Akhir-akhir ini dunia Abimanyu sedang dipenuhi fantasi gila tentang
sosok Sagitarius. Masa pubertas masa yang paling ganas dan masa penuh dengan nafsu segala nafsu.
Abimanyu mulai menyadari banyak hal ganjil tentang dirinya. Semua pertanyaan tentang jati diri dan rasa penasaran menumpuk di kepalanya menjadi musuh yang sangat dia benci.
Rasa kagum pada seorang Sagittarius yang memang sudah ada sejak kecil menjadi rasa cinta yang sulit ia kendalikan.
“Untuk cepat besar kamu harus pintar,” orang-orang pernah berkata padanya saat ia masih kecil, berkisar umuran enam tahun. Bagi mereka ucapan itu hanya bercanda atau hanya iseng saja atau bahkan hanya bahan lelucon bagi mereka. Tapi bagi Abimanyu semua yang mereka katakan adalah ajian pamungkas untuk meraih impian bersama seorang Sagittarius.
Kala itu Abimanyu tanpa pikir panjang, berlari bagaikan maraton mencari cara agar cepat pintar. Lalu ada lagi orang yang mengatakan
"Untuk besar kamu harus bekerja menghasilkan uang,”Benar -benar sebuah mukjizat, dengan diam-diam Abimanyu bekerja keras. Kata-kata semua orang baginya sangatlah penting.
Sebuah dorongan kuat untuk mencapai bibi Gitanya mampu menempa seorang Abimanyu menjadi seorang yang tangguh dan mandiri.
Apapun yang berhubungan dengan cara mendapatkan wanita satu itu, akan selalu ia lakukan dengan diam-diam.
Meskipun kadang bibinya melarang dirinya melakukan hal-hal konyol, akan tetapi dia terus saja melakukan, semua hanya untuk menyenangkan seorang Sagittarius saja.
Pekerjaan apapun akan di lakukan Abimanyu untuk mendapatkan uang.
Itulah cara mengabdikan dirinya pada sosok wanita yang ia simpan dihatinya selama ini.
Semua kata-kata dan nasehat orang dilakukan tanpa lelah dan sedikit pun celah kegagalan.
Heeeem... jika di ingat-ingat Abimanyu merasa benar-benar bodoh! ia tersenyum sendiri ‘geli’ saat mengingat semua perjuangan konyol yang pernah ia lakukan.
“Mana ada yang begitu,” pikirnya sekarang.
Tapi it’s oke, Abimanyu akan mendapatkan banyak manfaat dari perjuangan sia-sianya. Sekarang dia menjadi anak yang mandiri walaupun selalu dimanjakan.
“kamu harus kuat Abi,” kata bibi Gita.
“ Untuk apa bi? Aku sudah cukup dengan hidup sederhana bersama Bibi.”
“Untuk melindungi bibi.”
Meskipun otak kecil Abimanyu penasaran dan tidak mengerti apa maksud Gita namun dengan semangat semua kegiatan bela diri dikuti, taekwondo, PSHT, pencak silat lainnya. Bukan karena rajin, tapi karena semua itu perintah wanita idamannya. Malaikat tak bersayap sagittarius.
“Baiklah aku akan melakukan apa yang membuat bibiku senang.”
“Bagaimana hubungan kamu dengan Dhea, kok kayaknya adem?”
“Aku dah putus!”
“Hah! Kok bisa? Kalian pacaran cukup lama, loh? Pasti kamu yang diputusin.” Abimanyu hanya nyengir memperlihatkan gigi-giginya yang berbaris rapih.
“Benar, kan? Pasti kamu! Kamu bandel sih!” ucap Gita, mimik mukanya sedikit menggoda.
“Padahal Dhea adalah wanita yang menarik, kurang apalagi coba? Cantik, pintar juga seorang yang sangat populer.” Kata Gita menjelaskan. Abimanyu tampak tidak peduli dengan ucapan Gita, dia
justru merampas camilan Gita dan dengan cepat memakannya hingga habis.
Gita hanya tersenyum melihat kebiasaan buruk Abimanyu. Memaksa tidur di pangkuannya, merampas yang hendak ia makan atau selalu mengganggu dia yang sedang asyik membaca.
“Coba serius dikit kalau pacaran!”
“Ah, bibi, aku pacaran sama dia sudah lima tahun, bosanlah! Mau cari suasana lain. Lagian dia di jodohkan sama keluarganya.”
“Oh ya, masak sih, hari gani’ masih ada yang seperti Siti Nurbaya. Di jodoh-jodohkan.” Gita mengangkat bahunya cuek.
“Kamu kok Santai? Kapan putusnya?”
“Tadi siang,”
“Heh! Kamu baru Putus cinta? Ya ampun! Anak kesayangan bibi baru broken love!” bibi Gita mencubit hidung Abimanyu hingga memerah membuat pemilik wajah Silverqueen meringis menahan sakit.
Uuuuuwwh,
Sakit yang nikmat,
Sensasi yang luar biasa. Sentuhan Gita bisa menimbulkan arus listrik bertenaga sangat kuat.
Seeeerrrr....
“Tapi kok kamu terlihat biasa saja, tidak ada tanda-tanda broken, gitu,...?”
“Emang sinetron, di putusin, nagis! Bunuh diri! Ya, nggak, lah! Abimanyu!” sambar bocah tengil itu pura-pura cuek.
“Cobalah konsentrasi dengan belajar Abi, kamu harus kuliah, jurusan apa yang kamu inginkan?”
“Aku mau bersama bibi saja, jika aku kuliah, emang bibi sama siapa? Sendiri? Nggak ah! Nanti bibiku yang cantik di makan tikus.”
“Nggak maksud loh! Anak bujangku, satu ini!”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Arjuna'Bayu
why 🤧🤧🤧🤧🤧
2022-10-12
0
maharastra
salpok deh sm aby😎😁🥰
2022-10-12
1