Memori dan Rensuar

...Kepalsuan adalah elemen penting dalam fiksi...

...Bagian dari sensasi menceritakan sebuah kisah adalah kesempatan untuk ditipu...

...Menceritakan kebohongan adalah semacam sihir...

...Yang menunjukkan perasaan terdalam kita tentang kehidupan...

Keringat dingin itu mengucur deras dikeningnya surai putihnya itu berantakan kepalanya menggeleng kesana kemari sambil meracau. Noella yang sedang mendengkur nyaman terlelap tenang didalam mimpi itu terbangun, ketika racauan itu kian mengeras.

"Maafkan aku!" Ujar Harith yang masih memejamkan matanya.

Noella berjalan mendekati Harith masih dengan wujud kucingnya Noella melompat ke atas meja memperhatikan Harith yang masih terpejam itu, tangan kecil berbulu miliknya mulai mengusik wajah itu menyentuhnya mencoba membangunkannya.

"Harith bangunlah!" Ujar Noella namun Harith masih terpejam disana.

Terlihat di mimpinya Harith sedang berlari diantara gurun pasir panas dengan kaki yang melepuh tanpa alas kaki. Sedangkan di belakangnya terlihat sebuah Asteroid besar yang hendak menghantamnya.

"Ku mohon maafkan aku Penguasa!" Pekik Harith Noella sedih rasanya mendengar itu.

"Harith bangunlah, kau sedang bermimpi!" Ucap Noella sedikit keras.

"Penguasa aku akan menyelesaikan segalanya!" Ujar Harith lagi seketika ketika ucapan itu usai ia terbangun.

"Kau bermimpi tentang itu lagi?" Tanya Noella, Harith hanya mengangguk mendengar itu.

Mimpi yang sama mimpi dimana Penguasa dengan Gema langitnya murka padanya, murka pada kekonyolan tiga Guardian Galaksi. Peluh itu masih mengucur Noella merubah dirinya menjadi seorang Elf saat ini, diatas meja ia duduk sebuah kain putih keluar dari tangannya dengan hati-hati, mungilnya tangan itu mulai mengusap tiap peluh yang berjatuhan disana.

"Kau sudah berjanji dan menerima, kita akan berhasil!" Ucap Noella, Harith hanya tersenyum menanggapi hal itu.

"Seluruh keberhasilan itu tergantung pada Baron dan Rey! Aku berdoa semoga Penguasa memudahkan mereka." Ucap Harith.

"Mereka pasti berhasil, Rey memiliki alasan kuat berada di Rensuar. Aku tau dia bukan anak yang mudah menyerah." Ucap Noella, Harith kembali mengingat ucapan Rey yang begitu bersemangat untuk menyelamatkan buminya ia bernafas lega setelah mengingat itu.

"Benar Rey manusia unik yang memang dipilih takdir, sesuai ramalan yang dikatakan Lapu-lapu." Ujar Harith, Noella mengangguk sembari tersenyum ke arahnya.

Weshhhhhh

Bunyi kepakan sayap burung hantu putih datang dari jendela. Baik Noella dan Harith keduanya mengarahkan netra mereka bersamaan ke arah burung itu, burung yang masih bertengger dijendela.

Dikakinya terdapat surat berwarna keemasan. Noella penasaran akan itu ia pun menghampiri burung itu ada lencana di leher burung itu darisana ia tau bahwa burung ini dari Rensuar. Noella mengambil surat itu perlahan lalu memberikan sebuah biskuit pada burung itu detik kemudian burung itu langsung menghilang.

Sembari berjalan menghampiri Harith, Noella membuka gulungan surat itu membacanya.

Kepada Paduka Kaisar Putih

Surat ini dari pihak Rensuar, ingin anda hadir dan menyaksikan acara perekrutan Pejuang Sihir kami yang akan kami selenggarakan besok di dalam Garena Rensuar Putih.

Dengan ini hormat saya, Selaku penanggung jawab Arena Rensuar juga pihak penyeleksi, Lenonin Axcel.

Noella tersenyum setelah membacakan surat itu.

"Kau akan kesana?" Tanya Noella, Harith menoleh dan mengangguk.

"Esok kita akan lihat kemampuan Rey beserta Baron ditubuhnya. Aku yakin akan ada hal yang luar biasa esok." Ujar Harith tersenyum.

Rasanya hari ini ia ingin malam cepat berlalu saja seleksi Rensuar esok membuatnya tak sabar menantikan harapannya beraksi, nama harapan itu adalah Rey Arlert. Harith dan Noella sangat percaya pada kemampuan Rey, karena Rey adalah jawaban dari segala masalah. Dengan dirinya mampu menguasai Baron mengkombinasikan kekuatan sihir dan mananya dengan Baron, maka melukai Iblis seratus juta jiwa adalah hal mudah.

______________

Suara petasan pagi ini membangunkan para Ksatria sihir yang masih terlelap di area Camp. Gerombolan pasukan datang berhenti tepat didepan Camp mereka, seluruh calon ksatria yang sibuk dalam mimpinya satu persatu terbangun. Mereka bangun mengarah pada gerombolan berkuda itu, salah seorang diantara mereka melayang terbang dengan posisi berdiri membawa sebuah gulungan.

"Selamat pagi calon ksatria sihir yang pemberani!" Sapa seorang pasukan yang sedang melayang itu.

"Aku kapten Dion, Senior tingkat empat divisi Crusher dengan ini memberitahu kalian bahwa gerbang depan Rensuar pagi ini menyambut kalian, untuk masuk juga mengundang kalian mengikuti seleksi demi seleksi untuk menjadi seorang Prajurit." Ucap salah satu pasukan yang sedang melayang bernama Dion ini.

"Yeay!!!" Teriak seluruh manusia di area camp.

"Dengan ini kalian harus mengenakan topi kerucut kalian, sebelum kalian berada didalam divisi jangan pernah lepas topi kerucut kalian." Perintah Dion.

"Baik, kami akan memakainya!" Ucap semuanya serempak, dalam hitungan detik seluruh kepala tak bertopi itu kini di hiasi topi kerucut penyihir.

Dion tersenyum melihat apa yang ada dihadapannya itu. Rey juga Riley bahagia sekali hari ini, keinginan mereka berdua sama ingin mengakhir dunia yang kacau ini segera. Titah pagi ini cukup membahagiakan mereka tangan dan hatinya tak sabar melalui segala ujian seleksi.

"Untuk itu, kami menyelenggarakan tiga tahap seleksi. Pertama, pengendalian sihir, dimana kalian akan di pertemukan dengan seratus target dan kalian harus membinasakan target itu dalam tiga puluh detik." Jelas Dion.

"Hah seratus?" Ujar salah satu dari mereka seakan tak percaya pada misinya.

"Kedua adalah sihir penyembuhan dan ramuan. Dimana otak kalian akan diasah disana, untuk menyembuhkan binatang yang sekarat yang sudah kami sediakan di laboratorium." Jelas Dion lagi.

"Ketiga, adalah Pertahanan juga Penyerangan. Dimana kalian akan di satukan dalam ajang duel melawan satu sama lain menggunakan sihir." Jelas Dion lagi.

Salah seorang diantara mereka mengangkat tangannya ingin bertanya orang itu adalah Rey. Rambut putihnya yang cerah itu menarik perhatian Dion.

"Ya ada apa? Apa ada yang belum jelas?" Tanya Dion memastikan, Rey menggeleng mendengar itu.

"Tidak Kakak, aku hanya ingin izin pergi ke kamar mandi saja." Ucap Rey, Riley menepuk keningnya mendengar itu sempat ia mengira Rey akan menanyakan sesuatu ternyata tidak.

"Baiklah kau boleh pergi, usahakan segera kembali ya!" Ucap Dion, segera Rey pun pergi darisana.

"Riley, ku tinggal sebentar ke belakang ya!" Ucap Rey pada Riley disampingnya.

"Ya silahkan saja kau pergi!" Ucap Riley, Rey berlari secepat kilat ke arah kamar mandi kemudian.

"Baiklah karena tidak ada pertanyaan lagi yang dilontarkan tandanya apa yang saya katakan sudah kalian pahami ya?" Tanya Dion lagi memastikan, seluruh calon ksatria itu mengangguk mengiyakan apa yang Dion pertanyakan.

"Waktunya kita pindah dimensi sekarang!" Ucap Dion.

Klikkkk

Petikan jarinya itu dalam sekejap memindahkan mereka dalam sebuah Arena. Bentuknya bundar dengan sisi sisi tembok yang tinggi.

"Oke, selamat datang di Garena Rensuar tempat kami berlatih dan dilatih disini dulu." Sambut Axcel yang muncul tepat di atas mereka memandangi mereka dari ketinggian, lihatlah mereka seperti anak semut sekarang dari atas sini.

