BAB 20 - Bukan Bocil Biasa

Warning!! Ini Gladi menuju pendewasaan si Bocil, hati-hati ikut gerah.

"Begini," tutur Keyvan seraya menarik tengkuk lehernya.

"Hhmmppp." Mikhayla terkejut kala Keyvan benar-benar memulai serangannya.

Tanpa paksaan Keyvan meraup bibir ranum Mikhayla, jelas sekali jika kini dia gugup menerima perlakuan Keyvan. Hanya sebatas ciuman dan dia sudah meremmas ujung kemeja Keyvan sebagai bentuk pelampiasan.

*Tidak sepandai itu main perempu*an.

Tapi kini Mikhayla dibuat meremang kala sang suami menyesap kedua bibirnya begitu lembut. Hal yang dahulunya hanya dia saksikan di drama negara tetangga itu, kini dia nikmati dan tidak dapat dia ungkapkan bagaimana rasanya.

Lummatan disertai gigitan kecil di sana membuat jiwa Mikhayla lagi-lagi melambung ke angkasa. Niat hati hanya meminta ciuman sebagai imbalan ponsel untuk sang istri, kini Keyvan justru meminta lebih.

Pria itu tidak melepaskan Mikhayla sebentar saja, bahkan bernapaspun belum dia izinkan. Mikhayla yang terbuai mulai membalas permainan lidah suaminya, meski baru pertama kali tapi dia percaya diri sekali. Berbekal dengan pengalaman yang dia dapatkan dari menonton drama romantis itulah, Mikhayla berhasil menyeimbangi kemampuan Keyvan.

Decapan penuh gairrah keduanya kini terdengar memenuhi kamar, tanpa Mikhayla sadari jika saat ini pria itu sudah membuatnya terbaring di atas tempat tidur.

"Bernapas, Khayla," tutur Keyvan melepas pagu-tannya sesaat, beberapa detik kemudian dia kembali menyambar bibir ranum itu dengan tangan yang bergriliya menelusuri lekuk tubuh istrinya.

Kenapa Keyvan jadi segila ini, dia lupa tujuan sesungguhnya dan terlanjur jatuh dengan pesona istrinya. Kecupan yang tadinya hanya bergelut di bibir kini berpindah di area lehernya, padahal istrinya belum mandi. Tapi anehnya aroma tubuh Mikhayla justru dia sukai, dia berbeda dan tidak seperti kemarin.

"Eeunnghh," lenguh Mikhayla setelah Keyvan cukup lama memanjakan tubuh sang istri, entah bagaimana dia beraksi hingga kini tubuh Mikhayla sudah polos layaknya bayi.

Niat hanya memanfaatkan kesempatan, Keyvan justru terjebak keadaan. Mendengar lenguhan wanitanya, Keyvan merasa dirinya dianggap sempurna.

Shiitt!! Kenapa anak kecil ini begitu seksi di mataku? Van ... kau baik-baik saja kan??

Dia mengutuk dirinya sendiri, batinnya bingung namun dua gundukan kenyal yang sempat dia lihat malam itu entah kenapa pagi ini lebih menantang di mata Keyvan.

Tidak sebesar milik Liora, tapi pesonanya luar biasa. Keyvan dibuat tidak berkutik kali ini, jiwanya sebagai pria benar-benar hidup. Keyvan menyessapnya dengan rakus, seolah khawatir ada seseoeang yang menginginkan istrinya juga.

.

.

.

Semua yang Keyvan lakukan benar-benar memabukkan bagi Mikhayla, hingga dia menjerit ketika jemari Keyvan menyentuh celah sempit di bawah sana. Hanya menyentuh, belum di apa-apakan.

"Takut," desis Mikhayla mulai tersadar jika saat ini dia berada dalam posisi membahayakan.

"Tenang, Sayang ... kamu hanya perlu menikmati," bisik Keyvan kemudian kembali menggerakkan jemarinya perlahan di bagian inti Mikhayla.

Dia yang sama sekali belum pernah terjamah jelas saja dibuat merintih dengan perlakuan semacam ini. Mikhayla ingin menjerit, tapi dia tahan dengan menggigit bibir sebagai pelampiasan.

"Aah stop ... aku ma-mau pipis hentikan," rintihnya meminta tangan Keyvan berhenti, mendengar istrinya meracau bukannya berhenti melainkan semakin menjadi hingga tubuh istrinya bergelinjang untuk beberapa saat.

