Bab Lima. KPSC.

Bagas dan Tisya akhirnya resmi menjalin kasih. Setiap hari Bagas menjemput dan mengantar Tisya pulang kerja.

Di kantor hubungan mereka mulai tercium karyawannya Bagas. Namun, Bagas tidak peduli.

Seperti Biasa, saat Bagas baru sampai di kantor, Tisya segera membuatkan minum untuk bos sekaligus kekasihnya itu.

Saat Tisya sedang membuat kopi buat Bagas di pantry, seorang karyawan wanita mendekati Tisya.

"Enak banget kerjaannya kamu. Hanya membuat kopi dan menyiapkan makan siang Pak Bagas."

"Alhamdulillah, Mbak Wati," ujar Tisya dengan tersenyum.

"Berapa Pak Bagas memberikan gaji untuk pekerjaan semudah ini. Office girl yang hanya melayani atasan. Atau kamu juga melayani pak Bagas dengan yang lainnya?"

"Maksud Mbak Wati apa?"

"Jangan pura-pura lugu. Kamu sengaja manfaatin pak Bagas dengan wajahmu itu'kan?"

"Aku makin tidak mengerti maksud Mbak Wati. Katakan aja dengan jelas."

Seorang karyawan wanita teman akrab Wati ikut nimbrung. Dia duduk di dekat Wati dan Tisya berdiri.

"Semua karyawan lama pasti tau jika Pak Bagas memiliki seorang kekasih yang sangat cantik seorang model papan atas bernama Tika."

"Apa hubungan mantan kekasih Pak Bagas yang bernama Tika denganku? Aku makin tidak mengerti ucapan Mbak Wati."

"Kamu itu pura-pura bodoh atau emang bodoh. Pak Bagas itu baik denganmu pasti hanya karena wajahmu yang mirip dengan kekasihnya pak Bagas itu. Kamu bisa tanya Leni kalau tidak percaya."

"Kamu itu ada sedikit kemiripan. Namun, wajah Mbak Tika jauh lebih elegan dan cantik dari kamu," ucap Leni.

Saat Leni mengobrol, datang lagi seorang karyawan wanita yang bernama Linda menghampiri mereka.

"Ada gosip terbaru," ucap wanita itu.

Leni dan Wati langsung memandang ke arah Linda dengan antusias.

"Gosip apa," ucap mereka berdua serempak.

"Tisya seminggu yang lalu menemani Pak Bagas ke pesta dan wajahnya jadi mirip Mbak Tika. Lihat saja fotonya ini."

Linda menyodorkan ponselnya pada Leni dan Wati. Tampak kedua wanita itu kaget dan langsung memandangi Tisya. Wati merapatkan tubuhnya pada Tisya.

"Ada hubungan apa antara kamu dan Pak Bagas? Jadi kamu di kantor hanya pura-pura lugu. Apa pikiranku benar jika kamu juga melayani Pak Bagas di luar kantor. Kamu sengaja manfaatkan wajahmu yang mirip Mbak Tika itu."

"Mbak Wati, aku tidak mengerti apa maksud perkataan 'melayani Pak Bagas di luar kantor itu'?" tanya Tisya.

Dia bukan tidak mengerti maksud ucapan Mbak Wati,cuma Tisya masih berpikir positif. Mungkin saja yang ada dipikirannya saat ini berbeda dengan apa yang ada dipikiran wanita itu.

Linda dan Leni juga ikutan mengelilingi Tisya menunggu jawaban dari wanita itu. Karyawan yang lain hanya melihat dari kejauhan.

"Apa hubungan kamu dengan Pak Bagas?" tanya Leni lagi.

"Ada hubungan apa antara aku dan pak Bagas itu bukan urusan Mbak-mbak semua. Permisi! Aku mau antar minuman Pak Bagas dulu."

"Kamu jangan sok ya. Mentang-mentang bisa dekat Pak Bagas. Dengan modal wajahmu yang sedikit mirip Tika kamu sengaja menggoda Pak Bagas," ucap Leni.

"Aku yakin kamu juga telah menyerahkan tubuhmu untuk Pak Bagas. Pasti kamu dengan suka rela ditiduri hanya untuk mendekati bos kamu," ucap Wati.

Tanpa mereka sadari Bagas telah berdiri di belakang mereka. Mendengar ucapan Wati, Bagas menjadi naik darah.

Pak Bagas memukul meja dengan keras membuat semua yang berada di pantry dan juga yang berada di meja kerja menjadi kaget.

"Kenapa kalian bertiga berada di sini? Apa kalian sudah tidak ingin bekerja lagi?" tanya Bagas dengan suara tinggi.

"Pak Bagas ...," ucap ketiganya serempak. Tampak wajah mereka berubah pucat terutama wajah Wati.

"Coba ulangi sekarang apa yang kamu ucapkan tadi. Aku mau mendengar sekali lagi!"

"Maaf, Pak. Kami hanya bercanda. Bukankah begitu, Tisya!" ucap Wati.

"Saya juga minta maaf,Pak. Saya tadi ingin membuat air minum saja," ucap Leni.

Linda hanya menunduk tidak berani mengatakan apa pun. Tubuhnya tampak sedikit gemetar.

"Dengarkan baik-baik,bukan untuk kalian bertiga saja, tapi untuk semuanya." Bagas mendekati Tisya dan memeluk pundaknya.

"Tisya ini adalah kekasihku. Siapa yang berani mengganggu Tisya, harus berhadapan denganku," ucap Bagas dengan suara keras.

Bukan hanya Leni, Wati dan Linda yang kaget mendengar ucapan Bagas, tapi juga seluruh karyawan. Mereka serempak memandangi Tisya dan Bagas. Bagas makin merapatkan tubuh Tisya ke tubuhnya.

"Kalian bertiga silakan ke bagian keuangan.Minta gaji bulan ini. Mulai besok jangan datang lagi ke kantor ini!" ucap Bagas.

"Maafkan kami Pak. Jangan pecat kami." Ketiga wanita itu tampak memohon.

Wati mendekati Tisya dan menggenggam tangan Tisya. Dengan tanpa malu dia meminta bantuan Tisya.

"Tisya, katakan pada Pak Bagas jika kita tadi hanya bercanda," ucap Wati.

Bagas menarik tangan Tisya yang di pegang wanita itu.

"Lepaskan tanganmu. Tisya mari ikuti aku. Lain kali jika ada orang yang meremehkan kamu, katakan padaku. Jangan diam aja," ucap Bagas.

Bagas berjalan dengan memegang tangan Tisya. Saat berada di depan meja karyawan yang lain, Bagas berhenti.

"Kalian semua dengar, jika kalian berani menghina Tisya dan merendahkan dirinya itu sama saja kalian menghinaku. Kalian akan berhadapan denganku. Dia bekerja di sini hanya untuk menemani aku saja. Melayani aku. Kalian yang berani perintahkan Tisya berarti kalian sama saja memerintahkan aku!" ucap Bagas.

Semua karyawan hanya menunduk, tidak berani menjawab ucapan Bagas. Setelah mengucapkan itu Bagas berjalan meninggalkan meja karyawan itu sambil memeluk pinggang Tisya.

"Pak Bagas, membuat aku malu saja. Kenapa harus mengumumkan itu di depan semua karyawan?" ucap Tisya begitu sampai di dalam ruang kerja Bagas.

"Kenapa emangnya? Semua karyawan dan juga rekan kerjaku harus tahu jika kamu kekasihku saat ini."

"Apa nanti yang orang katakan. Apa Bapak tidak malu jika orang tahu Bapak berpacaran dengan seorang karyawan rendahan seperti saya?"

