08. Calon Istri Arthur.

Andrea menatap nanar tubuh pria yang baru saja keluar melewati pintu utama. Gadis itu berdiri, bersembunyi di balik pilar, di dekat ruang makan.

Hendak ke dapur untuk mengambil air minum, langkah gadis itu terhenti kala mendengar para majikannya membahas tentang pengasuh untuk Audrey kecil.

Andrea tanpa sengaja mendengar semuanya. Apalagi yang di ucapkan nyonya Dinata. Gadis itu hanya mampu menghela nafas. Dan tidak ingin berharap banyak.

Jika pun Arthur tidak akan menikahinya, karena telah memiliki kekasih, Andrea tak perduli. Yang terpenting, ia masih diijinkan untuk merawat Audrey kecil.

Hati kecil Andrea selalu mengingatkan, untuk tidak terlalu berharap pada janji yang Arthur ucapkan. Apalagi, Audrey sudah meninggal.

Benteng pemisah diantara mereka sangatlah besar. Arthur seorang pria kaya dan mapan. Sementara dirinya, hanyalah seorang kalangan kelas bawah, yang tak memiliki apa-apa. Jangankan harta, orang tua pun ia tak punya.

Kembali menghela nafas, Andrea pun melangkah melintasi ruang makan, untuk menuju dapur. Gadis itu bersikap biasa saja, seolah baru saja turun dan mendengar apapun.

“Apa Audrey sudah tidur?” Tanya mama Daisy padanya.

“Sudah nyonya.”

“Kalau begitu, kemarilah. Kamu sarapan dulu.” Wanita paruh baya itu mengambil sebuah piring keramik berbentuk oval, kemudian mengisinya dengan nasi goreng.

“Tidak, nyonya. Aku biar sarapan di dapur saja bersama yang lain.” Tolak Andrea saat wanita paruh baya itu menyodorkan piring nasi goreng kepadanya.

“Tidak. Mulai hari ini, kamu sarapan, makan siang, makan malam di meja ini bersama ku.”

Kepala Andrea mengeleng kencang. Ia merasa tidak enak hati. Bagaimana pun juga, ia hanya sebatas pengasuh untuk Audrey.

“Tapi, nyonya—

“Tidak ada tapi-tapi. Kamu itu calon ibunya Audrey kecil. Jadi, mulai sekarang biasakan dirimu di rumah ini.”

Wanita paruh baya itu menarik lengan gadis itu, kemudian mengajaknya duduk bersebelahan.

“Ayo, makan.”

Andrea memindai sekitarnya. Ia merasa tak enak hati jika para pekerja yang lain melihatnya. Bagaimana pun juga, di rumah besar itu, tak hanya bibinya saja yang menjadi asisten rumah tangga, namun masih ada tiga orang lainnya lagi. Dua orang bekerja membersihkan rumah, satu lagi membantu bibi Andrea bekerja di dapur.

“Kamu tidak perlu merasa sungkan, atau tidak enak hati dengan yang lain. Semua orang di rumah ini tau, kamu calon istri Arthur.” Ucap mama Daisy yang mengerti gelagat Andrea.

Mendengar ucapan sang majikan, Andrea yang bahkan belum menyantap makanannya pun tersedak. Wanita paruh baya itu berbicara begitu lancar.

“Kamu kenapa? Minum dulu.” Wanita paruh baya itu menyodorkan gelas berisi air kepada Andrea. Seketika gadis itu meneguknya hingga tandas, untuk menghilangkan batuknya.

Mama Daisy menyunggingkan senyum. Gadis di sampingnya ini begitu polos. Ia sangat ingin menjadikan Andrea menantu. Wanita paruh baya itu yakin, jika gadis berusia dua puluh dua tahun itu, tidak seperti kebanyakan gadis seusianya.

“Ayo makan.” Ucap mama Daisy sekali lagi. Ia pun kembali menikmati sarapannya.

🍃🍃🍃

Andrea kini tengah duduk di ruang tamu lantai dua rumah keluarga Dinata, sembari memangku Audrey. Gadis itu belum berani membawa bayi mungil itu untuk turun ke lantai satu, mengingat usianya baru dua minggu.

