Bab 12 rahasia suami ku

" Jadi irfan itu pacarnya tiara sewaktu irfan deketin kamu dia udah pacaran sama tiara. " ujar Diana mulai bercerita tentang masa lalu irfan dan sita.

" apaa? kaku gak bohongin aku din?. " tanya Metty yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan Diana barusan, dia sama sekali tidak pernah tahu kalau suaminya pernah pacaran sama tiara.

" kamu gak percaya sama aku? coba kamu tanyakan saja sendiri sama suami mu nanti." ujar Diana uang kesel karena Metty tidak mempercayai nya.

" bukannya aku gak percaya din, tapi kan mas irfan dulu sering ke rumah ku sepulang sekolah, bagaimana mungkin dia pacaran sama tiara. " kata Metty yang memang tidak mempercayai ucapan sahabatnya.

Saat Diana akan bercerita lagi tiba-tiba dia melihat orang yang mirip sama irfan, dia bingung apak itu irfan tau hanya orang yang mirip dengannya, Diana terus saja memperhatikan laki-laki itu.

Metty yang melihat diana terdiam pun membuka suara lagi.

" din kok diam aja? apa kamu memang sedang bohongin aku? tanya Metty.

"Bentar Metty, itu bukannya irfan suami kamu ya? " ujar diana sedikit berbisik takutnya didengar si empunya nama.

Metty yang mendengar ucapan Diana pun mengebor kemana arah mata Diana.

" Eh iya kok mas irfan ada disini ya, pakai jaket segala, " ujar Metty

" apa jangan-jangan dia ngikutin kita ya Metty. * tebak Diana.

" kamu kemarin bilang gak sama suami mu kalau mau nemuin aku? ucap diana yang penasaran melihat irfan yang sedang menutup wajahnya dengan buku menu itu.

" iya kemarin aku izin ke mas irfan dia sempat gak ngizinin aku setelah tahu kalau aku mau keluar sama kamu. "

" Nah berarti benar dia ngikutin kita kesini. " ujar Diana karena ia tahu betul sifat si irfan itu, dia menikahi Metty pasti ada alasannya, padahal dia pernah menghamili sita.

" Tapi kenapa dia ngikutin kita padahal aku sudah izin juga sama dia kemarin. " Metty masih merasa penasaran dengan irfan yang tiba-tiba ada di situ.

" Mungkin dia takut kalau aku membongkar rahasia nya padamu." ungkap Diana

"Rahasia apa din, sampai-sampai mas irfan membuntuti kita?. "

" nanti aku ceritakan, kita pergi dulu dari sini, mumpung dia gak lihat kita sekarang." ajak Diana karena ia ingin segera membongkar rahasia suaminya Metty.

Setelah mereka berhasil keluar dari sana, Diana melajukan mobilnya menuju sebuah cafe kecil di pusat kota. Mereka memarkir mobilnya di area cafe tersebut dan segera masuk ke dalam juga mengambil tempat duduk yang nyaman dan cocok untuk mereka bercerita, Diana pergi memesan minuman dan makanan .

Setelah pesanan datang mereka pun meminum dan memakan makan yang di pesan tadi, Metty yang masih penasaran dengan rahasia suaminya segera bertanya pada diana.

" Din, apa yang kamu ketahui tentang mas irfan, rahasia apa yang kamu maksud tadi? " tanya metty.

Mendapatkan pertanyaan dari sahabat nya dengan raut wajah penasaran Diana pun memulai ceritanya.

" jadi gini, irfan itu kan pacaran sama tiara waktu Sma dan menghamili nya, maka dari itu aku meminta kamu untuk menjauhi si irfan itu. " jawab Diana dengan sedikit greget sama sahabat nya yang terlalu polos itu sehingga mau-maunya ia dihamili si irfan lelaki bejat itu.

" Apaaa, apa mas irfan setega itu padaku? bukankah selama ini dia sangat mencintai ku. "

" Itu hanya modus Metty kamu si pacaran gak bilang sama aku kan jadi gini "

" Tapi darimana kamu tahu kalau irfan menghamili tiara din? "tanya Metty yang masi tidak percaya dengan Diana.

" hampir satu sekolah juga tahu Metty, hanya kamu saja yang ketinggalan infonya. "

" astaghfirullah lalu bagaiman dengan tiara?. " tanya Metty yang penasaran akan kondisi tiara waktu itu.

" ya tiara nya sih disuruh irfan gugurin anak dalam kandung karena ia masih sekolah, dan irfan belum mau nikah waktu itu. " jawab Diana, ia masih sangat ingat kala irfan menyuruh tiara menggugurkan kandungnya ia tidak mau menikah dengan tiara sebelum mendapatkan harta dari keluarga Metty. waktu itu diana mengetahui dan mendengarkan semua ucapan irfan yang licik itu.

