BAB 16 - Marah?

Pasca pelukan sia-sia itu, Mikhayla mengutuk dirinya sendiri. Dia bahkan menepuk jidatnya berkali-kali lantaran merasa dirinya luar biasa bodoh. Dia terlalu percaya diri jika Keyvan butuh pelukan, hal itu dia lakukan karena sejak dahulu jika Mikhail pulang kerja akan memeluk Zia, sang mama.

"Haa malunya ... Khayla kamu memang euugh!! Nanti dikira agresif, Khay."

Dia menggigit bibir bawahnya, sejak tadi memilihkan pakaian untuk Keyvan belum usai juga lantaran fokus memikirkan rasa malu. Suaminya tengah membersihkan diri, dan tugasnya kali ini ialah menyiapkan pakaian. Ya, ini adalah kali pertama dan jelas saja dia bingung.

"Ah sudahlah, namanya juga belum terbiasa ya kan? Anggap saja kesalahan teknis, santai."

Mikhayla mengelus dada, meyakinkan diri jika itu bukan sebuah kesalahan. Dia kembali fokus dengan perlengkapan Keyvan malam ini, sebenarnya dia sedikit geli juga hendak menyentuh hal-hal privasi bagi Keyvan.

Jika Mikhayla perhatikan, Keyvan adalah tipe pria yang sangat meratukan pasangan. Meski dia hanya melihat sekilas, akan tetapi dapat disimpulkan barang-barang milik mendiang istrinya lebih mendominasi.

Sesaat dia terdiam, rasa bersalah sebenarnya kerap menghampiri Mikhayla. Apalagi ketika dia sendirian di kamar ini, akan tetapi tidak mungkin Mikhayla menghabiskan waktunya hanya untuk menangis semata.

Nasi sudah menjadi bubur, semua terjadi begitu saja. Hendak meminta maaf juga dengan cara apa, Mikhayla menepis kegundahannya dan kembali melanjutkan kegiatannya.

Entah selama apa dia berpikir hingga Keyvan selesai pakaian suaminya belum juga siap, Mikhayla gelagapan kala Keyvan sudah berdiri di hadapannya.

Bentuk tubuh atletis, dengan butiran air yang tampak disengaja tidak dikeringkan itu membuat mata Mikhayla membola, dia memerah padahal sama sekali tidak digoda. Dia mengalihkan pandangan lantaran merasa malu melihat pemandangan di depannya, handuk itu melilit asal dan Mikhayla ketar-ketir sebenarnya. Khawatir jika handuk itu tiba-tiba melorot kala dirinya tidak siap.

"Mana pakaianku," ucap Keyvan padahal dia bisa lihat sendiri saat ini pakaiannya masih dalam pelukan Mikhayla.

Tanpa melihat ke arah sang suami, Mikhayla mengulurkan pakaian yang sempat membuatnya dilema pilih yang mana. Keyvan menerimanya tanpa mengucapkan terima kasih lebih dulu, melainkan protes lantaran Mikhayla tidak mengikutsertakan underware di sana.

"Underware nya mana?"

Mikhayla mendelik, suaminya balas dendam atau bagaimana? Diperintah menyiapkan pakaian tidur saja Khayla sudah merasa tertekan sebenarnya. Kini, pria itu justru meminta hal lainnya, jelas saja dia kesal luar biasa.

"Aku tidak tahu tempatnya," ucapnya kemudian, Keyvan kemudian menunjuk bagian bawah lemarinya, semua harta karun Keyvan ada di sana.

"Di sana."

Dengan berat hati Mikhayla menuruti perintahnya, mulut Mikhayla menganga kala melihat susunannya begitu rapi dan sempurna. Bahkan disusun sesuai dengan warnanya, sungguh menakjubkan.

What the ... ? Tunggu? Pengaman juga dia simpan di sini?

Ingin memaki, namun secepat mungkin Mikhayla berhenti dengan hal semacam ini. Dia melupakan benda yang dia ketahui digunakan untuk melakukan hubungan itu, meski tidak pernah menggunakannya Mikhayla jelas tidak sepolos kelihatannya.

"Ini."

Keyvan menerimanya sembari menatap Mikhayla dengan wajah datarnya. Tanpa Mikhayla sadari, sejak tadi Keyvan memandangi tingkahnya yang diam-diam memperhatikan senjatanya.

"Istriku yang memintaku menggunakannya setiap kami berhubungan, jangan berpikir macam-macam."