Axcel adalah orang kepercayaan Harith itulah mengapa ia diberikan tanggung jawab mengurus Rensuar dibidang beladiri dan pertahanan. Hari ini akan menjadi hari sibuknya sepertinya.

...Aku, kamu dan mereka akan terus berlari...

...Dengan asa didalam dada kami masing-masing...

...Tak ada putus asa yang meracuni...

...Yang ada adalah ambisi kami yang meracun...

...Membunuh siapapun penghalang mimpi kami, kebebasan kami, bumi kami yang dulu...

__________

Ensiklopedia :

Dalam hipotesis tubrukan besar menyatakan bahwa Bulan terbentuk dari puing-puing yang tersisa dari tubrukan antara Bumi dan benda seukuran planet Mars yang disebut Theia, sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Terpopuler

Comments

Matahari

Matahari

ternyata di dunia fiksi ada sebuah tipu tipu seperti dunia nyata.sudah makanan sehari hari kayanya

2023-02-18

0

Nadia

Nadia

kepalsuan bagi kehidupan sebenarnya tidak begitu penting tapi kalau di dunia fiksi pasti penting buat mereka

2023-02-18

0

sasmita

sasmita

lah petasan .itu terlihat seperti petir yang sedang menyambar wilayah.kalau didunia nyata petasan seperti itu.pasti ngeri