Tapi Ia belum mampu memberitahukan hal ini pada Metty takutnya dia syok nanti mana bayinya masih kecil lagi, batin Diana.

" Ya Allah din, kenapa kamu gak kasih tahu aku dari dulu, kalau aku tahu begini aku tidak akan menikah dengannya. "ujar Metty dengan mata sendu dan menahan air mata yang ingin menerobos keluar itu.

" Aku sudah berusaha untuk memberitahu mu, namun setiap kali aku mau memberitahu irfan selalu datang menggoda mu. "

"Tidak mungkin kan aku aku kasih tau kalau di depan empunya nama?. " jawab Diana tanpa basa basi, dia merasa sangat kasihan dengan nasib buruk yang menimpanya itu.

" Tapi untuk apa irfan mau pacaran bahkan sampai nikah dengan ku? bukankah itu artinya dia menyayangi ku, ketika aku hamil saja dia tidak menyuruh ku untuk menggugurkannya din, dia malah bilang kalau dia mau bertanggung jawab. " Metty sudah tidak bisa menahan air matanya, ia menangis di pelukan diana.

Diana yang mendengar perkataan Metty merasa kasihan pada nya ia berniat memberitahu maksud irfan mau menikahinya karena sampai kapan pun dia menyembunyikan rahasia ini pasti suatu saat akan terbongkar juga, jadi Diana memilih untuk mengatakan semuanya hari ini agar sahabat nya tidak terlalu bodoh sehingga termakan oleh rayuan manis laki-laki bejat kaya irfan itu, agar ia bisa membuka matanya lebar-lebar dan melihat sifat asli didalam diri irfan.

" Aku mau kasih tahu kaki sesuatu Metty, tapi kamu harus kuat, kamu gak boleh lemah, karena bagaimana pun ini adalah takdir mu, kamu harus menjalani takdir dari yang maha kuasa dengan ridho. " ucap Diana memberi semangat pada Metty karena yang akan ia katakan pasti akan membuat sahabat nya itu sangat sedih.

" selama ini aku selalu menjalani takdir dari setiap lika-liku kehidupan ku din, jadi katakan saja apa yang mau kamu katakan. " jawab Metty sembari melepas pelukan nya dari Diana.

Diana menarik napas dalam-dalam sebelum mengatakan semuanya.

" hmmmm. Jadi gini Metty aku pernah mendengar obrolan irfan sama tiara waktu dia menyuruh tiara menggugurkan kandungnya. "

" Irfan menyuruh Diana menggugurkan kandungannya karena dia ingin menikah mu Metty. " ucap diana memberi sedikit jedah agar Metty memahami akan arah pembicaraan ini.

"Lalu gimana din, kenapa irfan berkata seperti itu pada tiara?. " tanya Metty yang makin penasaran dengan semua yang hendak diana katakan.

" Jadi irfan ingin menikah mu terlebih dahulu baru ia akan menikah dengan tiara. " ucap diana

"Apaa? kenapa mas irfan tega sekali pada ku din, apa kesalahan yang telah ku perbuat sehingga dia melakukan ini padaku. "tanya Metty yang mulai menangis sambil mendekap putri.

" Dia sengaja menghamili kamu agar kalian bisa menikah, aku pun tidak tahu bahwa ia telah menghamili mu, karena aku kira kamu tidak akan mau dekat dengannya. " ujar Diana sembari mengelus pucuk kepala metty dengan lembut.

"Aku tidak tahu itu din, aku kira mas irfan memang mencintai ku hingga aku rela keperawanan ku diambil secara gratis oleh nya din, seandainya aku tahu dia hanya memanfaatkan ku pasti aku tidak akan tergoda dengannya. " ucap metty dengan rasa bersalah yang amat besar karena tidak mendengar kata diana waktu itu.

