19. Siaran Live Nayla

Bel pulang sekolah telah berbunyi beberapa menit yang lalu, dan kini Dira tengah memarkirkan mobilnya di depan sebuah mini market. Gadis itu berniat untuk membeli beberapa cemilan untuk dirinya dan juga untuk Nayla. Tadi saat di parkiran sekolah, Nayla mengatakan akan mengunjungi Dira di apartemen milik gadis itu.

Dira memasuki mini market tersebut dan langsung menuju ke rak di mana terdapat cemilan kesukaannya dan juga Nayla.

Dira memasukkan beberapa snack kentang dan juga susu kotak kesukaannya ke dalam keranjang belanja dan langsung menuju ke kasir di saat belanjaannya sudah cukup menurutnya.

Saat Dira berjalan menuju ke kasir, ponsel Dira berdering dan Dira langsung menerima panggilan tersebut yang ternyata dari Nayla.

"Iya, Nay. Lo dimana?"

"(....)."

"Terus jadi, nggak?"

"(....)."

"Hooo... Ok."

Tuutt...

Dira memutuskan sambungan telepon dengan Nayla karena ingin membayar tagihan belanjaannya. Gadis itu pun meletakkan ponselnya di meja kasir dan mengambil dompet di dalam tas sekolahnya.

Setelah membayar semua belanjaannya, Dira langsung mengangkat semua belanjaannya dan bergegas meninggalkan mini market sampai Dira lupa kalau ia meninggalkan sesuatu.

Ya, ponsel Dira tertinggal di atas meja kasir.

...***...

Setalah tiga puluh menit perjalanan, Dira telah sampai di apartemen miliknya. Dira lalu bergegas untuk mandi dan membersihkan tubuhnya. Dua puluh menit cukup untuk Dira membersihkan diri. Tak lama kemudian, ada seseorang yang mengetuk pintu apartemen Dira.

Tok...

Tok...

Tok...

Karena sudah bisa menduga siapa yang datang, Dira langsung bergegas untuk membukakan pintu.

"Lo dari mana aja sih, Nay! Lama banget tau, nggak?" Protes Dira pada sahabatnya itu.

Mendengar kalimat protes yang di layangkan Dira untuknya, membuat Nayla terkikik pelan. "Sorry, Dir. Tadi gue ketemuan bentar sama Verrel." Jawab Nayla.

"Ck. Pacaran Mulu perasaan! Emang ketemuan di sekolah masih kurang? Janjiannya sama siapa, ketemuannya sama siapa?" Cibir Dira pura-pura merajuk.

"Idih... Ambekan. Kan gue cuma ketemu bentaran doang, Dira!" Jawab Nayla.

"Iya... Iya... Gue emang nggak bisa kalo di suruh marah sama Lo." Jawab Dira yang mendapat pelukan dari Nayla.

Nayla pun kini merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu. Sementara Dira pergi mengambil beberapa cemilan yang baru ia beli tadi dan juga minuman dingin.

"Dira, nggak usah repot-repot kali, Dir. Nanti gue kan bisa ambil sendiri." Ucap Nayla yang melihat Dira membawa camilan dan minuman dari dapur.

"Iya gue tau. Ini buat gue sendiri, bukan buat Lo." Jawab Dira asal.

"Omo... Emang abis segini banyak?" Tanya Nayla tak percaya melihat begitu banyak cemilan dan juga minuman dingin yang Dira letakkan di atas meja.

"Nggak juga, sih. Makanya gue minta Lo buat bantuin gue ngabisin." Jawab Dira yang di akhiri tawa oleh keduanya.

"Eh, ada gitar..." Celetuk Nayla yang melihat ada gitar di kamar Dira yang terbuka. "Ini gitar siapa, Dir?" Tanyanya.

"Punya gue, Nay. Punya siapa lagi?" Jawab Dira sambil memakan Snack kentang kesukaannya.

"Kali aja punya Arfen?" Jawab Nayla asal.

