Byurr..
Sky menarik tangan Freya dan membawanya naik ke atas. Sampai di atas Sky menekan dada Freya dengan kedua tangannya. Membuka mulut Freya dan menyatukan bibirnya pada bibir Freya. Hingga berulang kali, Sky melakukan itu.
Penjaga yang mengejar Freya tadi langsung ketakutan. Mereka berpikir jika mereka telah melakukan kesalahan pada wanita yang di bawa tuannya ke mension. Ya mereka harus bersiap saat tuannya marah dengan mereka. Bukan hanya marah lalu memukul mereka, bisa saja nyawa mereka melayang saat Ausky Luis marah kali ini. Sudah banyak penjaga yang mati di tangan Sky saat pria itu marah.
"Ku mohon bangunlah, " Ucapnya sambil meneouk pipi Freya, masih belum mendapatkan respon dari Freya Sky menundukan wajahnya kembali menyatukan bibir mereka dan memberikan nafas buatan. Hingga tak lama kemudian Freya terbatuk dan memuntahkan air dari dalam perutnya.
Uhuk Uhukk
Cup...
"Sayang ku_"
Sky menutup bibirnya kembali saat sadar siapa wanita di depannya. Apalagi dia baru saja memanggil Freya dengan sebutan sayang.
Sedangkan Freya hanya diam saja saat Sky memanggilnya sayang. Freya tau jika bukan dirinya yang di panggil sayang oleh Sky melainkan wanita lain. Apalagi saat melihat wajah Sky.
"Aku tak ingin rugi jika kau mati begitu saja." Tukas Sky kemudian berdiri berrbalik dan pergi meninggalkan Freya di pinggir kolam. Sky melangkah lebar kembali lagi ke kamarnya. Wajahnya mengeras dan tangannya terkepal, saat sadar apa yang baru saja ia lakukan untuk menolong Freya. Terlebih dia baru saja memanggilnya dengan sebutan sayang.
Sedangkan penjaga dan pelayan yang melihat tuannya pergi hanya berani menundukkan wajahnya.
*
Sampai di kamarnya Sky masuk ke dalam kamar mandi dan mengguyur tubuhnya lengkap dengan pakaian yang menempel di tubuhnya. Entah apa yang Sky rasakan saat mencium bibir Freya.
"Brengsek.. "
Ya kejadian seperti ini mengingatkan Sky dengan Elvira saat Elvira jatuh ke laut. Dan Sky masih berpikir jika wanita yang jatuh ke dalam air tadi adalah Elvira. Sampai kapan bayang bayang Elvira hilang dari kepalanya.
Sedangkan Freya yang melihat punggung lebar Sky menjauh hanya menatapnya saja. Freya tak tau apa terjadi dengan pria itu. Yang jelas jika pria itu memanggilnya sayang bukan padanya, melainkan dengan wanita lain, mungkin saja kekasihnya atau istrinya. Selama ini Freya memang tak tau kehidupan orang lain yang ia tau ia harus bekerja untuk biaya hidupnya dan tak tau dengan kehidupan orang lain. Apalagi pewaris tunggal Romanov, Freya sama sekali tak tau.
Tak lama seorang pelayan datang mendekati Freya dan meminta Freya mengikutinya. Freya hanya bisa pasrah saat mereka kembali membawanya ke kamar sebelumnya. Dia pikir ia bisa keluar dari mension mewah ini dan berlari pulang. Tapi ternyata semua itu tak mudah dan dia juga justru berakhir jatuh ke dalam kolam.
*
Prang...
Calvin menundukkan wajahnya saat sebuah botol wine termahal di dunia melayang di udara, dan hampir saja mengenai wajahnya. Calvin tak tau apa yang di inginkan tuannya. Kenapa tuannya mengamuk padanya dan dia tak tau. Memang Calvin tak tau kejadian tadi, itu sebabnya Calvin sama sekali tak tau kenapa tuannya marah padanya. Dan apa alasannya.
"Siapkan pernikahanku dua hari lagi."
Calvin mendongak mendengar perkataan tuannya. Pernikahan, tuannya akan menikah dua hari lagi dengan siapa. Apa dia sudah melewatkan sesuatu tantang tuannya.
"Apa kau dengar Calvin," Teriak Sky saat melihat Calvin tak menjawabnya. Emosi saat di kolam renang tadi menjadikan Calvin sasaran empuk oleh Sky.
Bug.. Bug...
Brakk..
Calvin shock yang tak tau apa salahnya, tiba-tiba saja tuannya memukulnya membabi buta. Apalagi tuannya memukulnya juga tak tanggung tanggung. Ada apa ini?
Sky mendekati Calvin dan menarik kerah kemeja Calvin dan menatap tajam padanya. Calvin yang shock semakin bertambah bingung. Dia tak tau apa kesalahan kali ini.
"Apa kau mendengarnya Calvin." Geram Sky.
"Iya tuan saya mendengarnya." Jawab Calvin menundukan wajahnya. Tatapan tajam mata tuannya benar-benar seperti ingin membunuh Calvin. Mendengar jawaban Calvin, Sky melepaskan kerah kemeja Calvin dan berdiri melangkah mengambil wine kembali dan membukanya. Tak perduli dengan kebingungan Calvin tentangnya.
"Keluar.. "
Calvin berdiri dan keluar dari kamar tuannya, jangan sampai tuannya kembali lagi memukulnya. Padahal Calvin tak tau apa permasalahannya dana apa salahnya.
Sampai di luar Calvin mengutuk Sky yang memukulnya. Calvin benar-benar tak tau kenapa tuannya marah padanya dan apa salahnya. Calvin merasa jika tuannya sangat sensitif belakangan ini dan Calvin tak tau tentang apa. Jika tentang nona Elvira l, biasanya tuannya hanya melampiaskan dengan mencari wanita dan bercinta dengan mereka, tapi yang ini Calvin tak tau.
Sky berjalan ke arah balkon kamarnya dan duduk di kursi panjang. Entah apa yang Sky pikirkan kenapa dia tiba-tiba setuju dengan permintaan Freya. Gadis yang di belinya kemarin malam. Kejadian di kolam renang barusan sungguh mengingatkan Sky pada Elvira. Lalu apa hubungannya dengan Freya, kenapa dia bisa menyetujui begitu saja dan bersedia menikahi wanita itu.
Hingga pagi menjelang Sky sama sekali tak memejamkan matanya. Duduk temenung di temani angin malam, memikirkan apa yang baru saja ia perintahkan pada Calvin. Menikah, dengan wanita yang di belinya. Apa Dia sudah gila ingin menikahi gadis itu.
"Kau akan lihat bagaimana pernikahan yang kau inginkan nona."
.
..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments
Tukz Kambey
lanjutttttt thorrr
2022-10-12
1
mur ciyu...ah
sky kena lo...km bakal bucin abisss...bahkan bisa ngelupain el....
2022-10-12
1
Zahro Unafista
aku menunggu kebucinanmu sky
2022-10-12
0