Xiao Feng kini seketika berhenti dengan pandangan ke depan. "I-itu Harimau Corak Perak yang setara Ranah Kondensasi Qi... jadi sedari awal yang mengintai ku adalah dia, M-matilah aku "Dengan wajah yang menggelap sudah memperkirakan kemungkinan terburuk sekarang menjadi santapan beast itu.
'Aku harus mencari cara untuk keluar dari situasi ini 'Batin nya ambil memikirkan cara melarikan diri.
Setelah beberapa saat Xiao Feng memutuskan untuk mundur dan lari dari sana secepat yang dia bisa. Di sisi lain Harimau Corak Perak melihat mangsanya mulai melarikan diri kini mulai bergerak mengejarnya.
"Roaaarr.."
Beas itu meraung dan mengejar Xiao Feng. Dan Suara itu lah menyebabkan burung-burung di hutan itu beterbangan dan Beast rendah mulai melarikan diri dari Lokasinya.
.....................
Di bawah pohon siluet bayangan merah melesat cepat seakan menghindari sesuatu. Sosok itu adalah Xiao Feng yang telah menggunakan pernafasan nya untuk melarikan diri dari kejaran Beast Harimau itu.
Zhep!
Whusssh...!!!
"Brengsek itu... Kalau ini terus berlanjut tubuhku sudah tak kuat lagi menahan beban Teknik Ini "Mengutuk Harimau yang masih dengan setia mengejar nya seakan menunggu dia kelelahan.
Karena tidak ingin di jadikan santapan tanpa perlawanan kini Xiao Feng lebih memilih berhenti dan bertarung.
"Baiklah harimau jelek karena kau ingin memangsaku walaupun aku tak bisa mengalahkan mu tetapi bersiaplah untuk kehilangan anggota badanmu "
Melihat targetnya berhenti Harimau itu pun berhenti tak jauh dari Xiao Feng sambil memasang sikap siap bertarung karena melihat Xiao Feng menatapnya dengan Niat Bertarung.
"Rooaarr "
Harimau itu kemudian melesat ke arah Xiao Feng yang kini sudah terlihat memakai Teknik Pernafasan-nya.
'Sial... Aku tidak boleh mati di sini aku harus mengerahkan segalanya ini adalah pertarungan hidup dan mati 'batin Xiao Feng.
"Teknik Nafas Matahari ~ Gerakan Pertama, Langkah Angin Panas "
Pertarungan penentu hidup dan mati pun terjadi di Hutan Gelap yang membuat Beast - beast berlarian.
......................
Kota Matahari
Kini di Kediaman yang cukup besar sedang melalukan pertemuan untuk membahas dan mempersiapkan para generasi muda untuk mengikuti Turnamen Kota.
"Patriak apakah sudah di tentukan yang akan menjadi perwakilan Keluarga Xiao pada Turnamen itu? "Tanya seseorang yang duduk di sana.
"Untuk sekarang kita hanya perlu memberikan pelatihan tambahan kepada generasi muda keluarga. Kita akan memilih perwakilan setelah melihat perkembangannya 1 seminggu sebelum Turnamen "Kata tegas Patriak Keluarga Xiao 'Xiao Zhen ' ayah Xiao Feng.
"Hemmmm... Apa yang Patriak kata benar waktu masih tersisa kita akan melatih lebih giat mereka untuk persiapan pemilihan dan untuk Turnamen nantinya "Seorang Tetua Wanita satu-satunya di sana yang terkenal kebijaksanaannya dalam pemikirannya yaitu Xiao Mei.
Setelah para Tetua tenggelam dalam pemikiran masing-masing untuk mencerna maksud dari Patriak-nya kini mulai tercerahkan dan mengerti maksud dari pemikiran masing-masing dan mulai Menganggukkan kepalanya sendiri bermaksud mengerti.
Melihat para Tetua mulai mengerti maksud nya pun berkata, "Kita sama-sama anggota keluarga Xiao satu kesatuan tetap berlatih bersama Turnamen tidak hanya sekali bagi yang tidak terpilih nanti tunggulah kesempatan berikutnya, tolong sampaikan maksud ku perkataan ku kepada para pemuda Keluarga kita Tetua Po. Dan Mungkin Pertemuan ini kita akhiri sampai di sini, Saya sebagai Patriak berterima kasih dan maaf mengganggu kesibukan para Tetua "Ucap Xiao Zhen kemudian berdiri mengepalkan tinju nya di depan dadanya sebagai salam hormat.
"Apa yang Patriak bahas beberapa saat yang lalu demi kepentingan keluarga dan kami semua tidak merasa terganggu jadi Patriak tidak usah sampai segitunya "Ucap Pria Dengan perawakan dengan rambut dan janggut yang sudah sebagian memutih dia adalah Tetua Xiao Lu, Dia adalah Tetua tertua karena Hampir Seangkatan dengan Kakek Xiao Feng (Xiao Rong).
Setelah ucapan perwakilan yang di kata Tetua Lu kini mereka kemudian keluar dari ruang pertemuan keluarga. Dan hanya tertinggal Patriak Zhen sendirian yang memandang kejauhan yang entah apa yang di lihat.
'Nak semoga engkau kembali dengan selamat dan mendapatkan keajaiban, Ibu setiap harinya merindukan mu cepatlah kembali 'Batin Xiao Zhen yang memikirkan anaknya yang sedang menjalani pelatihan yang mengakibatkan dirinya di jadikan sasaran amuka istri nya selama seminggu.
Ketika memikirkan wajah Istrinya selama seminggu kepergian anaknya membuat nya menggigil dan bergidik ngeri.
......................
Hutan Gelap
Terlihat pertarungan yang lumayan kuat yang berpindah dan terkadang salah satunya mundur dan menjauh.
Wuusssh!
"Hoosh...Hosh... Bajingan beast ini kuat sekali semakin lama aku bertarung semakin aku terdesak apa lagi aku hanya mengandalkan Pernafasan andai saja aku bisa menggunakan Qi mungkin aku bisa mendaratkan luka yang cukup serius "Ucap pemuda itu yang kini berdiri dengan bertumpu pada Pedang Tingkat Perunggu *5 pemberian ayahnya.
Dan kini sudah terlihat Beast Lawannya Seekor Harimau bercorak Perak menatapnya seakan mengejeknya karena hanya meninggalkan luka goresan di kulit nya yang keras itu.
"Roaaarrrrr..."
Kemudian melesat ke arah Xiao Feng
yang kini hanya berdiam diri.
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Nanik S
💪💪💪👍👍
2025-03-19
0
Imam Sutoto
mantap gan lanjutkan
2024-05-26
0
Jimmy Avolution
liontin emas bersinar karena kena darah Xiao Feng...😀
2024-05-16
1