Beberapa lama mereka menunggu di depan pintu akhirnya pintu dibuka oleh seseorang, ia adalah mbok siti pembantu di rumah mas irfan yang sudah bekerja bertahun-tahun di rumah itu.
" assalamu'alaikum mbok, ibu sama papa ada? " tanya irfan pada mbok siti.
mbok siti yang melihat kedatangan den irfan dengan seorang perempuan membawa anak itu terkejut.
"Wa'alaikumussalam den, ada di dalam, ini siapa den? " tanya mbok siti yang bingung melihat metty. irfan yang menyadari kebingungan mbok siti pin segera berbicara dan memberi isyarat kepada mbok siti untuk tidak banyak bicara.
"Ini istriku mbok, yasudah mbok kami masuk dulu. " jawab irfan sambil berlalu dari hadapan mbok siti di susul metty di belakang nya.
Mbok siti yang mengetahui perempuan yang dibawa irfan adalah istrinya cukup terkejut, karena mbok siti kira irfan belum menikah. dan yang tak kala membuatnya terkejut adalah ia tahu bahwa irfan berpacaran dengan tiara, tiara juga ada di dalam rumah.
Mbok siti merasa ada yang tidak beres dengan kelakuan irfan dan keluarga nya akhir-akhir ini. biasanya setiap ada masalah dalam rumah yang ia tempati sekarang, pasti ia selalu tahu dan ibu selalu menceritakan nya, namun sekarang rasanya tidak lagi. tidak mu berpikir aneh akhirnya mbok siti membawa barang yang dibawa den irfan tadi.
Irfan mengajak metty ke ruang tengah kayanya di sana tempat ibu dan papanya berada. Dan benar saja terlihat kedua orang tua irfan sedang asyik menonton. irfan pun menyusul mereka tak lupa mengajak metty.
" assalamu'alaikum ma pa." kata irfan sembari mengalami kedua orang tuanya diikuti dengan metty.
kedua orang tua irfan kaget melihat irfan bersama istrinya itu. mereka terdiam cukup lama dan akhirnya membuka suara.
" Wa'alaikumussalam nak, tumben kalian kemari. " kata ibu dengan suara yang dibuat selembut mungkin.
" ini Mah metty katanya mau buat surprise untuk mama dan papa. " jawab irfan sambil mengedipkan mata ke kedua orang tuanya.
orang tua irfan yang mendapat isyarat dari anak nya pun mengerti, tapi yang mereka takutkan adalah di atas sana dalam kamar irfan ada tiara, gimana kalau metty melihatnya nanti, batin mamanya irfan.
" wah surprise apa nak, ibu gak enak jadinya ngerepotin kamu. " ujar mamanya irfan
" Ini loh bu, aku kesini mau nginap selama beberapa hari, dan aku membawa cucu ibu yang sedari lahir belum ibu maupun bapak lihat. " jawab metty dengan santainya. karena ia tahu banyak drama dalam rumah ini.
"Oalah maafin ibu sma aja pak ya nak gak sempat hadir saat kamu melahirkan soalnya waktu itu ibu sama bapak lagi diluar kota. " kata mamanya irfan bu Rani
" iya gapapa bu, ibu mau gendong cucu ibu? " tanya metty yang memang sengaja akan membuat mertuanya itu capek mengurus bayinya.
" eh iya nak sini mama gendong, siapa namanya ini sayang? " tanya bu Rani sembari mengambil Meityza dari dalam dekapan ku.
" ini namanya Meityza Bu. "jawab metty ia ingin tahu letak kamar suaminya. ia mencari alasan agar bisa secepatnya menuju kamar irfan.
" oh iya mas, kamar kamu dimana aku mau masukin pakaian yang kita bawa tadi. " tanya metty tanpa basa basi.
mama dan papa irfan terkejut kala mendengar ucapan menantunya itu, mereka takut kalau sampai mendapati tiara sedang tertidur di sana.
" ya sudah yuk mas antar kan ke kamar. " kata irfan yang mengira kalau tiara sudah pulang.
ibu yang mendengar ucapan irfan mencoba untuk menghentikan nya.
" Irfan nanti biar mbok siti yang beresin kalian istirahat saja disini dulu, kalian pasti capek kan habis menempuh perjalan jauh. kata bu Rani asal.
"Eh gak usah bu saya biasanya lakukan sendiri apalagi ini pakaian pribadi saya. " jawab metty yang tidak mau kalah irfan yang mengetahui watak istrinya pun memilih untuk mengantarnya ke kamar.
" bu biar aku antar istrinya ku ke kamar dulu, nanti kita bicara lagi. " ujar irfan segera berlalu dari hadapan orang tuanya.
"ini kamar mas. " kata irfan sembari membuka pintu kamarnya, dan alangkah terkejutnya ia kalah mengetahui di dalam masih ada tiara yang sedang tertidur. ia mencari cara agar tiara bisa terbangun dan mengetahui kedatangan mereka, ia membuka pintu dengan cukup keras dan tiara pun terbangun karena kaget.
" mas kok buka pintunya gitu "tanya metty yang juga kaget ketika irfan membuka pintu cukup keras. irfan pun sengaja mengeraskan suaranya agar si tiara mengetahui bahwa ada istrinya.
" Iya dek, soalnya pintu kamar mas memnag terkadang susah dibuka. kata irfan beralasan
Saat metty hendak memasuki kamar irfan si tiara tiba-tiba muncul dari balik kamar itu.
" Loh? kayanya aku pernah lihat kamu deh, tapi dimana ya? " tanya metty, ia berpikir sejenak ia sangat familiar dengan wanita di depannya, dan setelah mengingat barulah ia sadar bahwa itu adalah tiara, namun ia pura-pura tidak mengetahui nya karena pasti mas irfan tidak akan jujur dengannya, metty memilih diam menunggu salah satu dari mereka bicara duluan.
"Ah masa si kamu kenal dia? dia hanya pembantu disini. " ujar irfan dengan dapat takut metty mengetahui bahwa itu adalah tiara.
"Oh, gitu to, cantik sekali pembantunya, btw siapa nama kamu mbak? . " tanya metty ia mengikuti semua alur permainan yang ada di rumah ini.
"Nama saya Tias bu, maaf tadi saya abis bersih-bersih kamar ini, silakan ibu dan bapak masuk. " kata tiara dengan menatap mas irfan tajam, dia pasti ingin kesel karena dibilang pembantu sama irfan,ternyata jago juga sandiwara mereka. batin metty sambil tersenyum dan memasuki kamar suami ku.
" Aku menjelajahi setiap sudut ruang kamar suami q, siapa tahu aku bisa mendapatkan bukti atas kejahatan yang mas irfan lakukan padaku. ujar metty sambil terus menyusuri ruang kamar tersebut, ketika Ia membuka lemari, ia mendapati banyak pakaian wanita.
" ini pasti pakaian si wanita ****** itu. " kata metty dalam hati.
Ia terus membongkar semua isi lemari dan banyak sekali ia menemukan pakaian tiara, ia akan menanyakan pada irfan nanti.
Di lain sisi irfan sedang berbicara bersama tiara bersama kedua orang tuanya, sedangkan metty sibuk mencari-cari bukti untuk menggugat cerai irfan nantinya.
Mbok siti yang tidak sengaja lewat melihat metty sedang membongkar kamar berniat untuk membantunya.
" assalamu'alaikum Nak, apa ada yang bisa si
mbok bantu, dari tadi si
mbok lihat kamu kesibukan kayanya butuh bantuan. " kata mbok siti seraya menghampiri metty.
Metty kaget mengetahui ada tiba-tiba ada mbok siti di belakang nya, mumpung mbok siti menawarkan bantuan jadi metty menerimanya saja.
" Wa'alaikumussalam mbok, ini mbok tadi saya mau menaruh pakaian saya di lemari ini, tapi kok banyak pakaian wanita ya, saya kan baru pertama kesini jadi nggak mungkin ini punya saya. " kata Metty serasa menunjuk semua pakaian yang ia keluarkan tadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 127 Episodes
Comments