Tugas Mereka

Suasana di tempat perjudian itu kian riuh saat Bai Qin mulai mengecoh pria licik itu. Bai Qin bersikap seolah-olah terlihat bodoh dan mengalah demi membuat pria itu lengah. Hingga pada putaran kedua Bai Qin memilih lebih agresif lagi dengan menggunakan kekuatan spiritual yang Bai Qin miliki.

Secara tidak sadar, Ya Ran bahkan mendukung sang suami untuk memberi pelajaran pada orang jahat yang telah tega membunuh wanita yang telah menjadi istrinya itu.

"Kau harus menang, Tuan! kalahkan orang busuk seperti itu." Ya Ran menyemangati Bai Qin agar mengalahkan pria itu. Karena Ya Ran yakin, Bai Qin akan menggunakan kekuatannya. Meski tanpa Ya Ran sadari Bai Qin tidak lah bisa mengubah masa lalu seenaknya saja. Apa yang ia lakukan di tempat ini hanya berfokus pada usaha untuk memutuskan keterima roh yang ia bantu.

Bai Qin menebak sesuai pandangan yang ia lihat di masa depan. Namun, si pengocok dadu akan berbuat curang seperti yang diperintahkan oleh lawan Bai Qin.

Hanya saja, orang-orang itu tidak tahu siapa sebenarnya Bai Qin dan berasal dari mana dia. Karena yang mereka lihat Bai Qin adalah pemuda bodoh yang membawa tael emas yang banyak.

Si pengocok dadu mulai menutup kedua dadu dengan cawan keramik sebelum membukanya. Dan si pria menebak dadu sedikit. Si pengocok dadu itu mulai memainkan magnet di bawah meja dengan tangannya.

Namun, Bai Qin lebih unggul. Tentu saja. Dengan mudah roh suami Ya Ran itu menghancurkan kedua dadu di dalam cawan dengan sebuah gerakan jari saja.

Tanpa mereka semua sadari, kedua dadu itu telah hancur dan berbentuk serbuk hitam yang mengandungnya besi.

Begitu pengocok dadu itu membukanya, semua orang tampak melongo. Hanya Ya Ran saja yang tampak santai karena Bai Qin berhasil membongkar kebohongan pria licik itu.

"Kalian semua curang, bedebah! kembalikan tael yang telah kalian curi dari suamiku." maki Song Ya Ran. Ia sangat bersemangat meminta kembali uang tael yang dimaksud. Padahal menurut Bai Qin Ya Ran tidak perlu melakukan hal semacam itu.

"Dia mengatakan aku suaminya?" Bai Qin merasa tersanjung dengan pujian yang Ya Ran katakan barusan.

Tak ingin kalah dan berakhir memalukan, membuat pria licik itu berniat kabur dan membawa semua tael emas milik Bai Qin. Namun, belum sempat pria itu kabur, ia menabrak sebuah kaki yang dijulur oleh Ya Ran.

Dan bruk .. pria itu terjatuh tepat di bawah kaki Ya Ran.

Hendak menangkap Ya Ran, dan mengancam Bai Qin agar melepaskannya. Usaha pria itu digagalkannya oleh Bai Qin dengan menangkap tubuh pria licik itu dan sempat mencekiknya karena telah lancang menyentuh kaki Ya Ran.

"Siapapun kau, ampuni aku!"

"Diam kau pria busuk, sebaiknya kau meminta maaf pada istri yang telah kau bunuh." maki Ya Ran dengan tersulut emosi jika memikirkan roh wanita muda itu.

"Hah, dari mana dia tahu? Apa mereka ini keluarga Rong er?" Rupanya roh wanita muda itu bernama Wan Rong. Istri yang telah ia bunuh karena berani membocorkan rahasia pernikahan barunya dengan istri pertamanya.

Bai Qin semakin erat mencekik pria itu karena roh Bai Qin bisa membaca isi di kepala plontos tanpa rambut itu.

"Ma-maafkan aku! aku akan menyempurnakan pemakamannya tapi jangan bunuh aku."

Cengkeraman Bai Qin semakin mengendur begitu janji tersebut terucap dari mulut busuk di botak.

"Apa yang bisa kami percayai darimu?" Ya Ran masih saja mengejar pria itu agar dendam Wan Rong terbalaskan.

