#3

Clare melihat pintu kamar mandi tertutup dan rasa nya tidak mungkin bagi nya untuk membuka pintu itu, karena pasti akan menimbulkan bunyi yang mungkin saja dapat membangun pria yang sedang tertidur itu.

Clare melemparkan lagi pandangannya ke tempat lain, mencari apakah ada sesuatu yang bisa ia kenakan untuk keluar dari kamar.

Kali ini mata Clare tertuju pada baju kaos dan celana joger yang ada di atas sofa. Tanpa pikir panjang Clare mengambil baju kaos dan celana jogger itu. Lalu mengenakan nya dengan segera.

Setelah semua nya terpasang, walau tanpa dalaman, Clare segera keluar dari kamar itu.

"kleek...." Terdengar suara pintu ditutup dengan hati-hati.

Setelah Clare sampai di luar, baru lah semua emosi nya muncul. Tangisnya pecah.Clare bahkan terjongkok lemas di depan pintu kamar hotel itu.

“Tega nya mereka melakukan ini pada ku!!!” pekik Clare dalam hati, merutuki perbuatan para sepupu nya.

“aku akan melaporkan kalian pada kakek! kakek harus tahu apa yang telah kalian perbuat pada ku.” Ujar Clare.

“Bahkan jika harus terjadi perang maka biarlah! Aku akan mengungkapkan semua kejelekan kalian di depan kakek. Aku yakin kali ini kakek tidak akan membela kalian!”

***

Sesampainya di rumah

Clare masuk ke dalam rumahnya, dan mata nya langsung melotot ketika melihat seluruh anggota keluarga ada di ruangan itu.

Seakan-akan mereka memang sedang menanti kepulangan Clare.

Wajah Clare menjadi pucat. Dilihatnya sang kakek yang menatapnya penuh kebencian.

"Dari mana kamu Clare?" Tanya sang kakek dengan suara beratnya.

Clare merasa seperti seorang maling yang tertangkap basah dalam melakukan aksinya. Dengan hati yang tidak menentu Clare menjawab pertanyaan kakekbnya dengan gugup, "A-aku -!" Jawabnya terhenti sebab rasa takutnya membuatnya gugup.

Semua keberaniannya tadi hilang seketika. Apalagi setelah melihat ada banyak sekali keluarga mereka di dalam sana. Clare yakin pasti sepupu - sepupu nya telah merencanakan sesuatu.

Belum sempat Clare mencerna apa yang sedang dua wanita jahat itu rencanakan, tiba-tiba.....

"Kakak, kemana kakak semalam? Aku terus mencari kakak di seluruh ruangan pesta! Dan kenapa baju kakak sudah tidak sama dengan baju yang kakak kenakan tadi malam! Kakak nginap di rumah siapa? Bukankah kakak tidak memiliki teman akrab dari dulu?" Vanessa terus mengajukan sederetan pertanyaan kepada Clare dengan wajah innocent nya.

Clare menatap sepupunya itu dengan penuh kebencian. “Bisa-bisanya dia bersandriwara sedemikian bagus nya saat ini.” batin Clare. Dia benar-benar telah jatuh dalam jebakan dua orang ini.

"Clare!!! Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan Vanessa!" Kini sang kakek kembali membentaknya itu.

" Kakek jangan emosi seperti itu. Nanti kakek bisa sakit!" Terdengar suara sang bibi, seoalah-olah sedang menenangkan sang kakek tapi percaya lah, itu tidak benar.

"Clare sayang," ujar Marta dengan tatap penuh kasih sayang keponakannya itu, "Kemana kamu pergi semalam? Marta tersenyum memandang Clare, namun senyumnya kali ini berbeda.

Clare kini hanya bisa terdiam. Dia tidak bisa mengungkapkan apa yang terjadi pada nya. Terlalu banyak keluarga mereka disana. Clare tidak mungkin cerita kalau dia telah menghabiskan malam dengan pria yang tidak dia kenal semalam.

