera bangun.
Tapi dari dalam kamarnya sama sekali tidak terdengar apapun, jadi Aira pun memberanikan diri untuk membuka pintu kamarnya dan betapa terkejutnya Aira saat dia melihat bagaimana saat ini Saif dengan wanita lain sedang berpelukan di atas ranjang. Aira pun langsung menutup kembali pintunya dengan menahan air matanya agar tidak terjatuh.
Sakit rasanya saat melihat bagaimana suaminya sendiri bersama dengan wanita lain di depan dirinya secara terang terangan. Bahkan Saif pun sama sekali tidak memikirkan tentang perasaan Aira saat ini karena yang ada dipikiran Saif hanya lah rasa dendam akan perlakuan Aira di masa lalu. Aira pun langsung mengusap air matanya yang kini jatuh tanpa bisa ia cegah, dia akhirnya memutuskan untuk kembali ke bawah dengan menyiapkan sarapan untuk Saif.
Sebenarnya lelah bagi Aira untuk bertahan di sebuah pernikahan yang menyakitkan ini. Tapi Aira masih ingin membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah dan sama sekali tidak melakukan dosa di masa lalu, Aira masih berharap bahwa Saif akan memaafkan dirinya.
''Aira, bertahanlah. Kamu harus yakin bahwa kamu bisa membuktikan bahwa kamu sama sekali tidak bersalah dan Mas Saif bisa memaafkan kamu dan kalian berdua akan kembali bersama seperti dulu.'' ucap Aira dengan berusaha untuk menenangkan dirinya saat melihat bagaimana sikap Saif padanya.
Setelah beberapa menit kini Saif pun turun dari atas dan menuju ke arah Aira yang saat ini tengah mempersiapkan sarapan untuk Saif.
''Kamu ini sengaja ya mau bikin aku terlambat masuk kerja, udah jam segini kamu masih belum bangunin aku, Hah!!'' bentak Saif yang saat itu baru saja keluar dari kamarnya dan menuju ke ruangan makan untuk menemui Aira yang saat ini tengah mempersiapkan sarapan untuk dirinya.
Aira pun hanya diam dan tidak terlalu peduli dengan apa yang amarah Saif padanya. Entah mengapa hati Aira terlalu sakit saat dia mengingat bagaimana sikap Saif padanya yang sering membawa wanita wanita malam ke rumahnya.
''Aku sudah membangunkan kamu, tapi kamu saja yang terlalu asik bersama dengan wanita sehingga kamu tidak mendengar panggilan aku.'' jawab Aira dengan nada cueknya tanpa menatap kearah Saif.
''Oh jadi kamu menyalahkan aku, hah??. Heh, wanita sok suci aku melakukan semua juga gara gara kamu. Jika saja kamu tidak mengkhianati aku dulu maka aku juga tidak akan pernah bersama wanita wanita itu. Kau yang menyebabkan aku menjadi seperti ini, Aira!!'' bentak Saif kepada Aira dengan membahas kejadian di masa lalu.
Aira pun menatap tajam kearah Saif yang selalu mengalahkan dirinya dari setiap masalah.
''Mas!!. Kenapa kamu selalu menyalahkan aku di setiap masalah??, jika penyebab dari sikap buruk mu ini terhadap aku adalah kesalahan dari aku sendiri, lalu bagaimana dengan kamu??. Kamu bahkan tidak pernah mendengarkan penjelasan aku, kau juga tidak memberikan aku kesempatan untuk membuktikan bahwa aku masih suci. Kau langsung menuduh aku dan membalas dengan perlakuan buruk mu ini padaku. Kau sangat kejam, dan sekarang kau masih menyalahkan aku dalam masalah ini. Kau meragukan kesucianku sedangkan kamu sama sekali belum menyentuhku. Kau benar benar egois!!'' ucap Aira dengan amarah yang membuncah dan dia pun mengungkapkan semua tentang apa yang saat ini dia rasakan kepada Saif.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 124 Episodes
Comments
SRI HANDAYANI
bojo modelan koyok ngono tinggalen ae rek...🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
2024-04-27
1
Meta Lia
wooooooow
2023-06-25
0
safik🆘𝕱𝖘 ᶯᵗ⃝🐍
lakik kegitu gak pantes dpt kesuciannmu ai
2023-02-01
0