Bertemu Calon Jodoh

"Ha ha ha Timah... kamu tidak perlu cinta untuk menikah tapi kamu perlu laki laki bukan b4nci seperti mereka" ucap marsa kembali menunjuk pasangan LGBT.

"Iya Juga....." pikir Timah setuju dengan pernyataan Marsa.

Memang sebagai mak comblang marsa harus berusaha meyakinkan kliennya supaya berkomitmen untuk menikah dengan orang yang dia pilihkan.

"Ya marsa... Saya akan coba" ucap Timah walaupun hatinya masih bimbang, barang kali orang lagi patah hati kayak dia saat ada cowok yang mengajak kenalan atau mak comblang menawari jodoh "ya di iya in aja lah"

"Ayo Timah saatnya kita memohon di depan hati perak" ucap marsa lalu berdiri diam dalam doanya.

"Ya Allah, beri Timah jodoh seorang laki laki yang Mampu menggetarkan hati Timah" doa Timah singkat.

Setelah berdoa mereka melakukan ritual berjalan melalui hati perak yang melambangkan kalau doa mereka akan terkabulkan.

Bagi Timah ini hanyalah tahayul, tapi tetap saja ritual ini membuat harapan dan mensugesti dirinya kalau dia akan menemukan jodoh sesuai doanya, bukan hanya sugesti tapi malah menjadi keyakinan yang kuat di jiwa Timah kalau jodohnya pasti sesuai dengan harapan dalam doanya di depan hati perak.

Bertemu jodoh merupakan rahasia Ilahi yang tak bisa diduga kapan dan di mana. Seperti kisah Timah yang bertemu jodoh dengan cara yang unik, karena jodoh memang tidak bisa ditebak, sudah merasa dia jodoh kita, eh malah dijauhkan, saat merasa down dan berprasangka buruk pada Tuhan, malah didatangkan jodoh yang tidak disangka-sangka dalam waktu sekian hari, atau bahkan lebih cepat lagi.

Jodoh itu memang unik, lucu bahkan tidak masuk akal, pacaran lama belum tentu itu jodoh. Meskipun ada yang bilang semua itu tergantung niat dan usaha kita. Saya sama sekali tidak menyalahkan kata-kata itu, tetapi semua itu akan kalah dengan rencana Allah.

"Ayo Timah" ajak Marsa setelah mereka melewati hati perak.

Marsa membawa Katerin ke sebuah tempat di jantung taman, tempat ini sering dijadikan persinggahan utama bagi para pasangan dari segala rentang usia. Mereka biasanya datang untuk menikmati hamparan taman bunga yang mekar sepanjang tahun.

Di sekitarnya juga terdapat kafe, dan bangunan-bangunan peristirahatan dengan arsitektur yang elegan, mereka menuju ke sebuah tempat duduk di bawah pohon rindang, di mana Aleksei sudah menunggu.

"Hi Aleksei... kenalkan ini Patimah" ucap Marsa lalu mengambil tempat duduk di depan kaki laki yang sepertinya juga belum lama di sana. Ia memiliki alis yang sama ekspresif dengan dagu yang tajam.

Tidak mengecewakan memang dia tampan dengan kulit coklat terang merupakan idaman para wanita betkulit putih seperti Timah..

"Hi Timah.." ucap nya

"Ya Hi..." Balas Timah singkat lalu mengambil tempat duduk di samping Marsa.

"Kamu sangat cantik, aku sangat beruntung di kenalkan Marsa" ucap Aleksei jujur.

"Oh ya ... terima kasih aku merasa tersanjung" ucap Timah tanpa senyum.

Di mata Timah lelaki ini tidak mengecewakan dengan perawakan tinggi besar bahkan nyaris gemuk, pandai pula memuji membuat Timah cukup risih. Sekalipun perawakan yang nyaris gemuk tidaklah membuat dirinya kehilangan ketampanan, justru makin menarik karena ukuran tinggi badan yang di atas rata rata pemuda Rusia membuatnya terlihat ideal.

