Chapter 02

Hiks....hiks....hiks.....

Alena hanya bisa menangis saat mengetahui suami yang ia cintai tega menikah lagi tanpa sepengetahuan dirinya. Sejak kemarin Alena hanya bisa menangisi pernikahan suaminya.

"Aku hanya sekedar menikahi gadis itu tanpa mencintainya. Percayalah sayang, cinta ku hanya untuk dirimu seorang." Ucap Sean yang mencoba menghibur istrinya.

"Istri mana pun akan sama seperti aku di saat ia mengetahui jika suaminya sudah menikah lagi tanpa sepengetahuan sang istri. Kau sudah menghancurkan kepercayaan ku," ujar Alena yang saat ini masih terisak.

"Aku tidak akan menyentuh gadis itu. Di ranjang ini, hanya kau seorang yang bisa memuaskan aku di atas ranjang ini." Kata Sean berusaha menyakinkan.

"Kau rajanya, aku tak bisa menentang mu. Tapi, tetap jadikan aku ratu di mansion ini," ucap Alena.

"Yeah,...sayang. Kau ratu di mansion ini. Gadis itu hanya mainan bagi ku, dia aku beli di atas meja judi." Ujar Sean memberitahu.

Mendengar hal tersebut, perlahan Alena mulai tersenyum. Melihat istrinya tersenyum, Sean langsung mencium mesra sang istri.

Demi menenangkan hati Alena, Sean memuaskannya di atas ranjang. Hanya dengan inilah Alena bisa percaya jika Sean cuma mencintai dirinya seorang.

Sementara itu, Amara saat ini hanya bisa diam saja di kamar yang akan ia tempati sepanjang sisa hidupnya. Tak pernah terbayangkan Amara jika ia akan menjadi istri kedua dari seorang pria.

Klek,....

Pintu kamar terbuka, Amara mengangkat wajahnya untuk melihat siapa yang saat membuka pintu kamarnya.

Alena, perempuan cantik ini menatap Amara dengan sorot mata tajam penuh kebencian. Setelah selesai berhubungan badan, Sean langsung pergi begitu saja membuat Alena mendapatkan kesempatan untuk meluapkan emosinya pada Amara.

"Dasar perempuan murahan," ucap Alena dengan nada tinggi menggebu-gebu.

Plaaaak.......

Plaaaaak......

Berulang kali Alena menampar wajah Amara bahkan ia juga menginjak dan menendang tubuh Amara dengan membabi buta.

Ssssst......

Alena menjambak kerasa rambut Amara.

"Perempuan murahan!" Hina-nya pada Amara. "Di mana perasaan mu yang tega-teganya menikahi dengan suami ku hah?"

"Ampun, nyonya. Aku tidak tahu jika tuan Sean sudah memiliki istri dan aku juga tidak pernah menginginkan pernikahan ini," ucap Amara dengan derai air mata.

"Jalaang seperti mu harus menderita. Aku tidak akan pernah membiarkan kau hidup bahagia apa lagi bisa tersenyum." Ancam Alena.

Plaaaaak.........

Sekali lagi Alena menampar wajah Amara untuk meluapkan emosi yang membakar hatinya.

Wanita ini meninggalkan Amara yang saat ini sedang menangis dengan rasa perih di wajahnya.

"Aku tidak bersalah," ucap Amara dalam isak tangisnya.

Gadis ini hanya bisa memeluk dirinya sendiri. Jadikan istri kedua seorang pria beristri membuat Amara merasa dirinya kotor sekarang.

Sementara itu, Sean saat ini tengah duduk di sebuah kursi besi seraya menatap seorang pria yang saat ini tengah duduk dengan kaki dan tangan terikat.

"Di mana kau dapatkan dia?" Tanya Sean pada anak buahnya.

"Di clubs malam star light. Dia mata-mata dari geng Bruiser." Jawab anak buah Sean yang bernama Deren.

"Katakan pada ku, kenapa kau memata-matai geng ku?" Tanya Sean dengan suara dingin.

Cuiiih.......

Pria yang tengah terikat itu meludah di bawah kaki Sean hingga membuat Sean tertawa sinis.

"Sekali pun kau membunuh ku, aku tidak akan memberitahu mu!" Ucap pria tersebut dengan nada sombong.

"Congkel matanya...!" Titah Sean. "Ambil organ tubuhnya yang masih layak di jual!" Imbuh pria ini tanpa basa basi seketika membuat pria yang terikat ikut ketakutan.

"Lepaskan aku!" Teriaknya ketakutan. Pria ini paham betul betapa kejamnya geng Black Devil.

Sean tidak ingin membuang waktu hanya untuk bertanya. Pria ini beranjak dari duduknya kemudian pergi.

Sean memutuskan untuk pergi ke kantornya karena sudah dua hari ia absen bekerja. Seperti biasa, ada Leon yang akan selalu menyelesaikan pekerjaan Sean.

"Ku dengar kau menikah lagi. Apa itu benar?" Tanya Leon penasaran.

"Ya. Kemarin....!" Jawab Sean singkat.

"Lalu, bagaimana dengan Alena?" Tanya Leon kembali.

"Tanpa ku jawab kau pasti sudah tahu jawabannya!"

"Siapa nama istri kedua mu?"

"Seingat ku, Amara!" Jawab Sean setengah berpikir.

"Nama istri sendiri tidak ingat. Kau waras?" Goda Leon.

"Hai....dia hanya seorang gadis yang aku beli di atas meja judi. Jadi, jangan di besarkan lagi."

"Kau menyiksa dia?"

"Meskipun aku suka membunuh orang tapi, aku tidak akan menyiksa perempuan lemah seperti dia."

"Tapi, aku yakin jika Alena akan menyiksa istri kedua mu. Aku paham betul perangai Alena." Ucap Leon membuat Sean terdiam sejenak. "Kau mengajaknya tinggal di mansion?" Tanya Leon.

Sean hanya mengangguk.

"Sudah tidak waras!" Seru Leon.

"Berikan istri kedua mu tempat tinggal yang lain dan jangan di satukan dengan Alena."

"Kau yakin jika Alena menyiksa dia?" Tanya Sean bodoh.

"Pulanglah, lihat sendiri keadaannya. Aku berani bertaruh jika istri kedua mu sedang di hajar oleh Alena."

Sean mendadak kepikiran, pada akhirnya pria ini memutuskan untuk pulang.

Setelah dua jam perjalanan, akhirnya Sean sampai juga di mansion.

"Di mana istri ku?" Tanya Sean pada pelayan di mansion.

"Maaf tuan, istri yang mana yang tuan maksud?" tanya sang pelayan dengan wajah ketakutan.

"Alena....!"

"Sudah pergi sejak tadi," jawabnya.

Sean pun pergi ke kamar Amara untuk memastikan keadaan gadis yang baru ia nikahi tadi kemarin.

Klek,......

Pintu terbuka, Amara yang sedang menangis mendadak diam kemudian gadis ini bersembunyi di pinggir ranjang.

"Amara,....!" Panggil Sean dengan suara beratnya.

Amara tak berani menjawab.

Sean tidak memanggil tapi, pria ini melihat pucuk kepala Amara yang sedang bersembunyi.

"Apa yang kau lakukan di situ?" Tanya Sean.

Betapa terkejutnya Sean saat melihat wajah Amara yang sudah babak belur. Tebakan Leon benar, Alena sudah menghajar istri keduanya ini.

"Ampun,....!" Lirih Amara.

"Astaga, ternyata Alena sudah menghajarnya sampai seperti ini." Batin Sean.

Meskipun Sean terkenal dingin dan suka membunuh orang tapi, entah kenapa saat melihat wajah Amara ada rasa iba di hatinya.

"Berdirilah, ayo ikut aku....!" Titah Sean.

Amara tidak mau membantah karena takut jika Sean akan menghajarnya. Gadis ini mencoba berdiri namun kedua kakinya terasa lemas hingga membuat ia kembali jatuh ke lantai.

Sean melirik ke kaki Amara, ia tak bisa berkata-kata lagi karena saat ini kedua kaki Amara memar kehitaman akibat di tendang dan di injak-injak oleh Alena.

Dengan perasaan yang aneh di dalam hatinya, Sean langsung menggendong Amara kemudian mengajaknya pergi dari mansion. Amara hanya bisa menyembunyikan wajahnya di balik rambut panjang. Wajah dingin Sean sungguh membuatnya ketakutan.

Terpopuler

Comments

Sintia Dewi

Sintia Dewi

amara dibeli di atas meja judi lantas knpa kau nikahi sena? kan bisa kau jadikan playan budak atau sebagainya. dasar laki2 buaya ngakunya gk bakaln disentuh tp dr awal udh blng amara cantik tunggu waktu aja sean bakal ngegol si amara/NosePick/

2024-12-25

16

Ning Suswati

Ning Suswati

semoga saja zaen sadar siapa sebenarnya isteri yg dicintainya tak lebih dari iblis betina

2025-03-26

0

Hamimah Jamal

Hamimah Jamal

Sean apa maksud kamu membeli Amara dimeja judi lalu kau nikahi

2025-01-15

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Tamat
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!