"Apa tak ada yang lainnya?" tanya Sky dingin. Ronald menarik sudut bibirnya mendengar pertanyaan Sky.
"Ada,!"
Sky menoleh ke arah Ronald, "Dimana dia?" tanya Sky mengedarkan pandangannya ke sembarang arah. dia justru mendapati seorang wanita sedang bermain judi bersama dengan yang lainnya.
"Wanita itu akan membawakan untuk Anda tuan." ujar Ronald, sedikit takut.
Sky menoleh ke arah Ronald. mengerutkan keningnya mendengar ucapan Ronald padanya. sky menoleh kembali wanita yang duduk bersama beberapa pria di meja judi.
Sky menipiskan bibirnya lebar. dia tau apa maksud Ronald saat ini.
"Kau yakin, wanita itu akan membawakan gadis itu untuk ku.?"
"Ya, aku yakin, wanita itu akan menjual putrinya padaku nanti." Ronald menebaknya. padahal dia sendiri tak tau, apakah wanita itu memiliki putri atau tidak. Dia hanya membohongi Sky, agar pria di depannya ini tak mengamuk di tempatnya. Dan nanti dia lah yang akan mencarikan wanita untuk Sky.
Sementara Sky melamun, membayangkan kekasihnya yang mencampakkan dirinya. Entah sampai kapan dia akan terus mengingatnya.
Elvira, apa wanita itu sudah bahagia saat ini. bagaimana dengan keadaan anaknya. Dia pasti sangat lucu.
*
"Freya.."
Gadis yang di panggil menoleh ke arah orang yang memanggilnya. Dia menghampiri atasannya sambil menundukan wajahnya dalam.
"Ya tuan?" sahut Freya, sama sekali tak berani mengangkat wajahnya menatap pria yang berdiri di depannya.
"Antar ini di meja tiga enam!" titahnya menyodorkan nampan pada Fraya.
Dan Freya mengangguk kepalanya mengerti. "Baik tuan!'
Freya mengambil nampan di tangan pemilik restauran. Lalu kemudian berbalik dan berjalan menghampiri meja nomor tiga enam yang di maksud. Dari jauh, Freya menarik sudut bibirnya ke atas ketika mendapati siapa yang duduk di sana.
"Kate, kapan kembali dari Sydney." todong Freya ketika sampai dk mejanya.
Kate berjengit, dia mengangkat wajahnya dan mengepalkan tangannya melihat siapa yang menyapanya.
"Sebulan yang lalu," sahutnya Kate acuh dan tak berminat sedikitpun.
Sedangkan Marcel sendiri yang mendengar suara wanita di belakangnya, berbalik. dia kaget melihat seorang wanita cantik di depannya. Dia sangat cantik. Apalagi melihat mata hitamnya yang di hiasi bulu mata yang lentik. Freya sungguh seperti boneka berjalan jika terlihat dari jauh.
Freya tersenyum, dia menggeser kakinya dan menyimpan beberapa pesanan sahabatnya di atas meja.
Dan Marcel sama sekali tak mengalihkan pandangannya dari Freya. Marcel sama sekali tak menyadari, jika Kate sedang mengawasinya.
"Sayang!" Panggil Kate sengaja dk hadapan Freya.
Tapi sayangnya, Marcel tak menggubris panggilannya. Marcel justru menatap wajah Freya yang sangat cantik menurutnya. terang saja Kate kesal melihat tatapan mata Marcel.
"Sayang!"
Marcel berjengit kaget saat tiba-tiba saja Kate memanggilnya.
"Ya.."
"Apa yang kau lihat sayang." tanya Kate kesal. "Apa kau baru saja menatap ke arahnya Marcel." seru Kate menunjuk Freya.
terang saja Freya kaget mendengar seruan Kate. Dia menoleh ke arah Kate dan Marcel bergantian.
"Kate apa maksudnya?" tanya Freya bingung. Dia sungguh tak mengerti apa maksud ucapan Kate sebenarnya. Dan Kate, menunjuk ke arahnya.
"Apa maksudmu Kate? Kau sama sekali tak berubah."
Kate kaget mendengar ucapan kekasihnya. Dia menggelengkan kepalanya keras. Kate semakin kaget ketika melihat Marcel berdiri dari duduknya.
tanpa menunggu lama, Kate ikut bangkit dari duduknya dan mengejar Marcel.
"Sayang!"
*
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments
nobita
cemburunya Kate tak beralasan...
2023-10-16
0
sandi
pasangan aneh🤣🤣🤣
2022-10-05
1
sandi
ichhhh pen w ambil memori pala u sky😭😭😭😭😭
2022-10-05
3