"Aleksei .. Timah.... lanjutkan obrolan kalian marsa mau ke kafe kalian mau pesan apa?" tanya Marsa.

"Pesankan Timah stik kentang dengan ayam goreng crispy, dan satu cup es cream" pinta Timah yang sudah merasa lapar.

"Saya juga" ucap Aleksei

"Saya tuh suka banget makanan yang crispy, apalagi lihat ayam goreng dibalur tepung dan digoreng crispy memang kenikmatan tiada tara, sepertinya selera kita sama Mah" ungkap Timah mencoba mengakrabkan diri.

"Bagaimana kabar ibumu?" tanya Aleksei.

"Baik" jawab Timah singkat masih tanpa senyum.

Memang suasana hati yang sedih tak akan mampu membuat tersenyum, untungnya senyum di Rusia dianggap tabu, jika tidak pasti Timah akan memberikan senyum yang tak akan enak di lihat.

'Oh ya ... Kenalkan saya Aleksei" ucap pria di depan Timah.

"Ya, Timah sudah di kenalkan oleh Marsya" ucap Timah.

"Kamu pasti ingin tahu tentang Aleksei, lebih dari sekedar nama kan?" tanya Aleksei.

"Iya tentu, coba Aleksei cerita tentang keadaan keluarga misalnya, atau pandangan Akeksei tentang calon istri yang di idamkan" pinta Timah mencoba mengakrabkan diri.

"Ok Timah... nama lengkap saya adalah Abdul Amir al Malik tapi di rusia saya hanya di panggil Vlademir Aleksei" ucap Aleksei.

"Kamu Arabic, atau masih ada hubungan darah dengan Vladimir Putin?" tanya Tanya Timah.

"Ya saya keturunan Arab ayah saya berasal dari keturunan Iraq, tapi tidak ada hubungan dengan Vladimir Putin, ya mungkin ada kesamaan sejarah doang" ucap Aleksei.

"Oya begitu saya dengar Putin juga di rumorkan media sebagai keturunan Arab" timpal Timah yang sudah mulai merasa akrab.

Menu pesanan mereka sudah sampai merekapun berbincang santai sabil menikmati sarapan nereka. Meskipun tidak ada nasi di rusia tapi stik kentang dan ayam crispy sudah cukup mengenyangkan.

"Tidak hanya di Rusia bahkan di sejumlah kalangan di Irak, nama Presiden Rusia Vladimir Putin cukup terkenal baru-baru ini. Ia seraya menjadi harapan untuk menghancurkan kelompok penindas pro Amerika mungkin kamu juga tau itu" sambung Aleksei.

"Tidak juga... Timah hanya pernah baca sebuah candaan di sosial media yang menyebut Putin adalah keturunan Arab, di kisahkan Ayah Putin merupakan seorang pedagang dari Nasiriyah, wilayah Irak di sebelah selatan. Ia menjual dagangan buah tinn di pasar setempat. Karena itu ia juluki dengan nama "Abu Tinn". Setelah Perang Dunia II, ia pindah ke wilayah Soviet dan menikahi seorang wanita Rusia. Keduanya kemudian memiliki anak laki-laki dan diberi nama Abdul Amir Abultinn. Di penduduk lokal logat Abdul Amir sulit untuk diucapkan, dan lebih mudah disebut Vladimir. Dari sinilah nama Vladimir Putin akrab" cerita Timah mengutip sebuah media.

"Ha ha ha aku baru tau itu, kalau begitu Aleksei dan Putin benar benar punya hubungan kekerabatan" tawa Aleksei tanpa bisa di tahan.

"Tapi nasib kami berbeda, ayahku penganut islam yang taat saat menikahi ibuku beliau menolak untuk pindah agama, akibatnya dia di benci family dan sanak keluarga hingga akhirnya di usir dari Rusia.