"Ya nggak mungkin lah, Nay. Gue nggak pernah ngajak Arfen ke sini." Jawab Dira yang kini mulai mengutak-atik laptopnya.

Nayla masuk ke kamar Dira dan keluar sembari membawa gitar dan menyerahkannya pada Dira. Sementara Dira hanya menatap ke arah Nayla dengan satu alis terangkat seakan bertanya ada apa dengan gitarnya.

"Nyanyi dong, Dir! Suara Lo kan bagus. Dan juga gue udah lama nggak dengerin Lo nyanyi." Pinta Nayla pada sahabatnya itu.

"Nyanyi? Emang Lo pengen lagu apa?" Tanya Dira.

"Apa aja, terserah Lo." Jawab Nayla santai.

Dira menerima gitar yang di berikan Nayla dan meminum susu kotak untuk mendorong Snack kentang yang masih berada di tenggorokannya.

🎸Jrenggg...

Melihat Dira yang mulai memetik gitarnya membuat Nayla dengan sigap membuka ponselnya. Akun media sosial adalah aplikasi yang langsung Nayla buka dan mengunggah aksi Dira bernyanyi.

******nayla.nayku****** Live with ma-fren 😘🎶🎸 @**********andira.pra25**********_

🎶 I'm standing on a bridge...

I'm waitin' in the dark...

I thought that you'd be here by now...

There's nothing but the rain...

No footsteps on the ground...

I'm listening but there's no sound...

Isn't anyone tryin' to find me?

Won't somebody come take me home?

It's a damn cold night...

Trying to figure out this life...

Won't you take me by the hand?

Take me somewhere new...

I don't know who you are...

But I, I'm with you...

I'm with you...

I'm looking for a place...

I'm searching for a face...

Is anybody here I know...

'Cause nothing's going right...

And everything's a mess...

And no one likes to be alone...

Isn't anyone tryin' to find me?

Won't somebody come take me home?

It's a damn cold night...

Trying to figure out this life...

Won't you take me by the hand?

Take me somewhere new...

I don't know who you are...

But I, I'm with you...

I'm with you, yeah, yeah...

Oh, why is everything so confusing?

Maybe I'm just out of my mind...

Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah...

Yeah, yeah, yeah, yeah

Yeah...

It's a damn cold night...

Trying to figure out this life...

Won't you take me by the hand?

Take me somewhere new...

I don't know who you are...

But I, I'm with you...

I'm with you...

Take me by the hand...

Take me somewhere new...

I don't know who you are...

But I, I'm with you...

I'm with you...

Take me by the hand...

Take me somewhere new...

I don't know who you are...

But I, I'm with you...

I'm with you...

I'm with you...

Bait demi baik Dira nyanyikan dengan begitu penuh penghayatan. Dari sekian banyaknya lagu, entah mengapa Dira memilih menyanyikan lagu tersebut.

Ting...

Ting...

Ting...

Terdengar begitu banyaknya notifikasi dari ponsel Nayla.

Disukai oleh verrel.gan01 dan 1.050 lainnya.

orion.ptr93 Seketika gue hanyut @andira.pra25_

ba.bastiann Anjiiier... bidadari gue 😍.

zaki.ganteng @andira.pra25_ Diam-diam mendem bakat, gila anjir...

verrel.gan01 Lagi pada dimana? @nayla.nayku & andira.pra25_

arfen.ars32 Share lokasi, gue mau nyusul. @andira.pra25_ @nayla.nayku

my.melody Aaa... gue nggak di ajak. Kejamnya... @andira.pra25_ @nayla.nayku

"Langsung rame, anjir." Celetuk Nayla.

"Apanya yang rame, Nay?" Tanya Dira yang menghentikan aksinya.

Nayla langsung menunjukkan ponselnya ke arah Dira. Seketika Dira menyipitkan matanya sejenak sebelum akhirnya mata gadis itu membulat sempurna saat melihat postingan dari sahabat yang sudah ia anggap kakaknya itu.

"Ih... Nayla... Kebiasaan banget, deh. Suka banget posting gue diam-diam!" Protes Dira tak terima.