Keyvan memberi penjelasan sebelum Mikhayla berpikir dia seorang penjahat kelamin. Pria itu tidak berbohong, Liora memang selalu meminta Keyvan menggunakan pengaman ketika mereka bermain. Bahkan, Keyvan yang begitu menginginkan seorang anak terpaksa mencari celah agar istrinya bisa hamil.

"Memangnya itu apa?"

Jurus pura-pura polos agar tidak diterkam kembali dia perlihatkan. Ya, ilmu sang papa memang dia terapkan dalam kehidupan. Pura-pura lupa, pura-pura tuli dan pura-pura tidak tahu segalanya adalah ilmu paling abadi yang diwariskan Mikhail padanya.

"Pengaman, kamu tidak tahu hal semacam itu?"

"Untuk apa?" tanya Mikhayla dengan mata bulatnya, gurat wajahnya benar-benar seperti orang penasaran.

"Jika tidak mau hamil, pasanganmu harus pakai itu."

Keyvan yang tidak mengira istrinya tengah berbohong dengan polosnya menjelaskan benda itu serta kegunaannya. Tanpa dia ketahui bahwa hal semacam itu sudah diluar kepala bagi Mikhayla yang merupakan mahasiswi kedokteran di salah satu Universitas ternama di ibu kota.

"Cara pakainya gimana?"

Keyvan menghela napas kasar, dia menggigit bibir bawahnya tiba-tiba. Pertanyaan istrinya kian menjadi dan membuat miliknya seakan terpanggil kala wanita itu mengikuti kemana Keyvan berlalu.

"Mikhayla, bisakah kamu berhenti memepertanyakan hal semacam ini?"

Keyvan mengusap kasar wajahnya, rasa penasaran Mikhayla hanya membuat sesuatu di balik handuknya mulai terpanggil.

"Maaf, aku akan cari tahu sendiri bagaimana caranya di artikel."

Usai mengatakan hal semacam itu Mikhayla berlalu melewati Keyvan, pria itu menarik tubuh sang istri dan dia buat Mikhayla pasrah membentur lemari.

"Untuk apa cari tahu sendiri?" tanya Keyvan serius, pria itu tiba-tiba marah dan tidak suka dengan pernyataan Mikhayla yang akan belajar caranya sendiri.

"Cuma mau tahu saja, siapa tahu berguna nantinya."

Keyvan yang sejak tadi tenang tiba-tiba gelisah mendengar ucapan istrinya. Akal Keyvan tiba-tiba seakan kacau dan dia mengeraskan rahang dengan sorot tajam seolah hendak membunuh Mikhayla.

"Kenapa?" tanya Mikhayla merasa heran dengan perubahan sikap Keyvan yang secepat kilat, mudah sekali pria ini marah setelah sebelumnya terdengar sedikit hangat.

"Menjauhlah, aku khawatir tangan ini akan menyakitimu."

Keyvan melepaskan Mikhayla kemudian. Dia memejamkan mata dengan hati yang seakan tersayat tanpa sengaja, semudah itu dia terluka. Padahal, Mikhayla hanya mengatakan ingin mencaritahu bagaimana caranya, akan tetapi pikiran Keyvan tiba-tiba buruk dan dia menjadi marah.

.

.

.

Di tempat tidur Mikhayla masih menunggu, sudah beberapa menit namun Keyvan belum juga kembali. Wanita itu benar-benar kebingungan dimana kesalahan dia, hanya bertanya masalah itu lantas kenapa suaminya tiba-tiba marah.

Baru juga dipikirkan, Keyvan kini menghampiri tempat tidur dengan wajah tegang seperti pertama kali bertemu. Mikhayla memperhatikan gerak-geriknya, dari jarak yang tak sebegitu jauh dia mengangkat telepon dari seseorang di sana.

"Iya, Ma ... besok malam aku akan kesana," jawab Keyvan sopan, sepertinya itu adalah orang yang Keyvan hormati. Apa mungkin orang tuanya? Mikhayla dibuat ketar-ketir karena otaknya terkontaminasi dengan sinetron hingga takut sekali dengan sosok mertua.

"Jangan, Ma. Biarkan pakaian istriku di sini, aku belum siap."

Mikhayla mengangguk mengerti, tampaknya memang bicara dengan keluarga Keyvan. Terbukti pembahasan mereka tentang mendiang istrinya.

"Siapa?" Pertanyaan yang tak seharusnya Mikhayla lontarkan, sungguh dia menyesal luar biasa saat ini.