Andrea takut, banyak kuman dan virus yang menghinggapi tubuh renta itu.

Sementara, nyonya Dinata sedang pergi ke luar untuk memantau bisnisnya.

“Sayangnya bibi Rea, kenapa tidur terus sih?” Gadis itu berbicara dengan tubuh mungil yang sedang terlelap di atas pangkuannya.

“Sepertinya kamu mirip dengan nona Audrey. Ya, hidung dan bibirmu. Apa mata itu milik ayahmu?”

Kepala Andrea menggeleng cepat. Ia tidak boleh menyebut tentang pria b*jat itu. Pria yang telah tega menodai Audrey dan tak bertanggung jawab.

“Semoga Tuhan memberikan karma kepada pria itu.” Gadis itu juga merasa sakit hati melihat yang terjadi pada Audrey, jika di berikan kesempatan bertemu pria itu, ingin sekali Andrea menghajarnya.

Andrea menghela nafas pelan.

“Tetapi, bagaimanapun juga, dia tetap ayah bayi ini.”

Suara langkah kaki mendekat, membuat pandangan Andrea teralihkan.

“Bibi?” Gadis itu tersenyum kepada wanita paruh baya yang kini mendekat dengan membawa nampan di tangannya.

“Ini, bibi buatkan jus dan camilan untukmu.” Wanita paruh baya bernama bibi Rosi itu, meletakan nampan di atas meja, di hadapan Andrea.

Bibi Rosi merupakan kakak dari ayah Andrea. Wanita paruh baya itu, sudah bekerja selama sepuluh tahun di rumah keluarga Dinata.

“Bi, kenapa repot-repot? Aku bisa mengambilnya turun nanti jika mau minum.”

“Itu sudah menjadi tugas bibi, nak.”

Kepala Andrea menggeleng.

“Apa nyonya yang meminta bibi melakukan ini?” Tanyanya kemudian. Gadis itu yakin, pasti nyonya Dinata di balik semua perlakuan istimewa para asisten rumah kepada Andrea.

“Tidak, tetapi wajar kan, jika bibi memperlakukan calon nyonya muda dengan baik?” Jawab wanita paruh baya itu terkekeh.

“Bi, tidak ada yang seperti itu. Waktu itu, kami hanya ingin melihat nona Audrey bahagia. Itu hanya sebuah ucapan. Tak berarti apapun.”

“Nak, yang namanya janji, meski hanya untuk menyenangkan hati orang lain, tetapi harus tetap di tepati. Ingat janji adalah hutang, dan hutang harus di bayar.”

Bibi Rosi menghela nafas pelan.

“Tidak apa-apa kamu melakukan itu, saatnya memperbaiki kehidupanmu. Dari kecil sudah hidup susah, mungkin ini memang takdir Tuhan untuk mengangkat derajat mu.”

Andrea menganga mendengar ucapan sang bibi. Bukan seperti itu cara menaikan derajat hidup. Bekerja dan berbuat baik adalah cara yang tepat.

Tangan wanita paruh baya itu pun terulur.

“Berikan dia padaku. Kamu makan dulu.”

Andrea pasrah. Ia pun menyerahkan Audrey kecil pada bibinya.

“Bi, aku kemari untuk bekerja, bukan untuk menikah. Aku baru berusia dua puluh dua tahun. Menikah muda bukan keinginanku.”

“Kamu sudah cukup usia untuk menikah. Untuk apa bekerja keras jika kamu hanya hidup sendiri? Kamu butuh pendamping, Rea. Selain untuk memperbaiki taraf hidup, tetapi untuk menjadi pelindung, dan teman hidup. Ingat, kamu yatim piatu, siapa yang akan menjaga mu kedepannya?”

Andrea tertunduk mendengar ucapan sang bibi. Jujur, tak pernah terlintas di benaknya untuk menikah di usia muda. Ia masih ingin menikmati hidup, bekerja dan mengejar cita-cita menjadi seorang Chef.

.

.