"Emangnya kenapa sih, Dir? Bagus gini kok, komennya pun positif semua..." Jawab Nayla. "...Tapi, Dir. Ini si Arfen minta sharelock, kasih nggak?" Tanya Nayla.

"Nggak usah, Nay. Gue nggak mau dia kesini. Mending Lo tutup deh ponsel Lo!" Tolak Dira pada sahabatnya itu.

Nayla pun langsung menutup ponselnya dan memasukkannya ke dalam tas. Gadis itu bersiap akan pulang karena waktu yang memang sudah hampir malam.

"Mau ke mana, Nay?" Tanya Dira yang melihat Nayla yang mulai merapikan bajunya.

"Mau pulang gue, udah mau malem." Jawab Nayla menghabiskan minumnya.

"Nggak nginep di sini aja? Besok berangkat ke sekolah barengan?" Jawab Dira.

"Next time aja, Dir. Gue baru inget, nyokap nyuruh gue beli sesuatu. OK, Dir. Gue balik dulu, ya!" Ucap Nayla sambil memeluk Dira.

Disaat keduanya sedang asyik berpelukan, tiba-tiba ada yang datang mengetok pintu dari luar.

Tok...

Tok...

Tok...

"Ada yang ketok pintu tuh Dir, di depan." Ucap Nayla.

"Iya, gue juga denger. Bentar gue buka dulu." Jawab Dira sambil berjalan melangkah menuju pintu untuk melihat siapa yang datang ke apartemennya. Mengingat tidak ada teman-teman dari gadis itu yang tahu dimana ia tinggal kecuali Nayla.

Ceklek...

"Siap -..." Ucapan Dira terhenti ketika melihat seorang cowok yang berdiri tepat di depannya. Detik kemudian alis gadis itu terangkat ketika berhadapan dengan kakak kelas yang menjabat sebagai ketua OSIS itu. Siapa lagi kalau bukan Axello.

"Axell? Lo ngapain datang kesini?" Satu pertanyaan yang muncul bukan dari Dira. Melainkan dari Nayla.

"Kak Axell, ada apa, kak?" Tanya Dira penasaran.

"Lo ada kehilangan sesuatu nggak?" Bukannya menjawab pertanyaan dari Nayla dan juga Dira. Laki-laki itu malah melontarkan pertanyaan pada Dira.

Dira mengerutkan dahinya bingung. Kenapa Axell bisa tiba-tiba bertanya seperti itu. Sementara ia merasa tak kehilangan apapun.

"...Atau ada sesuatu barang Lo yang kelupaan pas Lo belanja di mini market tadi?" Lanjut Axell.

Dira menggeleng, gadis itu merasa tak melupakan atau kehilangan apapun. "Kayaknya nggak ada deh, kak." Jawab gadis itu.

"Ini punya Lo."

