CIE CIE CIE

Terimakasih sudah mampir. Semoga kita semua sehat selalu, kaya raya dan selamat membaca....:)

"Berdiri" Yuna berteriak lantang sambil berdiri setelah bu guru Yolanda ada didepan kelas mereka.

Semua murid kelas 4 pun berdiri termasuk Dede yang duduk di kursi paling belakang bersama 5 anak laki-laki lainnya.

"Beri salam" Yuna berteriak kembali setelah merasakan semua temannya berdiri semua.

"Selamat pagi bu guru" kompak anak-anak bocah itu berteriak kencang. Seakan mereka sedang berlomba teriak paling kencang.

"Selamat pagi juga anak-anak, silahkan duduk kembali. Kita akan mulai pelajarannya" Yolanda kemudian langsung mengajar seperti biasanya.

Semenjak Dede memakai poin kepekaan dia menjadi anak yang berbeda dari sebelumnya. Dia menjadi sangat mudah mengingat semua pelajaran yang ibu Yolanda berikan.

Bahkan dia sudah tidak perlu lagi mencatat semua penjelasan yang penting dalam pelajaran. Tapi dia tetap mencatatnya untuk formalitas saja.

Bu Yolanda mengajar pelajaran matematika dari jam 7.00 sampai jam 8.30. Dilanjutkan dengan pelajaran oleh pak Burhan yaitu guru olah raga.

Saat ini Dede dan semua temannya sedang berkumpul di lapangan olah raga. Pak Burhan ingin mengetes kebugaran semua murid kelas 4.

Pertama Burhan bersama anak-anak melakukan pemanasan ringan terlebih dahulu agar tubuh tidak merasa kaget saat akan melakukan aktifitas olah raga.

Setelah itu Burhan mulai melakukan penilaian. Semua murid diharuskan berlari mengelilingi lapangan oleh raga sebanyak 5 putaran. Dede pun berlari dengan semua temannya.

Namun Dede tidak merasakan lelah sedikitpun. Nafasnya tetap normal seperti dia sedang berjalan kaki saja. Tidak ada sedikitpun keringat keluar dari pori-pori kulitnya.

Sedangkan semua temanya terlihat kecapean setelah melakukan lari itu. Setelah lari mereka diizinkan beristirahat selama 5 menit. Kemudian lanjut dengan penilaian lainnya. Dari pus-up, sit-up, naik turun tangga dan lainnya.

Dari semua murid kelas empat itu tentu saja hanya Dede yang tidak merasa lelah sedikitpun. Pak Burhan menyadari hal itu dia merasa penasaran dengan murid yang satunya ini.

Burhan mencatat semua nilai semuanya, hanya Dede seorang yang memiliki nilai sempurna.

"Anak ini selain menjadi murid teladan kesukaan pak Gunawan, dia juga mempunyai kemampuan olah raga yang sangat menakjubkan. Aku rasa dia harus menjadi wakil sekolah ini untuk mengikuti kejuaraan lari sekabupaten bulan depan" pikir Burhan sambil tersenyum tipis memandang Dede.

Setelah itu Burhan mengumpulkan semuanya kembali di lapangan. Mereka semua duduk berkerumun mendengarkan penjelasan Burhan.

Di lapangan itu bukan hanya murid kelas empat saja yang sedang memakainya untuk olahraga, namun ada juga murid kelas lima yang sedang bermain bola.

Saat Dede dan teman-temannya mendengarkan Burhan tiba-tiba bola sepak tidak sengaja nyasar kearah kerumunan mereka. Bola itu dengan cepat mengarah kearah wajah Yuna.

Jika bola itu sampai mengenainya sudah dipastikan Yuna akan terluka. Burhan murid kelas 4 menyadari ada bola yang sedang bergerak cepat kearah wajah ketua kelas.

[ Ding ]

[ Misi darurat terpicu, segera selamatkan Yuna dari bahaya ]

[ Anda akan mendapatkan satu poin kecepatan jika berhasil menjalankan misi ]

[ Apakah anda akan menerima misi Ya atau Tidak ]

"Ya" kata Dede sambil bersiap mengumpulkan kekuatan dikedua kakinya.

Mereka semua tidak sempat bereaksi kecuali satu orang anak. Saat jarak bola sudah berada beberapa jengkal lagi mengenai wajah, Yuna refleks menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Lalu Dede tiba-tiba bergerak melompati beberapa murid dan langsung berdiri dihadapan Yuna. Dengan mudahnya dia menangkap bola yang bergerak sangat cepat.

Kalau orang lain pasti dia sudah terlempar kebelakang karena kuatnya tendangan itu. Tapi lain halnya dengan Dede dia tidak bergerak sedikitpun saat menangkap bola itu dengan kedua tangannya.

Burhan membelalakkan matanya tidak percaya dengan apa yang dia lihat, Dede mampu melompat jauh sekitar 6 meter. Itu sama dengan lompatan seekor harimau dewasa.

"Bagaimana dia bisa melakukan itu, apakah dia bukan manusia?" gumam Burhan dalam hatinya.