.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Eddy Junaedi

Eddy Junaedi

semoga setelah km menikah dgn arthur
arthur tidak akan mengekang km dan menjadikan km bidadari surga'a

2023-11-12

0

Nurak Manies

Nurak Manies

💪💪💪💪❤❤❤

2022-10-11

2

aniya_kim

aniya_kim

AH tak sabarr Authur jatuh cinta sama Rea

2022-10-10

0

lihat semua
Episodes
1 01. Jadilah Ibu Untuk Anakku.
2 02. Harus Di Operasi.
3 03. Tolong Jaga Anakku.
4 04. Menikahlah Dengan Rea.
5 05. Princess Audrey.
6 06. Kepulangan Audrey Kecil.
7 07. Ingat Janjimu.
8 08. Calon Istri Arthur.
9 09. Lakukan Pendekatan.
10 10. Sarapan Pagi.
11 11. Berbelanja.
12 12. Tidak Memberitahu Mama.
13 13. Perhatian Arthur.
14 14. Menurutlah, Rea.
15 15. Pengasuh Baru.
16 16. Pergi Kontrol.
17 17. Hanya Pengasuh.
18 18. Kamu Mendengarnya?
19 19. Maafkan Aku.
20 20. Panggilan Wawancara.
21 21. Mengerjai Arthur
22 22. Dimana Gadis Itu?
23 23. Jangan Menolakku, Rea.
24 24. Bertemu Mantan Dosen.
25 25. Memilih Cincin Pernikahan.
26 26. Aku Tidak Perduli.
27 27. Aku Akan Bertanggung Jawab.
28 28. Kedatangan Arthur.
29 29. Aku Memecatmu.
30 30. Bertemu Celine.
31 31. Memanasi Celine.
32 32. Dia Bukan Pengasuh Audrey.
33 33. Lamaran Arthur.
34 34. Cincin Tunangan?
35 35. Rea Memiliki Tempat Di Hatiku.
36 36. Mencoba Gaun Pengantin.
37 37. Kakak Yang Gagal.
38 38. Memanasi Celine, Lagi.
39 39. Hari Pernikahan, ARREA.
40 40. Tidak Ada Yang Perlu Dijelaskan.
41 41. Buka Mata Dan Hatimu, Celine.
42 42. Menginap Di Hotel.
43 43. Kamu Milikku, Aku Milikmu.
44 44. Bulat Seperti Melon 21+++++
45 45. Pacaran Halal.
46 46. Kembali Pulang.
47 47. Ternoda Sejak Dini.
48 48. Pendekatan Macam Apa Itu?
49 49. Memenuhi Kebutuhan Suami.
50 50. Daripada Jajan Di Luar.
51 51. Mengusir Bibit Pelakor.
52 52. Hanya Pelampiasan.
53 53. Percaya Padaku, Sayang.
54 54. Makan Siang Bersama.
55 55. Bertemu Pengacara.
56 56. Di Tikung Atasan.
57 57. Bertemu Teman Arthur.
58 58. Memeluk Wanita Lain.
59 59. Dia Lebih Membutuhkan Kamu.
60 60. Menghidari Arthur.
61 61. Maafkan Aku, Sayang.