“apa pandangan mereka pada ku setelah mendengar semua cerita ku? Apa mereka akan percaya?” mendadak Clare merasa tersudutkan.

"Kakak.. kenapa kakak meninggalkan ku dan kak Fla sendirian di pesta itu? Untung aku bertemu kak Antoni. Dia akhirnya mengantar ku dan kak Fla pulang? Kalau kakak ada janji dengan teman, seharusnya kakak tidak usah mengajak ku tadi malam untuk keluar." Ucap Vanessa, berpura-pura kecewa Clare meninggalkannya.

"Kau-...!!" Baru saja Clare ingin membela dirinya, sang bibi langsung memotong pembicaraannya.

"

Clare, apa kau tahu, Vanessa menangis ketika pulang tadi malam. Dia takut kamu kenapa-napa!"timpal Marta.

"Kalian-...!!!" Kembali omongan Clare harus terpotong namun kali ini oleh arah sang kakek

"Kamu sungguh anak yang tidak tahu diuntung Clare!!!" Cepat katakan, kemana kamu semalam!! Jangan buat malu keluarga Clare Louisa!!!!" Suara kakek mengaum keras di dalam ruangan itu membuat hati Clare menjadi sangat ciut.

Apa yang mesti dikatakannya, apakah kakek akan percaya kalau dia dijebak sehingga menghabiskan malam dengan pria tak dikenal?

Apakah kakek akan percaya kalau bukan dia yang mengajak Vanessa dan Fla ke pesta, melainkan dialah yang diajak oleh Vanessa dan Fla ke pesta?

Clare memejamkan matanya, dengan hati yang bergemuruh dan air mata yang sudah mulai tergenang di matanya, Clare memilih untuk tidak menceritakan apa yang telah terjadi.

Dia tidak memiliki bukti kuat untuk menjatuhkan para sepupunya dan bibi nya.

Sedangkan saat ini semua orang sedang menjadi saksi semua ucapan palsu bibi dan dua anal bibi nya itu pada Clare.

Semua melihat Clare pulang pagi hari setelah semalam pergi ke pesta. Dan pulang dengan pakaian yang berbeda pula.

Apa lagi yang bisa Clare katakan sebagai pembelaan. Tidak ada. Akhinya dengan berat hati Clare terpaksa meminta maaf pada sang Sang kakek.

Terpopuler

Comments

Kiki Tedjakusuma

Kiki Tedjakusuma

hrsnya dia tegas wlu nantinya dia di benci kakeknya.biar suatu saat ci kakek nyesel Krn GK percaya SM Clare..

2025-02-03

0

latishaura

latishaura

payah tokoh utamanya lemah,smg nantinya berubah

2024-01-26

2

Naura Kamila

Naura Kamila

tegar Clare....