Napas Mikhayla memburu, dia berhasil mencapai puncak untuk pertama kalinya hanya dengan permainan jemari sang suami. Tubuhnya seakan lemas, Keyvan tersenyum simpul melihat jemarinya yang begitu basah.

Kembali dia tatap celah sempit yang begitu licin usai dia eksekusi beberapa waktu lalu. Bisa dipastikan ini benar-benar pertama kali, terlihat jelas dengan getaran tubuh Mikhayla ketika dia sentuh.

Belum sempat Mikhayla bernapas dengan tenang, Keyvan menarik tubuhnya agar berada tepat di tepian ranjang. Panas kini menjalar di sekujur tubuhnya, Keyvan membuka kaki sang istri lebar-lebar demi bisa menghujam celah sempit itu dengan leluasa.

"Oh My Gosh!! Justin, siap-siap hartamu kukuras setelah ini."

Mikhayla benar-benar pasrah, hendak kabur juga kemana. Toh sudah sepolos bayi baru lahir begini, hanya saja dia tidak yakin bisa menerima tamu yang sempat membuat Mikhayla menjerit malam itu.

Keyvan melepas kemeja yang sejak tadi memang belum tuntas dia kancingkan. Mikhayla memejamkan mata kala Keyvan hendak membuka ritsleting celananya, miliknya sudah sesak sejak tadi dan minta segera dibebaskan.

"Tu-tunggu, yakin aman?" Mikhayla menahan Keyvan yang masih berusaha membuka celananya.

"Maksudmu?"

"Aku takut pendarahan," tutur Mikhayla cemas, khawatir sekali dia tidak bisa berjalan setelah ini.

"Tidak akan, mitos dari mana begitu? Hm?" tanya Keyvan kembali membenarkan posisi Khayla yang dia rasa sedikit berubah, dia sudah tidak bisa menahannya lagi.

TOK TOK TOK

"Tunggu, ada orang ... apa mungkin penting?" Mikhayla berharap sekali seseorang diluar sana adalah pembangkang dan membuat Keyvan mengalah.

"Biarkan saja, aku sudah tidak tahan, Khayla."

Gawat, Mikhayla menelan salivanya. Demi Tuhan dia gugup sekali, membayangkan betapa sesaknya jika milik Keyvan benar-benar memaksa masuk dalam tubuhnya.

TOK TOK TOK

"Tuan!! Tuan Arga dan Nyonya Henia sudah menunggu Anda sejak tadi," teriak pria yang dia yakini adalah Wibowo itu membuat emosi Keyvan terpancing.

"Shiitt!! Sialan!! Kenapa harus mengganggu di saat begini," kesal Keyvan benar-benar tidak menyadari rencananya di awal.

Suasana hati Keyvan semudah itu rusak, dia mengusap wajahnya kasar dan memunguti kemejanya dengan kasar. Pria itu menatap jam di atas nakas dan memang dia sudah terlambat beberapa menit karena terbuai dengan pesona istri kecilnya.

Keyvan berlalu ke kamar mandi lebih dulu, tidak mungkin dia keluar dalam keadaan kacau begitu. Jelas saja rambut dan wajahnya harus kembali segar di hadapan mereka.

Sementara Mikhayla yang masih berada di tempat tidur hanya bisa terdiam menatap gerak gerik sang suami, dia meraih selimut untuk menutupi tubuhnya.

"Aku pergi, persiapkan dirimu nanti malam," ucap Keyvan sembari meraih dagu Mikhayla dan kembali mengecup bibir sang istri sekilas, dia harus waras sebentar saja. Jangan sampai namanya tercoreng dan berakhir buruk juga untuk Mikhayla.

- To Be Continue -

Wkwkkw maaf ya, Bang 🤣 Tahan dulu gilaaa, lagian urusin dulu tu mertuanya. Bayaran HP aja sampe segitunya, licik banget lu yak. Rasaian gue cicil loh, ga tahu waktu sih.

Btw makasih ya untuk jawaban kuis di eps kemarin, aku ketawa baca komennya😂 85 persen pada bahas takut cemburu karena Mikhayla lihat tutorial pasangnya dari orang lain padahal punya dia aja belum ditengokin. Gokil parah, tapi ada satu yang buat aku tertarik dan merasa memahami pikiran Keyvan dengan satu kalimat dari Mikhayla.

