Hidup bagaikan roller coster kadang di atas dan kadang juga bisa di bawah namun bagi sebagian orang mengalami pasang surut itu sudah biasa di alami karena terkadang berada di suatu titik terendah akan di kucilkan oleh kebanyakan orang karena tidak bisa mencapai sebuah impian atau kadang berada di puncak kejayaan pun dengan segudang harapan pun bisa kembali tersandung oleh kerasnya dunia
"manda!"seru Baros
"eh, Baros tumben kemari"ucap manda
"kamu lupa yah, aku menagih janjimu malam ini" ucap Baros
"janji apa?" tanya manda
"janji kalau akan memberikan keputusan apakah kamu akan ke ibu kota untuk melamar pekerjaan sebagai jurnalis" ucap Baros
"oh ya, Lupa maaf ya. Aku sudah mendiskusikan masalah ini kepada Ayah awalnya sih tidak di izinkan tapi aku mencoba meyakinkannya" ucap manda
"jadi itu artinya kamu di izinkan"ucap Baros
"iah" ucap manda
"aku akan menemani kamu di ibu kota" ucap Baros
"bukankah kamu akan menjaga ayah dan adikku di sini?" tanya manda
"awalnya sih begitu, tapi ayahmu sendiri yang meminta aku untuk menemanimu di ibu kota dengan alasan ibu kota itu kejam melebihi ibu tiri"ucap Baros
"yasudah gimana baiknya saja" ucap manda
*
*
*
*
Pagi buta itu menjadi saksi bisu untuk pertama kalinya manda kembali ke kota asal di mana seorang bayi cantik di lahirkan di dunia ini.
(hanya ilustrasi)
Dengan tumpangan mobil pick up tukang sayur yang hendak ke Jakarta mereka pun menumpang di kursi belakang dengan perasaan yang tidak menentu akhirnya mereka tiba dengan selamat di kota Jakarta
"manda, kita langsung ke tenpat kerja saja atau mau ke tempat kos an dulu untuk menaruh barang-barang ini"ucap baros
"langsung ke tempat kerja saja"ucap manda
"baiklah" ucap Baros
*
*
*
Dua orang pria berbusana hitam, berbadan besar dengan balutan topeng hitam di area wajahnya yang tak bisa kenali siapa pun diam-diam mengincar barang-barang yang sedang di bawa oleh kedua insan yang turun dari mobil pick up tumpangannya di suatu pemukiman batas kota.
"serahkan barang-barang kalian atau nyawa gadis ini tidak selamat!"ucap salah satu perampok itu
ketika perampokan itu terjadi mobil Enjio melintasi area pemukiman itu, Ia tak tega melihat seorang wanita itu di sandra dengan pisau belati di lehernya oleh para penjahat, Jio pun turun dari mobil kebesarannya dan memukul dari belakang leher penjahat itu sehingga telepaslah jeratan gadis itu dari sang penjahat.
Bugh!
"hei, kalian pengecut bisanya hanya pada wanita lemah! Sini hadapi saya!" seru jio
Perkelahian pun terjadi antara si wajah bertopeng dengan Jio, sedangkan baros hanya bisa mematung melihat adegan action yang di lakukan jio sangatlah menawan, mulai dari meninju perut menyelintir tangan penjahat, serta menghindar dari pukulan para penjahat
Para penjahat itu meringis kesakitan akibat hantaman bertubi- tubi yang di lakukan di wajah dan perutnya hingga terpental jauh ke belakang sehingga
kedua manusia bertopeng hitam itu lari terbirit-birit
"kalian nggak apa-pa?" tanya Jio
"saya baik-baik saja, Terima kasih"ucap manda
"makasih saja tidak cukup" ucap Jio
"maksudnya gimana?" ucap manda
"saya ingin kamu membalas budi atas apa yang saya lakukan tadi" ucap Jio
"kalau nggak iklas lebih baik tadi jangan bantu kami!" geram manda
"saya iklas membantu kalian, tapi saya ingin membicarakannya di mansion saya karena saya juga butuh kalian sebagai pekerja saya" ucap jio
"saya tidak mengerti! apa yang anda maksud dengan pekerja?" tanya manda
"Hmmm, sudahlah kita terima saja ajakan Tuan ini untuk singgah di mansionnya" ucap baros
"tenang dulu ya, saya jelaskan nanti. Kalian ikuti saya dulu" ucap jio
Bersambung..
...Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
范妮·廉姆
ya kak, aku ska puisi
2023-02-14
0
Laksana mutiara🥀
Kayak puisi, betulkan?😂😁😍
2023-02-14
0
VA♡😹
itu namanya ya nggak ikhlas🤣🤣🤣
2023-02-10
3