Lona Bermasalah!

Alona mulai melakukan aktifitasnya di tepat jam 6 pagi itu, Alona tidak merasa sakit di sekujur tubuhnya akibat perawatan dadakan yang dilakukan kekasih tampannya dinihari tadi.

Johan yang tidak tidur sama sekali sudah memesankan makanan untuk di kemas sedemikian rupa agar bisa di bawa untuk bekal kekasih cantiknya itu ke lokasi shooting.

Setelah mandi dan berganti baju santai Lona pun mengeringkan rambutnya sejenak tanpa make up apa pun, tetapi kecantikan Lona tetaplah terpancar.

"Udah cantik, mau aku antar?" tanya Johan Menawari gadis cantik itu tumpangan.

"Boleh, kamu nggak capek?" tanya Lona yang masih membubuhkan lipbalm agar bibir merahnya tidak kering.

"Mau dong jadi lip balmnya."

"Sayang ih, jangan cium sekarang, karena kalo udah cium udah nggak ada jalan untuk kembali, bisa-bisa shootingnya batal."

"Baiklah baiklah Tuan Putri, ini bekal makanan kamu, jangan sampai telat makan, hmmppffhh." sambil mengalihkan perhatian Alona Johan mengambil kesempatan saat Alona lengah dengan men cium bibir berlapis lip balm tadi hingga si empunya bibir merah alami itu pun me nde sah dengan mata sayu keduanya yang bisa membahayakan apabila diteruskan.

"No sayang stop!" lain kali kita habiskan waktu seharian bersama kalo aku nggak kerja ya?"

"Serius? promise?" tanya Johan pada Alona dengan memberikan jari kelingkingnya seperti ABG yang meminta kekasihnya menepati janji.

"Hmm i promise you?"

"But When?"

"Maybe next month."

"Okay i'll wait for it." (okay akan aku tunggu sampai hari itu datang) Johan menjawabnya dengan masih mengeratkan tangannya ke pinggang ramping Alona.

"Baiklah ayo berangkat," Lona pun menarik tangan kekar kekasih tampannya itu agar segera mengantarkannya ke lokasi shooting."

Mereka berdua pun langsung menuju Lobby hotel karena Johan sang pemilik memiliki keistimewaan yaitu segala fasilitas untuknya yang sudah di siapkan sedemikan rupa oleh karyawannya.

Mobil sportnya pun sudah terparkir di depan lobby hotel dengan sempurna.

Alona pun masuk ke mobil Johan dengan memakai masker dan juga topi agar identitasnya tidak diketahui oleh umum.

Outfit Lona saat berangkat ke tempat shooting.

30 menit kemudian Lona pun sampai di Lokasi shooting.

"Sudah sampai tuan putri." Johan pun menghentikan mobilnya dengan tersenyum.

"Mau nunggu? oh jangan deh tar bahaya." tanya Lona lagi

"Bahaya kenapa?" tanya Johan penasaran

"Ya bahaya orang bintang FTV nya kalah tampan dari kekasihku ini hmmppffhh, udah balik aja ke hotel dan jangan pecicilan Lo, awas ya kalo suka lirik sana sini!" Lona pun memberi ciuman sebagai salam perpisahan agar Johan ingat terus padanya dan tidak melirik gadis lain.

"Hmmppffhh baiklah, ini buat kamu aku kemarin membelikanmu Hoodie semoga cocok, karena baju kamu untuk shooting pasti pakainya yang terbuka bikin otak para laki-laki jadi makin kotor."

"Ihh so sweet, okay aku pakai ya, bye sayang."

"Bye."

...Lokasi Shooting...

"Pagi Mbak Lon ini mbak make up dulu, gimana mbak Doi Dateng nggak tadi malam? aku kira mbak nggak bakal ikut shooting pagi ini, bukannya kalo sekamar pasti terjadi hal-hal yang diinginkan."

"Hei, belum cukup umur tar Lo mupeng, ambilin minum dong De haus nih."

