Menjadi master chef

Dede meminum jus mangga ditangannya dengan penuh penghayatan. Kedua matanya terpejam satu teguk dia minum, lalu terdiam merasakan seteguk jus itu melewati tenggorokannya.

Lalu minum lagi seteguk, diam lagi. Minum lagi diam lagi. Sampai jus buahnya sisa setengah dia baru menyimpan diatas meja dihadapannya.

Masitoh dan Isti menatap datar kearah Dede. Mereka berpikir sikap Dede terlalu berlebihan hanya untuk meminum segelas jus.

"Dede kamu ngapain?" kata Isti memandang adiknya tanpa ekspresi.

"Ya minum jus lah kak" kata Dede sambil mengeluarkan hp dari saku celananya. Sontak Isti langsung membelalakkan kedua matanya saat melihat smartphone yang ada ditangan Dede.

"Bu lihat Dede punya hp bagus" Isti panik sambil menarik-narik ujung baju ibunya. Masitoh mengalihkan pandangannya pada hp yang dipegang Dede.

"Dede itu hp dari mana?" tanya Masitoh menatap tajam wajah anaknya.

"Ini hp pemberian Yuna bu, ibu mau melihatnya? ini ambilah" Dede memberikan hp berwarna polkadot itu pada ibunya. Tapi secepat kilat Isti merebut hp itu dari tangan adiknya.

"Sini biar kakak dulu yang melihatnya" Isti memandang hp Dede dengan senyum lebar. Dia mengelusnya dengan kedua tangan. Baru kali ini dia memegang handphone, apalagi yang canggih seperti ini.

"Dede apa benar hp itu dikasih sama Yuna? bukan kamu yang minta kan? ibu tidak mau mendengar jika anak ibu meminta-minta" kata Masitoh menatap lekat Dede.

"Ibu lebih baik hidup kaya raya jika harus minta-minta" lanjut ibunya.

"Benar bu, Yuna memberikan hp itu karena dia sudah punya yang baru. Alasannya dia memberikan hp bekasnya agar dia bisa dengan mudah menghubungi Dede". Kata Dede meyakinkan ibunya.

"Apakah orang tua mereka tahu Yuna memberikan hp itu sama kamu?" tanya Masitoh takut anaknya mendapatkan masalah dikemudian hari.

"Tau lah bu, bahkan Yuna memberikan hp itu dihadapan kedua orang tuannya" jawab Dede jujur.

"Syukurlah kalau begitu, kamu harus menjaga hp itu agar awet dipakainya. Dan jangan lupa kamu harus berterima kasih kepada Yuna. Dengan cara memperlakukan dia dengan baik sebagai teman" Masitoh menasehati anaknya.

"Iya bu Dede mengerti" balas Dede.

Saat mereka sedang ngobrol tiba-tiba Dede mendengar suara kucing dari luar. Suara itu terdengar aneh, tidak seperti suara kucing biasannya.

Dia mengeong terus menerus tanpa henti didepan pintu rumah mereka. Karena penasaran Dede segera berdiri dari duduknya lalu melangkah ke arah pintu.

"Dede mau kemana?" tanya Isti yang melihat adiknya seperti terburu-buru kearah pintu.

"Ini kak sepertinya ada seekor kucing didepan rumah kita" jawab Dede lalu membuka pintu rumahnya.

Disana terlihat seekor kucing putih bertubuh kekar layaknya kucing jantan. Dede dan kucing itu saling pandang. Sesaat kemudian si kucing mengelus-eluskan badannya ke kaki Dede.

"Kau kenapa datang kesini pus? apa kau lapar" kata Dede sambil mengelus bulu kepala kucing itu. Seperti mengerti dengan apa yang Dede katakan, kucing itu mengeong sambil menganggukan kepalanya.

"Kucing lucu, baiklah jika kau lapar kau bisa masuk kerumah ku", kata Dede terdiam sebentar sambil melihat rekasi kucing itu.

