Pria asing sempoyongan setelah mendapat pukulan telak di pelipis kirinya, lalu berbalik saat merasa ada yang merangkulnya, tanpa sengaja mereka berpelukan dengan tubuh mereka bertempelan.
"Ahhhhh" Si pria asing berusaha menjaga keseimbangan dengan balik merangkul tubuh Timah.
"Serrrrr"
Hati Timah bergetar Darah di dada Timah kembali berdeser saat menatap laki laki di pelukannya. mereka saling tatap dekat sekali hingga napas pria asing yang sedang ngos ngosan terasa deras di wajahnya. Seakan dua sejoli yang sedang berpelukan mesra, terlihat serasi sekali Timah dengan tinggi 168 cm, sementara pria asing yang di pelukannya memiliki tinggi badan berkisar antara 173 cm sampai 175 cm.
"Oooh my god... dia tampan seksli" jerit hati Timah.
Wajah melayu dengan kulit coklat terang merupakan pria idola wanita Rusia umumnya, bahkan seluruh eropa yang memiliki kulit berwarna pucat selalu mengidamkan warna kulit coklat terang, demikian juga dengan Timah selalu mengidolakan pria dengan kulit halus dengan warna coklat terang.
"Kulit mu ... coklat" Tanpa sadar timah berucap.
Seakan Timah sedang bermimpi dengan apa yang di alaminya berada di pelukan sang pangeran yang dia dambakan, di gigit nya bibirnya, memastikan kalau dia tidak bermimpi.
"Oh boy" Timah mempererat pelukannya seakan dia baru saja bertemu kekasih yang sudah lama terpisah.
Tak sadar kepala Timah sudah bersender di bahu kiri pria Asing tersebut, air mata timah mengalir deras, dia menangis bahagia, dia merasa nyaman di pelukan pria Asing tersebut.
Memang mereka terlihat sangat serasi dengan usia yang tidak jauh berbeda, jika timah berumur 21 tahun, setidaknya usia pria asing tersebut tidak beda jauh, lebih tua sekitar dua atau tiga tahun di banding Timah.
"Look is that... mereka saling piting" ucap salah satu pria berbadan tegap.
"No ... They are dancing not piting" komentar yang lain.
Timah tetsentak sadar lalu memperlonggar pelukannya, saat mendengar komentar pria berbadan tegap yang berusaha menghalangi mereka.
"I am Sorry.. I am not Crocodiles" si pria asing berusaha melepaskan pelukannya.
"Ooo boy....I dont need Crocodiles bicouse I need a man same as you" kembali Timah mpererat pelukannya, seakan akan tak mau berpisah.
Saat bersamaan terdengar gemuruh teriakan masa simpatisan Timah di belakang mereka, terdengar juga langkah langkah kaki menuju tempat keributan.
"Ayo pergi" ajak pria asing melangkah pergi, sambil memegang tangan Timah.
Memanfaatkan situasi kepanikan pria pria berbadan tegap saat melihat masa bergerak ke arah mereka. Pria asing berhasil melewati gerombolan pria berbadan tegap yang tadi berusaha menghadang mereka.
"Save Fatimah"
"Jangan ganggu Fatimah Ibrahimova"
"Ratu Timah kebanggaan Moskow"
Teriakan teriakan masa simpatisan timah menggema di seluruh pejuru bandara vnukovo, masa berdatangan dari berbagai pejuru mengepung kelompok pria berbadan tegap yang tadi berusaha menghalangi Timah.
"Selamatkan Ratu Timah" teriak masa makin marah.
Inilah karakter orang rusia yang pantas di tiru, mereka sangat berpegang pada kebenaran dan membrantas kezoliman. mereka punya semboyan:
"TDAK ADA YANG MENGALAHKAN KITA SELAGI KITA BENAR"
Sering kali ada kejadian perkelahian antara orang tak di kenal saat melihat ada kezoliman, demikian yang terjadi saat mereka melihat sekelompok pria tegap melakukan makar terhadap Timah dan temannya.
"Lari selamatkan diri kalian masing masing" teriak pria berseragam memberi komando, saat melihat masa simpatisan Timah menyerbu dari semua arah.
****
Timah menuju ruang tunggu bandara lalu mengambil tempat duduk di samping pria asing yang tadi menolong nya. Timah sangat terkesan dengan kepribadian pria asing penolongnya bagaimana tidak pria ini bersedia mengatarnya ke bandara vnukovo dan bersedia menunggu memastikan hingga Timah Take off.
