Bab 9: PANGGILAN- GENK MOTOR-JALAN VETERAN

Mobil yang melaju dan hampir melewati kedua sahabatnya, membuat Sarah melakukan usaha pertamanya. "Toloooong!"

Tangannya menggedor jendela mobil, membuat Dela dan Prita saling tatap. Kejadian itu terjadi begitu cepat, hingga kesadaran keduanya datang terlambat. Sesaat dua gadis itu saling pandang, "SARAH DICULIK!"

Jeritan Sarah dengan mobil melaju cepat melewati Prita dan Dela, membuat dua gadis itu bingung. Hingga keduanya sadar, saat sekilas wajah preman di dalam mobil nampak dari kaca spion.

"Bagaimana ini? Astaga kenapa jadi Sarah yang diculik sih?!" racau Dela dengan tatapan nanar ke arah mobil yang sudah menghilang di balik tikungan di depan sana.

Dela panik, sedangkan Prita langsung mencari ponsel di dalam tas slempang nya. Kemudian mendial nomor atas nama om Atmaja papa dari sahabatnya, tapi panggilan yang tersambung tidak ada jawaban. Berulang kali mencoba lagi dan lagi. Tetap saja tidak ada yang menjawab. "Aduh si om kemana ya? Tumben bener di telfon gak langsung diangkat....,"

"Gimana? Bisa dihubungi gak om Atmaja?" tanya Dela, membuat Prita menggelengkan kepalanya.

"Aku coba telfon Riswan aja, tunggu." balas Prita mematikan panggilan telepon, lalu beralih mendial nomor kekasih sahabatnya. "Ayolah, angkat!"

[Halo? Kalian dimana sih? Aku....,]

"Sarah diculik. Cepat ke jalan Veteran!"

[Loe waras 'kan? Jangan ngada-ngada deh.]

"WOI!" Prita berteriak lantang, "SARAH DICULIK, LOE MALAH BANYAK CAKAP. BURUAN KESINI!"

Tanpa menunggu jawaban dari Riswan. Gadis itu mematikan panggilan, tapi tatapan Dela tercengang melihat ke arahnya. Sudah pasti sang sahabat terkejut dengan tindakannya barusan. Lihat saja kedua tangan Dela menutupi kuping.

"Sorry, aku terbawa emosi. Bisa bantu aku bangun?" pinta Prita lembut.

Serem amat sahabatku, biasanya cuma diem. Ternyata sekali kesal, speaker masjid aja kalah. ~batin Dela seraya membantu Prita untuk bangun.

"Auuw, pelan. Rasanya nyeri banget....,"

"Kita ke klinik dulu, bagaimana?" tanya Dela ikut ngilu melihat ekspresi wajah Prita yang meringis kesakitan.

"Gak usah. Sarah diculik, kita harus cari dia. Soal kaki ku, aku bisa tahan kok." protes Prita.

Begitulah Prita, meskipun seburuk apapun kedua sahabatnya tetaplah ia sayangi. Terlebih lagi kini papa Sarah memberikan bantuan pada bisnis kakaknya. Semua yang terjadi tidak mungkin kebetulan. Termasuk kisah persahabatan genk cantika. Apapun itu, kasih sayang yang selama ini ditunjukkan tetap tulus.

Kedua gadis itu akhirnya menunggu di tepi jalan dengan wajah cemas. Tidak ada percakapan. Prita masih berusaha menahan rasa nyeri di kaki, sedangkan Dela dengan setia menjadi tempat sandaran dengan rangkulan tangan sang sahabat. Panas matahari membakar, tetap saja mereka tidak bergerak dari posisinya.

Satu jam berlalu,

Suara deru motor terdengar dari arah utara. Tak berselang lama, rombongan genk motor terlihat. Motor sport merah menyala dengan pengemudinya yaitu Ridwan memimpin pasukannya.

"Astaga nih anak, kenapa pake bawa rombongan segala?" gumam Dela.

"Bersyukurlah, setidaknya sekarang bisa cari Sarah dengan bantuan genk motor Riswan." Prita melambaikan tangannya agar gerombolan anak-anak motor datang menghampiri.

Breeem!

Breeem!

Ciiiit!

Motor yang terlihat mencolok berhenti di depan kedua gadis itu, lalu sang pengendara turun dari motornya setelah standar menahan body mesin itu. Tak lupa helm hitam besar di lepaskan, "Dimana Sarah?"

