Tentunya itu sesuai rencana pria tua yang akan membeli Adira.
~ ~ ~
Malam hari yang berlalu tanpa adanya ingatan tentang malam itu kulalui. Saat aku terbangun di pagi hari yang kulihat adalah sebuah ironi dimana tubuh polos tanpa busana dan terparah adalah seorang pria berbaring di ranjang itu bersamaku di tengah kerumunan orang-orang didalam ruangan entah dimana tempat ini aku pun tak tahu.
“ Kami tidak bisa mentolerir tindakan mesum ini!! ” teriak orang-orang
Memandangi sekitar melihat wajah murka kerumunan itu kepalaku kembali berdengung, napas tercekat tak tahu harus berbuat dan berkata apa.
“ Bisa-bisanya seorang pendatang membuat aib kepada seorang gadis dari desa kami!! Anda harus bertanggung jawab pada gadis ini!! ”
Aku bisa melihat pria itu juga sama bingungnya denganku namun bedanya dia nampak tetap tenang ditengah kerumunan yang mungkin sebentar lagi merajamnya dengan batu.
“ Ahh!! Putriku! Hiks...hiks...putriku yang polos bagaimana bisa dia mengalami hal sekeji ini!! ” tanpa aba-aba ibu tiriku berlari ke arahku memelukku sembari mengeratkan selimut untuk menutupi tubuhku seolah seseorang yang sedang melindungi.
Aku hanya diam tercengang melihat sandiwara yang diperankan oleh wanita ini karena semua yang terjadi ini adalah perbuatannya, tapi bagaimana aku bisa melawan jika keadaan seperti ini? Apa aku masih akan baik-baik saja? Hal apa yang telah terjadi malam itu? Tidak sedikit pun aku bisa mencerna situasi ini.
“ Pria sialan!! Tolong kami pria ini telah memperk*sa putriku!! ”
Orang-orang itu segera menyeret pria itu keluar dengan paksa.
“ Dia pasti terguncang, sebaiknya rawat dia terlebih dahulu. Kasihan sekali anak ini harus mengalami hal itu ”
“ Iya benar tidak apa-apa kami akan melindungi mu, Anda ibunya kan tolong pakaikan bajunya ”
Wanita-wanita itu berulang kali mengucapkan rasa ibanya, dan Ibu tiriku menyambutnya dengan akting yang tak kalah sedih. Akhirnya di ruangan itu tertinggal hanya aku dan ibu tiriku.
“ Rencananya kacau sekali entah siapa pria itu semoga dia bisa memberi uang pada kita ” decik suci kesal.
“ Apalagi yang kau tunggu! Cepat pakai bajumu tidak berguna juga kau berikan tubuhmu pada pria itu jika dia tak sanggup bayar! ”
“ Si-siapa pria itu ” gumanku tertahan karena untuk menangis saja aku tidak sanggup lagi, rasanya jiwaku sudah tercabik dari tubuh ini.
“ Mana aku tau! Berengs*k itu entah datang dari mana malah bikin kacau!! ”
Benar dia bukan pengusaha tua yang akan dinikahkan denganku sesuai rencana mereka, lalu siapa pria itu?
Setelah selesai memakai pakaianku kembali aku segera dibawa ke sebuah ruangan.
“ Kemarilah nak...dosa apa yang sudah kuperbuat sampai putriku harus semenderita ini hiks...hikss ” Ayahku menarik aku disampingnya dengan tipuan yang sama dengan ibu tiriku.
“ Nak apa kau mengenal pria itu? ” tanya seorang pria tua lembut padaku sepertinya dia salah satu dari antara tetua di desa ini.
“ Tidak..” jawabku lirih.
“ Kamu tahu apa yang terjadi sampai kejadian itu menimpamu? ”
“ Tidak ”
“ Apa pria itu memaksamu atau kamu diculik? ”
“ Aku tidak tahu karena aku sama sekali tidak sadar ” jawabku setelah terdiam beberapa saat.
Melirik sejenak ke arah pria itu aku bisa melihat tatapan tajamnya, tapi sedikit pun aku tidak berkata bohong karena tidak sedikit pun klise memori kejadian itu ada di ingatanku.
“ Lalu bagaimana kamu bisa berada di tempat itu juga kamu tidak tahu? ”
Aku menggeleng pelan.
“ Terus kita harus bagaimana menyelesaikan perkara ini, kalau korban saja tidak ingat kejadiannya ” ucap tetua desa yang lain.
“ Apanya yang bagaimana! Tentu saja pria ini harus membayar ganti rugi dan bertanggung jawab pada putriku!! ” sela Ayahku dengan kemarahan.
Aku ingin berteriak memberi tahu bahwa kedua orang tuaku telah menipu mereka yang merencanakan semua ini, tapi bagaimana aku bisa melakukan itu jika saja pria itu benar-benar memperk*saku.
Bagaimana selanjutnya nasibku? Aku juga butuh pertanggungjawaban.
“ Sekarang saya bertanya mengapa Anda melakukan hal itu pada gadis ini? ” sekarang para tetua itu balik bertanya pada pria itu.
