Freya tak tau, Kikan akan membawanya kemana. Saat ini, mereka berada di dalam mobil taksi. Freya melirik Kikan di sampingnya. Dalam hati, Freya bertanya-tanya, dari mana Kikan mendapatkan uang untuk mengajaknya pergi.
Freya mengira, Kikan baru saja memenangkan judi nya dan mengajaknya jalan jalan. Tapi kemana?
"Mom, kita mau kemana?" tanya Freya yang merasa asing dengan jalan yang dilaluinya. Bukan hanya asing, tapi Freya mengira jika mereka sudah sangat jauh menaiki taksi malam ini.
Freya yang penasaran dan tak mendapatkan jawaban ibunya kembali menoleh Kikan. "Apa kita akan pergi ke festival Mom?"
Kikan masih bungkam, tak menjawab pertanyaan Freya. Dia hanya melirik Freya di sampingnya dan kembali fokus ke depan.
Freya diam saat tak mendengar jawaban ibunya lagi. Dia hanya menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya perlahan.
Hingga satu jam lebih, taksi yang ditumpangi mereka berhenti di salah satu gedung yang sangat besar. Freya menoleh Kikan yang turun dari taksi. Dia mengikutinya turun dan membenahi jubah yang ia pakai. Jubah yang Freya pakai untuk menutupi gaun pendek yang ia pakai.
"Mom, ini dimana?" tanya Freya. Dia yang tak tau club malam dan sebagainya, sama sekali tak curiga atau takut sedikitpun. Freya hanya bingung melihat beberapa pasangan pria dan wanita masuk ke dalam.
"Diam dan ikuti aku." sahut Kikan menarik tangan Freya masuk ke dalam.
Freya merintih kesakitan, saat Kikan menarik kasar tangannya. "Mom sakit!" rintih Freya. Kikan hanya melirik Freya dan mendengus kesal.
"Ingat apapun yang kau lihat jangan pernah takut apalagi berteriak. Jika itu kau lakukan, mereka akan langsung membawamu ek suatu tempat. apa kau mengerti
Freya." ucap Kikan.
Freya mengedarkan pandangannya ke sembarang arah. "Freya apa kau mendengar ku, hah?' seru Kikan lagi. kesal tak mendapatkan jawaban dari Freya.
" Ya mom!" sahut Freya mengikuti langkah Kikan dari belakang. Freya semakin merinding saat mereka semakin masuk ke dalam. Beberapa penjaga berdiri mereka lewati. Jantung Freya berdetak kencang. Dia merasa Kikan membawanya ke tempat yang salah.
"Mom, kenapa kita kemari. Ayo kita pulang!" kata Freya gemetar. Sepanjang jalan, hanya lampu yang redup dan suara yang terdengar aneh di telinganya.
"Apa maksudmu, Freya?" desis Kikan kesal mendengar perkataan Freya.
"Mommy membawaku kemana?" untuk kesekian kalinya Freya bertanya pada Kikan. Dia melepaskan tangannya dari Kikan dan mengedarkan pandangannya.
Kikan yang melihat Freya melepaskan tangannya kesal. Dia menarik tangan Freya lagi dan menatap tajam Freya.
"Dengar Freya, apa kau tak mendengar ku, hah. Jangan banyak bertanya, jika kau tak ingin mereka membawamu."
"Tapi mommy akan membawa ku kemana?"
"Diam!"
Freya diam mendengar nada keras ibunya. Dia kembali lagi mengikuti langkah ibunya sambil terseok-seok karna Kikan menariknya sangat erat.
Tak butuh waktu lama, mereka berdua sudah sampai di depan pintu. Freya kaget, saat melihat pintu di depannya tiba-tiba saja terbuka. Dia mengencangkan tangannya pada Kikan. Jantungnya semakin berdetak kencang ketika Kikan menarik masuk ke dalam.
Freya kaget, ketika melihat beberapa pria berada di dalam.
"Diam disini!" ucap Kikan melepaskan tangannya pada Freya dan mendekati pria yang duduk di salah satu sofa.
"Tuan?" ucap Kikan sedikit takut. pasalnya Pria di depannya terlihat sangat marah.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments
sandi
nasibnya wa siauw😭😭😭
2022-10-09
1
🍃yanni🍃
sungguh ironi dn tragis sih, klo ada diposisi freya kea gtu 😓yg pasti g bisa ngapa2in. trus shock mo nangis tpi g bisa nangis saking nyeseknya😭😭sungguh seperti mata kita tertutup trus dibuka dan kita dah berdiri ditepi jurang nunggu aba2 dijorokkin kebawah, hah naudzubillah kira2 seperti itu rasanya 😭jahat bgt sih klo ada yg kea gtu😭
2022-10-07
2
mur ciyu...ah
kayaknya jodoh sky otw....
2022-10-07
0