Yang jawabannya begini juga ada beberapa, but aku memilih yang ini. Maaf ya untuk yang lain, next time kita seru-seruan lagi. Doain Mikhayla banyak rezeki kayak Papanya, Bubay❣️

Kak Sri Follback akun aku ya, nanti kirim nomornya lewat PC🦈

Terpopuler

Comments

Halimah As Sa'diyah

Halimah As Sa'diyah

bocil mematikan ternyata khayla bisa buat Evan lupa diri

2025-01-16

0

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

kalo lagi gini aja tiba2 jd manggil sayang 😏

2024-11-28

1

0mezell

0mezell

🤣🤣 kasian justin jadi miskin dadakan

2025-02-10

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Petaka
2 BAB 2 - Pembunuh
3 BAB 3 - Kemarahan Dua Pria.
4 BAB 4 - Neraka Yang Sesungguhnya.
5 BAB 5 - Tanggung Jawab
6 BAB 6 - Pakai Bajumu.
7 BAB 7 - Siap Merasakan
8 BAB 8 - Menuai Hasil
9 BAB 9 - Bukan Pernikahan Biasa.
10 BAB 10 - Takdir
11 BAB 11 - Pria Dewasa
12 BAB 12 - Cenat-Cenut
13 BAB 13 - Bajak Laut
14 BAB 14 - Evan!!
15 BAB 15 - Tugas Pertama
16 BAB 16 - Marah?
17 BAB 17 - Makan Malam
18 BAB 18 - Duda Gila
19 BAB 19 - Tidak Ada Yang Gratis
20 BAB 20 - Bukan Bocil Biasa
21 BAB 21 - Kerinduan (Mikhayla)
22 BAB 22 - Bukan Aliran Sesat
23 BAB 23 - Khilaf Termanis
24 BAB 24 - Bukan Guling Biasa.
25 BAB 25 - Tanggung Jawab
26 BAB 26 - Mulai Was-Was (Evan)
27 BAB 27 - Jangan Mengadu
28 BAB 28 - Mulai Berani
29 BAB 29 - Permintaan Mikhail.
30 BAB 30 - Penyiksaan
31 BAB 31 - Fakta Tersakit
32 BAB 32 - Sama-Sama
33 BAB 33 - Angin Segar Mikhayla
34 BAB 34 - Kuasa Mikhayla.
35 BAB 35 - Bertemu Mertua
36 BAB 36 - Bukan Istri Pura-Pura.
37 BAB 37 - Mengenal Lebih Dekat
38 BAB 38 - Tetap sama
39 BAB 39 - Harap Berkaca
40 BAB 40 - Tutorial Hidup Ala Keyvan
41 BAB 41 - Keluarga BESAR
42 BAB 42 - Sama-Sama Pendendam
43 BAB 43 - Kembali (Dunia Mikhayla)
44 BAB 44 - Menjaga Dengan Caranya.
45 BAB 45 - Tidak Mau Berbagi
46 BAB 46 - Memang Sudah Wataknya.
47 BAB 47 - Tidak Ada Salahnya Mencoba
48 BAB 48 - Terbuka
49 BAB 49 - Ngebet (Hamil)
50 BAB 50 - Pembuktian
51 BAB 51 - Dendam Yang Sama
52 BAB 52 - Meminta Restu
53 BAB 53 - Puas!!
54 BAB 54 - Tidak Semudah Itu.
55 BAB 55 - Jodoh Dari Tuhan
56 BAB 56 - Pria Asing
57 BAB 57 - Ada Yang Salah
58 BAB 58 - Memastikan
59 BAB 59 - Mencurigakan.
60 BAB 60 - Pengkianat
61 BAB 61 - Kembali (Dunia Yang Sesungguhnya)
62 BAB 62 - Hidup Tapi Mati
63 BAB 63 - Belum Usai
64 BAB 64 - Sama-Sama Keras
65 BAB 65 - Izinkan Aku Pulang
66 BAB 66 - Melepas (Kerinduan)
67 BAB 67 - Demi Cinta
68 BAB 68 - Meredam Ego
69 BAB 69 - Istri Luar Biasa
70 BAB 70 - Sama Saja
71 BAB 71 - Bukan Mertua Biasa
72 BAB 72 - Belut Listrik
73 BAB 73 - Permintaan Mertua
74 BAB 74 - Otakmu tidak akan sampai - Keyvan