62 62. Kasta Kami Berbeda.
63 63. Memanfaatkan Kedekatan.
64 64. Menghukum Istri Durhaka.
65 65. Suka Mengurusi Kehidupan Orang.
66 66. Merayu Bayi Besar.
67 67. Amarah Arthur.
68 68. Sampai Kapan?
69 69. Tamu Tak Diundang.
70 70. Andrea Hamil?
71 71. Aku Sangat Bahagia.
72 72. Tentang Andrea.
73 73. Apa Yang Terjadi, Setelah Malam Itu..?
74 74. Aku Bahkan Tau Namamu.
75 75. Andrea Hamil Anakku.
76 76. Jangan Egois.
77 77. Mengundurkan Diri.
78 78. Si Ulat Bulu Lagi.
79 79. Bertemu Bryan.
80 80. Maafkan Aku, Audrey.
81 81. Kamu Tidak Mengundang Ku?
82 82. Tetangga Baru.
83 83. Cemburunya Dua Pria.
84 84. Resepsi Pernikahan.
85 85. Aku Mencintai Mu.
86 86. Terungkapnya Sebuah Fakta.
87 87. Kalian Tau Sesuatu.
88 88. Tidak Ingin Bertemu Mereka.
89 89. Membujuk Andrea.
90 90. Bu, Aku MerindukanMu.
91 91. Resmi Menjadi Putri Kita.
92 92. Maafkan Oma.
93 93. Audrey Kecil Mirip Bryan?
94 94. Menebus Waktu Yang Telah Berlalu.
95 95. Berdamai.
96 96. Aku Tidak Merayu 21++
97 97. Rumah Keluarga Kesuma.
98 98. Tau Tentang Andrea Sejak Lahir.
99 99. Thomas Dan Jenny.
100 100. Tinggallah Selama Yang Kamu Mau.
101 101. Apa Kamu Cemburu?
102 102. Kurang Ajar Sekali, Thomas.
103 103. Apa Yang Kalian Lakukan?!
104 104. Nikahi Jenny Secepatnya.
105 105. Lamaran Thomas dan Jenny.
106 106. Hari Pernikahan Thomas dan Jenny.
107 107. Apa Maksud Ucapanmu, Bryan Kesuma?!
108 108. Aku Membencimu, Kak.
109 109. Kenapa Harus Rea?
110 110. Apa Yang Terjadi Pada Rea?
111 111. Bangunlah, Sayang.
112 112. Maafkan Aku, Telah Menyakitimu.
113 113. Berpikir Sebelum Bertindak.
114 114. Tidak Mau Berpisah.
115 115. Dia Bukan Kakaknya Rea.
116 116. Melihat Dari Sudut Pandang Arthur.
117 117. Serahkan Dirimu Pada Polisi.
118 118. Sudah Mengikhlaskan.
119 119. Titip Adik Dan Putriku. ( TAMAT )
120 120. ExtraPart. Membantu Mencari Jalan Keluar.
121 121. ExtraPart. Pembukaan Tiga.
122 122. ExtraPart. Operasi Caesar.
123 123. ExtraPart. Selamat Datang, Jagoan.
124 124. Prince Arrea Kesuma Dinata.
125 125. Tidak Bisa Skin To Skin.
126 SPADAAA….
Episodes

