Bab Enam. KPSC.

Bagas mengajak Tisya makan malam. Jam tujuh Bagas datang menjemput ke kost Tisya. Saat sampai di kost Tisya, gadis itu baru aja selesai mandi dan sedang berdandan.

"Mas, mau masuk atau menunggu di luar aja?" tanya Tisya saat membuka pintu.

"Apa aku boleh menunggu kamu di dalam?"

"Tentu saja boleh, tapi pintunya di buka aja. Biar tak ada fitnah.

Tisya masuk ke kamar dan merapikan dandanannya. Setelah setengah jam berdandan, akhirnya Tisya keluar.

Bagas memandangi Tisya tanpa kedip. Gadis itu memang tampak sangat berbeda dengan hari biasa saat dia bekerja.

"Tika," gumam Bagas. Namun masih dapat di dengar Tisya. Gadis itu memandangi wajah Bagas dengan penuh tanda tanya.

"Siapa sebenarnya Tika itu, Mas? Mantan kekasih Mas. Kemarin di kantor karyawan juga sebut namanya."

Bagas terdiam saat Tisya menanyakan itu. Terus terang sampai hari ini dihatinya masih tersimpan nama Tika meski di saat yang bersamaan Bagas juga sedang belajar menerima Tisya.

Tisya mengerti jika Bagas belum siap mengatakan semuanya. Tisya tidak mau memaksanya.

Bagas mengajak Tisya ke salah satu restoran ternama. Saat Bagas dan Tisya akan masuk ke ruangan VIP, seseorang memanggil nama Bagas dan Tika.

"Bagas, Tika," teriak seseorang.

Bagas dan Tisya serempak memandang ke arah asal suara. Tampak seorang pria muda mendekati mereka.

"Tika ... eh, aku kira tadi Tika. Wajahnya mirip banget kalau tidak diperhatikan dari dekat begini," ucap Pria itu.

"Kamu, Bintang. Aku kira siapa," ujar Bagas.

"Lama juga nggak bertemu. Udah hampir setahun. Aku dengar Tika ke luar negeri. Apa kalian putus?" tanya Bintang.

"Kita masuk dulu. Sambil makan bisa mengobrolnya," ajak Bagas.

Mereka bertiga masuk ke ruang VIP. Bagas memesan makanan. Sambil menunggu makanan datang, mereka mengobrol.

"Kenalkan ini Tisya." Bagas menunjuk ke arah Tisya. Gadis itu mengulurkan tangannya dan disambut hangat oleh Bintang.

"Ada hubungan apa kamu dan Tika?" tanya Bintang.

"Tika? Aku nggak kenal," jawab Tisya.

"Aku pikir kalian bersaudara. Wajah begitu mirip. Kamu telah putus dengan Tika?" tanya Bintang.

"Ya. Dia lebih memilih karier-nya dan memutuskan hubungan kami."

"Tisya ini pacar barumu?" tanya Bintang lagi.

Tisya hanya tersenyum mendengar dua orang itu mengobrol. Dia tidak tahu harus bicara apa.

"Iya. Bukan hanya pacar. Aku mungkin akan menikah dengan Tisya secepatnya. Dalam waktu dekat, aku akan melamarnya dengan kedua orang tuaku," ucap Bagas. Pria itu memandangi Tisya dengan senyuman.

"Syukurlah jika kamu memang serius. Aku pikir kamu memilih Tisya sebagai kekasih hanya karena wajahnya yang mirip Tika."

"Nggak lah. Cinta itu datang dari dalam hati. Tidak bisa dipaksakan hanya karena wajah mereka yang mirip."

"Asal jangan kamu jadikan dia hanya pelarian saat Tika tidak ada. Tisya, kamu tau nggak kalau mantan kekasih Bagas ini yang bernama Tika itu mirip kamu. Jika kalian mengaku kembar, pasti orang langsung percaya."

"Aku tidak tahu dan belum pernah melihat foto Tika. Pernah mendengar namanya dari karyawan di kantor," ucap Tisya.

"Jangan kamu ngomong gitu. Tisya bisa berpikir jika memang benar dirinya hanya pelarian bagiku."

"Tisya pasti akan tahu jawabannya seiring waktu berjalan. Aku pamit dulu. Masih ada kerjaan."

"Makanan belum datang!" ucap Bagas.

"Udah nggak apa. Kalian pasti dari rumah berencana makan malam berdua. Maaf, aku telah mengambil waktu kalian. Aku pamit."

Bintang berdiri dari duduknya dan menyalami Bagas dan Tisya sebelum pergi.

Makanan yang dipesan Bagas datang beberapa saat kemudian. Bagas meminta Tisya menyantap hidangan sambil mengobrol.

"Tisya, aku harap kamu tidak terpengaruh dengan semua ucapan Bintang."

"Aku mengerti sekarang, apa yang dimaksud karyawan Mas di kantor. Mereka mengatakan jika aku sengaja menarik perhatian Mas karena wajahku yang mirip dengan kekasih Mas, Tika."