75 Promo - Wanita Milik CEO - Ranty Yoona
76 BAB 75 - Aku Bukan Penggoda (Mikhayla)
77 BAB 76 - Jodoh Cerminan Diri
78 BAB 77 - Lampu Hijau Dari Mama
79 BAB 78 - Diam-Diam
80 BAB 79 - Kejutan Sang Istri
81 BAB 80 - Jalan Paling Benar
82 BAB 81 - Keputusan Final
83 BAB 82 - Resiko
84 BAB 83 - Aku Mencintaimu!!
85 BAB 84 - Pengkhianat Sesungguhnya
86 HASRAT KAKAK TIRI - Desy Puspita
87 BAB 85 - Aku Bukan Liora (Mikhayla)
88 BAB 86 - Tidak Terduga
89 BAB 87 - Ketakutan Masa Depan
90 BAB 88 - Seutuhnya
91 BAB 89 - Kejutan Tak Terduga
92 BAB 90 - Bukan Anak Kecil
93 BAB 91 - Jangan Dipikirkan.
94 BAB 92 - Jangan Bermain-Main
95 BAB 93 - Memastikan (Mikhayla)
96 BAB 94 - Rahasia Mikhayla
97 BAB 95 - Seperti Mimpi
98 BAB 96 - Rahasia Kita
99 BAB 97 - Makan Malam
100 BAB 98 - Aneh
101 BAB 99 - Cita-Cita Sederhana
102 BAB 100 - Dramatis
103 BAB 101 - Rumitnya Hati Pria
104 BAB 102 - Ilustrasi Masa Depan
105 BAB 103 - Pantang Dipuji
106 BAB 104 - SKS
107 BAB 105 - Didikan Keyvan
108 BAB 106 - Salah Menduga
109 BAB 107 - Wanita Yang Terpilih
110 BAB 108 - Baby K
111 BAB 109 - Hadiah
112 BAB 110 - Ikatan Batin
113 BAB 111 - Sejatinya Seorang Papa
114 BAB 112 - Wanita Terakhir
115 BAB 113 - Pemaksa/Penyiksa.
116 BAB 114 - Kencan
117 BAB 115 - Bukan Istri Biasa
118 BAB 116 - Perintah Paling Sulit
119 BAB 117 - Di Luar Dugaan
120 BAB 118 - Kekhawatiran Keyvan
121 BAB 119 - Jawab!!!!
122 BAB 120 - Menantu Durjana
123 BAB 121 - Balas Dendam
124 BAB 122 - Pembuktian.
125 BAB 123 - Pantang Ditantang.
126 BAB 124 - Senam Hamil.
127 BAB 125 - Tidak Sadar Diri
128 BAB 126 - (Bukan) Suami Takut Istri
129 BAB 127 - Senam Hamil (Sungguhan)
130 BAB 128 - The Best Papa
131 BAB 129 - Berisik
132 BAB 130 - Berjuang (Semuanya)
133 BAB 131 - Bayangan Masa Depan
134 BAB 132 - Bahagia (Semua)
135 BAB 133 - Jangan Percaya Mikhail
136 BAB 134 - Milik Bersama
137 BAB 135 - Our Baby Girl
138 BAB 136 - Anggap Saja Kembar
139 BAB 137 - Tidak Berubah
140 BAB 138 - Unboxing
141 BAB 139 - Sangat Dewasa
142 BAB 140 - Mandiri Sejak Bayi
143 BAB 141 - Sangat Sempurna
144 BAB 142 - Perebutan Tahta
145 BAB 143 - Sang Pengasuh
146 BAB 144 - Kali Terakhir
147 BAB 145 - Toxic
148 BAB 146 - Bukan Sugar Baby
149 BAB 147 - Godaan Akhir Pekan
150 BAB 148 - Jebakan
151 BAB 149 - Jangan Sia-Siakan.
152 BAB 150 - Penyesalan Keyvan
153 BAB 151 - Sesuai Mood
154 BAB 152 - Keluarga Sempurna - End
155 Promo Karya Baru - Sugar Baby Sang Cassanova - Desy Puspita
156 BONUS CHAPTER 01
157 BONUS CHAPTER 02
158 BONUS CHAPTER 03
159 BONUS CHAPTER 04
160 BONUS CHAPTER 05
161 Promo Karya Baru - Istri Rahasia Sang Presdir
162 Promo Karya Baru Mahligai Impian (Zavia - Renaga - Giska)
163 BONUS CHAPTER 06
Episodes

