Curiga!

Johan sekarang sadar bahwa kekuatannya yang baru hanya berhubungan dengan gadis cantik kekasih barunya itu segala sesuatu yang berhubungan dengan gadis ini akan terhubung di telinga Johan. Padahal jarak kamar Johan dengan pintu apartemen Alona sekitar 20 meter jarak yang sangat jauh sekali untuk orang normal mendengarkan kata-kata yang keluar dari seseorang dengan begitu jelasnya.

Dengan cekatan Johan pun meninggalkan kekasih  cantiknya itu agar tetap tidur dengan tenang dan berlari kilat mendatangi depan pintu apartemen Lona untuk mencari tahu siapa gerangan yang sudah membuat keributan di depan apartemen kekasihnya itu.

"Hei Hentikan! Apa yang kamu lakukan? Berani-beraninya mengganggu ketentramanku!" Bentak Johan pada pemuda itu.

Setelah mendengar keributan dari luar Johan pun segera melesat keluar dengan berlari kilat. Dilihatnya ada seorang pemuda berperawakan tinggi sekitar 180 cm, berkulit kuning serta berpakaian awut-awutan seperti sedang mabuk dan meracau tak jelas. Seketika tangan dari Michael diputarnya ke belakang seperti memutar mainan anak-anak dengan begitu mudahnya, karena Michael sudah membuat bising di telinga Johan saat menggedor-gedor pintu appartment kekasih cantiknya dengan keras dan tidak sopan sama sekali.

"Awww aaa aduuduuu aduuhh lepaskan!" Akhirnya karena merasa sedikit iba, Johan pun melepaskan tangan Michael dan melemparkan tubuh Michael hingga membentur dinding.

"Arghh! aw ughh!" siapa kamu?"

"Aku? aku pemilik gedung ini! jangan buat keributan disini atau aku tidak segan-segan untuk melemparmu dari atas gedung ini!"

"Hei anak muda, kurang ajar sekali kau ya! berani-beraninya kau melawan orang yang lebih tua darimu hah?! marah Michael pada Johan dengan gerakan cepat akan meninju wajah tampan Johan dengan kepalan tangannya. Johan pun dengan begitu sigapnya menangkap saja kepalan genggaman tangan Michael yang akan meninjunya tadi dan mematahkan tangan itu dengan begitu mudahnya.

Kreeeg kreggg

"Pergi dari sini dan jangan mengganggu ketentraman dan kenyamanan penghuni appartment ini! breng sek!"

"Argghh sakit Siapa kamu sebenarnya hah?! ini appartment kekasihku?! berani-beraninya kamu melarangku untuk menemuinya? ugh ugh argggh! sial ehek ehek kamu mematahkan tanganku ehek ehek!" Michael pun merintih kesakitan karena dirasa pergelangan tangan kanannya sudah tidak bisa digerakkan dengan normal.

"Heh kekasih? pergi dari sini atau aku tidak segan-segan memisahkan jari jemarimu itu dari pergelangan tanganmu!"

Jadi lelaki ini kekasih Alona, bagaimana bisa gadis itu menerima ungkapan perasaanku ketika dia masih memiliki kekasih, dasar gadis nakal, arghh!! bodohnya aku juga terbuai dengan sikap manisnya itu. Tapi syukurlah si breng sek itu tidak mengambil kepera wanan gadis itu.

"Ti ti  tidak tidak oke  aku pergi sekarang juga!" Akhirnya Michael pun berlari dengan terbirit-birit sampai membungkuk saking sakitnya pergelangan tangannya yang sepertinya sudah tidak bisa di gerakkan karena patah.

Sungguh Michael tak pernah menduga bahwa pemuda tadi mempunyai kekuatan begitu dahsyat hingga dengan mudahnya mematahkan persendian tangannya seperti mematahkan pisang saja.

