Part 9

“Tolong jangan terlalu kasar saat bermain bersama istri Anda, Tuan. Akibat melakukan hubungan badan yang tidak lembut, membuat pasien mengalami pendarahan, bagian labia sobek dan saluran antara leher rahim dengan alat vitalnya mengalami luka. Beruntung bukan rahim yang rusak. Jadi, lain kali lebih hati-hati. Bersemangat boleh, tapi jangan sampai melukai pasangan sendiri.” Dokter itu menjelaskan dengan pelan supaya orang yang sedang diajak bicara bisa mencerna dengan baik.

Brandon menghela napas kasar. Dia tak menyangka kalau efek dicekoki ekstasi bisa membuat sefatal ini. “Baik, Dok. Akan selalu ku ingat, mungkin karena pertama kali jadi membuatku sangat bergairah.”

“Iya, saya paham. Untuk saat ini, biarkan pasien rawat inap sampai kondisi benar-benar pulih. Selama masa penyembuhan, tolong jangan mengajak istri Anda untuk berhubungan badan.”

Brandon mengangguk. “Berikan layanan terbaik dan kamar yang bagus untuk dia.”

“Silahkan selesaikan administrasi terlebih dahulu, setelah itu akan kami pindahkan istri Anda ke ruang rawat.”

“Ya.” Brandon segera berdiri. Mengayunkan kaki keluar dari ruangan dokter.

Pria itu berdiri di depan meja yang setinggi dada orang dewasa, tempat biasa orang mendaftar dan menyelesaikan administrasi pasien. Setelah memberitahukan maksud tujuan, dia diberikan formulir untuk diisi.

Pertemanan yang dekat dan sudah lama terjalin, membuat Brandon tahu betul tentang data diri Selena. Jadi, ia tidak perlu bertanya pada keluarga yang bersangkutan.

“Kamar VVIP masih tersedia, ‘kan?” tanya Brandon.

“Masih, Tuan.”

“Oke.” Brandon memilihkan yang terbaik untuk Selena. Mungkin tak akan sebanding dengan apa yang sudah dia ambil. Tapi, mau bagaimana lagi kalau semua sudah terjadi. Menyesal itu pasti, namun waktu juga tak bisa diulang. Sehingga yang bisa dilakukan saat ini hanya merawat wanita yang sudah dinodai bahkan sampai masuk rumah sakit.

Brandon kembali lagi ke IGD, berdiri tak tenang di luar pintu. Menunggu brankar Selena didorong keluar untuk dipindahkan ke ruang rawat.

Hingga akhirnya pintu pun nampak terbuka lebar. Brandon mengikuti di belakang perawat yang membawa Selena. “Andai aku tak membuat pesta itu, pasti tak akan terjadi peristiwa seperti ini,” gumamnya menatap nanar ke arah wanita yang masih nampak pucat.

Brandon mengucapkan terima kasih pada dua perawat yang memindahkan Selena ke ruang VVIP tiga. Ia langsung mengambil duduk di kursi samping ranjang pasien.

“Maafkan aku, Selena, sudah membuatmu terkapar lemas.” Brandon menitikan air mata. Itu bukti rasa penyesalannya. Tangan kekar itu mengusap kening wanita yang enggan membuka mata.

Miris rasanya melihat korbannya seperti itu. Apa lagi ini adalah calon kakak iparnya. Tangan kanan dan kiri Selena tertancap jarum, satu infus, sebelah lagi darah.

Brandon terus menundukkan kepala. Ia sedang berpikir bagaimana cara untuk menjelaskan ini semua pada Selena ketika wanita itu sudah bangun.

“Apa aku termasuk berselingkuh dengan calon iparku? Tapi semua bukan di bawah kendali akal sehatku,” gumam Brandon. Ah ... pusing rasanya memikirkan masalah ini. Dia mencintai Alceena, bahkan menikah dengan kekasihnya adalah impian sejak lama. “Haruskah aku merelakan semuanya?”

Terus menghela napas panjang dan dilepaskan perlahan, Brandon memikirkan jalan mana yang perlu ditempuh. Antara mempertahankan cintanya atau rasa tanggung jawab yang harus dilakukan demi menghilangkan rasa bersalah.

Selama berjam-jam Brandon duduk tak tenang. Sampai akhirnya melihat kalau Selena mulai mengerjapkan mata.

Terpopuler

Comments

Rita Astutik

Rita Astutik

brandon merasa bersalah kah????¿¿???

2024-02-20

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

lebih baik kau tanggungjawab kepada Selena karna itu hasil perbuatan mu...... walaupun harus tidak jadi menikah dengan Alceena

2024-01-21

1

sherly

sherly

aku justru blm baca kisah alceena dr sekian banyak novelmu itu yg aku lewatkan Krn babnya banyak Thor.. ternyata ini kisah yg berkaitan.. HBS dr sini aku akan ke kisah alceena... hahahahha

2023-05-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!