Updated 163 Episodes

1
BAB 1 - Petaka
2
BAB 2 - Pembunuh
3
BAB 3 - Kemarahan Dua Pria.
4
BAB 4 - Neraka Yang Sesungguhnya.
5
BAB 5 - Tanggung Jawab
6
BAB 6 - Pakai Bajumu.
7
BAB 7 - Siap Merasakan
8
BAB 8 - Menuai Hasil
9
BAB 9 - Bukan Pernikahan Biasa.
10
BAB 10 - Takdir
11
BAB 11 - Pria Dewasa
12
BAB 12 - Cenat-Cenut
13
BAB 13 - Bajak Laut
14
BAB 14 - Evan!!
15
BAB 15 - Tugas Pertama
16
BAB 16 - Marah?
17
BAB 17 - Makan Malam
18
BAB 18 - Duda Gila
19
BAB 19 - Tidak Ada Yang Gratis
20
BAB 20 - Bukan Bocil Biasa
21
BAB 21 - Kerinduan (Mikhayla)
22
BAB 22 - Bukan Aliran Sesat
23
BAB 23 - Khilaf Termanis
24
BAB 24 - Bukan Guling Biasa.
25
BAB 25 - Tanggung Jawab
26
BAB 26 - Mulai Was-Was (Evan)
27
BAB 27 - Jangan Mengadu
28
BAB 28 - Mulai Berani
29
BAB 29 - Permintaan Mikhail.
30
BAB 30 - Penyiksaan
31
BAB 31 - Fakta Tersakit
32
BAB 32 - Sama-Sama
33
BAB 33 - Angin Segar Mikhayla
34
BAB 34 - Kuasa Mikhayla.
35
BAB 35 - Bertemu Mertua
36
BAB 36 - Bukan Istri Pura-Pura.
37
BAB 37 - Mengenal Lebih Dekat
38
BAB 38 - Tetap sama
39
BAB 39 - Harap Berkaca
40
BAB 40 - Tutorial Hidup Ala Keyvan
41
BAB 41 - Keluarga BESAR
42
BAB 42 - Sama-Sama Pendendam
43
BAB 43 - Kembali (Dunia Mikhayla)
44
BAB 44 - Menjaga Dengan Caranya.
45
BAB 45 - Tidak Mau Berbagi
46
BAB 46 - Memang Sudah Wataknya.
47
BAB 47 - Tidak Ada Salahnya Mencoba
48
BAB 48 - Terbuka
49
BAB 49 - Ngebet (Hamil)
50
BAB 50 - Pembuktian
51
BAB 51 - Dendam Yang Sama
52
BAB 52 - Meminta Restu
53
BAB 53 - Puas!!
54
BAB 54 - Tidak Semudah Itu.
55
BAB 55 - Jodoh Dari Tuhan
56
BAB 56 - Pria Asing
57
BAB 57 - Ada Yang Salah
58
BAB 58 - Memastikan
59
BAB 59 - Mencurigakan.
60
BAB 60 - Pengkianat
61
BAB 61 - Kembali (Dunia Yang Sesungguhnya)
62
BAB 62 - Hidup Tapi Mati
63
BAB 63 - Belum Usai
64
BAB 64 - Sama-Sama Keras
65
BAB 65 - Izinkan Aku Pulang
66
BAB 66 - Melepas (Kerinduan)
67
BAB 67 - Demi Cinta
68
BAB 68 - Meredam Ego
69
BAB 69 - Istri Luar Biasa
70
BAB 70 - Sama Saja
71
BAB 71 - Bukan Mertua Biasa
72
BAB 72 - Belut Listrik
73
BAB 73 - Permintaan Mertua
74
BAB 74 - Otakmu tidak akan sampai - Keyvan
75
Promo - Wanita Milik CEO - Ranty Yoona
76
BAB 75 - Aku Bukan Penggoda (Mikhayla)
77
BAB 76 - Jodoh Cerminan Diri
78
BAB 77 - Lampu Hijau Dari Mama
79
BAB 78 - Diam-Diam
80
BAB 79 - Kejutan Sang Istri
81
BAB 80 - Jalan Paling Benar
82
BAB 81 - Keputusan Final
83
BAB 82 - Resiko
84
BAB 83 - Aku Mencintaimu!!
85
