Setelah membeli ikan bakar yang di minta Bagas, Tisya langsung menuju perusahaan milik suaminya. Tisya membuka pintu ruang kerja suaminya. Bagas yang sedang mengerjakan tugas, memberikan senyum manisnya saat Tisya masuk.
"Mas, aku udah belikan pesanan kamu. Sekarang udah jam dua belas. Mas makan dulu. Nanti lanjutkan kerjaannya."
"Sedikit lagi, Sayang. Tanggung."
Tisya mendekati suaminya dan melihat apa yang sedang dikerjakan pria itu. Bagas meminta Tisya duduk dipangkuannya. Sambil bekerja Bagas sesekali mengecup pipi Tisya. Tampaknya Bagas sudah mulai mencintai Tisya.
"Selesai juga," ucap Bagas. Pria itu memeluk pinggang istrinya, kembali Bagas mengecup pipi istrinya itu.
"Mas, kita makan lagi. Mas pasti udah lapar'kan?"
"Tapi aku ingin memakanmu dulu sebelum makan ikan bakar."
"Jangan mesum, Mas. Ini di kantor."
"Kenapa kalau di kantor, kita bisa juga melakukannya di kamar. Apa kamu lupa jika di ruangan ini juga terdapat satu kamar?"
Bagas lalu menggendong Tisya menuju kamar yang ada di ruang kerjanya. Bagas ingin bertukar peluh dengan istrinya itu. Satu jam barulah mereka selesai bermain kudaan dan telah berpakaian rapi kembali. Setelah mandi Bagas menggantikan pakaiannya dengan baju yang ada di kamar.
Bagas keluar duluan dari kamar. Tisya masih membersihkan tubuhnya. Saat pria itu baru membuka pintu dirinya dikagetkan dengan kedatangan seorang wanita dari masa lalunya.
"Surprise ...," ucap wanita itu. Dia langsung berlari kepelukan Bagas.
"Tika ...," ucap Bagas kaget.
"Kamu pasti tidak pernah menyangka aku akan kembali secepat ini'kan? Aku kembali demi kamu, Sayang. Aku menyesal saat itu menolak lamaranmu. Saat ini aku siap menikah denganmu!" ucap Tika masih dengan memeluk Bagas.
Tisya yang baru selesai berpakaian keluar dari kamar. Wanita itu kaget melihat suaminya sedang berpelukan dengan wanita lain.
"Mas Bagas ...," ucap Tisya.
Bagas melepaskan pelukannya. Tika memandangi Tisya dengan kaget. Begitu juga Tisya.
"Tisya, kamu jangan salah paham dulu." Bagas mendekati istrinya itu.
"Siapa wanita ini, Mas?" tanya Tisya dengan suara terbata. Belum sempat Bagas menjawab pertanyaan Tisya, Tika yang menjawabnya.
"Seharusnya aku yang bertanya. Siapa wanita ini, Bagas. Kenapa dia keluar dari kamar itu. Bukankah itu kamar privasi kamu?" tanya Tika.
"Tisya, kenakkan ini yang namanya Tika. Dan Tika, kenalkan ini Tisya, istriku."
"Istri? Candaan macam apa ini, Bagas. Aku tak suka!"
"Aku tidak bercanda Tika. Aku telah menikah dua bulan lalu. Ini istriku."
Tika tampak marah dan memandangi wajah Tisya dengan mata melotot tanpa kedip. Setelah itu, Tika memandangi Tisya dari ujung kepala hingga ujung kaki.
"Nggak mungkin. Aku tau kamu sangat mencintaiku. Tidak mungkin kamu bisa mencintai wanita lain, karena aku tau bagaimana besarnya cintamu," ucap Tika dengan suara tinggi.
"Tunggu, aku paham sekarang." Rika mendekati Tisya yang berdiri di samping Bagas.
"Wanita ini sedikit mirip denganku. Pasti kamu memilih dia sebagai pengganti saya aku pergi hanya karena ada kemiripan wajah antara dirinya dan aku. Kamu hanya menjadikan wanita ini sebagai pelarian. Kamu nggak cinta'kan?"
"Tika, aku harap kamu bisa menerima semua ini. Aku telah menikah dan hubungan kita telah berakhir."
"Aku nggak yakin kamu mencintainya. Jika memang kamu telanjur menikah dengan dia, ceraikan saja. Aku telah siap menikah denganmu dan meninggalkan karirku. Aku pulang secepat ini karena aku selalu ingat kamu. Aku merasa bersalah karena meninggalkan kamu. Aku ingin kita menjalin hubungan kembali. Kamu bersedia'kan, menikah denganku dan menceraikan wanita ini," ucap Tika.
Bagas memandangi wajah Tika dan Tisya bergantian. Tisya hanya bisa menarik napas dalam mendengar ucapan Tika. Tidak pernah Tisya membayangkan akan bertemu Tika secepat ini, di saat dirinya dan Bagas sedang berusaha membangun kepercayaan dan memupuk cinta mereka.
...****************...
Bersambung
Selamat siang, apa kabar semuanya. Semoga kita semua dalam lindungan-Nya. Nantikan terus kelanjutan novel ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
Jasmine
welehhh...perempuan murahan...
km kira hati org bisa digonta ganti
2022-12-05
0
Berlyan Syana
aku bergabung dgn tisya saja,ayo tisya kita pergi ikut bunda ke kalimantan biar bagas susah cari kamu🤣🤣🤣
2022-11-17
0
Siti Jufrah
awas aja bagas kembali ke tika
2022-10-18
0