"Mertuaku."

Tanpa diduga, Keyvan mejawab pertanyaan Mikhayla. Pria itu kemudian mengembalikan ponselnya ke atas nakas, Mikhayla sempat melihat foto wanita cantik di ponsel Keyvan. jelas saja itu Liora.

Krruukk

Belum usai malu akibat asal bertanya, kini dia dibuat semakin malu kala perutnya tiba-tiba berbunyi seperti itu. Mikhayla ingin mengubur dirinya sendiri kali ini, namun perhatian Keyvan justru tertuju padanya.

"Cepat turun, kita makan malam." Untuk pertama kalinya, Keyvan mengajaknya makan malam bersama dan Mikhayla bisa merasakan bagaimana suasana di ruang makan.

- To Be Continue -

Sebelum lanjut, aku mau kasih pertanyaan nih. Menurut kalian Keyvan marah di bab ini karena apa? Hayuu keluarkan kemampuan memprediksi seseorangnya.

Jawaban paling menarik aku kasih pulsa 25K

Terpopuler

Comments

Nur Koni

Nur Koni

takut khayla cari tahu cara pakai sama laki laki lain

2024-11-15

0

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

wkwk ya ga salah sih, akupun gitu ke suamiku kalo pulang kerja 🤣

2024-11-28

0

Herni Haryani

Herni Haryani

sekarang keyvan dalam menghadapi sikap mikayla dibawa santai walau selalu membuatnya darah tinggi,sabar van kan kata kamu bocah ingusan.