"Nih mbak minumnya, oiya mbak jangan salah paham dulu waktu itu tuh bukan aku yang ngasih alamat appartment mbak ke Mantan mbak."

"Yang bener lo? trus siapa yang ngasih?"

"Aduh nggak tau deh mbak, jangan-jangan mbak diikutin suruhannya." jawab Dea yang mengira orang terpandang seperti Michael pasti dengan mudahnya bisa mencari alamat Lona apalagi Lona adalah seorang artis terkenal.

"Ya udah tar gue cari tau deh siapa sebenarnya yang ngasih tau alamat gue ke lelaki cabul itu!"

"Yuk Lon shooting mau di mulai," ajak Fenty sang manager.

"Okay mbak, yuk."

"Tunggu Lona, siapa tadi yang nganter Lo?"

"Oh temen," jawab Lona pada managernya yang masih belum mau membuka hubungannya dengan Johan karena baru seumur jagung.

"Temen? ganteng gitu? kenalin dong, kalo emang cuma temen?" ejek Fenty yang memanageri beberapa artis untuk salah satu PH dan Alona juga bekerja di bawah naungan PH (Production House) tersebut.

"Ahhha masih PDKT kenapa mbak naksir?" tanya Alona penasaran dengan mengernyitkan kedua alisnya.

...Tuh kan baru turun bentar buat ngebukain pintu mobilnya udah dapet aja mangsa tuh cowok gue baru juga dua hari jadian udah bikin jantung gue mau keluar...

"Iya dong Lon, doi jemput Lo lagi nggak?"

"Nggak kayaknya deh," Alona mencoba menghindar daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Fenty yang terkenal berambisi tinggi ini pun tidak akan melepaskan crushnya dengan mudah.

"Wah Lo kebangetan jangan-jangan elo milikin dia sendiri."

"Yeee bisa gitu ya, terus mau Lo gimana mbak? bagi-bagi cowok gue gitu Ama Lo? kalo dianya mau sih gue ikhlas. kalo dianya menolak ya mohon maaf sekali, gue rencana mau nerima cinta dia tar malem puas Lo! ih sono minggir." Alona dengan tingkah bar-barnya yang sudah berganti outfit shooting menabrak saja tubuh manager somplaknya itu sampai terduduk di sofa tepat di belakang cameraman.

Lona yang berakting sebagai wanita malam ini pun mencoba menjadi semenggoda mungkin dalam sesi cover foto untuk Film yang dia bintangi. Tanpa perlu basa basi lagi Lona pun segera menyerang Fenty akan perilakunya yang membuat Lona tidak nyaman. Padahal dulu saat Lona menjalin hubungan dengan Michael, Fenty tidak pernah menunjukkan kesukaannya juga terhadap mantan pacarnya itu.

Namun sekarang saat melihat wajah tampan dan tubuh tegap tinggi menjulang muncul di depan mata Fenty agaknya kesempatan jumpa pertamanya sangatlah berarti hingga terasa sampai ke hati.

4 jam berlalu..

New Message Just Now

My R

Udah selesai shootingnya?

Me

Baru aja

My R

Ya aku udah di area parkir

Me

Okay meluncur

*****

Dari kejauhan Alona melihat Fenty sudah siap di area parkir tepat di depan mobil sport Johan parkir dan menunggu Johan keluar dari mobilnya.

"Haii mau jemput Lona ya?" tanya Fenty SKSD palapa ( sok kenal sok dekat padahal nggak tahu apa-apa).

"Iya bener mau jemput Lona kamu siapa?"

"Oh kenalin aku manajernya namaku Fenty." Fenty menyodorkan tangannya untuk bersalaman dengan Johan dan Johan pun langsung saja menjabat tangan Fenty.

🤝

"Ronald," jawab Ronald dengan mengernyitkan kedua alisnya mengapa wanita ini tiba-tiba berada di depan mobilnya.