BAB 84 - Pengkhianat Sesungguhnya
86
HASRAT KAKAK TIRI - Desy Puspita
87
BAB 85 - Aku Bukan Liora (Mikhayla)
88
BAB 86 - Tidak Terduga
89
BAB 87 - Ketakutan Masa Depan
90
BAB 88 - Seutuhnya
91
BAB 89 - Kejutan Tak Terduga
92
BAB 90 - Bukan Anak Kecil
93
BAB 91 - Jangan Dipikirkan.
94
BAB 92 - Jangan Bermain-Main
95
BAB 93 - Memastikan (Mikhayla)
96
BAB 94 - Rahasia Mikhayla
97
BAB 95 - Seperti Mimpi
98
BAB 96 - Rahasia Kita
99
BAB 97 - Makan Malam
100
BAB 98 - Aneh
101
BAB 99 - Cita-Cita Sederhana
102
BAB 100 - Dramatis
103
BAB 101 - Rumitnya Hati Pria
104
BAB 102 - Ilustrasi Masa Depan
105
BAB 103 - Pantang Dipuji
106
BAB 104 - SKS
107
BAB 105 - Didikan Keyvan
108
BAB 106 - Salah Menduga
109
BAB 107 - Wanita Yang Terpilih
110
BAB 108 - Baby K
111
BAB 109 - Hadiah
112
BAB 110 - Ikatan Batin
113
BAB 111 - Sejatinya Seorang Papa
114
BAB 112 - Wanita Terakhir
115
BAB 113 - Pemaksa/Penyiksa.
116
BAB 114 - Kencan
117
BAB 115 - Bukan Istri Biasa
118
BAB 116 - Perintah Paling Sulit
119
BAB 117 - Di Luar Dugaan
120
BAB 118 - Kekhawatiran Keyvan
121
BAB 119 - Jawab!!!!
122
BAB 120 - Menantu Durjana
123
BAB 121 - Balas Dendam
124
BAB 122 - Pembuktian.
125
BAB 123 - Pantang Ditantang.
126
BAB 124 - Senam Hamil.
127
BAB 125 - Tidak Sadar Diri
128
BAB 126 - (Bukan) Suami Takut Istri
129
BAB 127 - Senam Hamil (Sungguhan)
130
BAB 128 - The Best Papa
131
BAB 129 - Berisik
132
BAB 130 - Berjuang (Semuanya)
133
BAB 131 - Bayangan Masa Depan
134
BAB 132 - Bahagia (Semua)
135
BAB 133 - Jangan Percaya Mikhail
136
BAB 134 - Milik Bersama
137
BAB 135 - Our Baby Girl
138
BAB 136 - Anggap Saja Kembar
139
BAB 137 - Tidak Berubah
140
BAB 138 - Unboxing
141
BAB 139 - Sangat Dewasa
142
BAB 140 - Mandiri Sejak Bayi
143
BAB 141 - Sangat Sempurna
144
BAB 142 - Perebutan Tahta
145
BAB 143 - Sang Pengasuh
146
BAB 144 - Kali Terakhir
147
BAB 145 - Toxic
148
BAB 146 - Bukan Sugar Baby
149
BAB 147 - Godaan Akhir Pekan
150
BAB 148 - Jebakan
151
BAB 149 - Jangan Sia-Siakan.
152
BAB 150 - Penyesalan Keyvan
153
BAB 151 - Sesuai Mood
154
BAB 152 - Keluarga Sempurna - End
155
Promo Karya Baru - Sugar Baby Sang Cassanova - Desy Puspita
156
BONUS CHAPTER 01
157
BONUS CHAPTER 02
158
BONUS CHAPTER 03
159
BONUS CHAPTER 04
160
BONUS CHAPTER 05
161
Promo Karya Baru - Istri Rahasia Sang Presdir
162
Promo Karya Baru Mahligai Impian (Zavia - Renaga - Giska)
163
BONUS CHAPTER 06

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!