Terpopuler

Comments

Anissa Cikal Robbani

Anissa Cikal Robbani

ini thor.. jawab dira yg kini mulai mengutak atik ponselnya 😁

2024-03-20

1

Anissa Cikal Robbani

Anissa Cikal Robbani

othor lupa nih..kn hp dira ketunggalan..dira utak atik hp siapa dong 😁😁

2023-11-09

1

Edah J

Edah J

Untung ada Axell yg nemuin hp nya Dira 😊

2023-03-13

1

lihat semua
Episodes
1 01. Awal pindah sekolah.
2 02. Dia tinggal disini? (Axello)
3 03. Bertemu calon mertua.
4 04. Diantar pulang.
5 05. Tangis Dira.
6 06. Jangan diangkat.
7 07. Sahabat atau cinta?
8 08. Bertemu calon mertua 2.
9 09. Kejutan Arfen.
10 10. Pertemuan tak disengaja.
11 11. Pulang ke rumah.
12 12. Kejutan Arfen 2.
13 13. Arfen lagi.
14 14. Arfen dan Andira.
15 15. Axell cuek.
16 16. Fitting baju.
17 17. Siapa dia? (Axello)
18 18. Inisial huruf A.
19 19. Siaran Live Nayla
20 20. Telepon dari papa Dira.
21 21. Kabar yang mengejutkan.
22 22. Pasrahnya Axello.
23 23. Alibi Axello.
24 24. Hari H.
25 25. Seranjang.
26 26. Tidak bisa tidur.
27 27. Lo mau ikut? (Axello)
28 28. Dira tanggung jawabmu.
29 29. Tanggung jawab gue. (Axello)
30 30. Kepergok.
31 31. Tidur atau ....?
32 32. Visual cast
33 33. Ganggu banget.
34 34. Lo punya perasaan sama dia? (Axello)
35 35. Ajakan atau perintah?
36 36. Sorry, udah ngurung Lo disini. (Axello)
37 37. Jahil.
38 38. Dosa, nolak nafkah dari suami! (Axello)
39 39. Kepergok 2.
40 40. Kambuh.
41 41. Sorry.
42 42. Makan atau .....
43 43. Sebuah peringatan.
44 44. Tebakan Verrel.
45 45. Ketiduran dimobil.
46 46. Menimang cucu.
47 47. Nggak usah Lo pikirin! (Axello)
48 48. Jangan-jangan ..... (Dira)
49 49. Gara-gara Zaki.
50 50. Gara-gara Zaki 2
51 51. Lagi-lagi Zaki.
52 52. Sebuah pertanyaan.
53 53. Pelukan hangat.
54 54. Cara Verrel.
55 55. Nongki bareng.
56 56. Gara-gara bubur.
57 57. Hak sebagai suami.
58 58. Dia?
59 59. Kebetulan.
60 60. Move on.
61 61. Karena gue berhak atas Dira. (Axello)
62 62. Bocor.
63 63. Perhatian Axello.
64 64. Semakin terang.
65 65. Kecurigaan Bastian.
66 66. Marahnya Axello.
67 67. Pengganggu.
68 68. Nakal.
69 69. Dira aman sama gue. (Axello)
70 70. Gara-gara buah.
71 71. Mereka udah jadian? (Arfen)
72 72. Jangan nakal disekolah! (Axello)
73 73. Axello Vs Nayla.
74 74. Perlakuan Axello.
75 75. Masa lalu.
76 76. Permintaan Axello.
77 77. Tamu tak diundang.
78 78. Bikin gue... (Axello)
79 79. Kebohongan Renata.
80 80. Kebenaran untuk Bastian.
81 81. Dimana Dira? (Axello)
82 82. Marahnya Axello 2.
83 83. Kenapa harus dia? (Arfen)
84 84. Jangan buat gue khawatir! (Axello)
85 85. Belum siap.
86 86. Tersedak.
87 87. Tamu tak diundang 2.
88 88. Pulang ke rumah.
89 89. Demam.
90 90. Gue nggak butuh obat. (Axello)
91 91. 'I want you.' (Axello)
92 92. Bikin Lo yakin. (Axello)
93 93. Gangguan.
94 94. Permintaan Bunda.
95 95. Tidak tinggal diam.
96 96. Kencan.
97 97. Perasaan Dira.
98 98. Urusan suami istri.
99 99. Sedikit pelajaran.
100 100. On proses.
101 101. When Jason meet Jessie.
102 102. Drama pagi hari.
103 103. Axello Vs Renata.
104 104. Ancaman Renata.
105 105. Gara-gara Drakor.
106 106. Mau lagi.
107 107. Malam panjang.