"Kenapa kaget ya Ada aku di sini Kamu pasti bertanya-tanya kenapa Aku nungguin kamu di depan mobilmu?"

"Iya apa ada masalah dengan Lona?" tanya Johan sambil mengernitkan kedua alisnya

"Yah tentu saja Lona itu adalah artisku yang paling bermasalah, mengapa bisa kamu berhubungan maksudku mendekati salah satu artisku yang memang punya banyak affair dengan lelaki lain."

DEG

To be continued

Terpopuler

Comments

𓆩𝓮𝓵➛

𓆩𝓮𝓵➛

dihhh, sebar fitnah gatau aja apa ronald tuh ga bakal percaya juga sama kamu

semangat trus othorku

2022-10-11

6

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan dan Visual
2 Dia Tetangga Gue!
3 Apakah Ini Cinta?
4 Tidur Bareng?
5 Berjuang Atau Mati!
6 Terapis Baru
7 Nggak Tahan!
8 Ganggu Aja!
9 Curiga!
10 Me Sum!
11 Langkahi Dulu Mayatku!
12 Celana Gembel
13 Onal Terombang Ambing
14 Jelmaan Srigala
15 Lona Bermasalah!
16 Bobo'in si Onal
17 Tertangkap Basah!
18 Lona Ngambek!"
19 Kamu Berubah?
20 Lona tetap cinta kah atau pergi?
21 Berita Gembira
22 Kakek Kakek Tampan
23 Onal Tegang!
24 Perjaka Tua
25 Lidah Tak Bertulang
26 Lamaran Iseng
27 Go Public!
28 Pertemuan di Mall
29 Cinta Membara!
30 Fakta Baru
31 William yang Mencurigakan!
32 Rahasia yang Terungkap
33 Jeratan Pesona
34 Perkenalan
35 Ceplos Ceplos
36 Terungkap?
37 Kesedihan..
38 Ketahuan!
39 Onal Wujud Srigala!
40 Cabe - cabean..
41 Si Onoh!
42 Terpukul!
43 Sok kecakepan!
44 Belum Cukup Umur!
45 Malam Bukan Pertama
46 Keberangkatan Mama
47 Jalur Medis atau Mistis?
48 Guru Les..
49 Pengeroyokan!
50 Gue Sayang Dia!
51 Naik Pitam!
52 Hidup atau Mati?
53 Test Pack!
54 Makin Ngartis!
55 Bertemu
56 Penolakan Alona!
57 Aku Berbeda!
58 Terpaksa!
59 Tukang Seblak!
60 Pawang si Bawel!
61 Manja!
62 Skill Menaklukan Wanita.
63 Keras Kepala!
64 Ketemu Mantan!
65 Nyonya Besar!
66 Nyonya Besar!
67 Asisten Koplak!
68 Melanjutkan Dendam!
69 Ide Brilian
70 Pra Wedding!
71 Ternyata Begitu!
72 Wedding Day
73 Restu Lona?
74 Damai..
75 Romantisme..
76 Bapaknya Masa Gitu!
77 Kesal Fenty..
78 Awas Hamil!
79 Bau Tanah!
80 Kutukan Permanen!
81 Amnesia Adolf
82 Jangan Kau Ambil Dia..
83 Bobo Bareng!
84 Otw ke Jerman
85 Selamat Jalan Kekasihku Sayang..
86 Lembaran Baru..
87 Om-om Tampan.
88 Beristrikah?
89 Kencan?
90 Lari Terbirit-birit..
91 Tiba-tiba Mabuk..
92 Mulai Akrab..
93 Habis Kesabaran..
94 Nikmat Tak Berujung.
95 Paparazi..
96 Senangnya..
97 Lapis Legit..
98 Model Majalah..
99 Pria Terakhir..
100 Tato Cerminan Diri..
101 Cerita Lalu..
102 Mendalami..
103 Perjuangan Cinta
104 Please Jangan Pergi!
