MENOLONG YUNA

Masitoh hanya tersenyum saat mendengar kedua anaknya berbicara polos.

"Dah bu kami berangkat sekolah dulu" kata Isti sambil merangkul pundak adiknya.

"Iya nak, yang pinter sekolahnya ya" kata Masitoh memandang kedua anaknya sampai hilang dari pandangan.

Kemudian Masitoh segera berjalan kearah sawah pak haji Darman. Jarak antara rumah ke sawah bisa dibilang cukup jauh. Dia harus melewati kebun, sungai dan juga bukit.

Tapi anehnya dia merasa hari ini tubuhnya merasa berbeda dari biasanya. Masitoh merasakan tubuhnya saat ringan waktu digerakkan. Perjalanan yang biasanya ditempuh dalam waktu satu jam, sekarang dia hanya memerlukan waktu 15 menit saja untuk sampai di sawah.

Tidak terasa lelah sedikitpun saat Masitoh sampai ditempat itu. Karena merasa masih bertenaga kemudian dia mulai mencangkul sawah garapannya.

....

Sementara itu dede dan Isti saat ini sudah sampai disekolah. Waktu masih menunjukan jam 6.30. Masih ada waktu 30 menit lagi sebelum mereka masuk kelas masing-masing.

"Kak ini uang jajan buat kakak" dede memberikan uang sebesar 20 ribu rupiah pada Isti.

Isti tersenyum senang atas pemberian adiknya, "terimakasih ya adikku sayang" katanya sambil mencium pipi dede.

dede membelalakkan matanya setelah sadar dicium kakaknya "kakak, malu tahu dilihat teman-teman. Aku ini sudah gede".

"Alah anak kelas 4 bilang sudah gede" Isti tidak mau kalah. "Ngomong-ngomong jika kasih kakak 20 ribu, uang buat jajan kamu mana?" tanya Isti memandang adiknya yang masih cemberut.

"Kakak lupa ya aku kan masih punya 30 ribu lagi hihihi" kata dede sambil tersenyum.

"Oh iya lupa, sekali lagi ya dik kamu sudah membagi uang jajan kamu sama kakak" Isti menatap dede sambil tersenyum.

"Sama-sama kak, nanti kalau aku dapat rezeki lagi aku janji akan kasih kakak lagi" kata dede membuat Isti semakin sayang sama adiknya.

Saat sedang berbincang-bincang suara dering sistem mengagetkan dede.

[ Ding ]

[ Misi baru diterima, selamatkan teman dari pemalakan ]

[ Jika misi berhasil anda akan mendapatkan satu poin kesehatan ]

[ Apakah anda akan menerima misi sistem ya atau tidak ? ]

dede melihat jam dinding disalah satu ruang kelas terdekat. Masih ada sisa waktu 20 menit lagi sebelum proses belajar dimulai.

"Ya aku terima misinya, sistem tolong tunjukan lokasi korban" kata dede dalam hati.

Seketika layar hologram muncul didepan matanya menunjukan arah korban pemalakan. dede kemudian berdiri, lalu berkata pada kakaknya "Kak Isti aku ada perlu sebentar ya, nanti aku kembali lagi kesini ! "

Kemudian dede berlari sangat cepat kearah yang ditunjukan peta. Isti tidak sempat mencegah adiknya karena dede sudah menghilang dari pandangan Isti hanya dalam kedipan mata saja.

"Anak itu mau kemana? bukannya sebentar lagi akan masuk kelas. Jadi bikin khawatir saja." Isti berdiri melihat kearah dede berlari, kemudian dia menghela nafas pelan.

"Ya sudahlah mungkin dia mau jajan dulu diluar" gumam Isti sambil berjalan pergi menuju ruang kelasnya.

....

Sementara itu dede sudah sampai ditempat yang dituju. Dari jauh dede melihat seorang anak cewek sedang dikerumuni anak jalanan. Pakaian mereka persis seperti yang dikenakan Ujang tindik.

Tidak ada orang yang menolong anak cewek itu karena tempat kejadiannya berada ditempat sepi. Tepat di lorong gang sekolah dede belajar.

Setelah diperhatikan dede merasa kenal dengan anak cewek itu, setelah mengingat-ingat dede yakin bahwa anak cewek itu adalah teman sekelasnya.

"Ayo berikan semua uang yang kau punya jika ingin selamat" ancam mereka sambil mendesak anak cewek itu.

"Yuna" teriak dede mengagetkan para anak jalanan yang sedang merundung Yuna. Bisa terlihat Yuna sangat ketakutan dikelilingi mereka.

"Yuna kau tidak apa-apa?" tanya dede khawatir sambil mendekat kearah mereka berkumpul. Ada empat orang anak jalanan yang mengelilingi Yuna.

"dede tolong Yuna'' teriak Yuna sambil menangis.

"Wah kebetulan nih ada mangsa baru datang" kata salah satu anak jalanan menyeringai kearah dede yang sudah berdiri tidak jauh dari mereka.