Episodes
1 Bab 1 Pernikahan
2 Bab 2 Uang Hasil Jualan Suami
3 Bab 3 Perselisihan Dalam Rumah Tangga
4 Bab 4 Melahirkan
5 Bab 5 Nama Putri Kecilku
6 Bab 6 Pertengkaran
7 BAB 7 permintaan Maaf Suami Ku
8 Bab 8 Sahabat semasa SMA
9 Bab 9 Gosip Receh
10 Bab 10 bertemu Sahabat
11 Bab 11 Curhatan ku
12 Bab 12 rahasia suami ku
13 Bab 13 Kebahagiaan yang sempat hilang
14 Bab 14 Kunjungan Ke Rumah Mertua 1
15 Bab 15 Kunjungan Ke rumah Mertua 2
16 Bab 16 Tiara
17 Bab 17 mengumpulkan bukti-bukti
18 Bab 18 pura-pura Baik
19 Bab 19 Buku Nikah
20 Bab 20 Pulang kampung
21 Bab 22 Dukungan orang tua.
22 Bab 23 Gugatan Cerai
23 Bab 21 Kesedihan Orang Tua
24 Bab 24 Surat panggilan sidang
25 Bab 25 Berlibur dimasa pengadilan.
26 Bab 26 Sidang kedua
27 Bab 27 Rencana Tiara
28 Bab 28 Surat Cerai
29 Bab 29 Kaget
30 Bab 30 Akibat kecerobohan
31 Bab 32 Kedatangan irfan
32 Bab 33 Kemarahan Irfan
33 Bab 34 Kesadaran Irfan
34 Bab 31 Manipulasi tiara
35 Bab 36 Rencana Masa Lalu
36 Bab 35 Diana Vs Tiara
37 Bab 37 Berdamai
38 Bab 38 Minggat dari rumah mertua
39 Bab 39 Mulai Bertindak
40 Bab 40 kerja sama
41 Bab 41 Ungkapan perasaan
42 Bab 42 Akur
43 Bab 43 Informasi kerja
44 Bab 44 Kesalahan?
45 Bab 45 Lelah
46 Bab 46 Kunjungan ke kantor
47 Bab 47 Di khianati
48 Bab 48 Terbongkar
49 Bab 49 Atasan Angkuh Yang Terpojok
50 Bab 50 Penggelapan dan perusahaan
51 Bab 51 Menata kantor
52 Bab 52 Kesibukan
53 Bab 53 Keceplosan
54 Bab 54 Ke kantor
55 Bab 55 Kembali mempimpin
56 Bab 56 rumah sakit
57 Bab 57 Tetangga julid
58 Bab 58 Menceritakan
59 Bab 59 Kerja sama perusahaan
60 Bab 60 Minta uang ke mama
61 Bab 61 pulang dari rumah sakit
62 Bab 62 Berkedok jalan-jalan
63 Bab 63 perbuatan terlarang
64 Bab 65 kedatangan diana
65 Bab 64 Hotel
66 Bab 66 Sakit hati
67 Bab 67 Meityza
68 Bab 68 Kemarahan ibu
69 Bab 69 Mulai Berulah
70 Bab 70 Ketakutan pembantu
71 Bab 71 Menemui rumah orang tua irfan
72 Bab 72 Tangisan mamanya irfan
73 Bab 73 Pelukan sang ibu
74 Bab 74 Tak sapaan
75 Bab 75 Kegugupan
76 Bba 76 Ku Ikuti Permainan mu
77 Bab 77 mengungkit masa kelam
78 Bab 78 awal dari permainan ku.
79 Bab 79 Lihat saja dulu
80 Bab 80 Si Suka memberi
81 Bab 81 Awal yang Baik
82 Bab 82 Keluarga pak doni
83 Bab 83 Tawaran untuk Menginap
84 84 Siasat bu rani
85 Bab 85 POV keluarga irfan
86 Bab 86 Pak yanto
87 Bab 87 Merasa bahagia
88 Bab 88 Tetangga julid
89 Bab 89 Pergi ke pantai
90 Bab 90 Kebohongan
91 Bab 91 Kepergok
92 Bab 92 keinginan untuk rujuk
93 Bab 93 Kedua Kalinya
94 Bab 94 ketemu diana
95 Bab 95 keluarga yang seru
96 Bab 96 Kecewa
97 Bab 97 Masuk rumah sakit
98 Bab 98 Kamu keterlaluan Metty
99 Bab 99 Menghayal jari TKW
100 Bab 100 Selalu sabar
101 Bab 101 Pembantu angkuh
102 Bab 102 Cek cok dengan pembantu
103 Bab 103 Kondisi mama
104 Bab 104 Ke ladang
105 Bab 105 tiba di ladang
106 Bab 106 gadis yang bersama irfan
107 Bab 107 Bukti
108 Bab 108 pulang ke rumah
109 Bab 109 Meityza
110 Bab 110 Tamparan untuk metty
111 Bab 111
112 Bab 112 dibutakan oleh irfan
113 Bab 113 ketakutan metty
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 134
126 Bab 132
127 Bab 131
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Bab 1 Pernikahan