Johan pun masuk lagi ke dalam appartment mewahnya itu untuk melihat keadaan kekasih cantiknya yang masih tidur dengan nyenyaknya. Namun ada sedikit sakit hati yang dirasakan Johan saat lelaki yan dihajarnya tadi mengaku sebagai kekasih Alona. Johan lebih memilih membiarkannya saja mungkin Alona berniat untuk memiliki banyak kekasih. Johan menunggu sampai Lona menceritakan sendiri tentang statusnya sudah singlekah atau masih punya hubungan dengan pria lain.

Tidur Alona begitu nyaman dan damai, dalam mimpinya Alona masih membayangkan bahwa kekasih brondongnya itu masih memeluknya erat dalam dekapannya. Johan pun berinisiatif untuk memasak mie ramen serta udon yang terdapat di kulkasnya yang tinggal menghangatkannya saja.

30 menit kemudian Alona pun terbangun sendiri di tempat tidur berukuran king size milik kekasih tampannya itu. Di meja Johan sudah menyiapkan kaos milik Johan dan juga celana pendek untuk Alona kenakan serta bathrobe dan juga sikat gigi baru agar gadis itu membersihkan diri setelah sesi percintaan mereka berdua yang pasti meninggalkan bekas di tubuh gadis cantik itu.

15 menit kemudian Alona sudah berganti kaos yang Johan siapkan tadi dengan celana pendek yang terlalu besar. Alhasil Lona hanya mengenakan kaos Johan saja sedangkan celana pendeknya Lona letakkan lagi di walk in closet milik pria tampan itu lagi. Setelah itu Lona pun keluar dengan wajah yang sudah polos tanpa make up sambil rambut panjangnya di ikat keatas memperlihatkan leher jenjang nan mulus dan terdapat bekas gigitan gemas Johan di di belakang tengkuknya.

Alona pun mengabsen tiap sudut penthouse mewah itu untuk mencari dimanakah gerangan keberadaan kekasih tampannya. Malam menunjukkan pukul 08.00 perut Lona pun terasa keroncongan saat hidungnya mencium aroma ramen yang membuatnya pergi ke arah bau sedap makanan itu berasal. Yah ternyata disanalah pangeran tampan yang di carinya dari tadi. Lona pun berjalan mengendap-endap untuk mengagetkan sang kekasih hati, tapi apa daya segala hal tentang Lona agaknya selalu di ketahuinya.

"Ehem nggak usah ngagetin aku udah tahu kalo kamu di belakangku."

"Oh ya kok bisa kalo emang kamu bisa lihat aku di belakangmu, tebak aku pakai baju apa sekarang."

"Pakai kaos putih dan celana pendek cokelat."

"Yah sebagian benar dan sebagian salah."

Akhirnya Johan pun menoleh dan takjub dengan penampakan se xy Lona yang semakin menggodanya. Bagaimana tidak Lona hanya memakai kaos milik Johan yang menutupi sebagian paha mulusnya tetapi tidak memakai celana apapun sehingga kaos itu seperti minidress jika di kenakannya dengan gaya se xy seperti itu.

"Bisa gitu ya? celana pendeknya mana?"

"Ih kegedean banget sampe turun sendiri?"

"Kamu sengaja menggodaku ya?" ucap Johan sambil mengangkat satu tangannya ke pinggangnya.

"Yee ya suka-suka aku lah kan ama cowoknya sendiri juga, emangnya nggak boleh?" tanya Lona sambil mendekat ke Johan yang lengkap memakai apron masaknya sambil menyiapkan mie ramen lengkap dengan beraneka ragam campuran daging, sayur dan juga udon yang sudah di goreng kering hingga terlihat gurih sekali.

"Kalo mau makan disini ada peraturan yang harus di taati olehmu."

"Apa itu?"

"Yang pertama beri ciuman mesra pada Chef, kedua beri pelukan hangat, ketiga Chef minta di suapin sebagai ucapan terimakasih karena telah di masakkan."

"Pffttt..lucu banget sih, baiklah itu mah gampang, hmmppffh pffhh," Lona pun mendekat pada tubuh Johan yang sedang duduk di kursi minibarnya lalu Lona pun duduk di pangkuan Johan dan mendekatkan bibirnya ke bibir Johan kemudian melu matnya mesra dengan kedua tangan Lona memegangi wajah Johan yang sudah memanas bersemu kemerahan.