Benar saja kucing itu langsung masuk rumah sambil mengibaskan ekornya yang panjang. Kemudian dia duduk memandang Dede.

"Apa dia benar-benar mengerti perkataan ku?" pikir Dede sambil menutup pintu rumah.

"Baiklah jika kau lapar ikuti aku ke dapur" kata Dede lalu berjalan ke dapur diikuti kucing putih itu.

"Dede itu kucing siapa?" tanya Masitoh dan Isti hampir bersamaan.

"Gak tau, tapi sepertinya kucing ini lapar. Aku akan memberinya ikan asin. Boleh kan bu?" tanya Dede sambil memandang ibunya.

"Boleh saja sih, dia juga makhluk tuhan yang perlu ditolong jika butuh pertolongan" kata Masitoh sambil tersenyum. Sedangkan Isti kembali fokus kepada permainan yang ada didalam hp Dede.

Setelah kucing itu diberi makan dia terus-menerus mengikuti Dede kemanapun dia berjalan.

"Nak sepertinya kucing itu menyukaimu" kata Masitoh.

"Awas nanti Yuna cemburu sama kucing itu" Isti menggoda adiknya sambil tersenyum lebar dan mengembalikan hp milik Dede. "Itu ada pesan dari pacarmu" lanjut Isti pada Dede.

"Nak jangan dulu pacaran ya kamu kan masih anak SD'' Masitoh mengingatkan Dede.

"Enggak kok bu Yuna itu teman Dede, jangan dengerin kata kak Isti dia hanya bercanda bu" Dede menyakinkan.

"Ya sudah sekarang kalian waktunya belajar, ini sudah jam 8 malam, ingat jam sembilan kalian harus sudah tidur" kata Masitoh.

"Baik bu" kata mereka berdua, lalu masuk ke kamar masing-masing. Sedangkan si kucing putih tetap mengikuti Dede dari belakang.

Kemudian Dede belajar ditemani kucing putih yang langsung tidur dibawah kasur Dede. Karena Dede sudah memakai poin kepekaan dia menjadi sangat mudah menghapal semua kata dalam buku hanya dengan sekali lihat.

Cukup sepuluh menit saja Dede bisa mengulangi semua pelajaran yang guru terangkan waktu tadi disekolah.

"Tidak disangka poin kepekaan sangat berguna untukku. Baiklah sekarang aku ingin membuka hadiah kotak misteri yang diberikan oleh sistem tadi"

"sistem buka kotak misteri"

[ Ding ]

[ Selamat anda telah membuka kotak misteri, anda mendapatkan keahlian master chef dari kotak misteri ]

[ Anda otomatis memahami teknik memotong dengan pisau, teknik peracik bumbu dan teknik memanipulasi rasa ]

Seketika energi hangat menyelimuti tubuh Dede beberapa saat. Kemudian dia merasakan berbagai ilmu memasak memenuhi kepalanya. Dede terseyum lebar saat ini dia telah menjadi ahli dalam bidang memasak.

"Terimakasih tuhan telah memberikan ilmu ini secara langsung, aku percaya ilmu ini akan sangat membantu dalam kehidupan ku''.

....

Keesokan harinya Dede terbangun dari tidurnya tepat jam 5 subuh. Kemudian dia pun mandi dengan air yang dingin mengandung banyak ozon.

"bu dimana baju seragam yang baru itu? Dede tidak sabar ingin mencobanya." tanya Dede pada Masitoh yang berada di dapur sedang membuat nasi goreng untuk sarapan pagi kedua anaknya.

"Itu udah ibu siapin diruang tamu. Dede tolong bangunin Isti biar dia tidak kesiangan" kata Masitoh pandangan matanya tidak lepas dari nasi goreng yang sedang dia buat.

"kak Isti sudah bangun bu, sekarang dia sedang mandi". kata Dede segera dia mencoba baju seragam merah putihnya.