2023-10-12

0

lihat semua
Episodes
1 #1
2 #2
3 #3
4 #4
5 #5
6 #6 revisi
7 #7 revisi
8 #8 Revisi
9 #9 Revisi
10 #10
11 #11
12 #12
13 #13
14 #14
15 #15
16 #16
17 #17
18 #18
19 #19
20 #20
21 #21
22 #22
23 #23
24 #24
25 #25
26 #26
27 #27
28 #28
29 #29
30 #30
31 #31
32 #32
33 #33
34 #34
35 #35
36 #36
37 #37
38 #38
39 #39
40 #40
41 #41
42 #42
43 #43
44 #44
45 #45
46 #46
47 #47
48 #48
49 #49
50 #50
51 #51
52 #52
53 #53
54 #54
55 #55
56 #56
57 #57
58 #58
59 #59
60 #60
61 #61
62 #62
63 #63
64 #64
65 #65
66 #66
67 #67
68 #68
69 #69
70 #70
71 #71
72 #72
73 #73
74 #74
75 #75
76 #76
77 #77
78 #78
79 #79
80 #80
81 #81
82 #82
83 #83
84 #84
85 #85
86 #86
87 #87
88 #88
89 #89
90 #90
91 #91
92 #92
93 #93
94 #94
95 #95
96 #96
97 #97
98 #98
99 #99
100 #100
101 #101
102 #102
103 #103
104 #104
105 #105
106 #106
107 #107
108 #108
109 #109
110 #110
111 #111
112 #112
113 #113
114 #114
115 115
116 #116
117 #117
118 #118
119 #119
120 #120
121 #121
122 #122
123 #123
124 #124
125 #125
126 #126
127 #127
128 #128
129 #129
130 #130
131 ayo luangkan waktu sebentar kaka
132 #131-132
133 #133
134 #134
135 #135
136 #136 plus
137 #137
138 #138
139 #139
140 #140
141 #141
142 #142
143 143
144 #144
145 #145
146 #146
147 #147
148 #148
149 #149
150 #150
151 #151
152 #152
153 #153
154 #154
155 #155
156 #156
157 #157
158 #158
159 #159
160 #160
161 #161
162 162
163 #163 ( detik-detik last episode)
164 #164 (detik-detik last episode)
165 #165 (detik-detik last episode)
166 #166 (detik-detik last episode)
167 167(detik-detik last episode)
168 168(detik-detik last episode)
169 169(detik-detik last episode)
170 #170(detik-detik last episode)
171 #171 (last episode)
172 #172 Last Episode
173 #173 (last Episode)
174 promo novel baru
175 novel Mr. D dan Novel azzura
176 Samuel dan Olivia
Episodes

Updated 176 Episodes

1
#1
2
#2
3
#3
4
#4
5
#5
6
#6 revisi
7
#7 revisi
8
#8 Revisi
9
#9 Revisi
10
#10
11
#11
12
#12
13
#13
14
#14
15
#15
16
#16
17
#17
18
#18
19
#19
20
#20
21
#21
22
#22
23
#23
24
#24
25
#25
26
#26
27
#27
28
#28
29
#29
30
#30
31
#31
32
#32
33
#33
34
#34
35
#35
36
#36
37
#37
38
#38
39
#39
40
#40
41
#41
42
#42
43
#43
44
#44
45
#45
46
#46
47
#47
48
#48
49
#49
50
#50
51
#51
52
#52
53
#53
54
#54
55
#55
56
#56
57
#57
58
#58
59
#59
60
#60
61
#61
62
#62
63
#63
64
#64
65
#65
66
#66
67
#67
68
#68
69
#69
70
#70
71
#71
72
#72
73
#73
74
#74
75
#75
76
#76
77
#77
78
#78
79
#79
80
#80
81
#81
82
#82
83
#83
84
#84
85
#85
86
#86
87
#87
88
#88
89
#89
90
#90
91
#91
92
#92
93
#93
94
#94
95
#95
96
#96
97
#97
98
#98
99
#99
100
#100
101
#101
102
#102
103
#103
104
#104
105
#105
106
#106
107
#107
108
#108
109
#109
110
#110
111
#111
112
#112
113
#113
114
#114
115
115
116
#116
117
#117
118
#118
119
#119
120
#120
121
#121
122
#122
123
#123
124
#124
125
#125
126
#126
127
#127
128
#128
129
#129
130
#130
131
ayo luangkan waktu sebentar kaka
132
#131-132
133
#133
134
#134
135
#135
136
#136 plus
137
#137
138
#138
139
#139
140
#140
141
#141
142
#142
143
143
144
#144
145
#145
146
#146
147
#147
148
#148
149
#149
150
#150
151
#151
152
#152
153
#153
154
#154
155
#155
156
#156
157
#157
158
#158
159
#159
160
#160
161
#161
162
162
163
#163 ( detik-detik last episode)
164
#164 (detik-detik last episode)
165
#165 (detik-detik last episode)
166
#166 (detik-detik last episode)
167
167(detik-detik last episode)
168
168(detik-detik last episode)
169
169(detik-detik last episode)
170
#170(detik-detik last episode)
171
#171 (last episode)
172
#172 Last Episode
173
#173 (last Episode)
174
promo novel baru
175
novel Mr. D dan Novel azzura
176
Samuel dan Olivia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!