Keduanya pun saling membelit lama dengan kedua mata keduanya sudah berubah sayu tak lupa Johan sekali lagi memberikan tanda cinta di leher jenjang kekasih cantiknya itu hingga berbekas merah kebiruan. Setelah berpelukan Lona pun mengambil satu piring untuk makan berdua karena Johan meminta Lona untuk meyuapinya sebagai ucapan terimakasih Lona karena telah dimasakkan dengan penuh cinta oleh kekasih tampannya itu.

"Lona apakah ada hal penting yang seharusnya kamu katakan padaku sebelum hubungan kita semakin jauh nantinya? Katakan apa kamu sudah mempunyai kekasih Lona?"

DEG

To be continued..

Terpopuler

Comments

𓆩𝓮𝓵➛

𓆩𝓮𝓵➛

jawab aja lona drpd makin sakit hatinya nnt🤣

2022-10-08

5

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan dan Visual
2 Dia Tetangga Gue!
3 Apakah Ini Cinta?
4 Tidur Bareng?
5 Berjuang Atau Mati!
6 Terapis Baru
7 Nggak Tahan!
8 Ganggu Aja!
9 Curiga!
10 Me Sum!
11 Langkahi Dulu Mayatku!
12 Celana Gembel
13 Onal Terombang Ambing
14 Jelmaan Srigala
15 Lona Bermasalah!
16 Bobo'in si Onal
17 Tertangkap Basah!
18 Lona Ngambek!"
19 Kamu Berubah?
20 Lona tetap cinta kah atau pergi?
21 Berita Gembira
22 Kakek Kakek Tampan
23 Onal Tegang!
24 Perjaka Tua
25 Lidah Tak Bertulang
26 Lamaran Iseng
27 Go Public!
28 Pertemuan di Mall
29 Cinta Membara!
30 Fakta Baru
31 William yang Mencurigakan!
32 Rahasia yang Terungkap
33 Jeratan Pesona
34 Perkenalan
35 Ceplos Ceplos
36 Terungkap?
37 Kesedihan..
38 Ketahuan!
39 Onal Wujud Srigala!
40 Cabe - cabean..
41 Si Onoh!
42 Terpukul!
43 Sok kecakepan!
44 Belum Cukup Umur!
45 Malam Bukan Pertama
46 Keberangkatan Mama
47 Jalur Medis atau Mistis?
48 Guru Les..
49 Pengeroyokan!
50 Gue Sayang Dia!
51 Naik Pitam!
52 Hidup atau Mati?
53 Test Pack!
54 Makin Ngartis!
55 Bertemu
56 Penolakan Alona!
57 Aku Berbeda!
58 Terpaksa!
59 Tukang Seblak!
60 Pawang si Bawel!
61 Manja!
62 Skill Menaklukan Wanita.
63 Keras Kepala!
64 Ketemu Mantan!
65 Nyonya Besar!
66 Nyonya Besar!
67 Asisten Koplak!
68 Melanjutkan Dendam!
69 Ide Brilian
70 Pra Wedding!
71 Ternyata Begitu!
72 Wedding Day
73 Restu Lona?
74 Damai..
75 Romantisme..
76 Bapaknya Masa Gitu!
77 Kesal Fenty..
78 Awas Hamil!
79 Bau Tanah!
80 Kutukan Permanen!
81 Amnesia Adolf
82 Jangan Kau Ambil Dia..
83 Bobo Bareng!
84 Otw ke Jerman
85 Selamat Jalan Kekasihku Sayang..
86 Lembaran Baru..
87 Om-om Tampan.
88 Beristrikah?
89 Kencan?
90 Lari Terbirit-birit..
91 Tiba-tiba Mabuk..
92 Mulai Akrab..
93 Habis Kesabaran..
94 Nikmat Tak Berujung.
95 Paparazi..
96 Senangnya..
97 Lapis Legit..
98 Model Majalah..
99 Pria Terakhir..
100 Tato Cerminan Diri..
101 Cerita Lalu..
