Choco meninggalkan hotel—tempat di mana pesta pernikahannya dengan Prilly diadakan. Dia menggulung lengan kemejanya sampai ke siku, kemudian menaiki sebuah taksi yang baru saja ia berhentikan.
Terdengar helaan nafas kasar keluar dari mulut Choco, saat ia baru saja menyandarkan tubuhnya pada punggung kursi.
Kepala pria tampan itu terasa berdenyut, hingga membuat dia merasa cukup pusing. Dia terdiam sejenak, tetapi denyutan itu malah semakin menjadi-jadi, akhirnya karena ingin mengurangi beban dalam pikirannya, Choco mengambil satu batang rokok yang ia simpan di saku celana.
"Ke mana, Tuan?" tanya sang supir taksi sambil melirik Choco yang duduk di kursi belakang.
Choco tak langsung menjawab, sebab dia sedang menyulut api untuk membakar benda bernikotin yang terselip di kedua jarinya. "Bar di dekat sini." Jawabnya singkat, setelah menghembuskan asap itu ke udara.
Dia dan Melinda sudah sepakat untuk bertemu. Karena dia tidak akan mungkin menghabiskan malam pertamanya menjadi seorang suami bersama dengan Prilly. Yang ada Melinda akan semakin sakit hati.
Setelah ini dia akan menyelidiki apa motif Prilly mendekatinya. Cepat atau lambat Choco pasti berhasil menunjukkan sifat asli gadis itu. Hingga membuat seluruh keluarganya tahu, bahwa Prilly adalah wanita licik yang hanya ingin menghancurkan hubungannya dengan Melinda.
"Cih, bisa-bisanya gadis seperti dia bermain-main denganku," gerutu Choco tak habis pikir. Selama ini dia tahu bahwa hubungan Prilly dengan Melinda memang tidak begitu baik. Akan tetapi walaupun seperti itu, Choco tetap mengakrabkan diri dan menganggap Prilly seperti anaknya sendiri.
Sayang seribu sayang, semua yang telah dia berikan malah dibalas sebuah pengkhianatan.
"Jangan harap aku akan bersikap baik padamu. Karena kamu tidak pantas untuk mendapatkannya!" kata Choco dengan nada geram. Bahkan selama dia memikirkan Prilly, dia terus melayangkan tatapan tajam, seolah dia benar-benar membenci gadis itu.
Dia tidak peduli meskipun Prilly akan menangis sepanjang malam. Karena ini semua adalah bentuk pelajaran untuk gadis itu, karena sudah berani bermain-main dengan perasaannya.
Tak berapa lama kemudian, Choco sudah sampai di salah satu bar terdekat yang dimaksud oleh Melinda. Wanita itu sudah menunggu di dalam sana, selama hampir satu jam lamanya.
Saat acara puncak, dia sengaja pergi. Dia tidak ingin lagi terlihat kalah di mata Prilly. Sebab beberapa kali dia menangkap gadis itu menyunggingkan senyum sinis ke arahnya, membuktikan bahwa Prilly sedang membalas semua perbuatannya di masa di lampau.
Melihat kedatangan Choco, Melinda langsung tersenyum sumringah. Dia merasa begitu beruntung, karena Choco terlihat sangat mencintainya. Bahkan pria itu rela meninggalkan istrinya di malam pertama, demi menemui dia.
"Sayang," panggil Melinda dengan mesra, dia langsung mengangkat tangan agar Choco mengetahui keberadaan dirinya.
Sambil melangkah pria tampan itu tak berhenti menghisap rokok di tangannya, dan entah sudah habis batang ke berapa. Dia terlihat cukup frustasi, terbukti dari pandangan matanya yang begitu sayu.
"Sayang, kenapa wajahmu ditekuk seperti itu? Apa kamu tidak senang bertemu denganku?" tanya Melinda, dia mulai bergelayut manja di lengan Choco—suami anak tirinya—yang masih ia anggap sebagai kekasihnya.
Choco menghela nafas kasar.
"Kamu tahu sendiri, Mel. Kita baru saja mendapatkan masalah. Aku seperti ini karena aku memikirkan perasaanmu."
Mendengar itu, Melinda mencoba untuk tersenyum, satu tangannya mengusap pipi Choco. "Aku sudah merasa lebih baik, Cho. Aku bisa menerimanya. Bahkan jika kamu ingin—"
"Stop! Hentikan ocehanmu yang membuatku semakin sakit kepala. Aku tidak mungkin selamanya bersama dengan gadis licik seperti Prilly," tukas Choco. Kebencian yang ada di dalam hatinya, membutakan dia terhadap semua penilaian baik yang ada dalam diri Prilly. Di matanya, Prilly adalah gadis berhati busuk, dan sama sekali tidak pantas masuk dalam keluarganya.
Hal itu tentu saja membuat Melinda sangat bahagia. Langkahnya untuk memisahkan Choco dan Prilly akan semakin terbuka lebar, sebab pria itu sangat membenci istrinya.
Sekarang dia hanya perlu berpura-pura tegar, agar Choco melihat sosok kedewasaan dalam dirinya. "Iya, Sayang. Maafkan aku kalau aku menyinggung perasaanmu."
Choco menganggukkan kepala, sementara Melinda menggeser tubuhnya agar semakin dekat dengan Choco. Namun, saat ia memangkas jarak, pria itu malah menghindar. Entah kenapa meskipun ia membenci Prilly, dia tetap tidak bisa sembarangan menyentuh seorang wanita di luar sana—termasuk Melinda.
"Maaf, Mel. Kamu tahu 'kan sekarang statusku apa? Jadi, kita tidak mungkin bisa berciuman, apalagi di tempat terbuka seperti ini!" tegas Choco, kemudian menyesap minuman soda yang tersedia di atas meja.
Melinda meremat tangannya di bawah sana, merasa kesal dengan sikap Choco yang satu ini. Dari dulu Choco memang tidak pernah bisa diajak untuk berhubungan badan, layaknya orang dewasa.
Di antara lamunan Melinda, wanita itu merasakan sesuatu menempel pada punggungnya. "Pakai blazer-mu dengan benar!" Kata Choco, yang merasa tidak nyaman melihat beberapa pria menatap tubuh Melinda.
Melinda mengangguk sekilas. Akhirnya mau tidak mau mereka hanya mengobrol seperti biasa. Namun, saat ada celah Melinda sengaja mengambil gambar dirinya saat bersandar di bahu Choco, lalu ia kirim pada nomor Prilly.
Prilly yang kebetulan sedang bermain ponsel karena tidak bisa tidur, segera membuka pesan yang dikirimkan Melinda. Dia sudah bisa menebak, bahwa Choco pasti menemui ibu tirinya.
Namun, jangan harap foto itu bisa membuat Prilly menangis. Sebab dengan senang hati gadis itu membalas pesan Melinda.
[Kamu bangga karena bisa bersandar di bahunya? Ingat, aku adalah orang pertama yang bisa merasakan seluruh tubuhnya.]
"Gadis Sialan!" umpat Melinda dalam hati.
***
Dari Choco kita belajar, bahwa Chocolate itu tidak selamanya manis 😝
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️
Pril 😁😁😁bagus prill ku suka gayamu
2024-10-13
0
^__daena__^
wiihhh keren balasan pesannya,, 😂
2024-09-19
0
Deww Ciethutz
pokoknya seneng bgt sm karakter cewek d novel2 kak nitaamelia ini..krn gk menye2
2024-08-18
0