2024-10-16

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Petaka
2 BAB 2 - Pembunuh
3 BAB 3 - Kemarahan Dua Pria.
4 BAB 4 - Neraka Yang Sesungguhnya.
5 BAB 5 - Tanggung Jawab
6 BAB 6 - Pakai Bajumu.
7 BAB 7 - Siap Merasakan
8 BAB 8 - Menuai Hasil
9 BAB 9 - Bukan Pernikahan Biasa.
10 BAB 10 - Takdir
11 BAB 11 - Pria Dewasa
12 BAB 12 - Cenat-Cenut
13 BAB 13 - Bajak Laut
14 BAB 14 - Evan!!
15 BAB 15 - Tugas Pertama
16 BAB 16 - Marah?
17 BAB 17 - Makan Malam
18 BAB 18 - Duda Gila
19 BAB 19 - Tidak Ada Yang Gratis
20 BAB 20 - Bukan Bocil Biasa
21 BAB 21 - Kerinduan (Mikhayla)
22 BAB 22 - Bukan Aliran Sesat
23 BAB 23 - Khilaf Termanis
24 BAB 24 - Bukan Guling Biasa.
25 BAB 25 - Tanggung Jawab
26 BAB 26 - Mulai Was-Was (Evan)
27 BAB 27 - Jangan Mengadu
28 BAB 28 - Mulai Berani
29 BAB 29 - Permintaan Mikhail.
30 BAB 30 - Penyiksaan
31 BAB 31 - Fakta Tersakit
32 BAB 32 - Sama-Sama
33 BAB 33 - Angin Segar Mikhayla
34 BAB 34 - Kuasa Mikhayla.
35 BAB 35 - Bertemu Mertua
36 BAB 36 - Bukan Istri Pura-Pura.
37 BAB 37 - Mengenal Lebih Dekat
38 BAB 38 - Tetap sama
39 BAB 39 - Harap Berkaca
40 BAB 40 - Tutorial Hidup Ala Keyvan
41 BAB 41 - Keluarga BESAR
42 BAB 42 - Sama-Sama Pendendam
43 BAB 43 - Kembali (Dunia Mikhayla)
44 BAB 44 - Menjaga Dengan Caranya.
45 BAB 45 - Tidak Mau Berbagi
46 BAB 46 - Memang Sudah Wataknya.
47 BAB 47 - Tidak Ada Salahnya Mencoba
48 BAB 48 - Terbuka
49 BAB 49 - Ngebet (Hamil)
50 BAB 50 - Pembuktian
51 BAB 51 - Dendam Yang Sama
52 BAB 52 - Meminta Restu
53 BAB 53 - Puas!!
54 BAB 54 - Tidak Semudah Itu.
55 BAB 55 - Jodoh Dari Tuhan
56 BAB 56 - Pria Asing
57 BAB 57 - Ada Yang Salah
58 BAB 58 - Memastikan
59 BAB 59 - Mencurigakan.
60 BAB 60 - Pengkianat
61 BAB 61 - Kembali (Dunia Yang Sesungguhnya)
62 BAB 62 - Hidup Tapi Mati
63 BAB 63 - Belum Usai
64 BAB 64 - Sama-Sama Keras
65 BAB 65 - Izinkan Aku Pulang
66 BAB 66 - Melepas (Kerinduan)
67 BAB 67 - Demi Cinta
68 BAB 68 - Meredam Ego
69 BAB 69 - Istri Luar Biasa
70 BAB 70 - Sama Saja
71 BAB 71 - Bukan Mertua Biasa
72 BAB 72 - Belut Listrik
73 BAB 73 - Permintaan Mertua
74 BAB 74 - Otakmu tidak akan sampai - Keyvan
75 Promo - Wanita Milik CEO - Ranty Yoona
76 BAB 75 - Aku Bukan Penggoda (Mikhayla)
77 BAB 76 - Jodoh Cerminan Diri
78 BAB 77 - Lampu Hijau Dari Mama
79 BAB 78 - Diam-Diam
80 BAB 79 - Kejutan Sang Istri
81 BAB 80 - Jalan Paling Benar
82 BAB 81 - Keputusan Final
83 BAB 82 - Resiko
84 BAB 83 - Aku Mencintaimu!!
85 BAB 84 - Pengkhianat Sesungguhnya
86 HASRAT KAKAK TIRI - Desy Puspita
87 BAB 85 - Aku Bukan Liora (Mikhayla)
88 BAB 86 - Tidak Terduga
89 BAB 87 - Ketakutan Masa Depan
90 BAB 88 - Seutuhnya
91 BAB 89 - Kejutan Tak Terduga
92 BAB 90 - Bukan Anak Kecil
93 BAB 91 - Jangan Dipikirkan.
94 BAB 92 - Jangan Bermain-Main
95 BAB 93 - Memastikan (Mikhayla)
96 BAB 94 - Rahasia Mikhayla
97 BAB 95 - Seperti Mimpi
98 BAB 96 - Rahasia Kita
99 BAB 97 - Makan Malam
100 BAB 98 - Aneh
101 BAB 99 - Cita-Cita Sederhana
102 BAB 100 - Dramatis
103 BAB 101 - Rumitnya Hati Pria
104 BAB 102 - Ilustrasi Masa Depan
105 BAB 103 - Pantang Dipuji
106 BAB 104 - SKS
107 BAB 105 - Didikan Keyvan
108 BAB 106 - Salah Menduga
109 BAB 107 - Wanita Yang Terpilih
110 BAB 108 - Baby K
111 BAB 109 - Hadiah
112 BAB 110 - Ikatan Batin
113 BAB 111 - Sejatinya Seorang Papa
114 BAB 112 - Wanita Terakhir
115 BAB 113 - Pemaksa/Penyiksa.
116 BAB 114 - Kencan
117 BAB 115 - Bukan Istri Biasa
118 BAB 116 - Perintah Paling Sulit
119 BAB 117 - Di Luar Dugaan
120 BAB 118 - Kekhawatiran Keyvan
121 BAB 119 - Jawab!!!!
122 BAB 120 - Menantu Durjana
123 BAB 121 - Balas Dendam
124 BAB 122 - Pembuktian.
125 BAB 123 - Pantang Ditantang.
126 BAB 124 - Senam Hamil.
127 BAB 125 - Tidak Sadar Diri
128 BAB 126 - (Bukan) Suami Takut Istri
129 BAB 127 - Senam Hamil (Sungguhan)
130 BAB 128 - The Best Papa
131 BAB 129 - Berisik
132 BAB 130 - Berjuang (Semuanya)
133 BAB 131 - Bayangan Masa Depan
134 BAB 132 - Bahagia (Semua)
135 BAB 133 - Jangan Percaya Mikhail
136 BAB 134 - Milik Bersama
137 BAB 135 - Our Baby Girl
138 BAB 136 - Anggap Saja Kembar
139 BAB 137 - Tidak Berubah
140 BAB 138 - Unboxing
141 BAB 139 - Sangat Dewasa
142 BAB 140 - Mandiri Sejak Bayi
143 BAB 141 - Sangat Sempurna
144 BAB 142 - Perebutan Tahta
145 BAB 143 - Sang Pengasuh
146 BAB 144 - Kali Terakhir
147 BAB 145 - Toxic
148 BAB 146 - Bukan Sugar Baby
149 BAB 147 - Godaan Akhir Pekan
150 BAB 148 - Jebakan
151 BAB 149 - Jangan Sia-Siakan.
152 BAB 150 - Penyesalan Keyvan
153 BAB 151 - Sesuai Mood
154 BAB 152 - Keluarga Sempurna - End
155 Promo Karya Baru - Sugar Baby Sang Cassanova - Desy Puspita
156 BONUS CHAPTER 01
157 BONUS CHAPTER 02
158 BONUS CHAPTER 03
159 BONUS CHAPTER 04
160 BONUS CHAPTER 05
161 Promo Karya Baru - Istri Rahasia Sang Presdir
162 Promo Karya Baru Mahligai Impian (Zavia - Renaga - Giska)
163 BONUS CHAPTER 06
Episodes