"Hem seragam ini sangat cocok dengan ukuran tubuhku, aku menjadi seperti anak orang kaya sekarang. Tidak memakai baju kusam lagi hihihi''. Dede bergumam dan tertawa bahagia.

Waktu berlalu begitu saja. Hingga tibalah saat mereka sarapan bersama dimeja makan. Tiga nasi goreng sudah berada diatas piring masing-masing. Sebelum memakannya Dede merasa ada yang kurang dengan aroma makanannya.

Kemudian dia ke dapur mengambil beberapa bumbu dan garam sedikit lalu mencapurnya dengan nasi goreng miliknya. Masitoh dan Isti melongo melihat tingkah Dede.

"Dede kamu sedang apa? nasi goreng itu sudah ibu beri garam loh. Kalau kamu tambah garam lagi nanti keasinan" kata Masitoh mengingatkan.

Setelah mencampur sedikit garam dan bumbu Dede mengaduknya nasgornya perlahan. kemudian dia mencicipinya, Dede tersenyum tipis kepada ibunya lalu berkata,

"Ibu sepertinya harus merasakan nasgor milik Dede ini, rasanya ibu pasti akan suka" kata Dede menawarkan.

Lalu Masitoh dan Isti keduanya mencicipi nasgor hasil racikan Dede barusan. Seketika mata mereka membulat.

"Dede bagaimana bisa nasgor mu jadi seenak ini?" kata Isti berteriak histeris. Begitupun Dengan Masitoh dia seperti sedang melayang diatas awan saat merasakan nasgor Dede.

bersambung....

Silahkan like, komentar, hadiah, dan vote.

Jangan lupa pijit tombol Favorit agar tidak ketinggalan up date selanjutnya.

Terimakasih sampai jumpa lagi bos ku.

Terpopuler

Comments

Oma Sulaeman

Oma Sulaeman

???

2022-11-10

2

RAYxy

RAYxy

wah kayaknya Dedi bakalan jadi chef master dirumahnya...

2022-09-11

1

Äï

Äï

nah cuy karna dedi masih kecil nanti klo ada pertarungan ato apa biar kucing nya aja yg maju ntah tu org bakal di cakar² ato apa😂 lagian tu kucing kan asli nya macan

2022-09-11

9

lihat semua
Episodes
1 SISTEM KEBAHAGIAAN
2 Ujang Tindik
3 SUPER DEDE
4 Sesuatu yang sangat istimewa
5 MENOLONG YUNA
6 Misi penyelamatan kantin
7 Murid Teladan
8 TO GANJEL TO
9 Ibu kerasukan
10 ISTRI TIDAK PERNAH SALAH
11 Dede lupa salim
12 ANAK SULTAN
13 Ahli totokan
14 Harimau putih
15 Waktu yang baik dan buruk buat mandi.
16 Menjadi master chef
17 Menyembuhkan pak Bayu
18 CIE CIE CIE
19 Menolong Baim
20 Seperti Iblis
21 DIK USTAD
22 Chef Jujun ketar-ketir
23 TIGER
24 KOH CHANG MIN
25 KEKUATAN TIGER
26 DITAWARI MENJADI KOKI PRIBADI
27 TIDAK DIIZINKAN IBU
28 MEMBUAT NASI KUNING
29 Bu Darmi
30 Pesanan Bu Darmi ( revisi )
31 Toko sistem
32 Dukun Pengganda Nasi Kuning
33 PESANAN DADAKAN
34 Disangka menjadi penculik
35 Memperlihatkan kehebatan sistem
36 Ludes terjual semua
37 KUTILANG DARA
38 Saingan bisnis warung Bu Yani
39 MEMBELIKAN HP IBU DAN KAKAKNYA
40 TEKNIK PERNAPASAN KUNO
41 IKAN BAKAR
42 Fans berat Dede
43 Keluarga kakek Birawa
44 AIGO
45 TAK GENDONG KEMANA MANA
46 Putri Intan
47 TETAP WANITA TIDAK PERNAH SALAH
48 Makanan kesukaan para siluman
49 TERBUKANYA SEGEL KEKUATAN PUTRI INTAN
50 Pagar Gaib
51 ARRAY DUA ARAH
52 Terbukanya Penglihatan Gaib
53 Ahli pernapasan kuno
54 Kedatangan kakek Birawa
55 LEMAS
56 Misi berhasil
57 ATURAN DEDE UNTUK PARA SILUMAN
58 Prosedur pengawalan Ibu dan kakak.
59 Murid baru yang cantik
60 SIKAP DINGIN DEDE
61 Siasat Hajah Ani
62 Kejujuran Intan
63 Kekesalan Yuna
64 Menyembuhkan Anita
65 Ancaman Dede
66 Bram dan Sambal
67 Dendam Kesumat Bromo
68 Dua calon pegawai
69 ATASAN YANG BAIK
70 Perubahan sikap Bram dan Sambal
71 Hajah Ani mendapatkan sistem
72 Tidak tahu terima kasih
73 Kesialan Hajah Ani
74 Kesialan terus berlanjut
75 Hasil dari keburukan
Episodes