"ya tuhan ... jadi Aleksei tidak lagi bersama orang tua?" tanya Timah

"Tidak, Aleksei tinggal brsama ibu yang statusnya masih istri ayah Aleksei, untungnya ayah saya seorang yang bertanggung jawab, selalu mengirimkan belanja kebutuhan kami secukupnya" ucap Aleksei agak sedih.

"Dalam keyakinan islam ... agama ayah saya pria bertanggung jawab terhadap nafkah anak istrinya sekalipun sudah tidak hidup bersama" jelas Aleksei.

"Bagaimana dengan ibumu?" tanya Timah mulai simpati, dia terkenang keadaan keluarganya yang tidak jauh berbeda dengan keluarga Aleksei.

Episodes
1 Ke Pedalaman Sumatra
2 Valentine day
3 Bertengkar Hebat
4 Keresahan Orang tua
5 Kematian Asmara.
6 Bertemu Calon Jodoh
7 Pusaka Berharga.
8 Pria Asing yang Mencurigakan
9 Di Sabotase
10 Pria yang Menggetarkan Hati
11 Layu Sebelum Berkembang
12 FHADLAN BAKSO
13 SANG PANGERAN MENCARI CINTA
14 Dideportasi sebelum bertanding.
15 Jatuh Tertimpa Tangga
16 Putri Dubai
17 Putri Dubai Vs Miss Dubai
18 Api Dalam Sekam
19 Mona Sok Kuasa.
20 Cemburu
21 Di Nilai Keluarga Andrik.
22 Di Peluk Pedagang Asongan
23 Korban Apologis Mona.
24 Terbongkarnya Kelicikan Mona
25 Antara Rindu dan Benci
26 IDAMAN HATI DAN PAHLAWAN HATI
27 Khayalan Timah
28 Pangeran Andrik Hanya Butuh Pusaka
29 Power of love
30 Aturan Terbaru Mona
31 Jadi Permaisuri tidaklah Gratis.
32 Dandan Secantik Mungkin
33 Fhadlan Menyatakan Cintanya
34 Kasmaran
35 Batalnya Kontrak dengan Andrik Group.
36 Permaisuri Kaisar Misterius
37 Perjuangan Suci
38 Wanita Bercadar
39 Berebut Kalung Pusaka
40 Pengorbanan Gadis Bercadar
41 CINTA PERTAMA
42 Ratu Balqis
43 Kapsul Waktu dan Pusaka Nusantara
44 Terlalu Tampan.
45 Kembali ke Medan Tempur.
46 Kelompok Bintang Teratai
47 Nekad merebut Timah dari Pangeran Andrik
48 Pinjam Uang
49 Pengkhianatan Mona
50 Usaha pembunuhan.
51 Eksekusi
52 Tersesat di Tengah Hutan
53 Kebijakan Ratu Pinang Masak
54 Bertahan Hidup di Hutan
55 Terperangkap di Bukit Padak
56 Pusaka Tersembunyi di Bukit Padak.
57 Pertapaan Manusia Setengah Dewa
58 Usaha Penyelamatan
59 Bergabung ke Divisi Penyelamatan
60 Penghianat
61 Hilangnya Putri Pinang Masak
62 Kembalinya Panglima Perang.
63 Pengawal Putri Pinang Masak.
64 Terbebas dari dalam Goa
65 Mabuk Jamur
66 Ketangkap Basah.
67 Tertawan Ratu Balqis.
68 Putri Pinang Masak yang Bijaksana
69 Dinikahkan Karena Denda Adat
70 Ina Di Cinta Timah pun Tiba.
71 Di Kunjungi Pangeran Arbi
72 Dibuntuti Orang Misterius
73 Jebakan Pangeran Arbi.
74 Di Sandra Penghianat.
75 Kembali Masuk Perangkap
76 Putri Katerina otak Penculikan kelurga prajurit putri Pinang Masak