Sedangkan Yuna yang sedang menutupi wajahnya dengan kedua tangannya, mulai tersadar karena dia tidak merasakan apa-apa. Perlahan dia membuka wajahnya kembali.

Sekarang dia bisa melihat punggung seseorang yang terlihat gagah bertaruh nyawa untuk dirinya. "Dede terimakasih" kata Yuna lirih.

Dede membalikan badan dan menatap Yuna sambil tersenyum dan berkata, "Sama-sama Yuna". Seketika wajah Yuna memerah saat melihat senyum lembut Dede.

"Cie..cie..cie" suara beberapa anak perempuan menggoda Dede dan Yuna. Sambil berbalik Yuna mencubit paha salah satu teman yang menggodanya tadi. "Apaan Sih" kata Yuna pelan.

"Aaww sakit tahu" anak perempuan yang dicubit itu mendelikkan matanya ke arah Yuna.

"Rasain, suruh siapa bikin malu aku" Yuna menjulurkan lidahnya pada temannya tadi.

Sedangkan Burhan terlihat marah, lalu dia berteriak ke sekelompok anak yang sedang bermain bola itu "Hoy siapa tadi yang menendang bola kearah sini?".

"Dia pak" hampir seluruh murid laki-laki kelas lima menunjuk satu orang temannya.

"Permadi, kesini kami" Burhan merasa kesal ketika dia sedang mengajar ada yang mengganggu.

Kemudian Permadi berlari menghadap Burhan "Maaf pak tidak sengaja", katanya sambil menundukkan kepala.

"Kenapa kalian bisa ada diluar kelas?" Burhan menatap tajam Permadi.

"Bu guru Dila tidak hadir mengisi pelajaran kami pak. Jadi untuk mengisi waktu luang saya dan teman-teman bermain bola" Permadi menjawab seadanya.

"Kalian para kelas lima masuk kelas sekarang juga. Dan sebagai hukuman kesalahan kamu, aku perintahkan kamu berjalan jongkok mengelilingi lapangan olahraga. Cepat" kata Burhan berteriak.

Permadi ketakutan, "Ba.baik pak" katanya kemudian dia melaksanakan hukuman yang diberikan Burhan.

Lalu Burhan mengalihkan pandangannya kembali kepada Dede dan yang lainnya. "Untuk kalian pelajaran hari ini bapak rasa sudah cukup. Dan silahkan sekarang kembali dan mengganti baju".

"Dan untuk Dede persiapkan diri kamu, karena bapak akan menunjuk kamu sebagai wakil sekolah kita untuk melaksanakan perlombaan lari bulan depan. Kamu mengerti?" Burhan menatap Dede.

"Baik pak akan berusaha sebaik mungkin" jawab Dede.

[ Ding ]

[ Selamat anda telah berhasil menjalankan misi. Anda berhak mendapatkan satu poin kecepatan ]

[ Apakah anda akan memakainya sekarang Ya atau Tidak ]

"Tidak" jawab Dede singkat.

[ Selamat satu poin kecepatan berhasil disimpan dikotak inventori ]

kemudian Dede membuka status dirinya karena penasaran peningkatan dirinya saat ini

"Status"

[ Nama : Dede Mulyadi

umur : 9 tahun

jabatan : - Ahli akupresur, master chef

poin kesehatan : terpakai 10 sisa waktu 9b-28h-15j-10m aktif.

poin kekuatan : terpakai 1 tersisa waktu 28h-12j-10m aktif

poin kecepatan : terpakai 1 tersisa 28h-12j-15m aktif

poin kasih sayang : terpakai 1 tersisa 28h-12j-20m aktif

poin kepekaan : terpakai 1 waktu aktif tersisa 28h-22j-30m ]

Tabel inventori :

- poin kesehatan 3

- poin kekuatan 2

- poin kecepatan 1

bersambung....

Silahkan like, komentar, hadiah, dan vote.

Jangan lupa pijit tombol Favorit agar tidak ketinggalan up date selanjutnya.

Terimakasih sampai jumpa lagi bos ku.

Terpopuler

Comments

Alghifarrie

Alghifarrie

ahli akupuntur kali thor?

2023-06-02

1

RADEN HASTAGUNA DENTA PARAWANGSA DENTA

RADEN HASTAGUNA DENTA PARAWANGSA DENTA

Agar keliatan baik diganti aja kata JABATAN dgn KEMAMPUAN/KEAHLIAN thor biar enak bacanya dan tdk baku kosa katanya...sekedar saran...🙏🙏