Updated 75 Episodes

1
SISTEM KEBAHAGIAAN
2
Ujang Tindik
3
SUPER DEDE
4
Sesuatu yang sangat istimewa
5
MENOLONG YUNA
6
Misi penyelamatan kantin
7
Murid Teladan
8
TO GANJEL TO
9
Ibu kerasukan
10
ISTRI TIDAK PERNAH SALAH
11
Dede lupa salim
12
ANAK SULTAN
13
Ahli totokan
14
Harimau putih
15
Waktu yang baik dan buruk buat mandi.
16
Menjadi master chef
17
Menyembuhkan pak Bayu
18
CIE CIE CIE
19
Menolong Baim
20
Seperti Iblis
21
DIK USTAD
22
Chef Jujun ketar-ketir
23
TIGER
24
KOH CHANG MIN
25
KEKUATAN TIGER
26
DITAWARI MENJADI KOKI PRIBADI
27
TIDAK DIIZINKAN IBU
28
MEMBUAT NASI KUNING
29
Bu Darmi
30
Pesanan Bu Darmi ( revisi )
31
Toko sistem
32
Dukun Pengganda Nasi Kuning
33
PESANAN DADAKAN
34
Disangka menjadi penculik
35
Memperlihatkan kehebatan sistem
36
Ludes terjual semua
37
KUTILANG DARA
38
Saingan bisnis warung Bu Yani
39
MEMBELIKAN HP IBU DAN KAKAKNYA
40
TEKNIK PERNAPASAN KUNO
41
IKAN BAKAR
42
Fans berat Dede
43
Keluarga kakek Birawa
44
AIGO
45
TAK GENDONG KEMANA MANA
46
Putri Intan
47
TETAP WANITA TIDAK PERNAH SALAH
48
Makanan kesukaan para siluman
49
TERBUKANYA SEGEL KEKUATAN PUTRI INTAN
50
Pagar Gaib
51
ARRAY DUA ARAH
52
Terbukanya Penglihatan Gaib
53
Ahli pernapasan kuno
54
Kedatangan kakek Birawa
55
LEMAS
56
Misi berhasil
57
ATURAN DEDE UNTUK PARA SILUMAN
58
Prosedur pengawalan Ibu dan kakak.
59
Murid baru yang cantik
60
SIKAP DINGIN DEDE
61
Siasat Hajah Ani
62
Kejujuran Intan
63
Kekesalan Yuna
64
Menyembuhkan Anita
65
Ancaman Dede
66
Bram dan Sambal
67
Dendam Kesumat Bromo
68
Dua calon pegawai
69
ATASAN YANG BAIK
70
Perubahan sikap Bram dan Sambal
71
Hajah Ani mendapatkan sistem
72
Tidak tahu terima kasih
73
Kesialan Hajah Ani
74
Kesialan terus berlanjut
75
Hasil dari keburukan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!