105 Mundur Alon-alon
106 Refresh
107 Hari Pertemuan!
108 Kenyataan..
109 Bocil Gokil
110 Kebahagiaan Haqiqi
111 Nekat Nikah!
112 Ibu Camat
113 Bahagia Selamanya
114 Yuk Mampir.. Menikahi Calon Mertuaku..
115 Mampir Yuk di Razia Cinta Polisi Tampan
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Awal Pertemuan dan Visual
2
Dia Tetangga Gue!
3
Apakah Ini Cinta?
4
Tidur Bareng?
5
Berjuang Atau Mati!
6
Terapis Baru
7
Nggak Tahan!
8
Ganggu Aja!
9
Curiga!
10
Me Sum!
11
Langkahi Dulu Mayatku!
12
Celana Gembel
13
Onal Terombang Ambing
14
Jelmaan Srigala
15
Lona Bermasalah!
16
Bobo'in si Onal
17
Tertangkap Basah!
18
Lona Ngambek!"
19
Kamu Berubah?
20
Lona tetap cinta kah atau pergi?
21
Berita Gembira
22
Kakek Kakek Tampan
23
Onal Tegang!
24
Perjaka Tua
25
Lidah Tak Bertulang
26
Lamaran Iseng
27
Go Public!
28
Pertemuan di Mall
29
Cinta Membara!
30
Fakta Baru
31
William yang Mencurigakan!
32
Rahasia yang Terungkap
33
Jeratan Pesona
34
Perkenalan
35
Ceplos Ceplos
36
Terungkap?
37
Kesedihan..
38
Ketahuan!
39
Onal Wujud Srigala!
40
Cabe - cabean..
41
Si Onoh!
42
Terpukul!
43
Sok kecakepan!
44
Belum Cukup Umur!
45
Malam Bukan Pertama
46
Keberangkatan Mama
47
Jalur Medis atau Mistis?
48
Guru Les..
49
Pengeroyokan!
50
Gue Sayang Dia!
51
Naik Pitam!
52
Hidup atau Mati?
53
Test Pack!
54
Makin Ngartis!
55
Bertemu
56
Penolakan Alona!
57
Aku Berbeda!
58
Terpaksa!
59
Tukang Seblak!
60
Pawang si Bawel!
61
Manja!
62
Skill Menaklukan Wanita.
63
Keras Kepala!
64
Ketemu Mantan!
65
Nyonya Besar!
66
Nyonya Besar!
67
Asisten Koplak!
68
Melanjutkan Dendam!
69
Ide Brilian
70
Pra Wedding!
71
Ternyata Begitu!
72
Wedding Day
73
Restu Lona?
74
Damai..
75
Romantisme..
76
Bapaknya Masa Gitu!
77
Kesal Fenty..
78
Awas Hamil!
79
Bau Tanah!
80
Kutukan Permanen!
81
Amnesia Adolf
82
Jangan Kau Ambil Dia..
83
Bobo Bareng!
84
Otw ke Jerman
85
Selamat Jalan Kekasihku Sayang..
86
Lembaran Baru..
87
Om-om Tampan.
88
Beristrikah?
89
Kencan?
90
Lari Terbirit-birit..
91
Tiba-tiba Mabuk..
92
Mulai Akrab..
93
Habis Kesabaran..
94
Nikmat Tak Berujung.
95
Paparazi..
96
Senangnya..
97
Lapis Legit..
98
Model Majalah..
99
Pria Terakhir..
100
Tato Cerminan Diri..
101
Cerita Lalu..
102
Mendalami..
103
Perjuangan Cinta
104
Please Jangan Pergi!
105
Mundur Alon-alon
106
Refresh
107
Hari Pertemuan!
108
Kenyataan..
109
Bocil Gokil
110
Kebahagiaan Haqiqi
111
Nekat Nikah!
112
Ibu Camat
113
Bahagia Selamanya
114
Yuk Mampir.. Menikahi Calon Mertuaku..
115
Mampir Yuk di Razia Cinta Polisi Tampan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!