Dia merasa nyaman sekali berada di sisi pemuda asing ini, seolah semua beban hidup Timah teratasi saat bersamanya. pria ini bukan saja pahlawan bahkan cinta nya, berada di sisi pria ini membuat cintanya yang tadi mati sekarang merasa hidup seakan ikan yang mengalami kekeringan tiba tiba menemukan mata air yang bening.
"What your name?" tanya Timah saat dia sadar belum mengenal menolong nya.
"Maafkan saya baru tau kalau anda Fatimah Ibrahimova yang terkenal" puji Si pria asing.
"Kenalkan saya" pria asing menyodorkan tangannya ingin menyalami Timah.
Timah menyambut uluran tangan pria asing, dia terpana mematung saat dari tangan yang menyalami pria asing terasa seperti kesetrum.
"Serrrrrr"
Kembali darah di dada Timah berdeser dari tangan si pemuda seperti mengalir sesuatu yang sejuk membuat hatinya bergetar, merasakan sesuatu yang tak bisa di ungkapkan.
"Aku telah jatuh cinta pada nya" bisik hati Timah.
di hatinya seperti ada getaran yang menghidupkan kembali cintanya yang baru saja mati. Pria yang menolongnya terasa begitu agung. Saat Timah menggaankan menjadi istrinya, itu sudah mampu mengobati perihnya kehilangan Zuhrik.
Pertemuan dengan pria asing ini terasa seperti baru saja mendapatkan intan permata saat dirinya kehilangan perak. iya Zuhrik seperti tiada artinya saat pria ini hadir. seluruh perasaan tentang Zuhrik hilang tak berasa saat pria ini merasuki hatinya.
"Yes .... ini dia pria yang bisa menggetarkan hati ku, aku benar benar mencintainya pada pertemuan pertama" kata timah dalam hati.
"Orang rusia memanggilku Panlanov sehari hari mereka panggil aku Pan" ucap pria asing mengagetkan timah dari lamunanya.
"Aku suka namamu aku juga akan memanggil kamu Mr pan atau pan?" tanya Timah.
"Pan saja juga boleh" jawab Panlanov
"Berapa aku harus membayar jasa kamu yang telah nenyelamatkan ku sampai ke sini?" tanya timah.
"Tidak usah bayar, saya iklas membantu kamu" jawab Panlanov.
"Ooo tidak Pan, kamu harus sebutkan sesuatu untuk bayarannya" pinta Timah tanpa mau melepas genggaman tangannya.
"Tidak Fatimah agama kami mengajarkan kami untuk selalu iklas berbuat baik" ucap Panlanov jujur.
"Kamu muslim?" tanya Timah.
"Ya saya muslim" jawab Panlanov.
"Ohhhhh" Timah menarik napas berat.
Harapkan untuk menjadi istri Panlanov seperti terpaksa harus dia kubur, saat Timah teringat kebijakan pemerintah dan gereja kalau muslim menikahi perempuan salib ortodok, maka dia harus mengganti agamanya memeluk kristen ortodok dan meninggalkan agama islam.
"Muslim itu menghargai agamanya melebihi keluarganya ya?" tanya Timah.
Sepengetahuan Timah laki laki muslim sangat teguh dengan iman nya, mereka lebih memilih meninggalkan istri dan anaknya ketimbang meninggalkan Islam agamanya.
"Benar, bagi kami agama segalanya karena merupakan keselamatan di akhirat" jawab Panlanov.
"Pan... bagaimana menurut islam tentang mereka yang menikah beda agama?" tanya Timah lagi.
"Islam memiliki aturan dalam berbagai sendi kehidupan, dalam pernikahan beda agama, Pria islam boleh menikah dengan perempuan non muslim dari ahli kitab. Tapi wanita islam hanya boleh menikah dengan laki laki islam" jelas Panlanov.
"itu di atur negara yang menjadikan islam sebagai agama negara kan?" tanya timah makin ingin tau.
"Tidak tapi diatur dalam kitab suci Al-Qur'an surat al-Maidah ayat 5, telah dijelaskan bahwa seorang Muslim diperbolehkan menikahi perempuan merdeka dari kalangan ahli kitab (Yahudi dan Nashrani), Pernikahan itu dianggap sah secara syariat" Panlanov diam sejenak seperti mengingat sesuatu.
"Dalam al Qur'an surah al Baqarah ayat 221, laki laki muslim di larang menikahi wanita non muslim yang tidak beriman atau musrik" lanjut Panlanov.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments