Dua jam pun telah berlalu akhirnya usailah sudah proses shooting iklan yang dilakukan dengan sangat apik oleh artis papan atas sekelas Cynthiara Alona.
"Minum dulu mbak tadi dapat konsumsinya sih nasi kotak gitu buat asisten, mbak mau? atau ntar kita makan di luar aja?"
"Nggak deh De nggak mood gue, elo makan aja dulu nggak papa tinggalin gue di sini gue lagi males makan, tapi sebelum itu pijitin bahu gue dulu dong De rada pegel nih."
"Baiklah sebelah sini ya." Dea pun memijat bahu Alona pelan dan lembut hingga Alona merasa sangat nyaman sampai memejamkan matanya.
10 menit kemudian..
"Hmm iya De enak hmm a hh ya ya De kok tangan lo jadi mantep kuat gue jadi tambah rileks, si De De," si empunya tangan itu pun diam seribu bahasa karena posisi Dea sudah berganti dengan terapis lain yaitu Johan. Johan yang memang akhirnya bertekad untuk melakukan pendekatan kepada Alona setelah mendapatkan saran dan wejangan dari sahabatnya yaitu Aditya sekaligus pengacaranya barulah Johan akhirnya mendatangi ruangan pribadi Alona untuk sekedar menyapanya.
Ternyata di dalam ruangan itu Lona yang lelah, menyangka mendapatkan pijitan dari asisten pribadinya yaitu Dea setelah melihat hal itu Johan pun mengisyaratkan untuk Dea agar pergi meninggalkan Lona dengan tidak bersuara. Johan dengan segala kelembutannya menggantikan Dea dengan telaten melakukan pijatan-pijatan lembut ke bahu Alona. Merasa ada yang tidak beres Alona pun berbalik dan melihat siapa gerangan yang sudah memijatnya dengan sangat nikmat tadi.
"Ronald? sejak kapan elo di sini?"
"Sejak 10 menit yang lalu aku sudah mengusir asistenmu."
"Jadi elo adalah pemilik Summarecon Apartemen?"
'"Kelihatannya bagaimana?"
"Ya sudah kalau memang nggak mau bilang, gue nggak peduli."
"Maka honor iklannya nggak akan aku keluarkan." jawab Johan asal sambil menggodanya.
"Ih jahat banget sih!Jadi bener kan kalau gue dikontrak oleh perusahaan lo?"
"Ahahaha iya iya, sudah siap jadi brand ambassador perusahaanku?"
"Maaf gue kira Elo masih kuliah?"
"Apa penampilanku terlihat seperti aku ini adalah seorang pengangguran yang suka menghambur-hamburkan uang orang tuanya?"
"Iya Iya kelihatannya seperti itu."
"Ya sudah deh batal brand ambassadornya nggak jadi buat Cynthiara Alona."
"Eh jangan-jangan baiklah gue diem!"
Alona yang berhadapan dengan Johan dengan berbincang.
"Apa kamu sudah selesai mau pulang bareng atau masih ada kerjaan lagi?"
"Nggak ada sih tapi gimana dengan supir gue?"
"Yah tinggal pilih kan gitu aja kok repot mau ikut denganku atau dengan supirmu?"
"Ih dasar cowok dingin, Oh iya maafkan tadi malam aku.. Aku sudah bertingkah memalukan ya? hmmm maaf kalo aku sudah melakukan hal yang memalukan padamu." sambil jari telunjuk kanan dan kiri Lona ditempelkan dan kepalanya ditundukkan karena malu.
"Ya aku sangat keberatan karena tiba-tiba Gadis itu mencuri ciuman dariku tanpa meminta izin terlebih dahulu, tapi aku tidak membencinya."
...BLUSH...
Seketika pipi Lona pun merona. Di dalam ruang ganti Lona pun bergegas untuk mengganti bajunya yang terdapat begitu banyak kaitan di belakangnya hingga dia kesulitan untuk membukanya.
"Apa kamu butuh bantuan?"
"Gue malu bisa nggak elo memejamkan mata lo?"
"Bagaimana aku bisa membantumu kalau aku harus memejamkan mataku? Jangan kuatir Aku tidak akan tertarik dengan bentuk tubuhmu yang seperti itu."
"Oh ya? baiklah cepat bantu gue ngelepasin kaitan baju ini, tapi setelah elo ngerasa udah kebuka elo harus tutup mata Lo, awas ya kalo ngintip!"
Ih nyebelin banget sih nih cowok awas ya kalau tahu-tahu nggak lama lagi lu gue bikin Bucin setengah mati , lihat aja nanti
"Aku buka mata pun aku bisa jamin aku nggak bakal tertarik, kamu bisa tenang kan sekarang?"