“ Aku hanya berbaring dikamar yang sudah disiapkan untukku lalu tiba-tiba gadis itu ada disana ” jawaban yang sangat tenang tanpa beban sedikit pun, aura dingin dari pria itu mampu membuat semua orang di ruangan ini terdiam dan hanya jadi pendengar yang baik.
“ Bagaimana bisa kami percaya gadis ini berbaring begitu saja diranjang Anda, sedang dia tak sadarkan diri dan juga dalam keadaan telanj*ng seperti itu. Anda jelas telah berbuat hal senonoh pada gadis ini, apakah Anda mengakui hal itu? ”
“ Iya ” ucapnya dengan singkat dan satu kata itu sudah bisa membuat pertahanan diri yang kubangun selama ini runtuh, perlahan rasanya rasa sakit merambak menjalari dadaku. Mataku perih seiring bulir-bulir bening itu berjatuhan, aku meredam isak tangisku dengan mengepal erat tanganku.
Selanjutnya ruangan itu riuh dengan kemarahan orang-orang, karena sudah terbukti pria itu telah melecehkanku.
* * *
Dalam waktu satu jam dengan alasan tidak bisa lengah sehingga memberi kesempatan pada pria itu untuk kabur dari tanggung jawabnya, aku sudah berdiri dengan hanya memakai gaun putih seadanya mengucap janji pernikahan dengan pria itu.
Zein Brown
Aku baru mengetahui nama pria yang telah menjadi suami ku ini setelah diminta menandatangani surat nikah, kurasa pria itu juga sama baru mengetahui namaku.
Bahkan nampak seperti orang yang tidak peduli atau merasa bersalah ketika acara pernikahan selesai dia segera keluar meninggalkan aku sendiri.
“ Adira ”
Aku menoleh ke arah suara yang menghampiri ku, ternyata itu ibu tiriku.
“ Kau untung besar bodoh hentikan wajah menyedihkanmu itu, kau tahu pria yang kau nikahi itu ternyata seorang pengusaha besar ”
Aku hanya tersenyum berdecik dengan perasaan jijik melihat kebahagiaan yang terpancar diwajahnya karena berhasil menjualku.
“ Berapa banyak uang yang diberikan pria itu pada kalian? ”
“ Lebih besar dari yang kami pikirkan dia mau membayar 500 juta sebagai kompensasi padahal dia sudah mau menikahimu hahahhaha benar-benar durian runtuh ”
Aku hanya diam membiarkan dia menyelesaikan tawanya.
“ 500 juta ku rasa merupakan harga yang cocok untuk bayaran karena membesarkanku selama inikan ” tegasku.
“ Sangat cukup aku merasa senang kau mampu membalas budi dan bahkan tidak akan jadi beban untukku lagi ”
“ Baguslah karena mulai hari ini aku tidak punya hubungan apa pun denganmu, kau bukan lagi Ibu tiriku dan tidak ada utang lagi diantara kita karena aku sudah membayarmu ”
Aku melangkah meninggalkannya
“ Kau pikir aku peduli, justru aku senang tidak berhubungan denganmu lagi kau hanyalah beban yang aku besarkan ingat itu! ”
“ Jangan pernah muncul dihadapanku seolah kita pernah punya hubungan atau saling mengenal ” ucapku penuh penekanan untuk terakhir kalinya.
Aku memang tidak bisa membalas apa yang telah mereka lakukan padaku, anggaplah aku orang yang gagal karena aku tidak punya pilihan lain selain mengikuti alurnya.
“ Semoga keluargamu sejahtera dan anak-anakmu bisa sekolah dengan baik, Ayah ” bisikku pelan pada Ayahku.
“ Apa maksudmu? ” .
“ Untuk terakhir kalinya saat ini aku akan memanggilmu Ayah, uang kompensasi sebesar 500 juta bukannya sudah cukup sebagai bayaran untuk jasamu yang sudah membesarkanku selama ini ”
“ Adira! ”
Cara kasar Ayahku ketika memanggil namaku terdengar seperti bisanya.
“ Mulai hari ini aku bukan lagi putrimu dan kau bukan lagi Ayahku. Jika Anda bertemu saya tolong anggap kita tidak saling kenal atau pernah punya hubungan sebelumnya ”
“ Ya sudah pergilah! Kau pikir aku kekurangan anak, lagian pria itu juga akan membawa pergi dan aku sangat senang untuk itu. Maka aku tidak perlu menghidupi lagi ”
Aku berjalan sembari mendengar perkataan yang meluncur dari Ayahku, bahkan sampai akhir dia memang mengharapkan aku pergi. Aku merasa itu bagus karena tekadku semakin kuat untuk bebas dari kekangan mereka walau aku tidak tahu apa yang akan kuhadapi bersama pria itu?
Flashback Off
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
beybi T.Halim
aku berhadap karakter Adira ini .,benar2 wanita yg tidak gampang ditindas meskipun msh 18thn.
2023-08-11
0
Yanti dian Nurhasyanti
😢😢 perjuangan baru akan dimulai lagi setelah lepas dari keluarga g ada akhlak😞
2023-03-07
1
fifid dwi ariani
trus sukses
2023-02-19
1