77 Terkena Pasir Beracun Putri Katerina
78 Misi Divisi Penyelamatan Orang
79 Ruang Bawah Tanah ki Jaka Baya
80 Bang Roy Di Temukan
81 Misi Pencarian Timah
82 Persekongkolan Jahat Putri Katerina
83 Korban Percobaan Teknologi.
84 Korban percobaan gagal
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Ke Pedalaman Sumatra
2
Valentine day
3
Bertengkar Hebat
4
Keresahan Orang tua
5
Kematian Asmara.
6
Bertemu Calon Jodoh
7
Pusaka Berharga.
8
Pria Asing yang Mencurigakan
9
Di Sabotase
10
Pria yang Menggetarkan Hati
11
Layu Sebelum Berkembang
12
FHADLAN BAKSO
13
SANG PANGERAN MENCARI CINTA
14
Dideportasi sebelum bertanding.
15
Jatuh Tertimpa Tangga
16
Putri Dubai
17
Putri Dubai Vs Miss Dubai
18
Api Dalam Sekam
19
Mona Sok Kuasa.
20
Cemburu
21
Di Nilai Keluarga Andrik.
22
Di Peluk Pedagang Asongan
23
Korban Apologis Mona.
24
Terbongkarnya Kelicikan Mona
25
Antara Rindu dan Benci
26
IDAMAN HATI DAN PAHLAWAN HATI
27
Khayalan Timah
28
Pangeran Andrik Hanya Butuh Pusaka
29
Power of love
30
Aturan Terbaru Mona
31
Jadi Permaisuri tidaklah Gratis.
32
Dandan Secantik Mungkin
33
Fhadlan Menyatakan Cintanya
34
Kasmaran
35
Batalnya Kontrak dengan Andrik Group.
36
Permaisuri Kaisar Misterius
37
Perjuangan Suci
38
Wanita Bercadar
39
Berebut Kalung Pusaka
40
Pengorbanan Gadis Bercadar
41
CINTA PERTAMA
42
Ratu Balqis
43
Kapsul Waktu dan Pusaka Nusantara
44
Terlalu Tampan.
45
Kembali ke Medan Tempur.
46
Kelompok Bintang Teratai
47
Nekad merebut Timah dari Pangeran Andrik
48
Pinjam Uang
49
Pengkhianatan Mona
50
Usaha pembunuhan.
51
Eksekusi
52
Tersesat di Tengah Hutan
53
Kebijakan Ratu Pinang Masak
54
Bertahan Hidup di Hutan
55
Terperangkap di Bukit Padak
56
Pusaka Tersembunyi di Bukit Padak.
57
Pertapaan Manusia Setengah Dewa
58
Usaha Penyelamatan
59
Bergabung ke Divisi Penyelamatan
60
Penghianat
61
Hilangnya Putri Pinang Masak
62
Kembalinya Panglima Perang.
63
Pengawal Putri Pinang Masak.
64
Terbebas dari dalam Goa
65
Mabuk Jamur
66
Ketangkap Basah.
67
Tertawan Ratu Balqis.
68
Putri Pinang Masak yang Bijaksana
69
Dinikahkan Karena Denda Adat
70
Ina Di Cinta Timah pun Tiba.
71
Di Kunjungi Pangeran Arbi
72
Dibuntuti Orang Misterius
73
Jebakan Pangeran Arbi.
74
Di Sandra Penghianat.
75
Kembali Masuk Perangkap
76
Putri Katerina otak Penculikan kelurga prajurit putri Pinang Masak
77
Terkena Pasir Beracun Putri Katerina
78
Misi Divisi Penyelamatan Orang
79
Ruang Bawah Tanah ki Jaka Baya
80
Bang Roy Di Temukan
81
Misi Pencarian Timah
82
Persekongkolan Jahat Putri Katerina
83
Korban Percobaan Teknologi.
84
Korban percobaan gagal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!