2023-02-17

0

lihat semua
Episodes
1 Senja Berdarah
2 Perapal dari Mimpi
3 Asrama Rensuar
4 Rumah Sihir
5 Selamat Datang
6 Cara Kerja Sihir
7 Memori dan Rensuar
8 Penyihir Bersurai Putih
9 Pembaca Gerakan dan Ramuan
10 Pertahanan dan Pembelaan
11 Bertemu Sihir Perasuk
12 Leonin Gila
13 Kunci Keberuntungan
14 Pergulatan Benang Tipis
15 Cerah namun Berantakan
16 Selubung Penghubung
17 Pelajaran Pedang dan Sihir
18 Hening dan Kekacauan
19 Kehebohan Pagi dan Fakta
20 Leonin dan Purnama
21 Misi Pertama
22 Bagian Diriku
23 Sosok Pengarung Langit #1
24 Sosok Pengarung Langit #2
25 Sosok Pengarung Langit #3
26 Memasuki Satu Nostalgia Kelam
27 Debora Defanny
28 Detik dan Kesadaran
29 Kesadaran dan Kekonyolan
30 Nostalgia dan Kenakalan
31 Bermain Petak Umpet
32 Berpas-pasan
33 Selubung Penghubung
34 Berlabuh Sebentar ke Lalu
35 Kembali Kemari
36 Manusia yang Disanjung
37 Konsekuensi dan Teori
38 Rensuar Champion (Opening)
39 Silver Alaska (Simulation)
40 Lanjutkan untuk Kembali (Labirin)
41 Kembali ke Markas
42 Purnama Malam Ini
43 Hening dan Riuh
44 Garena Rensuar (Rey Arlert)
45 Garena Rensuar (Teknik)
46 Garena Rensuar (Rey Arlert Baron)
47 Menuju Matahari Terbenam
48 Berada dalam Kabut
49 Memasuki Kabut Setan
50 Datangnya Baron Putih
51 Pertemuan dan Kematian
52 Malam dan Salju
53 Seseorang yang Terluka
54 Sebelum Matahari Hilang
55 Sebelum Matahari Hilang #2
56 Aku pulang, aku pergi ya!
57 Gugurnya Jubah Putih
58 Tak Kunjung Usai
59 Seiring Berjalannya Waktu
60 Manusia Legenda (Belantara Curam)
61 Perjanjian Berdarah
62 Kehangatan Baru Orang-orang Asing
63 Beberapa Tahun Lalu dan Sebuah Ramalan
64 Berulah di Alaska
65 Berita-berita dan Teror
66 Pertaruhan Manusia
67 Bayangan Tentang Dia
68 Memasuki Sihir Penyerapan
69 Aura dari Dalam Tanah Itu
70 Sebuah Fakta
71 Peraduan di Alaska
72 Laronna (Trying)
73 Pekan Perayaan (Rensuar Champion)
74 Cawan Api Emas
75 Sebuah Pertemuan
76 Sebuah Reuni Kecil
77 Singkat Saja ya!
78 Barisan Para Generasi Tuan
79 Manusia yang Mampu
80 Pada Waktu Bersamaan
81 Rey Arlert
82 Kedua Surai Putih
83 Pembicaraan Tentang Hati
84 Mengetuk Pintu
85 Rencanaku dan Komedi Kecil
86 Kataku Begini
87 Coba Ku Akurkan Kalian
88 Sihir Baru dan Persiapan
89 Perayaan dan Amarah
90 Bahagia Sebelum Runyam
91 Penggunaan Elden Ring
92 Penggunaan Tiga Sihir Murni
93 Hancurnya Iblis Suara dan Perasuk #1
94 Hancurnya Iblis Suara dan Perasuk #2
95 Kebencian dan Kedatangan
96 Surai Putihku
97 Baron Putihku
98 Pembicaraan Kedua Wanita
99 Lahirnya Iblis Baru
100 Serangan Balasan
101 Mari Ungkap Faktanya!
102 Bersantai Sebentar
103 Manusia yang Menangis
104 Sembari mencari tau kebenaran
105 Dorongan Ambisi
106 Iblis Berwujud Kelabang
107 Kelabang Sialan