"Benar coy sepertinya kita akan dapet banyak pagi ini" kata anak yang satunya.

"mantap deh, jadi dong kita mabok siang ini" kata yang satunya lagi.

"Lepaskan temanku, sebagai gantinya kalian bisa lakukan apapun padaku" kata dede berani.

"Enak saja memangnya kau siapa? sudah berani nyuruh-yuruh kami" kata anak jalanan yang tadi diam tidak bicara. Dia menghampiri dede dan meraih kerah baju dede lalu dengan kasar dia menariknya.

Namun dede yang sudah memakai poin kekuatan dia tidak bergeser sedikitpun dari tempatnya berdiri. Merasa dipermainkan anak jalanan itu murka.

"Kau berani melawan ku hah" kata anak jalanan yang tadi menarik dede. Lalu melancarkan pukulan keras kearah perut dede.

"Buk" suara keras pukulan anak jalanan itu mengenai perut dede. Namun yang membuat aneh bukan dede yang meringis kesakitan. Tetapi anak jalanan yang memukul perut dede yang berteriak kesakitan sambil memegang kepalan tangannya.

"Aaaa anak setan kau pakai apa? kenapa tubuhmu keras sekali" katanya melontarkan kata-kata mutiara kearah dede.

dede masih diam mematung memandangi anak jalanan yang tadi memukul perutnya. Jujur saja dia pun baru sadar bahwa tubuhnya tidak mempan dipukul orang. Oleh sebab itu munculah keberanian dari dalam hati dede.

"Kalian jangan diam saja, cepat hajar anak setan ini sampai pingsan" perintah anak jalanan yang tadi meringis kesakitan memelototi ketiga temanya.

Kemudian ketiga anak jalanan itu maju bersamaan sambil berteriak "Uurraaa genjiaaa".

Mereka bertiga melancarkan pukulan dan tendangan kearah dede dari berbagai arah.

Yuna berteriak histeris saat dede jadi korban pemukulan anak jalanan. "dede tidaaak" kata Yuna sambil menangis dia mengulurkan satu tangannya kearah dede yang sedang dipukuli.

"Bak buk bak buk" suara tendangan dan pukulan berhasil mendarat ditubuh dede. Walaupun sudah terkena beberapa puluhan pukulan dan tendangan dede masih berdiri tegak tidak tergoyahkan.

Tidak ada luka sedikitpun yang menggores tubuh dede. Dia masih tetap segar seperti sebelumnya. Sedangkan anak jalanan yang menyerang dede, mereka sudah terkapar ditanah karena sudah kehabisan tenaga.

dede menatap mereka datar, "Ayo pukul lagi" dia menantang. "kalau lemah jangan sok jadi pemalak lah". dede tidak ada niatan membalas serangan mereka.

Yuna melongo melihat dede yang masih tetap berdiri dalam keadaan baik-baik saja. Dia yakin bahwa tadi dede jadi korban pengeroyokan. Tetapi yang tumbang malah orang-orang yang mengeroyoknya.

dede kemudian memandang Yuna, "Yuna ayo kita ke sekolah sepertinya tidak lama lagi kelas kita akan dimulai".

"Bab..baiklah ayo kita pergi dari sini" kata Yuna mendekati dede dan meraih tangannya. sambil melirik kearah anak jalanan yang masih terkapar ditanah.

bersambung....

Silahkan like, komentar, hadiah, dan vote.

Jangan lupa pijit tombol Favorit agar tidak ketinggalan up date selanjutnya.

Terimakasih sampai jumpa lagi bosku

Terpopuler

Comments

Sang M

Sang M

cerita dancok host kok Bocil. payah Thor gak bisa cerita yg lain kah.? sudah bocil, dipukuli diam aja dasar sampah..👊👊👊

2025-03-27

0

Makmur Djajamihardja

Makmur Djajamihardja

bila kita menanam angin besok lusa lusa kits akan mrmuai badai

2023-01-24

0

RADEN HASTAGUNA DENTA PARAWANGSA DENTA

RADEN HASTAGUNA DENTA PARAWANGSA DENTA

tuh dh aku kadi hadiah favorit thor...