"Mantan, bukan kekasih!"

"Sekarang aku ingin kejujuran Mas. Apa benar Mas mencintai aku apa adanya? Bukan karena wajahku yang mirip dengan Tika, mantan kekasih Mas Bagas."

"Tisya, jika kamu belum percaya denganku. Besok kita pergi ke kampung kamu. Aku akan melamar kamu. Aku serius denganmu. Aku ingin kita menikah."

"Kenapa terburu-buru,Mas? Kita belum saling mengenal pribadi masing-masing. Baru satu bulan kita berkenalan dan dekat."

"Agar kamu percaya jika aku serius denganmu. Bukan untuk main-main."

"Sebulan ini aku ingin kita lebih saling mengenal pribadi masing-masing. Agar kita tahu kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Jika nanti kita melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, kita bisa memahami pasangan kita."

"Baiklah, tapi harus kamu ingat Tisya, jangan pernah dengar omongan mereka yang mengatakan jika kamu hanyalah pelarian bagiku."

"Mas, aku boleh bertanya."

"Tentu saja. Silakan!"

Tisya tersenyum dan menarik napas pelan sebelum melanjutkan omongannya.

"Kenapa Mas tidak pernah mengatakan padaku tentang Mbak Tika."

"Tisya, bagiku yang lalu biarlah berlalu, karena melihat kebelakang tidak akan membuatmu bergerak maju. Masa lalu memang tidak bisa dilupakan, namun masa depan tidak akan menunggumu jika kamu tak mengejarnya. Aku tidak mengatakan semua itu karena bagiku masa depan bersamamu jauh lebih pantas dibicarakan dari masa lalu."

"Tapi Mas, tak perlu berusaha untuk menghapus kenangan yang berjajar rapi dalam ingatan. Biarkan semuanya berjalan dengan kesiapan, berlalu dengan perlahan dan berakhir dengan keikhlasan. Jika Mas paksa untuk melupakan masa lalu, terkadang ia bahkan menghantui kita."

"Aku hanya sedang berusaha melupakan dan mengikhlaskan semuanya dengan menerima kamu. Bantu aku melupakan semuanya."

"Pasti akan aku bantu asal Mas juga berusaha ikhlas."

Bagas menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan ucapan Tisya. Setelah makan malam, Bagas mengajak Tisya ke tepi pantai menghabiskan malam memandangi bintang-bintang.

Dalam perjalanan hidup, selalu ada kisah menarik yang mengiringi. Manis dan pahitnya pengalaman, akan memberikan banyak kenangan berharga. Meski tak semua berjalan mulus, namun setiap cerita yang hadir akan memberikan kesan yang membekas.Kehadiran masa lalu mungkin menjadi hari yang sulit dalam hidupmu. Namun mau tak mau, kamu harus melalui itu untuk merasakan ketenangan dan juga rasa nyaman. Lupakan masa lalu dan songsonglah masa depanmu.

...****************...

**Bersambung.

Selamat sore. Happy weekend. Semoga kita semua dalam lindungan Tuhan. Aamiin**.

