Selena menggelengkan kepala, meminta supaya psikiater itu tidak meninggalkannya berdua dengan Brandon. Tapi, tidak dikabulkan dan Natasha tetap keluar. Di saat itu, ia enggan menatap pria yang duduk di hadapannya. Bahkan tidak tahu harus melakukan apa.
“Aku sudah membatalkan pernikahanku dengan Alceena,” ucap Brandon. Dia mencoba membuka sebuah topik pembicaraan supaya suasana tidak sunyi dan ada interaksi antara mereka berdua.
Tentu saja Selena terkejut dengan berita tersebut. Dia sampai membulatkan mata dan menggerakkan kepala ke arah Brandon. “Kenapa?”
“Karena aku akan bertanggung jawab padamu. Bagaimana bisa hidupku tenang kalau membiarkan kau menanggung semuanya sendiri,” jelas Brandon. Selagi Selena berani menatapnya, maka ia mencoba untuk memberikan sorot mata yang penuh rasa penyesalan.
Kepala Selena menggeleng pelan. “Bukan itu yang aku tanyakan. Tapi, kenapa kau tega membatalkan pernikahan dengan Alceena? Dia mencintaimu, pasti hatinya hancur saat ini.” Bukannya senang, justru tangisan yang keluar dari bibir dan kedua bola matanya.
Hati Brandon terasa berdesir. Entah terbuat dari apa perasaan Selena sampai dalam kondisi seperti ini pun masih memikirkan adik tiri dibanding diri sendiri. “Lantas, bagaimana dengan hatimu? Apa kau akan baik-baik saja melihatku menikah dengan dia?”
Bukannya mendapatkan jawaban, Brandon justru mendapatkan lemparan dari bantal yang ada di sofa.
“Kau jahat, Brandon!” teriak Selena.
“Ya, aku memang seperti itu, setidaknya maksudku baik.”
“Tega kau menyakiti perasaan adikku!” Tubuh Selena merosot ke bawah. Dia meringkuk dengan menangis kencang. Kali ini bukan histeris karena ketakutan pada Brandon, tapi rasa marah pada pria itu yang seenaknya mengambil keputusan.
Brandon bingung harus melakukan apa untuk menenangkan. Ia memberanikan diri beranjak dari sofa dan mengayunkan kaki mendekati Selena. Tak tahu apakah wanita itu mau menerima apa yang hendak dilakukan dirinya, tapi coba sajalah.
Brandon berjongkok di hadapan Selena dan memeluk wanita itu. “Berhentilah memikirkan perasaan orang lain, kau juga butuh diperhatikan,” bisiknya.
Tapi, Selena memberontak, memukuli dada Brandon supaya melepaskan pelukan yang semakin menyesakkan. “Sebagai seorang kakak, aku harus melindungi adik-adikku!” tegasnya mengatakan kenapa dia sangat memperdulikan perasaan Alceena.
“Lalu, siapa yang akan melindungimu? Tidak ada, bukan? Maka, izinkan aku bertanggung jawab padamu. Aku berjanji tidak akan mengulangi seperti kejadian malam itu.” Brandon masih tetap mempertahankan posisi memeluk Selena walaupun wanita itu memberontak.
Selena tidak memiliki jawaban dari pertanyaan tersebut. Dia membisu hingga akhirnya lelah sendiri setelah menangis.
Dari kejauhan, Natasha sejak tadi mengamati interaksi pasiennya. Dia segera mendekat ketika melihat Selena nampak lemas.
“Bawa dia ke kamar!” perintah Natasha pada Brandon.
“Hm.” Brandon menggendong tubuh kurus yang sudah dia koyak habis area kelembutan wanita itu, membawa Selena ke dalam kamar.
Merebahkan secara perlahan di ranjang empuk, Brandon tak langsung meninggalkan Selena sendirian. Dia duduk di tepi dengan mengusap ujung kepala wanita itu. “Apa kau akan membenciku setelah ini? Ku harap tidak.”
Brandon tahu kalau tak akan ditanggapi, tapi ia tetap mengoceh. “Aku tahu kalau selama ini kau menyembunyikan perasaanmu. Mulai sekarang, akan ku coba membuka hati untukmu, bukan sebatas teman lagi. Semoga kau bisa menerima keputusanku.”
Sebelum keluar, Brandon meninggalkan sebuah kecupan di kening Selena. Entah itu sebagai tanda kasih sayang atau rasa bersalah. Masih belum nampak jelas.
Selena tidak benar-benar tidur. Dia hanya ingin mengakhiri pembicaraan dengan Brandon menggunakan cara pura-pura terkapar akibat rasa lelah. Setelah mendengar suara pintu tertutup, kedua bola mata terbuka lebar. Dia bisa menangkap semua yang diucapkan oleh Brandon.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
jadi serba salah.... tapi baguslah kalau Brandon mau tanggungjawab
2024-01-21
0
Puji Rahayu
gk twnya selena menderita bgt.
pdhl d crita ceena dh buruk sangka ma selena kira..dy kakak tiri yg jahara...
salah paham kn...???
isin akoh...🙈🙈🙈
2023-12-05
0
Rifa Endro
semoga kamu bisa menerima Brandon, Selena.
2023-07-20
0