Setelah itu Johan pun berhasil membuka kaitan dress Alona hingga terbukalah semua bagian punggungnya yang sebelumnya memang dress tadi sudah dilengkapi dengan penyangga pa yu da ra sehingga tidak nampak adanya penutup bra yang di kenakan Lona hingga membuat Johan menelan ludahnya Kasar dan seketika berkeringat.
GLEG
...Ah gawat kalo senjataku berdiri aku tidak akan kuat menahan nafsu serigalaku yang bisa-bisa membuat gadis ini tidak mungkin selamat, aku harus menghindar sekarang juga...
Johan pun melesat seperti angin yang bertiup kencang dan tiba-tiba menghilang dari belakang gadis cantik itu.
"Argghhh!" Johan merintih kesakitan dan berlari sekencang-kencangnya setelah melihat bagian belakang tubuh mulus gadis cantik itu dan sudah merasakan bulu bulunya sudah meremang tanda perubahan bentuk ke wujud monster di hidupkan.
"Ronald Ronald dimana Lo, oh God angin apa yang baru saja melewati tubuhku, Ronald kenapa tiba-tiba menghilang, dia tadi sepertinya kesakitan?"
✨
✨
✨
🌁***Johanson Appartment Residence***
"Mbak, mbak kok bengong, mbak nggak papa kan? mbak nggak marah Ama aku kan? tadi tuh pak CEO nya sendiri yang mau ngegantiin aku mijit bahu mbak bener deh sumpah, ya aku sih menurut aja takut job mbak nggak di perpanjang tar."
"Ah.. nggak kok gue nggak apa-apa De, ya udah deh gue turun dulu De, pak gue duluan, hati-hati kalian."
"Ya non, ini kuncinya." ucap Somad sang driver setelah sampe di basement appartment Lona. Kemudian. Somad dan Dea pun pergi menuju ke tempat parkir motor mereka berada meninggalkan Lona sendiri.
Sesampainya di lantai 35 Lona pun bergegas menuju ke appartment Johan terlebih dahulu untuk melihat keadaannya.
"Ronald apa dia nggak apa-apa gue kawatir dia kenapa-napa, gue harus ke appartmentnya," Lona pun berucap pada dirinya sendiri mengapa pemuda itu tiba-tiba menghilang setelah merintih kesakitan saat melepas kaitan dressnya.
...Tong tong ting tong...
Cekk..klek
"Iya siapa ya?"
"Hmm Ronaldnya ada om?" tanya Lona kepada pria setengah baya yang berpakaian dinas dokter yang pantas menjadi ayah Johan.
"Hmm Ronaldnya agak nggak enak badan." jawab dr William dr pribadi Johan sekaligus Ilmuwan yang sudah meneliti tentang kehidupan manusia serigala yang wujud lain dari pemuda tampan itu."
"Hmm om, boleh saya melihatnya? saya kawatir itu karena saya, please om?"
Raut wajah Lona yang sangat kawatir akan keadaan Johan yang tidak bisa menunggu lebih lama lagi, Lona harus bisa segera bertemu dengan pemuda tampan itu.
Mungkin gadis jni yang bisa membangkitkan ga irah Johan kembali, hingga perubahan wujudnya menjadi tak terkendali, tapi seharusnya perubahan wujud Johan menjadi manusia kembali kurang lebih 30 menit lagi aku akan mengulur waktu supaya gadis ini tidak mengetahui rahasia kelam Johan, belum saatnya Gadis ini mengetahuinya sekarang.
"Silakan masuk silakan duduk, kenalkan aku dr William, dokter pribadi keluarga Rahadiningrat.
"Keluarga Jayadiningrat?"
...Jadi Ronald adalah generasi ketiga pemilik real estate serta appartment di seluruh negeri ini?...
"Ya Ronald adalah generasi ketiga, cucu dari Johan Darwis Rahadiningrat, pasti kamu sering dengar nama itu."
"Iya dok, sangat sering mendengar nama orang terkaya di negeri ini pemilik real estate serta mayoritas gedung-gedung pencakar langit tempat appartment dan penthouse berdiri."
"Sudah lama mengenal Ronald?"
"Belum lama karena saya baru pindah kemari 1 Minggu ini."
"Alona..Alona..!!!" teriakan Johan memanggil namanya. Seketika sang punya nama pun bereaksi.
"Hmmm dok apa saya boleh menemuinya sepertinya dia membutuhkan saya." Lona pun berlari menuju ke arah suara tadi dan..
"Arrghhhh!!!"
DEG
To be continued
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Santi
seru nehh
2023-07-24
1
Andira Marahasa
langsung up kk
2022-10-06
1
Maki Sekarang
next
2022-10-06
1