108 108. Gara-gara vitamin.
109 109. Cerita Bunda Resty.
110 110. Sikap Axello.
111 111. Dira Vs Linda.
112 112. Dipecatnya Linda.
113 113. Pulang ke rumah.
114 114. Serangan di pagi hari.
115 115. Apa yang terjadi? (Andira)
116 116. Dirumah sakit.
117 117. Cara berterima kasih.
118 118. Mendadak perhitungan.
119 119. Gara-gara rambut basah.
120 120. Kiss me, please!
121 121. Teman main belakang.
122 122. Sebuah foto.
123 123. Hak paten.
124 124. Tatapan aneh.
125 125. Cara Axell.
126 126. Pembicaraan serius.
127 127. Tamu tak diundang 3.
128 128. Aneh.
129 129. Aneh 2.
130 130. Khawatirnya Axell.
131 131. Praktek biologi.
132 132. Cantik-cantik, Batu.
133 133. Verrel mulai jahil.
134 134. Axell aneh.
135 135. Axell aneh 2.
136 136. Ajakan selingkuh Bastian.
137 137. Mimpi aneh Axello.
138 138. Pertengkaran dua saudara.
139 139. MG. (emji)
140 140. Axello Vs Nicholas.
141 141. Balas dendam Renata.
142 142. Axello vs Nicholas 2.
143 143. Istri? (Renata)
144 144. Lemot berjamaah.
145 145. Kabar Dira hamil.
146 146. Seperti dihantam ombak.
147 147. Datangnya badai.
148 148. Dosa apa?
149 149. Kedatangan Axell.
150 150. Marahnya Axell 3.
151 151. Arti mimpi Axell.
152 152. A little story about Axello.
153 153. Kekhawatiran Axello.
154 154. Minta di peluk.
155 155. I love you more. (Axello)
156 156. Masih di rumah sakit.
157 157. Masih di rumah sakit 2.
158 158. Tidak sebanding.
159 159. Bukan lawan yang sebanding.
160 160. I love you too, Xello.
161 161. Kena hukuman.
162 162. Dira pulang, Axell senang.
163 163. Manisnya.
164 164. Penolakan Axell.
165 165. Back to school.
166 166. Hot news.
167 167. Karena dia udah nyakitin kamu. (Axello)
168 168. Kerja kelompok.
169 169. Kerja kelompok 2.
170 170. Arfen is back.
171 171. Temui gue! (Axello)
172 172. Axell Vs Arfen.
173 173. I'm Yours.
174 174. More than miss you.
175 175. Kenapa baru sekarang?
176 176. Trouble or heartbreak?"
177 177. Tamu tak diundang 4.
178 178. Sebuah foto 2.
179 179. Kamu cemburu? (Axello)
180 180. Lambang Aditya Pratama.
181 181. UKS.
182 182. Axello dan Aditya.
183 183. Sebuah foto 3.
184 184. Axell menyerah.
185 185. I'll stay.
186 186. Stalker.
187 186. Balas dendam Bastian.
188 188. Axell vs Arfen.
189 189. Play secret.
190 190. Sengaja.
191 191. Truth for Arfen.
192 192. Arfen kalah.
193 193. Arfen dan Andira 2.
194 194. Arfen dan Andira 3.
195 195. Tetangga.
196 196. Baku hantam.
197 197. Masih di apartemen Axell.
198 198. Pikiran Melody.
199 199. Getting jealous
200 200. Tamu tak diundang 5.
201 201. Dua saudara.
202 202. Masih di rumah Axell.
203 203. Nongki bareng 2.
204 204. Mimpi dan balas dendam Axello.
205 205. Rasa penasaran Dira.
206 206. d'Ra Group.
207 207. d'Ra Group 2.
208 208. Laporan Nicholas.
209 209. Melody Vs Zaki.
210 210. Pengakuan Renata.
211 211. Kegelisahan Dira.
212 212. Axell Vs Nicholas 3.
213 213. Rasa penasaran Dira 2.
214 214. Where is Nicholas?
215 215. ??
216 216. Garasi Vs Ruang kerja.
217 217. Diruang kerja Axell.
218 218. Kantor polisi.
219 219. Menghindar.
220 220. What's wrong?
221 221. What's wrong? 2
Episodes