"....,"

"Sudah jangan berdebat! Kita harus cari Sarah, dan jangan anggap ini lelucon." Prita mencegah Dela, dimana gadis itu memanyunkan bibir sepuluh senti, dan hanya bisa menelan salivanya sendiri.

"Bisa jelaskan kronologinya dulu?!" Riswan menatap Prita dan Dela dengan serius

Prita menjelaskan dengan tubuh dipapah Dela seraya menahan sakit kakinya yang keseleo. Hanya membutuhkan waktu lima belas manis untuk menceritakan kilas balik penculikan. Dimana mereka yang awalnya niat untuk menculik Qia. Justru kini Sarah yang diculik. Penjelasan Prita membuat Riswan berpikir keras.

"Tunggu, kalian mau menculik Salsa? Kenapa?" Riswan semakin menatap Prita dan Dela menyelidik, "Tadi pagi, aku dengar seluruh kampus membicarakan pertemanan kalian. Jangan-jangan?"

"Semua itu hanya bagian dari sandiwara. Kami sepakat membuat si cupu menerima hukuman....,"

Riswan langsung menjambak rambutnya sendiri, lalu menunjuk ke arah Dela. "Kalian ini tidak waras? Ayo, naik! Kita cari Sarah!"

"Riswan! Kemana kita cari Sarah? Pastinya penculik tadi udah jauh dari sini." Celetuk Prita menghentikan pergerakan pria itu yang baru saja mengambil helm dari atas motornya.

"Guy's. Kita bagi tiga kelompok! Aku ke jalan utama, Niko pimpin ke jalan sisi barat, dan kamu Brenz pimpin ke jalan timur!" Riswan memberikan arahan dan langsung mendapatkan acungan jempol dari anak buahnya sekaligus teman genk motornya.

"Kalian hafal mobil Sarah 'kan?" tanya Prita memastikan.

"Ayo, naik! Mereka tahu tanpa harus diingatkan." Riswan menaiki motornya, lalu mengulurkan tangannya ke arah Prita. "Dela, kamu ikut Niko atau Brenz aja. Aku males dengar ceramahmu."

"Apa....,"

Prita mengusap lengan Dela. "Aku duluan, Sarah menunggu kita. Jangan buang waktu lagi. Ayo!"

Riswan mengajak dua sahabat kekasihnya itu untuk ikut berpencar mencari keberadaan Sarah melalui GPS. Tentu saja tanpa menjelaskan pada dua gadis itu, toh tidak ada gunanya mengatakan rencana dari dalam kepalanya. Rombongan genk motor Riswan meninggalkan jalan Veteran hingga di persimpangan berpisah untuk mencari jejak mobil milik ketua genk cantika.

Kepergian rombongan itu, membuat langkah seorang pria dengan penampilan modis tubuh yang terbalut kaos polo tipis, dengan celana jeans hitam, sepatu sneakers hitam, jam tangan hitam ditangan kanannya keluar dari balik pohon di tepi jalan. Wajah tampan yang terpapar sinar matahari semakin menambah kilau cool.

"KELUAR!" ucapnya tegas seraya menyilangkan kedua tangannya di dada menanti gadis yang bersembunyi di belakangnya.

"....,"

