BAB 20

"Kamu ada-ada saja," ucap Fiqan tersenyum.

Beberapa menit perjalanan mereka pun sampai di kampus. Fiqan memarkirkan mobil barunya di antara mobil mahasiswa lainnya.

"Parkirnya di ujung aja, biar kelihatan mobil barumu," ucap Zacky.

"Iya," jawab Fiqan memutar mobilnya lalu memarkirkan di ujung parkiran.

"Nah, gini kan kelihatan," ucap Zacky tersenyum. Mobil Fiqan sedikit mencolok karena warna mobilnya warna merah campur warna abu-abu.

"Ih siapa tuh pake mobil warnanya norak banget," ucap salah satu mahasiswi.

Zacky pun keluar dari mobil. "Heh lebih baik warna mobil norak, dari pada kamu cuma pake motor butut," ejek Zacky tertawa ngakak.

Mahasiswi itu pun langsung pergi.

"Hahaha, mata dia aja yang juling, mobil keren begini di kata norak, tapi aku maklumi saja, dia iri mungkin," ucap Zacky terkekeh.

Fiqan hanya mendengar celotehan sahabatnya itu tanpa menjawabnya, karena orang bijak itu lebih baik diam namun uangnya yang berbicara.

"Ayo, katamu tadi laper," ajak Fiqan.

"Hehehe… setelah keluar dari mobil baru aku merasakan lapar," ucap Zacky menuju kantin.

"Eh, itu bukannya Fiqan dan Zacky duo miskin itu, kok mereka keluar dari mobil? pakaiannya terlihat mahal? Apa mobilnya itu hanya pinjaman?" tanya Keyla mahasiswi populer yang dulu pernah di sukai Fiqan, namun Fiqan di bully habis-habisan oleh para mahasiswi.

Sebenarnya Fiqan tidak pernah menyatakan cinta pada Keyla, tapi Fiqan hanya sering melihat Keyla dari kejauhan dan itu di sadari oleh temannya Keyla.

Teman-teman Keyla pun membawa Fiqan di tengah keramaian dan teman-teman Keyla pun mengatakan jika Fiqan menyukai Keyla. Untungnya Zacky datang membantu Fiqan, dan Zacky juga ikut di bully, sejak saat itulah Fiqan dan Zacky berteman.

"Aku tebak, itu pasti hanya pinjaman hanya untuk bergaya saja, secara seorang Fiqan si buruk rupa itu yang pernah menyukaimu mana bisa tiba-tiba dia beli mobil, jangan bilang kamu menyukainya?" tanya Dewi teman Keyla.

"Aku tidak menyukainya, hanya saja orang-orang tentu merasa aneh jika Fiqan tiba-tiba datang bawa mobil dan memakai pakaian mahal," ucap Keyla.

"Iya juga sih, dari mana ia mendapatkan uang, setidaknya menyewa mobil itu juga perlu di bayar," ucap Mei.

"Tapi aku dengar, ada yang bilang Fiqan itu anak orang kaya ya, mungkin dia punya warisan yang tersembunyi," ucap Keyla.

"Warisan apa? Warisan hutang yang benernya," ucap Dewa mencibir.

"Udah ah, ngapain pikirin dia, mau dia kaya, mau dia miskin, nggak urus," ucap Kayla.

Di kantin Fiqan dan Zacky sedang enak-enaknya makan.

"Oh iya, tadi malam aku udah janjikan sama kamu kalau aku mau trasfer uang buat bayar kuliah, nanti kita sama-sama bayar uang kuliah," ucap Fiqan mengeluarkan ponselnya.

"Fiqan, kamu baik banget sih, pacaran yok," ucap Zacky.

"Is menjijikan! Cepat kirim nomor rekeningmu," ucap Fiqan.

"Hehehe, iya," ucap Zacky tersenyum senang, Zacky memperlihatkan nomir rekeningnya lewat layar ponselnya dan Fiqan pun mencatat lalu mengirim uangnya.

Pengiriman uang berhasil✔

Hadiah Anda di kurang 15.000.000

Sisa hadiah Abda 60.120.000.

"Terima kasih Fiqan," ucap Zacky tersenyum karena uang belasan juta masuk ke rekeningnya.

"Oh oh oh… Ini dia duo sejoli yang kita lihat di mall kemaren," ucap Deri datang bersama teman-temannya.

"Lalu? Kamu pasti iri ya," ucap Zacky tertawa keras.

"Apa yang perlu kami irikan dari orang miskin dari kalian, uang untuk beli baju saja hasil curian'kan?" tebak Deri.

"Kau punya masalah apa dengan kami hah!" ucap Zacky kesal.

"Tentu saja ada, karena kalian merusak mata ku," ucap Deri.

"Heh longor! Yang suruh kamu lihat siapa? Aku juga jijik melihat mukamu yang ketampananmu jauh di bawah standar yang berkisaran -20 derajat celcius, bahkan kotoran saja bisa di jadikan pupuk, kalian yang manusia aja nggak ada manfaatnya" ucap Zacky.

"Apa kamu bilang? Kau menyamaiku dengan kotoran, mulutmu itu emang minta di tabok ya," ucap Deri mengangkat tangannya ingin memukuli Zacky.

Fiqan berdiri dan memegang tangan Deri.

"Kau ingin berakhir seperti apa berani menyentuhnya?" tanya Fiqan menatap tajam ke arah Deri.

"Kamu jangan sok jago banci kaleng, kau sama dengannya hanya berani ngatai orang," ucap Deri.

Fiqan menekan erat tangan Deri hingga ia kesakitan.

"Aduh… aduh! Sakit! lepaskan!" teriak Deri.

"Kau berani mengatai banci apa kau pikir aku tidak takut mematahkan tanganmu," ucap Fiqan.

"Jika berani jangan main curang begini, nanti malam di lapangan basket, satu lawan satu, ku tunggu kau di sana, jika kau tidak datang betarti kau banci," ucap Deri.

"Hehehe, kau berurusan dengan orang yang salah. Baiklah, aku akan datang dan membawa hadiah untukmu," ucap Fiqan yakin.

Deri dan Teman-temannya pun pergi dari kantin tersebut.

"Sial, tanganku benar-benar sakit," ucap Derri mengibas-kibaskan tangannya.

"Bravo Fiqan, cara tepat untuk mengusir mereka adalah mengintimidasinya," ucap Zacky tertawa.

Ding dong

Anda mendapatkan box oren

Apa Anda yakin ingin membukanya?

[Ya]

[Tidak]

Fiqan menyentuh tulisan Ya.

Misi baru

Seseorang kakinya nyangkut di lubang got

Status misi: sedang berlangsung.

"Kamu sudah selesai makannya belum?" tanya Fiqan.

"Udah, bayarnya yang belum," ucap Zacky menyengir.

Fiqan pun menuju tempat pembayaran.

Bersambung

Jangan lupa like vote komen dan hadiah

Terima kasih

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuutttttt

2024-03-13

2

Gatot Suharyono

Gatot Suharyono

makin lama makin gak ada isinya !
ini kisah dua calon homosexual !?

2023-06-30

3

Yoni Hartati

Yoni Hartati

ini kok gratisan terus sih teman kaya ini mestinya buang ke laut aja

2023-06-26

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!