108 Rahasia Mata Kirinya (Syena Arlert)
109 Berakhirnya Kelabang Sialan!
110 Manusia Yang Terkontaminasi (Konspirasi)
111 Beberapa Jam Sebelum Kejadian
112 Leonin dan Dua Manusia
113 Kembali ke Lalu (Suster Agarwa)
114 Merenung Sejenak
115 Kucing Putih ku
116 Kemakmuran yang Dicari
117 Pembicaraan Di antara Kami
118 Kucing Putihku
119 Sebuah Berita Buruk
120 Syena dan Elvas
121 Momen Sebentar
122 Satu Hal Untukmu
123 Berjalan-jalan Sebentar
124 Waktu-waktu yang Berharga
125 Mengalahkan Iblis Kutukan 1
126 Mengalahkan Iblis Kutukan 2
127 Terkuaknya Satu Fakta
128 Sesuatu yang Jahat
129 Perjuangan Sebelum Kemenangan
130 Pengorbanan dan Kehancuran 1
131 Pengorbanan dan Kehancuran 2
132 Mantra Ilusi Terkuat
133 Kemunduran
134 Kemurkaan dan Kesedihan
135 Kucing Putih Kesayangan ku
136 Malam dan Berita
137 Sebelum Menjalankan Misi
138 Misi Perebutan Tanah
139 Sebelum Pergi Berperang
140 Menyambut Hari Besar
141 Keberhasilan Merebut Wilayah
142 Manusia yang Tidak Pernah Puas 1
143 Manusia yang Tidak Pernah Puas 2
144 Terbangunnya Iblis Seratus Juta Jiwa
145 Siksaan Baru di Luar Benteng
146 Mencari Kelemahannya
147 Sebelum Memulai Misi
148 Salah Satunya
149 Pembicaraan dan Beberapa Momen
150 Diamlah Sebentar Rey!
151 Berjalan Keluar Benteng
152 Memasuki Area Hitam
153 Mencari Keberadaan Arlert Bersaudara
154 Pertarungan Berdarah
155 Jangan Mati, Kucing Putih!
156 Sebelum Memilikinya
157 Alam Bawah Sadar (Pertemuan)
158 Hari-hari Tanpa Dirimu
159 Rey di mana?
160 Bolehkah Aku Mengajaknya Pulang?
161 Kimono Untukmu
162 Lentera Malam Ini
163 Purnama Berdarah (Hitungan Mundur)
164 Purnama Berdarah (Menceritakannya)
165 Perjalanan
166 Iblis Lintah
167 Aku Ingin Menghabiskan Waktuku Denganmu
168 Kau Milikku Malam Ini
169 Ada yang Melihat
170 Persiapan Untuk Berperang
171 Datangnya Para Eksekutor
172 Pertempuran 1 (Bertemu)
173 Pertempuran 2 (Kelicikan Iblis)
174 Pertempuran 3 (Datangnya Axcel di Medan Pertempuran)
175 Pertempuran 4 (Mengendalikan Naga)
176 Pertempuran 5 (Hilangnya Dua Jantung)
177 Pertempuran 6 (Sekuat Tenaga)
178 Senja yang Selalu Kutatap
179 Rey Arlert Kesayanganku
180 Menemui Mereka
181 Mari Kita Kembali
182 Undangan Mengarungi Masa Lalu
183 Menapaki Jalur Masa Lalu
184 Bolehkah, aku mengenalmu lebih dekat?
185 Bertemu Elvas
186 Perjalanan Tanpa Suara
187 Tentang Syal itu
188 Pertemuan di Gereja
189 Hallo, Rey!
190 Perihal Rey
191 Menemui Ingatan dan Sesuatu di Masa Lalu
192 Takdir yang Kutunggu
193 Kekasihku Kemana?
194 Malam ini akan Kujadikan Kau Milikku
195 Aku ingin Mengatakan Ini Sejak Dulu
196 Penyatuan itu Berhasil (Last Chapter)
197 (Ekstra Chapter) Hallowen Momen
198 (Ekstra Chapter) Pesta Dansa
199 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 199 Episodes

