Brandon ingin makan terlebih dahulu sebelum melangsungkan party bersama teman-temannya. Dia berjalan ke lounge yang ada di hotel tempatnya menginap. Di sana juga akan menjadi tempat pesta karena ada club malam tersembunyi di basement, hanya member yang bisa masuk.
Kebetulan sekali, Brandon melihat dua calon iparnya sedang makan di sana. Daripada duduk sendirian, lebih baik bergabung saja. “Boleh aku join?”
Pertanyaan itu membuat Selena dan Aldrich menatap ke arah Brandon. “Silahkan.”
Brandon duduk di samping Aldrich, dia dapat melihat wajah Selena, bisa dibilang kalau dahulu mereka teman dekat sebelum akhirnya ia memutuskan untuk menjalin kasih dengan adik tiri wanita itu.
“Kebetulan sekali kalian di sini, tadinya aku sedang menunggu kabar dari Alceena yang akan mengirim lokasi kalian menginap,” ucap Brandon membuka pembicaraan. Memang sesantai itu mereka karena merasa sudah dekat dan lama kenal.
“Aku menginap di sini, kau mencari kami?” tanya Selena. Tatapan matanya dari dahulu sampai sekarang tidak pernah berubah. Ada rasa yang berusaha disembunyikan.
Jangan harap berteman dalam kurun waktu lama tidak menimbulkan perasaan apa pun, jelas saja ada sesuatu yang berbeda di hati Selena Eisten. Ya, dia mencintai Brandon Brooks. Tapi, berusaha untuk sadar kalau pria itu adalah calon suami adiknya. Maka, ia lebih baik menutupi perasaan tersebut.
Mungkin memang takdir tidak berpihak pada Selena, dia yang mengenalkan Brandon dengan seluruh anggota keluarganya karena dahulu sedekat itu hubungan pertemanan mereka. Ternyata, pria itu justru jatuh cinta dengan salah satu adik tirinya.
“Ya, aku tahu dari Alceena kalau kalian sedang berada di Munich, dan dia merekomendasikan untuk mengajak kalian ikut pesta yang aku buat,” jelas Brandon. Makanannya baru saja datang sehingga berbincang sembari mengisi perut.
Berbeda dengan tatapan mata Selena, Brandon justru nampak sorot yang berbinar. Tentu karena tiga minggu lagi akan menikah bersama wanita yang dicintai dan didambakan oleh banyak pria.
“Pesta apa?” Aldrich mulai masuk ke dalam perbincangan tersebut.
“Untuk melepas masa lajangku.”
“Sepertinya aku tak bisa datang, malam ini ada pertemuan dengan klien.” Aldrich langsung menolak saat itu juga karena sudah memiliki agenda.
Dan mata Brandon jadi menatap ke arah Selena. “Kalau kau? Mau ikut atau tidak?”
Selena menimbang untuk sesaat. Dia tidak memiliki agenda apa pun, tapi tak enak juga dengan adik tirinya kalau berpesta dengan calon ipar sendiri.
Kepala Selena menggeleng karena ia lebih memikirkan perasaan adik. “Sepertinya tak bisa.”
“Kenapa? Kau ada agenda juga?”
“Tidak, menjaga perasaan Alceena.”
“Justru dia yang memberikan rekomendasi untuk mengajak kalian pesta selagi di Munich. Datang saja, lokasinya di basement hotel ini, ada club malam tersembunyi.”
Akhirnya kepala Selena pun mengangguk setuju. Hanya pesta, tidak lebih. Dia akan menjaga sikap untuk tak melukai hati adiknya.
Brandon pun segera menghabiskan makannya, melihat jam yang sudah menunjukkan pukul tujuh malam. “Kau mau ke tempat pesta bersama aku atau menyusul? Sepertinya teman-temanku sudah sampai sana,” ajaknya pada Selena.
“Bersamamu saja.” Selena berpamitan dengan Aldrich. Dia mengikuti langkah kaki Brandon yang mengayun lebar. Sementara dirinya sedikit di belakang pria itu, menatap punggung yang dahulu selalu menjadi sandaran meskipun sebatas teman.
‘Kau hanya bisa ku pandang tanpa dimiliki, sepertinya aku harus belajar untuk berhenti menaruh rasa pada calon suami adikku,’ gumam Selena dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
Rita Astutik
cinta terpendam selena
2024-02-20
0
Yunerty Blessa
kasian Selena mencintai tapi harus dalam hati..
2024-01-21
0
Rifa Endro
aku sedikit amnesia dg mereka ya ???
2023-07-19
1