Updated 126 Episodes

1
01. Jadilah Ibu Untuk Anakku.
2
02. Harus Di Operasi.
3
03. Tolong Jaga Anakku.
4
04. Menikahlah Dengan Rea.
5
05. Princess Audrey.
6
06. Kepulangan Audrey Kecil.
7
07. Ingat Janjimu.
8
08. Calon Istri Arthur.
9
09. Lakukan Pendekatan.
10
10. Sarapan Pagi.
11
11. Berbelanja.
12
12. Tidak Memberitahu Mama.
13
13. Perhatian Arthur.
14
14. Menurutlah, Rea.
15
15. Pengasuh Baru.
16
16. Pergi Kontrol.
17
17. Hanya Pengasuh.
18
18. Kamu Mendengarnya?
19
19. Maafkan Aku.
20
20. Panggilan Wawancara.
21
21. Mengerjai Arthur
22
22. Dimana Gadis Itu?
23
23. Jangan Menolakku, Rea.
24
24. Bertemu Mantan Dosen.
25
25. Memilih Cincin Pernikahan.
26
26. Aku Tidak Perduli.
27
27. Aku Akan Bertanggung Jawab.
28
28. Kedatangan Arthur.
29
29. Aku Memecatmu.
30
30. Bertemu Celine.
31
31. Memanasi Celine.
32
32. Dia Bukan Pengasuh Audrey.
33
33. Lamaran Arthur.
34
34. Cincin Tunangan?
35
35. Rea Memiliki Tempat Di Hatiku.
36
36. Mencoba Gaun Pengantin.
37
37. Kakak Yang Gagal.
38
38. Memanasi Celine, Lagi.
39
39. Hari Pernikahan, ARREA.
40
40. Tidak Ada Yang Perlu Dijelaskan.
41
41. Buka Mata Dan Hatimu, Celine.
42
42. Menginap Di Hotel.
43
43. Kamu Milikku, Aku Milikmu.
44
44. Bulat Seperti Melon 21+++++
45
45. Pacaran Halal.
46
46. Kembali Pulang.
47
47. Ternoda Sejak Dini.
48
48. Pendekatan Macam Apa Itu?
49
49. Memenuhi Kebutuhan Suami.
50
50. Daripada Jajan Di Luar.
51
51. Mengusir Bibit Pelakor.
52
52. Hanya Pelampiasan.
53
53. Percaya Padaku, Sayang.
54
54. Makan Siang Bersama.
55
55. Bertemu Pengacara.
56
56. Di Tikung Atasan.
57
57. Bertemu Teman Arthur.
58
58. Memeluk Wanita Lain.
59
59. Dia Lebih Membutuhkan Kamu.
60
60. Menghidari Arthur.
61
61. Maafkan Aku, Sayang.
62
62. Kasta Kami Berbeda.
63
63. Memanfaatkan Kedekatan.
64
64. Menghukum Istri Durhaka.
65
65. Suka Mengurusi Kehidupan Orang.
66
66. Merayu Bayi Besar.
67
67. Amarah Arthur.
68
68. Sampai Kapan?
69
69. Tamu Tak Diundang.
70
70. Andrea Hamil?
71
71. Aku Sangat Bahagia.
72
72. Tentang Andrea.
73
73. Apa Yang Terjadi, Setelah Malam Itu..?
74
74. Aku Bahkan Tau Namamu.
75
75. Andrea Hamil Anakku.
76
76. Jangan Egois.
77
77. Mengundurkan Diri.
78
78. Si Ulat Bulu Lagi.
79
79. Bertemu Bryan.
80
80. Maafkan Aku, Audrey.
81
81. Kamu Tidak Mengundang Ku?
82
82. Tetangga Baru.
83
83. Cemburunya Dua Pria.
84
84. Resepsi Pernikahan.
85
85. Aku Mencintai Mu.
86
86. Terungkapnya Sebuah Fakta.
87
87. Kalian Tau Sesuatu.
88
88. Tidak Ingin Bertemu Mereka.
89
89. Membujuk Andrea.
90
90. Bu, Aku MerindukanMu.
91
91. Resmi Menjadi Putri Kita.
92
92. Maafkan Oma.
93
93. Audrey Kecil Mirip Bryan?
94
94. Menebus Waktu Yang Telah Berlalu.
95
95. Berdamai.
96
96. Aku Tidak Merayu 21++
97
97. Rumah Keluarga Kesuma.
98
98. Tau Tentang Andrea Sejak Lahir.
99
99. Thomas Dan Jenny.
100
100. Tinggallah Selama Yang Kamu Mau.
101
101. Apa Kamu Cemburu?
102
102. Kurang Ajar Sekali, Thomas.
103
103. Apa Yang Kalian Lakukan?!
104
104. Nikahi Jenny Secepatnya.
105
105. Lamaran Thomas dan Jenny.
106
106. Hari Pernikahan Thomas dan Jenny.
107
107. Apa Maksud Ucapanmu, Bryan Kesuma?!
108
108. Aku Membencimu, Kak.
109
109. Kenapa Harus Rea?
110
110. Apa Yang Terjadi Pada Rea?
111
111. Bangunlah, Sayang.
112
112. Maafkan Aku, Telah Menyakitimu.
113
113. Berpikir Sebelum Bertindak.
114
114. Tidak Mau Berpisah.
115
115. Dia Bukan Kakaknya Rea.
116
116. Melihat Dari Sudut Pandang Arthur.
117
117. Serahkan Dirimu Pada Polisi.
118
118. Sudah Mengikhlaskan.
119
119. Titip Adik Dan Putriku. ( TAMAT )
120
120. ExtraPart. Membantu Mencari Jalan Keluar.
121
121. ExtraPart. Pembukaan Tiga.
122
122. ExtraPart. Operasi Caesar.
123
123. ExtraPart. Selamat Datang, Jagoan.
124
124. Prince Arrea Kesuma Dinata.
125
125. Tidak Bisa Skin To Skin.
126
SPADAAA….

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!