"Jangan panggil saya Bapak lagi. Mulai harmoni kamu panggil saya Mas atau Kakak. Kenapa saya harus malu? Saya tidak melakukan kesalahan jika jatuh cinta denganmu."

"Apa kata orang-orang jika sekarang Bapak, eh Mas Bagas memiliki kekasih seperti aku. Dulu pacar Mas Bagas seorang model terkenal. Aku masih kurang percaya diri."

"Kamu tidak boleh minder begitu. Semua manusia itu sama. Cinta tak pernah membeda-bedakan sifat, raga, jasmani harta seseorang. Karena cinta hanya keikhlasan dan ketulusan hati kita untuk seseorang.Cinta tak pernah memandang harta atau pun jabatan, jika kita mendasari nya dengan ketulusan dan keikhlasan."

Tisya tersenyum semringah mendengar ucapan Bagas. Memang benar cinta tidak memandang logika, tapi orang-orang pasti akan tetap memandang sebelah mata terhadap dirinya.

...****************...

Bersambung

Terpopuler

Comments

fitriani

fitriani

untung bagas taw kl karyawannya ngomong gitu kl gak kan kasihan tisya

2023-01-10

0

Jasmine

Jasmine

Salah Tika sendiri kenapa menolak lamaran Bagas dan pergi jauh mengutamakan kariernya..Jgn salahkan Tisya hadir di kehidupan Bagas