Terpopuler

Comments

⏤͟͟͞R🍌 ᷢ ͩɢᴇɴɢᵐᵒˡᵒʳʳʳ𝐙⃝🦜

⏤͟͟͞R🍌 ᷢ ͩɢᴇɴɢᵐᵒˡᵒʳʳʳ𝐙⃝🦜

salah cari lawan si sarah

2022-11-24

0

༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙

༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙

lah telmi, punya temen kok dodol bgt sehh

2022-11-24

0

🧸ηια•æ⃝᷍𝖒𖣤᭄ιиɑ͜͡✦

🧸ηια•æ⃝᷍𝖒𖣤᭄ιиɑ͜͡✦

nah salah sasaran kan akhirnya

2022-11-24

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: CUPU
2 Bab 2: Janji Rose Qiara Salsabila Luxifer
3 Bab 3: Don't Touch Me!
4 Bab 4: Genk Cantika VS Dewan Kampus
5 Bab 5: HOTEL PENGADUAN
6 Bab 6: TELL! - MEMBUJUK MOMMY
7 Bab 7: AKTING - MARI BERTEMAN?
8 Bab 8: KEKESALAN- PREMAN SEWAAN
9 Bab 9: PANGGILAN- GENK MOTOR-JALAN VETERAN
10 Bab 10: PAPA - CERAMAH
11 Bab 11: INFORMASI - SEPULUH TAHUN? - ATMAJA MURKA
12 Bab 12: MEMBUJUK - NASEHAT - TAMPARAN
13 Bab 13: TENANG - TIDAK JERA?
14 Bab 14: DEAL? - DEAL!
15 Bab 15: HARI YANG BERLALU
16 Bab 16: PECUNDANG
17 Bab 17: REKTOR WISNU - RAPAT DEWAN
18 Bab 18: PRIA BULE
19 Bab 19: GENG CANTIKA VS ROSE
20 Bab 20: GENK CANTIKA VS ROSE II
21 Bab 21: MENGUPING
22 Bab 22: MOMMY
23 Bab 23: PERMINTAAN ROSE - KEMARAHAN SARAH
24 Bab 24: SISI BAIK SARAH - NYONYA ATMAJA
25 Bab 25: SURPRISE GIFT | ONTY
26 Bab 26: DIA
27 Bab 27: COKLAT - BILU
28 Bab 28: ENAM BELAS TAHUN
29 Bab 29: ROSE- ASFA - VANS
30 Bab 30: HUBUNGAN HATI
31 Bab 31: CAIRAN KIMIA
32 Bab 32: CAFE BINTANG
33 Bab 33: SARAPAN BERSAMA
34 Bab 34: AYUNAN RUSAK
35 Bab 35: MAU BALAPAN? - GADIS KELINCI?
36 Bab 36: KEPUTUSAN ASFA - PEMBICARAAN PRIA
37 Bab 37: IZIN
38 Bab 38: MENGUNTIT - RUMAH REYOT
39 Bab 39: SIARAN RADIO
40 Bab 40: KEHIDUPAN PRITA
41 Bab 41: ANCAMAN UNTUK PRITA
42 Bab 42: ISTRIMU! - BISIK-BISIK MAHASISWA
43 Bab 43: PERDEBATAN KECIL
44 Bab 44: PIDATO ROSE - CORETAN ANCAMAN
45 Bab 45: PERDEBATAN SARAH DAN DELLA - PIDATO
46 Bab 46: HASIL PEMILIHAN SENAT PERIODE I
47 Bab 47: PEKERJAAN PRITA - MENYUAPI SANG ISTRI
48 Bab 48: PERBINCANGAN SUAMI ISTRI
49 Bab 49: PENJELASAN SI BAPAK PEMILIK RUMAH
50 Bab 50: CERITA TENTANG MALIK
51 Bab 51: MEMASUKI RUMAH MALIK
52 Bab 52: SI BOS
53 Bab 53: KETEGANGAN DI MANSION
54 Bab 54: KELUARGA PHOENIX
55 Bab 55: PERBEDAAN ROSE DAN SANG MOMMY
56 Bab 56: KEDATANGAN DOMINIC - RASA KHAWATIR SEORANG AYAH
57 Bab 57: KENYATAAN DIBALIK DIAMNYA SANG PUTRI
58 Bab 58: BERITA DARI DOMINIC
59 Bab 59: GARIS TAKDIR
60 Bab 60: ANCAMAN DELA
61 Bab 61: NIAT ROSE - SUAMI ISTRI
62 Bab 62: ROSE BERTINDAK - SIARAN TV
63 Bab 63: PAPA DAN GADISNYA
64 Bab 64: PIKIRAN MASING-MASING
65 Bab 65: RISWAN - PRITA
66 Bab 66: KECEWA dengan PERTANYAAN
67 Bab 67: TELL ME!
68 Bab 68: JEBAKAN?
69 Bab 69: HILANG INGATAN? - I KNOW
70 Bab 70: LIBURAN - LEVEL BINTANG - DIAM?
71 Bab 71: ROSE MAU...
72 Bab 72: HADIAH UNTUK ROSE
73 Bab 73: HADIAH UNTUK ROSE II