"Ran er, sudah! tinggalkan dia. Jika dia tidak melakukan apa yang telah ia janjikan, ia akan mati mengenaskan seperti sumpahnya." Bai Qin mengajak Ya Ran meninggalkan orang licik itu.

Kini tugas mereka telah usai, jasad Wan Rong akan dikebumikan dengan layak dan pria botak tadi akan menerima hukum seperti yang seharusnya. Dan karmanya akan terus mendampinginya hingga kehidupan selanjutnya.

**

"Kenapa kau tidak membunuhnya, Tuan?" tanya Ya Ran begitu kedua berjalan bersama menuju portal dimensi ke alam arwah.

"Tugasku hanya memutuskan hubungan duniawi dengan roh, bukan membunuh orang. Karena itu bisa merusak sejarah, Ran er," Benar apa yang dikatakan sebagai oleh Bai Qin.

Bai Qin tidak berhak menghukum orang di alam dunia. Nanti jika orang itu telah mati dan menjadi roh gentayangan, maka tugas Bai Qin lah untuk menaklukkannya.

"Oh ... aku mengerti," ucap Ya Ran dengan nada imut seperti anak seusiaku. Dan hal tersebut membuat Bai Qin semakin tertarik pada wanita yang telah dinikahkan dengannya.

Keduanya kini semakin akrab lagi, dan semakin tidak sungkan sedikitpun berlaku akrab di depan Xiao Lan serta pengawal Bai Qin.

**

Usai menjalankan tugasnya, Ya Ran dan Xiao Lan kembali mencari arwah yang memerlukan bantuannya mereka. Sedangkan Bai Qin, roh suami Ya Ran itu akan keluar menemui Ya Ran jika Ya Ran memerlukan bantuan saja.

Karena tugas Bai Qin juga tak kalah berat. Roh baik itu harus menjaga yin dan yang di dunia arwah ini.

Yin dan Yang adalah dua unsur berlawanan. Seperti terang dan gelap, baik dan beruk seperti itulah makna harfiahnya. Di alam arwah juga ada unsur Yin dan Yang. Ada roh baik dan jahat. Ada kebaikan ada kejahatan dan hal bertentangan yang lainnya. Dan tugas Bai Qin adalah menyeimbangkan hal itu

Dalam perjalanan Ya Ran, kembali ia menemui roh wanita yang sedang berduka. Wanita itu mengatakan jika ia berselisih paham dengan sang adik sebelum ia meninggal. Dan menyesal karena belum sempat berbaikan dengan adiknya sebelum meninggal.

"Apa kau mau membantuku?" tanya roh wanita itu kepada Ya Ran.

"Tentu saja," jawab Ya Ran santai.

"Tolong katakan pada adikku, bahwa aku sangat mencintainya. Karena aku tidak bisa lagi berkomunikasi dengannya. Maka, bisakah kau membantuku?"

"Jangan khawatir, kami akan membantumu." imbuh Xiao Lan.

Ya Ran dan Xiao Lan pergi ke alam manusia di jaman dinasti Ming dan menyampaikan pesan roh wanita itu kepada adiknya. Selain itu, roh wanita itu juga berpesan kepada sang adik untuk merawat anak dari roh tersebut.

Tentu saja adik dari wanita yang telah mati itu cukup shock karena selama ini mereka berdua tidak pernah akur. Selain itu, sang kakak juga memberikan sebuah kotak berisi aneka perhiasan yang ia sebutkan di tempat simpanannya untuk digunakan oleh sang adik selama hidup sehari-hari.

Sang adik begitu terharu dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Ya Ran dan Xiao Lan karena telah membantunya.

...****...

Tael ( / t eɪ l / ), [1] juga dikenal sebagai tahil dan dengan nama lain , dapat merujuk ke salah satu dari beberapa ukuran berat yang digunakan di Asia Timur dan Asia Tenggara . Biasanya mengacu pada tael Cina , bagian dari sistem bobot dan mata uang Cina . Tael Cina distandarisasi menjadi 50 gram pada tahun 1959.

Terpopuler

Comments

[AIANA]

[AIANA]

masih mencarii penjelasan loh aku iki

2022-09-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!