1
Senja Berdarah
2
Perapal dari Mimpi
3
Asrama Rensuar
4
Rumah Sihir
5
Selamat Datang
6
Cara Kerja Sihir
7
Memori dan Rensuar
8
Penyihir Bersurai Putih
9
Pembaca Gerakan dan Ramuan
10
Pertahanan dan Pembelaan
11
Bertemu Sihir Perasuk
12
Leonin Gila
13
Kunci Keberuntungan
14
Pergulatan Benang Tipis
15
Cerah namun Berantakan
16
Selubung Penghubung
17
Pelajaran Pedang dan Sihir
18
Hening dan Kekacauan
19
Kehebohan Pagi dan Fakta
20
Leonin dan Purnama
21
Misi Pertama
22
Bagian Diriku
23
Sosok Pengarung Langit #1
24
Sosok Pengarung Langit #2
25
Sosok Pengarung Langit #3
26
Memasuki Satu Nostalgia Kelam
27
Debora Defanny
28
Detik dan Kesadaran
29
Kesadaran dan Kekonyolan
30
Nostalgia dan Kenakalan
31
Bermain Petak Umpet
32
Berpas-pasan
33
Selubung Penghubung
34
Berlabuh Sebentar ke Lalu
35
Kembali Kemari
36
Manusia yang Disanjung
37
Konsekuensi dan Teori
38
Rensuar Champion (Opening)
39
Silver Alaska (Simulation)
40
Lanjutkan untuk Kembali (Labirin)
41
Kembali ke Markas
42
Purnama Malam Ini
43
Hening dan Riuh
44
Garena Rensuar (Rey Arlert)
45
Garena Rensuar (Teknik)
46
Garena Rensuar (Rey Arlert Baron)
47
Menuju Matahari Terbenam
48
Berada dalam Kabut
49
Memasuki Kabut Setan
50
Datangnya Baron Putih
51
Pertemuan dan Kematian
52
Malam dan Salju
53
Seseorang yang Terluka
54
Sebelum Matahari Hilang
55
Sebelum Matahari Hilang #2
56
Aku pulang, aku pergi ya!
57
Gugurnya Jubah Putih
58
Tak Kunjung Usai
59
Seiring Berjalannya Waktu
60
Manusia Legenda (Belantara Curam)
61
Perjanjian Berdarah
62
Kehangatan Baru Orang-orang Asing
63
Beberapa Tahun Lalu dan Sebuah Ramalan
64
Berulah di Alaska
65
Berita-berita dan Teror
66
Pertaruhan Manusia
67
Bayangan Tentang Dia
68
Memasuki Sihir Penyerapan
69
Aura dari Dalam Tanah Itu
70
Sebuah Fakta
71
Peraduan di Alaska
72
Laronna (Trying)
73
Pekan Perayaan (Rensuar Champion)
74
Cawan Api Emas
75
Sebuah Pertemuan
76
Sebuah Reuni Kecil
77
Singkat Saja ya!
78
Barisan Para Generasi Tuan
79
Manusia yang Mampu
80
Pada Waktu Bersamaan
81
Rey Arlert
82
Kedua Surai Putih
83
Pembicaraan Tentang Hati
84
Mengetuk Pintu
85
Rencanaku dan Komedi Kecil
86
Kataku Begini
87
Coba Ku Akurkan Kalian
88
Sihir Baru dan Persiapan
89
Perayaan dan Amarah
90
Bahagia Sebelum Runyam
91
Penggunaan Elden Ring
92
Penggunaan Tiga Sihir Murni
93
Hancurnya Iblis Suara dan Perasuk #1
94
Hancurnya Iblis Suara dan Perasuk #2
95
Kebencian dan Kedatangan
96
Surai Putihku
97
Baron Putihku
98
Pembicaraan Kedua Wanita
99
Lahirnya Iblis Baru
100
Serangan Balasan
101
Mari Ungkap Faktanya!
102
Bersantai Sebentar
103
Manusia yang Menangis
104
Sembari mencari tau kebenaran
105
Dorongan Ambisi
106
Iblis Berwujud Kelabang
107
Kelabang Sialan
108
Rahasia Mata Kirinya (Syena Arlert)
109
Berakhirnya Kelabang Sialan!
110
Manusia Yang Terkontaminasi (Konspirasi)
111
Beberapa Jam Sebelum Kejadian
112
Leonin dan Dua Manusia
113
Kembali ke Lalu (Suster Agarwa)
114
Merenung Sejenak
115
Kucing Putih ku
116
Kemakmuran yang Dicari
117
Pembicaraan Di antara Kami
118
Kucing Putihku
119
Sebuah Berita Buruk
120
Syena dan Elvas
121
Momen Sebentar
122
Satu Hal Untukmu
123
Berjalan-jalan Sebentar
124
Waktu-waktu yang Berharga
125
Mengalahkan Iblis Kutukan 1
126
Mengalahkan Iblis Kutukan 2
127
Terkuaknya Satu Fakta
128
Sesuatu yang Jahat
129
Perjuangan Sebelum Kemenangan
130
Pengorbanan dan Kehancuran 1
131
Pengorbanan dan Kehancuran 2
132
Mantra Ilusi Terkuat
133
Kemunduran
134
Kemurkaan dan Kesedihan
135
Kucing Putih Kesayangan ku
136
Malam dan Berita
137
Sebelum Menjalankan Misi
138
Misi Perebutan Tanah
139
Sebelum Pergi Berperang
140
Menyambut Hari Besar
141
Keberhasilan Merebut Wilayah
142
Manusia yang Tidak Pernah Puas 1
143
Manusia yang Tidak Pernah Puas 2
144
Terbangunnya Iblis Seratus Juta Jiwa
145
Siksaan Baru di Luar Benteng
146
Mencari Kelemahannya
147
Sebelum Memulai Misi
148
Salah Satunya
149
Pembicaraan dan Beberapa Momen
150
Diamlah Sebentar Rey!
151
Berjalan Keluar Benteng
152
Memasuki Area Hitam
153
Mencari Keberadaan Arlert Bersaudara
154
Pertarungan Berdarah
155
Jangan Mati, Kucing Putih!
156
Sebelum Memilikinya
157
Alam Bawah Sadar (Pertemuan)
158
Hari-hari Tanpa Dirimu
159
Rey di mana?
160
Bolehkah Aku Mengajaknya Pulang?
161
Kimono Untukmu
162
Lentera Malam Ini
163
Purnama Berdarah (Hitungan Mundur)
164
Purnama Berdarah (Menceritakannya)
165
Perjalanan
166
Iblis Lintah
167
Aku Ingin Menghabiskan Waktuku Denganmu
168
Kau Milikku Malam Ini
169
Ada yang Melihat
170
Persiapan Untuk Berperang
171
Datangnya Para Eksekutor
172
Pertempuran 1 (Bertemu)
173
Pertempuran 2 (Kelicikan Iblis)
174
Pertempuran 3 (Datangnya Axcel di Medan Pertempuran)
175
Pertempuran 4 (Mengendalikan Naga)
176
Pertempuran 5 (Hilangnya Dua Jantung)
177
Pertempuran 6 (Sekuat Tenaga)
178
Senja yang Selalu Kutatap
179
Rey Arlert Kesayanganku
180
Menemui Mereka
181
Mari Kita Kembali
182
Undangan Mengarungi Masa Lalu
183
Menapaki Jalur Masa Lalu
184
Bolehkah, aku mengenalmu lebih dekat?
185
Bertemu Elvas
186
Perjalanan Tanpa Suara
187
Tentang Syal itu
188
Pertemuan di Gereja
189
Hallo, Rey!
190
Perihal Rey
191
Menemui Ingatan dan Sesuatu di Masa Lalu
192
Takdir yang Kutunggu
193
Kekasihku Kemana?
194
Malam ini akan Kujadikan Kau Milikku
195
Aku ingin Mengatakan Ini Sejak Dulu
196
Penyatuan itu Berhasil (Last Chapter)
197
(Ekstra Chapter) Hallowen Momen
198
(Ekstra Chapter) Pesta Dansa
199
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!