74 Bab 74: SURATAN TAKDIR
75 Bab 75: AYO, KITA BALAPAN
76 Bab 76: TAK KENAL, MAKA TAK SAYANG
77 Bab 77: TAMAN
78 Bab 78: TERJADI KEHEBOHAN
79 Bab 79: ROSE TIDAK PERCAYA - KTP IDENTITAS
80 Bab 80: BABY SUGAR? ROSE
81 Bab 81: Kubus Pemicu Balapan
82 Bab 82: CINTA ITU....
83 Bab 83: HANYA SUARA
84 Bab 84: PENGADUAN DELLA
85 Bab 85: SERUM KEBENARAN
86 Bab 86: Kegagalan Vincent, Kedatangan Vans
87 Bab 87: KEPUTUSAN AKHIR
88 Bab 88: Ketika semua tentang ....
89 Bab 89: ROSE SUDAH DEWASA, JEJAK BERDARAH
90 Bab 90: Keputusan Asfa
91 Bab 91: Hukum Karma
92 Bab 92: Desa Himalaya
93 Bab 93: TERROR
94 Bab 94: BUS menuju MAKAM
95 Bab 95: KERAS KEPALA, MURKA
96 Bab 96: TEBING MOLY
97 Bab 97: Kejujuran, apa artinya?
98 Bab 98: Sang Bartender
99 Bab 99: Si Kembar A
100 Bab 100: Tercengang, Menenangkan
101 Bab 101: Suasana Ruang Aula
102 Bab 102: Queen terlibat, Kertas Tantangan
103 Bab 103: Arti Pemimpin, Demo Rose
104 Bab 104: Para Pendukung Kedua Finalis
105 Bab 105: Provokasi
106 Bab 106: Pasrah, Bangkit
107 Bab 107: KETIDAKWARASAN
108 Bab 108: Gedung Olahraga
109 Bab 109: LUKA SEORANG PEMIMPIN
110 Bab 110: Keraguan tak mengubah Kenyataan
111 Bab 111: Tiket Emas
112 Bab 112: SECRET, VALENTINE
113 Bab 113: Enam Belas Jam
114 Bab 114: Dimulai Babak Pertama
115 Bab 115: Samsul Berkuasa
116 Bab 116: Gulungan, Perdebatan
117 Bab 117: Peraturan, Bidak
118 Bab 118: First Truth, Second Dare
119 Bab 119: Identitas?
120 Bab 120: Misi yang Direbut
121 Bab 121: Amarah, Emosi
122 Bab 122: Nama yang Sama
123 Emergency ANNOUNCEMENT
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Bab 1: CUPU
2
Bab 2: Janji Rose Qiara Salsabila Luxifer
3
Bab 3: Don't Touch Me!
4
Bab 4: Genk Cantika VS Dewan Kampus
5
Bab 5: HOTEL PENGADUAN
6
Bab 6: TELL! - MEMBUJUK MOMMY
7
Bab 7: AKTING - MARI BERTEMAN?
8
Bab 8: KEKESALAN- PREMAN SEWAAN
9
Bab 9: PANGGILAN- GENK MOTOR-JALAN VETERAN
10
Bab 10: PAPA - CERAMAH
11
Bab 11: INFORMASI - SEPULUH TAHUN? - ATMAJA MURKA
12
Bab 12: MEMBUJUK - NASEHAT - TAMPARAN
13
Bab 13: TENANG - TIDAK JERA?
14
Bab 14: DEAL? - DEAL!
15
Bab 15: HARI YANG BERLALU
16
Bab 16: PECUNDANG
17
Bab 17: REKTOR WISNU - RAPAT DEWAN
18
Bab 18: PRIA BULE
19
Bab 19: GENG CANTIKA VS ROSE
20
Bab 20: GENK CANTIKA VS ROSE II
21
Bab 21: MENGUPING
22
Bab 22: MOMMY
23
Bab 23: PERMINTAAN ROSE - KEMARAHAN SARAH
24
Bab 24: SISI BAIK SARAH - NYONYA ATMAJA
25
Bab 25: SURPRISE GIFT | ONTY
26
Bab 26: DIA
27
Bab 27: COKLAT - BILU
28
Bab 28: ENAM BELAS TAHUN
29
Bab 29: ROSE- ASFA - VANS
30
Bab 30: HUBUNGAN HATI
31
Bab 31: CAIRAN KIMIA
32
Bab 32: CAFE BINTANG
33
Bab 33: SARAPAN BERSAMA
34
Bab 34: AYUNAN RUSAK
35
Bab 35: MAU BALAPAN? - GADIS KELINCI?
36
Bab 36: KEPUTUSAN ASFA - PEMBICARAAN PRIA
37
Bab 37: IZIN
38
Bab 38: MENGUNTIT - RUMAH REYOT
39
Bab 39: SIARAN RADIO
40
Bab 40: KEHIDUPAN PRITA
41
Bab 41: ANCAMAN UNTUK PRITA
42
Bab 42: ISTRIMU! - BISIK-BISIK MAHASISWA
43
Bab 43: PERDEBATAN KECIL
44
Bab 44: PIDATO ROSE - CORETAN ANCAMAN
45
Bab 45: PERDEBATAN SARAH DAN DELLA - PIDATO
46
Bab 46: HASIL PEMILIHAN SENAT PERIODE I
47
Bab 47: PEKERJAAN PRITA - MENYUAPI SANG ISTRI
48
Bab 48: PERBINCANGAN SUAMI ISTRI
49
Bab 49: PENJELASAN SI BAPAK PEMILIK RUMAH
50
Bab 50: CERITA TENTANG MALIK
51
Bab 51: MEMASUKI RUMAH MALIK
52
Bab 52: SI BOS
53
Bab 53: KETEGANGAN DI MANSION
54
Bab 54: KELUARGA PHOENIX
55
Bab 55: PERBEDAAN ROSE DAN SANG MOMMY
56
Bab 56: KEDATANGAN DOMINIC - RASA KHAWATIR SEORANG AYAH
57
Bab 57: KENYATAAN DIBALIK DIAMNYA SANG PUTRI
58
Bab 58: BERITA DARI DOMINIC
59
Bab 59: GARIS TAKDIR
60
Bab 60: ANCAMAN DELA
61
Bab 61: NIAT ROSE - SUAMI ISTRI
62
Bab 62: ROSE BERTINDAK - SIARAN TV
63
Bab 63: PAPA DAN GADISNYA
64
Bab 64: PIKIRAN MASING-MASING
65
Bab 65: RISWAN - PRITA
66
Bab 66: KECEWA dengan PERTANYAAN
67
Bab 67: TELL ME!
68
Bab 68: JEBAKAN?
69
Bab 69: HILANG INGATAN? - I KNOW
70
Bab 70: LIBURAN - LEVEL BINTANG - DIAM?
71
Bab 71: ROSE MAU...
72
Bab 72: HADIAH UNTUK ROSE
73
Bab 73: HADIAH UNTUK ROSE II
74
Bab 74: SURATAN TAKDIR
75
Bab 75: AYO, KITA BALAPAN
76
Bab 76: TAK KENAL, MAKA TAK SAYANG
77
Bab 77: TAMAN
78
Bab 78: TERJADI KEHEBOHAN
79
Bab 79: ROSE TIDAK PERCAYA - KTP IDENTITAS
80
Bab 80: BABY SUGAR? ROSE
81
Bab 81: Kubus Pemicu Balapan
82
Bab 82: CINTA ITU....
83
Bab 83: HANYA SUARA
84
Bab 84: PENGADUAN DELLA
85
Bab 85: SERUM KEBENARAN
86
Bab 86: Kegagalan Vincent, Kedatangan Vans
87
Bab 87: KEPUTUSAN AKHIR
88
Bab 88: Ketika semua tentang ....
89
Bab 89: ROSE SUDAH DEWASA, JEJAK BERDARAH
90
Bab 90: Keputusan Asfa
91
Bab 91: Hukum Karma
92
Bab 92: Desa Himalaya
93
Bab 93: TERROR
94
Bab 94: BUS menuju MAKAM
95
Bab 95: KERAS KEPALA, MURKA
96
Bab 96: TEBING MOLY
97
Bab 97: Kejujuran, apa artinya?
98
Bab 98: Sang Bartender
99
Bab 99: Si Kembar A
100
Bab 100: Tercengang, Menenangkan
101
Bab 101: Suasana Ruang Aula
102
Bab 102: Queen terlibat, Kertas Tantangan
103
Bab 103: Arti Pemimpin, Demo Rose
104
Bab 104: Para Pendukung Kedua Finalis
105
Bab 105: Provokasi
106
Bab 106: Pasrah, Bangkit
107
Bab 107: KETIDAKWARASAN
108
Bab 108: Gedung Olahraga
109
Bab 109: LUKA SEORANG PEMIMPIN
110
Bab 110: Keraguan tak mengubah Kenyataan
111
Bab 111: Tiket Emas
112
Bab 112: SECRET, VALENTINE
113
Bab 113: Enam Belas Jam
114
Bab 114: Dimulai Babak Pertama
115
Bab 115: Samsul Berkuasa
116
Bab 116: Gulungan, Perdebatan
117
Bab 117: Peraturan, Bidak
118
Bab 118: First Truth, Second Dare
119
Bab 119: Identitas?
120
Bab 120: Misi yang Direbut
121
Bab 121: Amarah, Emosi
122
Bab 122: Nama yang Sama
123
Emergency ANNOUNCEMENT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!