Terpopuler

Comments

Jasmine

Jasmine

rasanya bagai makan sambal cpt bgt prosesnya

2022-12-05

0

Fhebrie

Fhebrie

jngn buru buru nikah tisya takutnya nnti km di hianati pas tika kembali

2022-11-08

0

Putri Maharani

Putri Maharani

tisya gampang banget nerima dan percaya sama bagas

2022-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu. KPSC.
2 Bab Dua. KPSC.
3 Bab Tiga. KPSC.
4 Bab Empat. KPSC.
5 Bab Lima. KPSC.
6 Bab Enam. KPSC.
7 Pengumuman.
8 Bab Tujuh. KPSC.
9 Bab Delapan. KPSC.
10 Bab Sembilan. PYTD.
11 Bab Sepuluh. KPSC.
12 Bab Sebelas. KPSC.
13 Bab Dua Belas. KPSC.
14 Bab Tiga Belas. KPSC.
15 Bab Empat Belas. KPSC.
16 Bab Lima Belas. KPSC.
17 Bab Enam Belas. KPSC.
18 Bab Tujuh Belas. KPSC.
19 Bab Delapan Belas. KPSC.
20 Bab Sembilan Belas. KPSC.
21 Bab Dua Puluh. KPSC.
22 Bab Dua Puluh Satu. KPSC.
23 Bab Dua Puluh Dua. KPSC.
24 Promo novel. TAWANAN CINTA PRIA DEWASA
25 Bab Dua Puluh Tiga. KPSC.
26 Bab Dua Puluh Empat. KPSC.
27 Bab Dua Puluh Lima. KPSC.
28 Bab Dua Puluh Enam. KPSC.
29 Bab Dua Puluh Tujuh. KPSC.
30 Promo Novel (Bukan) Rahim Pengganti
31 Promo novel Terpaksa Menikahi CEO Idiot
32 Bab Dua Puluh Delapan. KPSC.
33 Bab Dua Puluh Sembilan. KPSC.
34 Bab Tiga Puluh. KPSC.
35 Bab Tiga Puluh Satu. KPSC.
36 Bab Tiga Puluh Dua. KPSC.
37 Bab Tiga Puluh Tiga. KPSC.
38 Bab Tiga Puluh Empat. KPSC.
39 Bab Tiga Puluh Lima .KPSC.
40 Bab Tiga Puluh Enam. KPSC.
41 Bab Tiga Puluh Tujuh. KPSC.
42 Bab Tiga Puluh Delapan. KPSC.
43 Bab Tiga puluh Sembilan. KPSC.
44 Bab Empat Puluh. KPSC.
45 Bab Empat Puluh Satu. KPSC.
46 Bab Empat Puluh Dua. KPSC.
47 Bab Empat Puluh Tiga. KPSC.
48 Bab Empat puluh Empat. KPSC.
49 Bab Empat Puluh Lima. KPSC.
50 Bab Empat Puluh Enam. KPSC.
51 Bab Empat Puluh Tujuh. KPSC.
52 Bab Empat Puluh Delapan. KPSC.
53 Bab Empat Puluh Sembilan. KPSC.
54 Bab Lima Puluh. KPSC.
55 Bab Lima Puluh Satu. KPSC.
56 Bab Lima Puluh Dua. KPSC.
57 Bab Lima Puluh Tiga. KPSC
58 Bab Lima Puluh Empat. KPSC.
59 Bonchap KPSC.
60 Promo novel ONE NIGHT with Ipar
61 PROMO NOVEL NODA MASA LALU
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Bab Satu. KPSC.
2
Bab Dua. KPSC.
3
Bab Tiga. KPSC.
4
Bab Empat. KPSC.
5
Bab Lima. KPSC.
6
Bab Enam. KPSC.
7
Pengumuman.
8
Bab Tujuh. KPSC.
9
Bab Delapan. KPSC.
10
Bab Sembilan. PYTD.
11
Bab Sepuluh. KPSC.
12
Bab Sebelas. KPSC.
13
Bab Dua Belas. KPSC.
14
Bab Tiga Belas. KPSC.
15
Bab Empat Belas. KPSC.
16
Bab Lima Belas. KPSC.
17
Bab Enam Belas. KPSC.
18
Bab Tujuh Belas. KPSC.
19
Bab Delapan Belas. KPSC.
20
Bab Sembilan Belas. KPSC.
21
Bab Dua Puluh. KPSC.
22
Bab Dua Puluh Satu. KPSC.
23
Bab Dua Puluh Dua. KPSC.
24
Promo novel. TAWANAN CINTA PRIA DEWASA
25
Bab Dua Puluh Tiga. KPSC.
26
Bab Dua Puluh Empat. KPSC.
27
Bab Dua Puluh Lima. KPSC.
28
Bab Dua Puluh Enam. KPSC.
29
Bab Dua Puluh Tujuh. KPSC.
30
Promo Novel (Bukan) Rahim Pengganti
31
Promo novel Terpaksa Menikahi CEO Idiot
32
Bab Dua Puluh Delapan. KPSC.
33
Bab Dua Puluh Sembilan. KPSC.
34
Bab Tiga Puluh. KPSC.
35
Bab Tiga Puluh Satu. KPSC.
36
Bab Tiga Puluh Dua. KPSC.
37
Bab Tiga Puluh Tiga. KPSC.
38
Bab Tiga Puluh Empat. KPSC.
39
Bab Tiga Puluh Lima .KPSC.
40
Bab Tiga Puluh Enam. KPSC.
41
Bab Tiga Puluh Tujuh. KPSC.
42
Bab Tiga Puluh Delapan. KPSC.
43
Bab Tiga puluh Sembilan. KPSC.
44
Bab Empat Puluh. KPSC.
45
Bab Empat Puluh Satu. KPSC.
46
Bab Empat Puluh Dua. KPSC.
47
Bab Empat Puluh Tiga. KPSC.
48
Bab Empat puluh Empat. KPSC.
49
Bab Empat Puluh Lima. KPSC.
50
Bab Empat Puluh Enam. KPSC.
51
Bab Empat Puluh Tujuh. KPSC.
52
Bab Empat Puluh Delapan. KPSC.
53
Bab Empat Puluh Sembilan. KPSC.
54
Bab Lima Puluh. KPSC.
55
Bab Lima Puluh Satu. KPSC.
56
Bab Lima Puluh Dua. KPSC.
57
Bab Lima Puluh Tiga. KPSC
58
Bab Lima Puluh Empat. KPSC.
59
Bonchap KPSC.
60
Promo novel ONE NIGHT with Ipar
61
PROMO NOVEL NODA MASA LALU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!