Sky mengepalkan tangannya mendengar perbincangan mereka di telinganya. Haider, benar benar ingin menjodohkan dirinya dengan wanita yang sangat di bencinya.
Mereka belum menyadari jika Sky sejak tadi menguping pembicaraan mereka. Mereka yang duduk di ruang keluarga asik berbincang. Tapi tidak dengan Venus. Sejak tadi gelisah di tempat duduknya menunggu, pria yang dicintainya.
Sayangnya, semua yang dia inginkan tak akan terjadi, karna Haider baru mengatakan jika Sky ada meeting penting dan tak bisa di tinggalkan. Jika tau begitu, lebih baik, dia tak datang. Tapi dia sudah terlanjur berada di antara mereka. Venus berharap, Sky datang kemari, meski itu sangat mustahil.
"Ada apa sayang?" tanya Imelda pada Venus. Sejak tadi dia menyadari jika Venus terlihat tak nyaman. Imelda menarik nafasnya panjang. Tentu saja, Venus tak akan betah duduk diantara mereka. Karna mereka yang tua, dan perbincangan mereka juga seputar rumah tangga dan bisnis.
Venus menggelengkan kepalanya. "Tidak ada aunty!" sahut Venus yang diangguki Imelda.
"Putramu sangat luar biasa Haider. Dia menjadi pria terkaya di kota saat ini. Tak sia sia kau mendidiknya selama ini." ucap ayah Venus.
"Terima kasih, atas pujiannya. Sky memang sangat gila kerja. Itu sebabnya aku memilih putrimu. Aku yakin dia bisa merubah Sky menjadi lebih baik dan perduli dengan kesehatannya. Sayang nya dia tak datang kemari menemui kalian!" sesal Haider.
"Apa kalian menungguku?" Sky tiba-tiba datang mengagetkan mereka yang duduk di ruang keluarga.
"Sky!" Venus yang berseru memanggil Sky. Wajahnya berbinar karna pria yang ditunggunya sejak tadi akhirnya datang juga. Ini untuk pertama kalinya, Venus bertemu lagi dengan Sky setelah beberapa tahun lalu pertemuan mereka berdua.
Sky tak menggunakan Venus. Dia mendudukkan bokongnya di salah satu sofa.
Haider dan Ayah Venus juga tak kalah tersenyum melihat Sky. Tapi tidak dengan Istri Haider. Ibu tiri Sky. Dia tak menyukai Sky datang kemari. Sejak dulu Imelda tak menyukai Sky. apalagi jika bukan faktor iri di hati Imelda.
"Luis.."
Sky lagi lagi hanya melirik Venus yang melempar senyum padanya.
"Bagaimana kabarmu, Luis?" tanya pria di depan Sky. Dia adalah ayah Venus, rekan bisnis Haider dulu.
"Aku baik, Tuan. Dan akan selalu baik, apalagi setelah melihat kalian berkumpul disini." jawab Sky. entah apa maksudnya, Sky mengatakan itu. Tapi Haider tau apa yang Sky maksud.
"Kau bisa saja, Sky."
Venus sejak tadi menatap Sky tak berkedip. perasaannya sungguh sangat senang melihat pria yang baru mendudukkan bokongnya di atas sofa.
Sky tak perduli jika sejak tadi, Venus menatap ek arahnya. Sky juga tau, jika Venus, sebenarnya ingin mendekatinya. Tapi dia jelas tak berani padanya.
"Aku pikir, kau tak akan datang dan sibuk dengan perusak Sky." ucap Haider menatap putranya sekilas.
"Aku memang sedang sibuk di perusahaan. Karna aku, bukan pria pengangguran." sahut Sky tak kalah dingin.
Haider hanya tersenyum tipis mendengar jawaban putranya. Saat Sky tergila-gila dengan wanita bersuami itu. Tentu saja Haider tau, tentang senyum yang Sky lakukan selama ini.
Dan wanita itu, sekarang kembali bersama dengan suami. Haider sendiri tak tau, bagaimana rupa wajah wanita itu. Dia yakin x jika wanita itu sangat cantik. Hingga Sky menggila saat ini.
Hay Mak kedepannya otor upload nya agak panjang biar yang baca puas.
Tapi otor mau rayu nehhh.. beri 🎁 jangan lupa selalu tinggalkan like dan komentarnya.... 😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments
Mimi Ilham
aduh.. cweek.. cewek.., yang kalem dunk jgn agresif, banana Sky ndak suka a aa.. tauuuu
2023-03-28
0
Ria Onits
cewek murce
2022-11-21
0
Sa?
typo kak
*tapi Marvel
2022-10-17
0