Updated 221 Episodes

1
01. Awal pindah sekolah.
2
02. Dia tinggal disini? (Axello)
3
03. Bertemu calon mertua.
4
04. Diantar pulang.
5
05. Tangis Dira.
6
06. Jangan diangkat.
7
07. Sahabat atau cinta?
8
08. Bertemu calon mertua 2.
9
09. Kejutan Arfen.
10
10. Pertemuan tak disengaja.
11
11. Pulang ke rumah.
12
12. Kejutan Arfen 2.
13
13. Arfen lagi.
14
14. Arfen dan Andira.
15
15. Axell cuek.
16
16. Fitting baju.
17
17. Siapa dia? (Axello)
18
18. Inisial huruf A.
19
19. Siaran Live Nayla
20
20. Telepon dari papa Dira.
21
21. Kabar yang mengejutkan.
22
22. Pasrahnya Axello.
23
23. Alibi Axello.
24
24. Hari H.
25
25. Seranjang.
26
26. Tidak bisa tidur.
27
27. Lo mau ikut? (Axello)
28
28. Dira tanggung jawabmu.
29
29. Tanggung jawab gue. (Axello)
30
30. Kepergok.
31
31. Tidur atau ....?
32
32. Visual cast
33
33. Ganggu banget.
34
34. Lo punya perasaan sama dia? (Axello)
35
35. Ajakan atau perintah?
36
36. Sorry, udah ngurung Lo disini. (Axello)
37
37. Jahil.
38
38. Dosa, nolak nafkah dari suami! (Axello)
39
39. Kepergok 2.
40
40. Kambuh.
41
41. Sorry.
42
42. Makan atau .....
43
43. Sebuah peringatan.
44
44. Tebakan Verrel.
45
45. Ketiduran dimobil.
46
46. Menimang cucu.
47
47. Nggak usah Lo pikirin! (Axello)
48
48. Jangan-jangan ..... (Dira)
49
49. Gara-gara Zaki.
50
50. Gara-gara Zaki 2
51
51. Lagi-lagi Zaki.
52
52. Sebuah pertanyaan.
53
53. Pelukan hangat.
54
54. Cara Verrel.
55
55. Nongki bareng.
56
56. Gara-gara bubur.
57
57. Hak sebagai suami.
58
58. Dia?
59
59. Kebetulan.
60
60. Move on.
61
61. Karena gue berhak atas Dira. (Axello)
62
62. Bocor.
63
63. Perhatian Axello.
64
64. Semakin terang.
65
65. Kecurigaan Bastian.
66
66. Marahnya Axello.
67
67. Pengganggu.
68
68. Nakal.
69
69. Dira aman sama gue. (Axello)
70
70. Gara-gara buah.
71
71. Mereka udah jadian? (Arfen)
72
72. Jangan nakal disekolah! (Axello)
73
73. Axello Vs Nayla.
74
74. Perlakuan Axello.
75
75. Masa lalu.
76
76. Permintaan Axello.
77
77. Tamu tak diundang.
78
78. Bikin gue... (Axello)
79
79. Kebohongan Renata.
80
80. Kebenaran untuk Bastian.
81
81. Dimana Dira? (Axello)
82
82. Marahnya Axello 2.
83
83. Kenapa harus dia? (Arfen)
84
84. Jangan buat gue khawatir! (Axello)
85
85. Belum siap.
86
86. Tersedak.
87
87. Tamu tak diundang 2.
88
88. Pulang ke rumah.
89
89. Demam.
90
90. Gue nggak butuh obat. (Axello)
91
91. 'I want you.' (Axello)
92
92. Bikin Lo yakin. (Axello)
93
93. Gangguan.
94
94. Permintaan Bunda.
95
95. Tidak tinggal diam.
96
96. Kencan.
97
97. Perasaan Dira.
98
98. Urusan suami istri.
99
99. Sedikit pelajaran.
100
100. On proses.
101
101. When Jason meet Jessie.
102
102. Drama pagi hari.
103
103. Axello Vs Renata.
104
104. Ancaman Renata.
105
105. Gara-gara Drakor.
106
106. Mau lagi.
107
107. Malam panjang.
108
108. Gara-gara vitamin.
109
109. Cerita Bunda Resty.
110
110. Sikap Axello.
111
111. Dira Vs Linda.
112
112. Dipecatnya Linda.
113
113. Pulang ke rumah.
114
114. Serangan di pagi hari.