Updated 163 Episodes

1
BAB 1 - Petaka
2
BAB 2 - Pembunuh
3
BAB 3 - Kemarahan Dua Pria.
4
BAB 4 - Neraka Yang Sesungguhnya.
5
BAB 5 - Tanggung Jawab
6
BAB 6 - Pakai Bajumu.
7
BAB 7 - Siap Merasakan
8
BAB 8 - Menuai Hasil
9
BAB 9 - Bukan Pernikahan Biasa.
10
BAB 10 - Takdir
11
BAB 11 - Pria Dewasa
12
BAB 12 - Cenat-Cenut
13
BAB 13 - Bajak Laut
14
BAB 14 - Evan!!
15
BAB 15 - Tugas Pertama
16
BAB 16 - Marah?
17
BAB 17 - Makan Malam
18
BAB 18 - Duda Gila
19
BAB 19 - Tidak Ada Yang Gratis
20
BAB 20 - Bukan Bocil Biasa
21
BAB 21 - Kerinduan (Mikhayla)
22
BAB 22 - Bukan Aliran Sesat
23
BAB 23 - Khilaf Termanis
24
BAB 24 - Bukan Guling Biasa.
25
BAB 25 - Tanggung Jawab
26
BAB 26 - Mulai Was-Was (Evan)
27
BAB 27 - Jangan Mengadu
28
BAB 28 - Mulai Berani
29
BAB 29 - Permintaan Mikhail.
30
BAB 30 - Penyiksaan
31
BAB 31 - Fakta Tersakit
32
BAB 32 - Sama-Sama
33
BAB 33 - Angin Segar Mikhayla
34
BAB 34 - Kuasa Mikhayla.
35
BAB 35 - Bertemu Mertua
36
BAB 36 - Bukan Istri Pura-Pura.
37
BAB 37 - Mengenal Lebih Dekat
38
BAB 38 - Tetap sama
39
BAB 39 - Harap Berkaca
40
BAB 40 - Tutorial Hidup Ala Keyvan
41
BAB 41 - Keluarga BESAR
42
BAB 42 - Sama-Sama Pendendam
43
BAB 43 - Kembali (Dunia Mikhayla)
44
BAB 44 - Menjaga Dengan Caranya.
45
BAB 45 - Tidak Mau Berbagi
46
BAB 46 - Memang Sudah Wataknya.
47
BAB 47 - Tidak Ada Salahnya Mencoba
48
BAB 48 - Terbuka
49
BAB 49 - Ngebet (Hamil)
50
BAB 50 - Pembuktian
51
BAB 51 - Dendam Yang Sama
52
BAB 52 - Meminta Restu
53
BAB 53 - Puas!!
54
BAB 54 - Tidak Semudah Itu.
55
BAB 55 - Jodoh Dari Tuhan
56
BAB 56 - Pria Asing
57
BAB 57 - Ada Yang Salah
58
BAB 58 - Memastikan
59
BAB 59 - Mencurigakan.
60
BAB 60 - Pengkianat
61
BAB 61 - Kembali (Dunia Yang Sesungguhnya)
62
BAB 62 - Hidup Tapi Mati
63
BAB 63 - Belum Usai
64
BAB 64 - Sama-Sama Keras
65
BAB 65 - Izinkan Aku Pulang
66
BAB 66 - Melepas (Kerinduan)
67
BAB 67 - Demi Cinta
68
BAB 68 - Meredam Ego
69
BAB 69 - Istri Luar Biasa
70
BAB 70 - Sama Saja
71
BAB 71 - Bukan Mertua Biasa
72
BAB 72 - Belut Listrik
73
BAB 73 - Permintaan Mertua
74
BAB 74 - Otakmu tidak akan sampai - Keyvan
75
Promo - Wanita Milik CEO - Ranty Yoona
76
BAB 75 - Aku Bukan Penggoda (Mikhayla)
77
BAB 76 - Jodoh Cerminan Diri
78
BAB 77 - Lampu Hijau Dari Mama
79
BAB 78 - Diam-Diam
80
BAB 79 - Kejutan Sang Istri
81
BAB 80 - Jalan Paling Benar
82
BAB 81 - Keputusan Final
83
BAB 82 - Resiko
84
BAB 83 - Aku Mencintaimu!!
85