2023-01-10

2

Alghifarrie

Alghifarrie

Kami > Kamu

2022-10-10

1

lihat semua
Episodes
1 SISTEM KEBAHAGIAAN
2 Ujang Tindik
3 SUPER DEDE
4 Sesuatu yang sangat istimewa
5 MENOLONG YUNA
6 Misi penyelamatan kantin
7 Murid Teladan
8 TO GANJEL TO
9 Ibu kerasukan
10 ISTRI TIDAK PERNAH SALAH
11 Dede lupa salim
12 ANAK SULTAN
13 Ahli totokan
14 Harimau putih
15 Waktu yang baik dan buruk buat mandi.
16 Menjadi master chef
17 Menyembuhkan pak Bayu
18 CIE CIE CIE
19 Menolong Baim
20 Seperti Iblis
21 DIK USTAD
22 Chef Jujun ketar-ketir
23 TIGER
24 KOH CHANG MIN
25 KEKUATAN TIGER
26 DITAWARI MENJADI KOKI PRIBADI
27 TIDAK DIIZINKAN IBU
28 MEMBUAT NASI KUNING
29 Bu Darmi
30 Pesanan Bu Darmi ( revisi )
31 Toko sistem
32 Dukun Pengganda Nasi Kuning
33 PESANAN DADAKAN
34 Disangka menjadi penculik
35 Memperlihatkan kehebatan sistem
36 Ludes terjual semua
37 KUTILANG DARA
38 Saingan bisnis warung Bu Yani
39 MEMBELIKAN HP IBU DAN KAKAKNYA
40 TEKNIK PERNAPASAN KUNO
41 IKAN BAKAR
42 Fans berat Dede
43 Keluarga kakek Birawa
44 AIGO
45 TAK GENDONG KEMANA MANA
46 Putri Intan
47 TETAP WANITA TIDAK PERNAH SALAH
48 Makanan kesukaan para siluman
49 TERBUKANYA SEGEL KEKUATAN PUTRI INTAN
50 Pagar Gaib
51 ARRAY DUA ARAH
52 Terbukanya Penglihatan Gaib
53 Ahli pernapasan kuno
54 Kedatangan kakek Birawa
55 LEMAS
56 Misi berhasil
57 ATURAN DEDE UNTUK PARA SILUMAN
58 Prosedur pengawalan Ibu dan kakak.
59 Murid baru yang cantik
60 SIKAP DINGIN DEDE
61 Siasat Hajah Ani
62 Kejujuran Intan
63 Kekesalan Yuna
64 Menyembuhkan Anita
65 Ancaman Dede
66 Bram dan Sambal
67 Dendam Kesumat Bromo
68 Dua calon pegawai
69 ATASAN YANG BAIK
70 Perubahan sikap Bram dan Sambal
71 Hajah Ani mendapatkan sistem
72 Tidak tahu terima kasih
73 Kesialan Hajah Ani
74 Kesialan terus berlanjut
75 Hasil dari keburukan
Episodes

Updated 75 Episodes

1
SISTEM KEBAHAGIAAN
2
Ujang Tindik
3
SUPER DEDE
4
Sesuatu yang sangat istimewa
5
MENOLONG YUNA
6
Misi penyelamatan kantin
7
Murid Teladan
8
TO GANJEL TO
9
Ibu kerasukan
10
ISTRI TIDAK PERNAH SALAH
11
Dede lupa salim
12
ANAK SULTAN
13
Ahli totokan
14
Harimau putih
15
Waktu yang baik dan buruk buat mandi.
16
Menjadi master chef
17
Menyembuhkan pak Bayu
18
CIE CIE CIE
19
Menolong Baim
20
Seperti Iblis
21
DIK USTAD
22
Chef Jujun ketar-ketir
23
TIGER
24
KOH CHANG MIN
25
KEKUATAN TIGER
26
DITAWARI MENJADI KOKI PRIBADI
27
TIDAK DIIZINKAN IBU
28
MEMBUAT NASI KUNING
29
Bu Darmi
30
Pesanan Bu Darmi ( revisi )
31
Toko sistem
32
Dukun Pengganda Nasi Kuning
33
PESANAN DADAKAN
34
Disangka menjadi penculik
35
Memperlihatkan kehebatan sistem
36
Ludes terjual semua
37
KUTILANG DARA
38
Saingan bisnis warung Bu Yani
39
MEMBELIKAN HP IBU DAN KAKAKNYA
40
TEKNIK PERNAPASAN KUNO
41
IKAN BAKAR
42
Fans berat Dede
43
Keluarga kakek Birawa
44
AIGO
45
TAK GENDONG KEMANA MANA
46
Putri Intan
47
TETAP WANITA TIDAK PERNAH SALAH
48
Makanan kesukaan para siluman
49
TERBUKANYA SEGEL KEKUATAN PUTRI INTAN
50
Pagar Gaib
51
ARRAY DUA ARAH
52
Terbukanya Penglihatan Gaib
53
Ahli pernapasan kuno
54
Kedatangan kakek Birawa
55
LEMAS
56
Misi berhasil
57
ATURAN DEDE UNTUK PARA SILUMAN
58
Prosedur pengawalan Ibu dan kakak.
59
Murid baru yang cantik
60
SIKAP DINGIN DEDE
61
Siasat Hajah Ani
62
Kejujuran Intan
63
Kekesalan Yuna
64
Menyembuhkan Anita
65
Ancaman Dede
66
Bram dan Sambal
67
Dendam Kesumat Bromo
68
Dua calon pegawai
69
ATASAN YANG BAIK
70
Perubahan sikap Bram dan Sambal
71
Hajah Ani mendapatkan sistem
72
Tidak tahu terima kasih
73
Kesialan Hajah Ani
74
Kesialan terus berlanjut
75
Hasil dari keburukan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!