2
Bab 2 Uang Hasil Jualan Suami
3
Bab 3 Perselisihan Dalam Rumah Tangga
4
Bab 4 Melahirkan
5
Bab 5 Nama Putri Kecilku
6
Bab 6 Pertengkaran
7
BAB 7 permintaan Maaf Suami Ku
8
Bab 8 Sahabat semasa SMA
9
Bab 9 Gosip Receh
10
Bab 10 bertemu Sahabat
11
Bab 11 Curhatan ku
12
Bab 12 rahasia suami ku
13
Bab 13 Kebahagiaan yang sempat hilang
14
Bab 14 Kunjungan Ke Rumah Mertua 1
15
Bab 15 Kunjungan Ke rumah Mertua 2
16
Bab 16 Tiara
17
Bab 17 mengumpulkan bukti-bukti
18
Bab 18 pura-pura Baik
19
Bab 19 Buku Nikah
20
Bab 20 Pulang kampung
21
Bab 22 Dukungan orang tua.
22
Bab 23 Gugatan Cerai
23
Bab 21 Kesedihan Orang Tua
24
Bab 24 Surat panggilan sidang
25
Bab 25 Berlibur dimasa pengadilan.
26
Bab 26 Sidang kedua
27
Bab 27 Rencana Tiara
28
Bab 28 Surat Cerai
29
Bab 29 Kaget
30
Bab 30 Akibat kecerobohan
31
Bab 32 Kedatangan irfan
32
Bab 33 Kemarahan Irfan
33
Bab 34 Kesadaran Irfan
34
Bab 31 Manipulasi tiara
35
Bab 36 Rencana Masa Lalu
36
Bab 35 Diana Vs Tiara
37
Bab 37 Berdamai
38
Bab 38 Minggat dari rumah mertua
39
Bab 39 Mulai Bertindak
40
Bab 40 kerja sama
41
Bab 41 Ungkapan perasaan
42
Bab 42 Akur
43
Bab 43 Informasi kerja
44
Bab 44 Kesalahan?
45
Bab 45 Lelah
46
Bab 46 Kunjungan ke kantor
47
Bab 47 Di khianati
48
Bab 48 Terbongkar
49
Bab 49 Atasan Angkuh Yang Terpojok
50
Bab 50 Penggelapan dan perusahaan
51
Bab 51 Menata kantor
52
Bab 52 Kesibukan
53
Bab 53 Keceplosan
54
Bab 54 Ke kantor
55
Bab 55 Kembali mempimpin
56
Bab 56 rumah sakit
57
Bab 57 Tetangga julid
58
Bab 58 Menceritakan
59
Bab 59 Kerja sama perusahaan
60
Bab 60 Minta uang ke mama
61
Bab 61 pulang dari rumah sakit
62
Bab 62 Berkedok jalan-jalan
63
Bab 63 perbuatan terlarang
64
Bab 65 kedatangan diana
65
Bab 64 Hotel
66
Bab 66 Sakit hati
67
Bab 67 Meityza
68
Bab 68 Kemarahan ibu
69
Bab 69 Mulai Berulah
70
Bab 70 Ketakutan pembantu
71
Bab 71 Menemui rumah orang tua irfan
72
Bab 72 Tangisan mamanya irfan
73
Bab 73 Pelukan sang ibu
74
Bab 74 Tak sapaan
75
Bab 75 Kegugupan
76
Bba 76 Ku Ikuti Permainan mu
77
Bab 77 mengungkit masa kelam
78
Bab 78 awal dari permainan ku.
79
Bab 79 Lihat saja dulu
80
Bab 80 Si Suka memberi
81
Bab 81 Awal yang Baik
82
Bab 82 Keluarga pak doni
83
Bab 83 Tawaran untuk Menginap
84
84 Siasat bu rani
85
Bab 85 POV keluarga irfan
86
Bab 86 Pak yanto
87
Bab 87 Merasa bahagia
88
Bab 88 Tetangga julid
89
Bab 89 Pergi ke pantai
90
Bab 90 Kebohongan
91
Bab 91 Kepergok
92
Bab 92 keinginan untuk rujuk
93
Bab 93 Kedua Kalinya
94
Bab 94 ketemu diana
95
Bab 95 keluarga yang seru
96
Bab 96 Kecewa
97
Bab 97 Masuk rumah sakit
98
Bab 98 Kamu keterlaluan Metty
99
Bab 99 Menghayal jari TKW
100
Bab 100 Selalu sabar
101
Bab 101 Pembantu angkuh
102
Bab 102 Cek cok dengan pembantu
103
Bab 103 Kondisi mama
104
Bab 104 Ke ladang
105
Bab 105 tiba di ladang
106
Bab 106 gadis yang bersama irfan
107
Bab 107 Bukti
108
Bab 108 pulang ke rumah
109
Bab 109 Meityza
110
Bab 110 Tamparan untuk metty
111
Bab 111
112
Bab 112 dibutakan oleh irfan
113
Bab 113 ketakutan metty
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 134
126
Bab 132
127
Bab 131

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!