115
115. Apa yang terjadi? (Andira)
116
116. Dirumah sakit.
117
117. Cara berterima kasih.
118
118. Mendadak perhitungan.
119
119. Gara-gara rambut basah.
120
120. Kiss me, please!
121
121. Teman main belakang.
122
122. Sebuah foto.
123
123. Hak paten.
124
124. Tatapan aneh.
125
125. Cara Axell.
126
126. Pembicaraan serius.
127
127. Tamu tak diundang 3.
128
128. Aneh.
129
129. Aneh 2.
130
130. Khawatirnya Axell.
131
131. Praktek biologi.
132
132. Cantik-cantik, Batu.
133
133. Verrel mulai jahil.
134
134. Axell aneh.
135
135. Axell aneh 2.
136
136. Ajakan selingkuh Bastian.
137
137. Mimpi aneh Axello.
138
138. Pertengkaran dua saudara.
139
139. MG. (emji)
140
140. Axello Vs Nicholas.
141
141. Balas dendam Renata.
142
142. Axello vs Nicholas 2.
143
143. Istri? (Renata)
144
144. Lemot berjamaah.
145
145. Kabar Dira hamil.
146
146. Seperti dihantam ombak.
147
147. Datangnya badai.
148
148. Dosa apa?
149
149. Kedatangan Axell.
150
150. Marahnya Axell 3.
151
151. Arti mimpi Axell.
152
152. A little story about Axello.
153
153. Kekhawatiran Axello.
154
154. Minta di peluk.
155
155. I love you more. (Axello)
156
156. Masih di rumah sakit.
157
157. Masih di rumah sakit 2.
158
158. Tidak sebanding.
159
159. Bukan lawan yang sebanding.
160
160. I love you too, Xello.
161
161. Kena hukuman.
162
162. Dira pulang, Axell senang.
163
163. Manisnya.
164
164. Penolakan Axell.
165
165. Back to school.
166
166. Hot news.
167
167. Karena dia udah nyakitin kamu. (Axello)
168
168. Kerja kelompok.
169
169. Kerja kelompok 2.
170
170. Arfen is back.
171
171. Temui gue! (Axello)
172
172. Axell Vs Arfen.
173
173. I'm Yours.
174
174. More than miss you.
175
175. Kenapa baru sekarang?
176
176. Trouble or heartbreak?"
177
177. Tamu tak diundang 4.
178
178. Sebuah foto 2.
179
179. Kamu cemburu? (Axello)
180
180. Lambang Aditya Pratama.
181
181. UKS.
182
182. Axello dan Aditya.
183
183. Sebuah foto 3.
184
184. Axell menyerah.
185
185. I'll stay.
186
186. Stalker.
187
186. Balas dendam Bastian.
188
188. Axell vs Arfen.
189
189. Play secret.
190
190. Sengaja.
191
191. Truth for Arfen.
192
192. Arfen kalah.
193
193. Arfen dan Andira 2.
194
194. Arfen dan Andira 3.
195
195. Tetangga.
196
196. Baku hantam.
197
197. Masih di apartemen Axell.
198
198. Pikiran Melody.
199
199. Getting jealous
200
200. Tamu tak diundang 5.
201
201. Dua saudara.
202
202. Masih di rumah Axell.
203
203. Nongki bareng 2.
204
204. Mimpi dan balas dendam Axello.
205
205. Rasa penasaran Dira.
206
206. d'Ra Group.
207
207. d'Ra Group 2.
208
208. Laporan Nicholas.
209
209. Melody Vs Zaki.
210
210. Pengakuan Renata.
211
211. Kegelisahan Dira.
212
212. Axell Vs Nicholas 3.
213
213. Rasa penasaran Dira 2.
214
214. Where is Nicholas?
215
215. ??
216
216. Garasi Vs Ruang kerja.
217
217. Diruang kerja Axell.
218
218. Kantor polisi.
219
219. Menghindar.
220
220. What's wrong?
221
221. What's wrong? 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!