2022-12-05

0

Berlyan Syana

Berlyan Syana

apakah ucapan bagas tetap berlaku kalau tika datang

2022-11-16

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu. KPSC.
2 Bab Dua. KPSC.
3 Bab Tiga. KPSC.
4 Bab Empat. KPSC.
5 Bab Lima. KPSC.
6 Bab Enam. KPSC.
7 Pengumuman.
8 Bab Tujuh. KPSC.
9 Bab Delapan. KPSC.
10 Bab Sembilan. PYTD.
11 Bab Sepuluh. KPSC.
12 Bab Sebelas. KPSC.
13 Bab Dua Belas. KPSC.
14 Bab Tiga Belas. KPSC.
15 Bab Empat Belas. KPSC.
16 Bab Lima Belas. KPSC.
17 Bab Enam Belas. KPSC.
18 Bab Tujuh Belas. KPSC.
19 Bab Delapan Belas. KPSC.
20 Bab Sembilan Belas. KPSC.
21 Bab Dua Puluh. KPSC.
22 Bab Dua Puluh Satu. KPSC.
23 Bab Dua Puluh Dua. KPSC.
24 Promo novel. TAWANAN CINTA PRIA DEWASA
25 Bab Dua Puluh Tiga. KPSC.
26 Bab Dua Puluh Empat. KPSC.
27 Bab Dua Puluh Lima. KPSC.
28 Bab Dua Puluh Enam. KPSC.
29 Bab Dua Puluh Tujuh. KPSC.
30 Promo Novel (Bukan) Rahim Pengganti
31 Promo novel Terpaksa Menikahi CEO Idiot
32 Bab Dua Puluh Delapan. KPSC.
33 Bab Dua Puluh Sembilan. KPSC.
34 Bab Tiga Puluh. KPSC.
35 Bab Tiga Puluh Satu. KPSC.
36 Bab Tiga Puluh Dua. KPSC.
37 Bab Tiga Puluh Tiga. KPSC.
38 Bab Tiga Puluh Empat. KPSC.
39 Bab Tiga Puluh Lima .KPSC.
40 Bab Tiga Puluh Enam. KPSC.
41 Bab Tiga Puluh Tujuh. KPSC.
42 Bab Tiga Puluh Delapan. KPSC.
43 Bab Tiga puluh Sembilan. KPSC.
44 Bab Empat Puluh. KPSC.
45 Bab Empat Puluh Satu. KPSC.
46 Bab Empat Puluh Dua. KPSC.
47 Bab Empat Puluh Tiga. KPSC.
48 Bab Empat puluh Empat. KPSC.
49 Bab Empat Puluh Lima. KPSC.
50 Bab Empat Puluh Enam. KPSC.
51 Bab Empat Puluh Tujuh. KPSC.
52 Bab Empat Puluh Delapan. KPSC.
53 Bab Empat Puluh Sembilan. KPSC.
54 Bab Lima Puluh. KPSC.
55 Bab Lima Puluh Satu. KPSC.
56 Bab Lima Puluh Dua. KPSC.
57 Bab Lima Puluh Tiga. KPSC
58 Bab Lima Puluh Empat. KPSC.
59 Bonchap KPSC.
60 Promo novel ONE NIGHT with Ipar
61 PROMO NOVEL NODA MASA LALU
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Bab Satu. KPSC.
2
Bab Dua. KPSC.
3
Bab Tiga. KPSC.
4
Bab Empat. KPSC.
5
Bab Lima. KPSC.
6
Bab Enam. KPSC.
7
Pengumuman.
8
Bab Tujuh. KPSC.
9
Bab Delapan. KPSC.
10
Bab Sembilan. PYTD.
11
Bab Sepuluh. KPSC.
12
Bab Sebelas. KPSC.
13
Bab Dua Belas. KPSC.
14
Bab Tiga Belas. KPSC.
15
Bab Empat Belas. KPSC.
16
Bab Lima Belas. KPSC.
17
Bab Enam Belas. KPSC.
18
Bab Tujuh Belas. KPSC.
19
Bab Delapan Belas. KPSC.
20
Bab Sembilan Belas. KPSC.
21
Bab Dua Puluh. KPSC.
22
Bab Dua Puluh Satu. KPSC.
23
Bab Dua Puluh Dua. KPSC.
24
Promo novel. TAWANAN CINTA PRIA DEWASA
25
Bab Dua Puluh Tiga. KPSC.
26
Bab Dua Puluh Empat. KPSC.
27
Bab Dua Puluh Lima. KPSC.
28
Bab Dua Puluh Enam. KPSC.
29
Bab Dua Puluh Tujuh. KPSC.
30
Promo Novel (Bukan) Rahim Pengganti
31
Promo novel Terpaksa Menikahi CEO Idiot
32
Bab Dua Puluh Delapan. KPSC.
33
Bab Dua Puluh Sembilan. KPSC.
34
Bab Tiga Puluh. KPSC.
35
Bab Tiga Puluh Satu. KPSC.
36
Bab Tiga Puluh Dua. KPSC.
37
Bab Tiga Puluh Tiga. KPSC.
38
Bab Tiga Puluh Empat. KPSC.
39
Bab Tiga Puluh Lima .KPSC.
40
Bab Tiga Puluh Enam. KPSC.
41
Bab Tiga Puluh Tujuh. KPSC.
42
Bab Tiga Puluh Delapan. KPSC.
43
Bab Tiga puluh Sembilan. KPSC.
44
Bab Empat Puluh. KPSC.
45
Bab Empat Puluh Satu. KPSC.
46
Bab Empat Puluh Dua. KPSC.
47
Bab Empat Puluh Tiga. KPSC.
48
Bab Empat puluh Empat. KPSC.
49
Bab Empat Puluh Lima. KPSC.
50
Bab Empat Puluh Enam. KPSC.
51
Bab Empat Puluh Tujuh. KPSC.
52
Bab Empat Puluh Delapan. KPSC.
53
Bab Empat Puluh Sembilan. KPSC.
54
Bab Lima Puluh. KPSC.
55
Bab Lima Puluh Satu. KPSC.
56
Bab Lima Puluh Dua. KPSC.
57
Bab Lima Puluh Tiga. KPSC
58
Bab Lima Puluh Empat. KPSC.
59
Bonchap KPSC.
60
Promo novel ONE NIGHT with Ipar
61
PROMO NOVEL NODA MASA LALU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!