2023-01-09

0

lihat semua
Episodes
1 SISTEM KEBAHAGIAAN
2 Ujang Tindik
3 SUPER DEDE
4 Sesuatu yang sangat istimewa
5 MENOLONG YUNA
6 Misi penyelamatan kantin
7 Murid Teladan
8 TO GANJEL TO
9 Ibu kerasukan
10 ISTRI TIDAK PERNAH SALAH
11 Dede lupa salim
12 ANAK SULTAN
13 Ahli totokan
14 Harimau putih
15 Waktu yang baik dan buruk buat mandi.
16 Menjadi master chef
17 Menyembuhkan pak Bayu
18 CIE CIE CIE
19 Menolong Baim
20 Seperti Iblis
21 DIK USTAD
22 Chef Jujun ketar-ketir
23 TIGER
24 KOH CHANG MIN
25 KEKUATAN TIGER
26 DITAWARI MENJADI KOKI PRIBADI
27 TIDAK DIIZINKAN IBU
28 MEMBUAT NASI KUNING
29 Bu Darmi
30 Pesanan Bu Darmi ( revisi )
31 Toko sistem
32 Dukun Pengganda Nasi Kuning
33 PESANAN DADAKAN
34 Disangka menjadi penculik
35 Memperlihatkan kehebatan sistem
36 Ludes terjual semua
37 KUTILANG DARA
38 Saingan bisnis warung Bu Yani
39 MEMBELIKAN HP IBU DAN KAKAKNYA
40 TEKNIK PERNAPASAN KUNO
41 IKAN BAKAR
42 Fans berat Dede
43 Keluarga kakek Birawa
44 AIGO
45 TAK GENDONG KEMANA MANA
46 Putri Intan
47 TETAP WANITA TIDAK PERNAH SALAH
48 Makanan kesukaan para siluman
49 TERBUKANYA SEGEL KEKUATAN PUTRI INTAN
50 Pagar Gaib
51 ARRAY DUA ARAH
52 Terbukanya Penglihatan Gaib
53 Ahli pernapasan kuno
54 Kedatangan kakek Birawa
55 LEMAS
56 Misi berhasil
57 ATURAN DEDE UNTUK PARA SILUMAN
58 Prosedur pengawalan Ibu dan kakak.
59 Murid baru yang cantik
60 SIKAP DINGIN DEDE
61 Siasat Hajah Ani
62 Kejujuran Intan
63 Kekesalan Yuna
64 Menyembuhkan Anita
65 Ancaman Dede
66 Bram dan Sambal
67 Dendam Kesumat Bromo
68 Dua calon pegawai
69 ATASAN YANG BAIK
70 Perubahan sikap Bram dan Sambal
71 Hajah Ani mendapatkan sistem
72 Tidak tahu terima kasih
73 Kesialan Hajah Ani
74 Kesialan terus berlanjut
75 Hasil dari keburukan
Episodes

Updated 75 Episodes

1
SISTEM KEBAHAGIAAN
2
Ujang Tindik
3
SUPER DEDE
4
Sesuatu yang sangat istimewa
5
MENOLONG YUNA
6
Misi penyelamatan kantin
7
Murid Teladan
8
TO GANJEL TO
9
Ibu kerasukan
10
ISTRI TIDAK PERNAH SALAH
11
Dede lupa salim
12
ANAK SULTAN
13
Ahli totokan
14
Harimau putih
15
Waktu yang baik dan buruk buat mandi.
16
Menjadi master chef
17
Menyembuhkan pak Bayu
18
CIE CIE CIE
19
Menolong Baim
20
Seperti Iblis
21
DIK USTAD
22
Chef Jujun ketar-ketir
23
TIGER
24
KOH CHANG MIN
25
KEKUATAN TIGER
26
DITAWARI MENJADI KOKI PRIBADI
27
TIDAK DIIZINKAN IBU
28
MEMBUAT NASI KUNING
29
Bu Darmi
30
Pesanan Bu Darmi ( revisi )
31
Toko sistem
32
Dukun Pengganda Nasi Kuning
33
PESANAN DADAKAN
34
Disangka menjadi penculik
35
Memperlihatkan kehebatan sistem
36
Ludes terjual semua
37
KUTILANG DARA
38
Saingan bisnis warung Bu Yani
39
MEMBELIKAN HP IBU DAN KAKAKNYA
40
TEKNIK PERNAPASAN KUNO
41
IKAN BAKAR
42
Fans berat Dede
43
Keluarga kakek Birawa
44
AIGO
45
TAK GENDONG KEMANA MANA
46
Putri Intan
47
TETAP WANITA TIDAK PERNAH SALAH
48
Makanan kesukaan para siluman
49
TERBUKANYA SEGEL KEKUATAN PUTRI INTAN
50
Pagar Gaib
51
ARRAY DUA ARAH
52
Terbukanya Penglihatan Gaib
53
Ahli pernapasan kuno
54
Kedatangan kakek Birawa
55
LEMAS
56
Misi berhasil
57
ATURAN DEDE UNTUK PARA SILUMAN
58
Prosedur pengawalan Ibu dan kakak.
59
Murid baru yang cantik
60
SIKAP DINGIN DEDE
61
Siasat Hajah Ani
62
Kejujuran Intan
63
Kekesalan Yuna
64
Menyembuhkan Anita
65
Ancaman Dede
66
Bram dan Sambal
67
Dendam Kesumat Bromo
68
Dua calon pegawai
69
ATASAN YANG BAIK
70
Perubahan sikap Bram dan Sambal
71
Hajah Ani mendapatkan sistem
72
Tidak tahu terima kasih
73
Kesialan Hajah Ani
74
Kesialan terus berlanjut
75
Hasil dari keburukan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!