''Tuhan tolong aku! apa yang harus aku lakukan! kuatkan imanku! ya Allah.'' Dalam kebisingan kepalanya, pemuda ini terus mencoba menyadarkan dirinya yang diperdayakan oleh rasanya sendiri. Mencoba menjelaskan kepada otak sadarnya bahwa yang terjadi adalah kesalahan.
Abimanyu melangkah gontai menjauh dari Gita, Medan magnet yang disebarkan Gita begitu kuat, menjadi polusi otak.
Berlari bersembunyi dengan buru-buru menutup pintu, dengan kedua tangannya Abimanyu membekap bagian bawah perutnya kuat-kuat... seperti ada sesuatu yang sangat haus akan kenikmatan ingin meledak.
Otak sadarnya meronta, tidak membenarkan tindakannya, namun tubuh dan rasanya tidak bisa membohongi kenyataan. Meskipun ia menolak apa yang terjadi.
Ya Allah rasa apa ini? Mengapa kepalaku menjadi pusing, berputar-putar ke segala arah, semua isi kamarku menjadi terbang.
Mengapa cintanya kali ini bernasib malang, mencintai seorang yang jelas tidak dapat di miliki.
Haaaaaah....!
Abimanyu mengunci pintu kamarnya. Meratapi kesepian yang menderita dalam pikirannya, Gita begitu keras kepala, tidak ingin pergi dari imajinasi juga khayalnya, meskipun sudah di usir tetap ada, memaksa ingin mengisi dan tinggal di pikirannya.
Jelas semua yang dirasakan olehnya salah! Abimanyu menyadari itu.
"Bisa mampus aku!" pikir pemuda ini bolak-balik, memikirkan jalan terbaik untuk melarikan diri dari Medan magnet seorang Sagittarius.
Hah!
Dia membanting tubuhnya ke ranjang ukuran dua kali satu setengah meter, tertelungkup mengutuki dirinya sendiri.
Rasa yang tiba-tiba datang adalah dorongan birahi. Merasakan sensasi rasa bergumul dan berciuman juga hangat pelukan seorang Sagittarius. Sosok Gita dengan gaun pink, wajahnya yang fly, terus memutari dan menari-nari, melambaikan tangan memanggilnya untuk segera menikmati.
"Bibi...bibi...bibi...bibi...bibiiiiii!"
Sensasi nikmat menyentuh tubuh Gita menjadi imajinasi ternikmat dan terasa nyata baginya.
"Bibi...bibi...bibi...!!!"
Abimanyu menjadi gila sendiri, dalam biliknya, ditemani laba-laba yang bekerja tak kenal lelah, nyamuk -nyamuk yang berangkat berpesta darahnya juga para iblis yang bertepuk tangan karena kemenangan.
Malam yang terus menelan waktu selalu menjadi saksi bisu dan tuli, tidak ingin menjadi penengah untuk rasanya yang salah.
Seperti ikan kehabisan air, seluruh tubuh pemuda itu terasa panas, tenggorokannya kering tercekat. Mulutnya mengumpat panjang tak beraturan.
Bibi...bibi...bibi..!
Jahanam!
Runtuk Abimanyu dalam hati, ia menghempasan nafas lega. Begitu terasa nikmat, fantasinya.
Ini entah yang ke berapa kali dia fly dengan bayangan Gita.
Akhirnya pemuda ini hanya bisa tertelungkup lesu diranjang ukuran kecil kamarnya, bingung dengan kejadian aneh yang terjadi padanya akhir-akhir ini, mengutuk diri sendiri.
Apa ya? Kok begitu? Kenapa ya? Otak dalam tempurung kepalanya seperti meleleh saat melihat Gita.
Mengapa dirinya menjadi bajingan meniduri bibirnya sendiri meskipun dalam dunia imajinasi, hal semacam itu sudah menjadi rutinitasnya bahkan dia mulai merasa ketagihan.
"Astagfirullah alazim! Kerasukan iblis dari mana aku."
Jika saja boleh sedikit jujur, wanita yang pernah ditidurinya secara nyata, tak bisa mengalahkan rasa nikmat yang ia dapatkan dari fantasinya bersama Gita.
Ya Allah, sadarkan aku! ini dosa besar ya Allah!
"Sadis! ini benar-benar sadis! Bibi oh bibi, bibiku Sagittarius."
Aaaaaah...!
Abimanyu dirundung kebingungan, dengan apa yang terjadi padanya, kadang dia bertanya-tanya sendiri mencari kebenaran dalam dirinya atau bisa di katakan mencoba membenarkan diri sendiri atas semua kelakuannya.
“Aku hanya khilaf.”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
maharastra
bisa gitu y😁😝
2022-10-13
0
Sisil Az Zahra
😊😊😊😊😊
2022-10-12
0
❤little girl♥
emm😎😎😎😎
2022-10-12
0