102 Mendalami..
103 Perjuangan Cinta
104 Please Jangan Pergi!
105 Mundur Alon-alon
106 Refresh
107 Hari Pertemuan!
108 Kenyataan..
109 Bocil Gokil
110 Kebahagiaan Haqiqi
111 Nekat Nikah!
112 Ibu Camat
113 Bahagia Selamanya
114 Yuk Mampir.. Menikahi Calon Mertuaku..
115 Mampir Yuk di Razia Cinta Polisi Tampan
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Awal Pertemuan dan Visual
2
Dia Tetangga Gue!
3
Apakah Ini Cinta?
4
Tidur Bareng?
5
Berjuang Atau Mati!
6
Terapis Baru
7
Nggak Tahan!
8
Ganggu Aja!
9
Curiga!
10
Me Sum!
11
Langkahi Dulu Mayatku!
12
Celana Gembel
13
Onal Terombang Ambing
14
Jelmaan Srigala
15
Lona Bermasalah!
16
Bobo'in si Onal
17
Tertangkap Basah!
18
Lona Ngambek!"
19
Kamu Berubah?
20
Lona tetap cinta kah atau pergi?
21
Berita Gembira
22
Kakek Kakek Tampan
23
Onal Tegang!
24
Perjaka Tua
25
Lidah Tak Bertulang
26
Lamaran Iseng
27
Go Public!
28
Pertemuan di Mall
29
Cinta Membara!
30
Fakta Baru
31
William yang Mencurigakan!
32
Rahasia yang Terungkap
33
Jeratan Pesona
34
Perkenalan
35
Ceplos Ceplos
36
Terungkap?
37
Kesedihan..
38
Ketahuan!
39
Onal Wujud Srigala!
40
Cabe - cabean..
41
Si Onoh!
42
Terpukul!
43
Sok kecakepan!
44
Belum Cukup Umur!
45
Malam Bukan Pertama
46
Keberangkatan Mama
47
Jalur Medis atau Mistis?
48
Guru Les..
49
Pengeroyokan!
50
Gue Sayang Dia!
51
Naik Pitam!
52
Hidup atau Mati?
53
Test Pack!
54
Makin Ngartis!
55
Bertemu
56
Penolakan Alona!
57
Aku Berbeda!
58
Terpaksa!
59
Tukang Seblak!
60
Pawang si Bawel!
61
Manja!
62
Skill Menaklukan Wanita.
63
Keras Kepala!
64
Ketemu Mantan!
65
Nyonya Besar!
66
Nyonya Besar!
67
Asisten Koplak!
68
Melanjutkan Dendam!
69
Ide Brilian
70
Pra Wedding!
71
Ternyata Begitu!
72
Wedding Day
73
Restu Lona?
74
Damai..
75
Romantisme..
76
Bapaknya Masa Gitu!
77
Kesal Fenty..
78
Awas Hamil!
79
Bau Tanah!
80
Kutukan Permanen!
81
Amnesia Adolf
82
Jangan Kau Ambil Dia..
83
Bobo Bareng!
84
Otw ke Jerman
85
Selamat Jalan Kekasihku Sayang..
86
Lembaran Baru..
87
Om-om Tampan.
88
Beristrikah?
89
Kencan?
90
Lari Terbirit-birit..
91
Tiba-tiba Mabuk..
92
Mulai Akrab..
93
Habis Kesabaran..
94
Nikmat Tak Berujung.
95
Paparazi..
96
Senangnya..
97
Lapis Legit..
98
Model Majalah..
99
Pria Terakhir..
100
Tato Cerminan Diri..
101
Cerita Lalu..
102
Mendalami..
103
Perjuangan Cinta
104
Please Jangan Pergi!
105
Mundur Alon-alon
106
Refresh
107
Hari Pertemuan!
108
Kenyataan..
109
Bocil Gokil
110
Kebahagiaan Haqiqi
111
Nekat Nikah!
112
Ibu Camat
113
Bahagia Selamanya
114
Yuk Mampir.. Menikahi Calon Mertuaku..
115
Mampir Yuk di Razia Cinta Polisi Tampan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!