BAB 84 - Pengkhianat Sesungguhnya
86
HASRAT KAKAK TIRI - Desy Puspita
87
BAB 85 - Aku Bukan Liora (Mikhayla)
88
BAB 86 - Tidak Terduga
89
BAB 87 - Ketakutan Masa Depan
90
BAB 88 - Seutuhnya
91
BAB 89 - Kejutan Tak Terduga
92
BAB 90 - Bukan Anak Kecil
93
BAB 91 - Jangan Dipikirkan.
94
BAB 92 - Jangan Bermain-Main
95
BAB 93 - Memastikan (Mikhayla)
96
BAB 94 - Rahasia Mikhayla
97
BAB 95 - Seperti Mimpi
98
BAB 96 - Rahasia Kita
99
BAB 97 - Makan Malam
100
BAB 98 - Aneh
101
BAB 99 - Cita-Cita Sederhana
102
BAB 100 - Dramatis
103
BAB 101 - Rumitnya Hati Pria
104
BAB 102 - Ilustrasi Masa Depan
105
BAB 103 - Pantang Dipuji
106
BAB 104 - SKS
107
BAB 105 - Didikan Keyvan
108
BAB 106 - Salah Menduga
109
BAB 107 - Wanita Yang Terpilih
110
BAB 108 - Baby K
111
BAB 109 - Hadiah
112
BAB 110 - Ikatan Batin
113
BAB 111 - Sejatinya Seorang Papa
114
BAB 112 - Wanita Terakhir
115
BAB 113 - Pemaksa/Penyiksa.
116
BAB 114 - Kencan
117
BAB 115 - Bukan Istri Biasa
118
BAB 116 - Perintah Paling Sulit
119
BAB 117 - Di Luar Dugaan
120
BAB 118 - Kekhawatiran Keyvan
121
BAB 119 - Jawab!!!!
122
BAB 120 - Menantu Durjana
123
BAB 121 - Balas Dendam
124
BAB 122 - Pembuktian.
125
BAB 123 - Pantang Ditantang.
126
BAB 124 - Senam Hamil.
127
BAB 125 - Tidak Sadar Diri
128
BAB 126 - (Bukan) Suami Takut Istri
129
BAB 127 - Senam Hamil (Sungguhan)
130
BAB 128 - The Best Papa
131
BAB 129 - Berisik
132
BAB 130 - Berjuang (Semuanya)
133
BAB 131 - Bayangan Masa Depan
134
BAB 132 - Bahagia (Semua)
135
BAB 133 - Jangan Percaya Mikhail
136
BAB 134 - Milik Bersama
137
BAB 135 - Our Baby Girl
138
BAB 136 - Anggap Saja Kembar
139
BAB 137 - Tidak Berubah
140
BAB 138 - Unboxing
141
BAB 139 - Sangat Dewasa
142
BAB 140 - Mandiri Sejak Bayi
143
BAB 141 - Sangat Sempurna
144
BAB 142 - Perebutan Tahta
145
BAB 143 - Sang Pengasuh
146
BAB 144 - Kali Terakhir
147
BAB 145 - Toxic
148
BAB 146 - Bukan Sugar Baby
149
BAB 147 - Godaan Akhir Pekan
150
BAB 148 - Jebakan
151
BAB 149 - Jangan Sia-Siakan.
152
BAB 150 - Penyesalan Keyvan
153
BAB 151 - Sesuai Mood
154
BAB 152 - Keluarga Sempurna - End
155
Promo Karya Baru - Sugar Baby Sang Cassanova - Desy Puspita
156
BONUS CHAPTER 01
157
BONUS CHAPTER 02
158
BONUS CHAPTER 03
159
BONUS CHAPTER 04
160
BONUS CHAPTER 05
161
Promo Karya Baru - Istri Rahasia Sang Presdir
162
Promo Karya Baru Mahligai Impian (Zavia - Renaga - Giska)
163
BONUS CHAPTER 06

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!