Aku melihat nya duduk
Dan menutupi wajahnya
Lalu aku berkata
"Kenapa cape ya?" dan aku mencoba menggoyangkan badannya
Dan aku kaget dong melihat matanya yang merah itu
"Kamu kenapa?kamu habis nangis ya ayo sini cerita sama kakak!" kataku panik
"Aku tidak menangis kakak" katanya
"Lalu kenapa matamu merah jangan jangan kamu kelelahan ya udah kamu tidur aja sana?" kataku
"Mataku perih kak" katanya
"Lah kok bisa sih" tanyaku heran
" Ya udah ,gak papa kamu coba tidur aja dulu nanti matamu akan membaik kok" jelas ku
Dan dia pun.
Dan keesokan harinya dia bangun dengan semangat ya beda dengan aku
Dia langsung menyapa aku di pagi hari
"Selamat pagi kakak" katanya menyapa aku
Dan aku hanya mengganguk kepala
Dia semangat sekali di pagi hari beda denganku pagi pagi lemes banget kek orang gak punya tujuan hidup lemes plus ngantuk banget.
Niken kaget melihat kakaknya tertidur pulas di lantai dan juga terbaring di paha mama
"Mama, kenapa kakak bisa ada disini?"tanya Niken penasaran
"Udah jangan ganggu kakakmu dia lagi kecapean itu" jelas mama
"Kok bisa ,gitu sih ma dia kecapean atau pemalas kerjaannya turu mulu ah" kata Niken kesal
Dalam batinnya
"Awas aja kau kakak, kalau kau bangun akan aku ganggu terus kau" kata niken dalam batinnya.
"Kakakmu juga baru pulang dari tempat bertugas nya " kata mama
"Tapi mama coba lihat kakak kok bisa terbaring di paha mama sih kek anak kecil aja dia" kata Niken mulai iseng
"Namanya juga orang kecapean Niken pasti begitulah ketemu tempat yang menurut nya nyaman disitu lah dia akan tertidur"
Jelas mama
"Tadi dia juga habis mengayun si vilnia loh" jelas mama
"Terus ma kakak ngapain lagi?" tanya Niken,
"Dia gak buat apa apa lagi tapi sepertinya dia sangat kecapean deh soalnya dia kan baru pulang lomba dan puji Tuhan dia dapat juara loh" jelas mama
"Juara berapa ma?" tanya Niken
"Juara 2 tingkat provinsi" jelas mama
"Wih kakak pasti pulang bawa oleh-oleh ini" jelas Niken.
Karena keusilan Niken, Niken berpikir ingin mengecek tas kakaknya
"Tapi aku kan harus minta izin dulu sama kakak aku gak boleh main buka buka tasnya aja tas nya juga kan privasinya aku harus menghargai privasi nya kakak" pikir Niken.
Dan tiba-tiba Niken kaget melihat kakaknya yang tadinya tertidur di lantai dan di atas paha mama tiba tiba terbangun dari kamarnya
"Selamat sore kakak" sapa Niken penuh semangat dan melihat kakaknya masih menggosokan matanya
Niken mengambil guling lalu memukul kakaknya
"Bangun pemalas!" kesal Niken
Melihat kakaknya yang masih menggunakan baju tidur lelaki Niken pun mencoba meniru kakaknya
Dino memakai baju warna putih biru dan celana putih biru juga belang belang.
Niken juga mencoba memakai baju dan celana yang sama dengan kakaknya dan juga warna yang sama tidak lupa Niken memakai wik botak agar mirip dengan Dino kakaknya
Dan juga kucing liar yang dijadikan kucing peliharaannya diberikan juga baju yang sama
"Kakak sekarang bagaimana penampilan ku apakah sekarang kita agak mirip?" tanya Niken
"Mirip banget" jawab Dino dingin
Sampai tengah malam Niken memakai baju yang sama dengan Dino tapi Dino kaget sudah tidur saat masih jam 7 malam Dino pun membangun kan Niken dengan memukul nya pakai guling
"Bangun Gadis nakal!" kata Dino sambil memukul
guling itu ke Niken
"Kakak bisa gak sih jangan ganggu aku sudah pergi jauh-jauh tidak kasih oleh oleh lagi!" kata Niken ngambek
"Oh jadi kau minta oleh oleh ya boleh" kata Dino
"Mau banget tapi gak deh keknya kakak bohong!" kata niken kesal
"Coba aja cek tas kakak yang warna biru!" jelas Dino
Niken langsung mengecek dan menemukan oleh oleh spesial dari Dino
"Terimakasih banyak kakak" Niken pun langsung memeluk Dino.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments