Mari bercerai

"Dek dimana ponsel istrimu?".

"Untuk apa?".

"Istrimu mencarinya, dia akan menghubungi Abangnya agar menjemputnya di sini, Kimmy akan pulang, sekarang dia lagi berkemas".

"Mengapa mbak tidak bilang dari tadi".

Saat Ridwan membuka pintu kamar ia mendapati istrinya sedang memasukan pakaiannya kedalam sebuah koper, benar apa yang di katakan kakaknya, istrinya sedang berkemas.

"Apa yang kau lakukan? ".

Kimmy masih diam enggan menjawab pertanyaan konyol suaminya, apa matanya mendadak buta sampai tidak melihat dirinya sedang berkemas.

Ridwan mencekal tangan gadis itu, "Apa yang kau lakukan?, untuk apa semua pakaianmu kau masukan ke mari? ".

"Aku akan pulang ke rumahku", Ucapnya tak acuh.

"Maafkan aku karna aku telah menghukummu". Ridwan menekan egonya, karna memang ini yang harus dirinya lakukan kepada istrinya adalah meminta maaf, bagaimanapun dirinya bersalah.

Kimmy tidak menjawab dirinya terus saja melanjutkan kegiatannya, terlalu malas untuk sekedar menyauti perkataan pria kejam itu.

"Kimmy aku minta maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi aku berjanji akan hal ini".

Ridwan terduduk di hadapan istrinya merebut kopernya dan meraih kembali pakayan istrinya kemudian ia kembalikan je dalam almari.

"apa yang kau lakukan?, aku lelah mengemas baju-bajuku lalu seenaknya kau masukan kembali ke almari itu, dasar gila". Ucap Kimmy menggebu-gebu.

"Kimmy aku mengaku salah, dan aku minta maaf".

"Tidak, aku tidak mau memafkanmu, aku akan pulang terserah jika kau menginginkan pakaianku". Kimmy beranjak melangkahkan kakinya menuju pintu tapi secepat kilat Ridwan mengunci pintunya dan mengantongi kunci itu di saku celananya.

"jika tidak mau memafkanku tidak masalah, kalaupun kau marah terserah tapi jangan sampai kau keluar dari rumah ini tanpa seijinku".

"Hey,, aku tidak memerlukan ijinmu untuk pergi dari tempat suci ini, katakan mengapa aku harus meminta ijinmu?, lagi pula aku juga tidak akan meminta hartamu untuk ongkosku pulang".

"Karna kau adalah istriku". Ridwan mengatakan itu dengan tegas dan tak ingin terbantahkan sama sekali.

Sedangkan gadis itu menatap suami sipaling sucinya dengan tatapan tajam serta menghujam, tatapan itu seakan menghakimi semua kesalahan pria di hadapannya.

"Jika itu alasannya mari kita bercerai, sudahi ikatan kita yang konyol ini".

Deg..

Ada rasa yang tidak dapat ia ungkapkan saat istri kecilnya meminta berpisah, hatinya merasa sakit dan nyeri dengan kalimat itu, bahkan Ridwan merasa terluka dengat kalimat sang istri, dibandingkan dengan kemarahan abinya, terlebih lagi Kimmy mengatakan itu tanpa ada keraguan sedikitpun di setiap nada suaranya.

"Apa semudah itu bagimu?".

"Tentu saja lebih mudah lagi jika kau mau bekerja sama denganku".

"Bekerja sama? ".

"Ya, kau cukup menalakku sekarang dan semuanya akan selesai". Ridwan membolakan matanya, bagai mana mungkin gadis itu begitu ringan berkata tentang perceraian.

"Aku tidak akan menceraikanmu sampai kapanpun, terlalu membuang-buang waktu".

"Jika begitu buka kuncinya aku akan mengurusnya sendiri, kau tinggal duduk manis di sini biar aku yang melakukan semuanya, apa lagi ada beberapa bekas luka di tubuhku itu akan mempermudah proses perceraian kita. Aku pastikan beberapa hari kedepan surat putusan cerai akan menghampirimu".

Harga diri pria itu merasa terkoyak dengan ucapan istrinya , Ridwan mengepalkan kedua tangannya dan meninggikan suaranya sampai telinga Kimmy terasa berdenging nyeri.

"Apa semudah itu bagimu menikahi dan menceraikan seseorang?, kau menjebakku agar aku bisa menikahimu lalu setelahnya aku di buat emosi sehingga aku meninggalkan jejak keriminal di tubuhmu, kau buat itu menjadi catatan merah aib rumah tanggaku, Bagai mana bisa wanita sepertimu mempermainkan nama baik orang lain, tidak tanggung tanggung bukan hanya diriku yang telah kau permainkan tapi juga harga diri ayahku dan seluruh nama baik pesantren ini, kau sengaja melakukan semua ini untuk merusak nama baikku untuk menjatuhkan kami di mata masyarakat".

Kimmy pun tidak kalah marah dengan segala tuduhan yang di lemparkan suaminya.

"Jika nama baikmu yang menjadi masalahnya baiklah, cukup kau membiarkan aku pergi, aku akan mengatakan kepada semua orang bahkan jika perlu aku akan mengatakan pada semua penghuni semesta, jika di sini aku yang salah, aku yang menjebakmu untuk menikahiku, aku akan mengatakan jika aku melukai diriku sendiri, kau disini hanya korban atas semua ambisi dan kejahatanku bahkan aku akan mendatangi kantor urusan agama untuk membatalkan pernikahan kita mengingat umur pernikahan kita baru berumur tiga hari, aku akan mrngembalikan setatus jejakamu, aku akan mengembalikan nama baik keluarga dan pesantren ini, aku tidak akan menuntut apapun baik padamu ataupun pada keluargamu, setelahnya kau bisa menikahi kekasih hatimu si Ayudia yang sholehahnya luar biasa, aku rasa itu cukup adil bagimu, aku hanya ingin pulang Agus". Kimmy tak kalah kencangnya mengatakan hal itu.

Belum sempat Ridwan membuka mulut untuk berbicara, sudah terdengar gedoran dari luar kamar mereka.

"Buka pintunya atau kami akan mendobraknya".

Terpopuler

Comments

Yuli Yuli

Yuli Yuli

skarang Kimmy mau pergi g boleh kmrin" mau mnceraikanya, aneh

2024-02-17

0

Kosong

Kosong

Laki buruk jauh dari kata sholeh
Luarnya saja yg sholeh dalamnya sama kaya laki2 Jahiliya

2024-02-15

1

Retno Anggiri Milagros Excellent

Retno Anggiri Milagros Excellent

Wah jadi rame NIH... pasti Abi marah bener an.. 🤭🙏😍

2024-01-12

0

lihat semua
Episodes
1 Ciuman
2 Pria suci
3 Tanggung Jawab
4 My Dear Agus
5 Pria kejam
6 Suami menjengkelkan
7 Luka
8 Tidak punya harga diri
9 poligami memang halal
10 mesum
11 Gudang
12 Ingin pulang
13 Mari bercerai
14 Puncak perdebatan
15 Buaya
16 Segurih apa rasanya?
17 Hay gaes
18 Gadis pemberani
19 Kimmyku ajaib
20 merasa kalah saing
21 Setengah polos
22 Ayo bikin dedek bayi
23 Minim Akhlak
24 Cerita Risma
25 Kau kaya raya
26 Bukankah kita pernah tidur bersama?
27 Maaf
28 Kau gila
29 Menyenangkan pria
30 Akhirnya
31 Mobil baru
32 Nafkah
33 mendiamkan
34 Akan tetap memaksa
35 Mencurigakan
36 Mencari bukti
37 Siapa dirimu?
38 Sebagian masa lalu Kimmy
39 Malam kelam
40 Menutup aib masa lalu
41 Penasaran Jason
42 Hamil
43 Sering bertengkar
44 Ayudia
45 Tawaran El
46 Kembalikan Kimmyku
47 memilikinya walau sebentar
48 Apa kau Puas?
49 Tak perduli apa kata orang.
50 Memaafkan
51 Pergi
52 Kangen lumah
53 Dalang
54 Menemukan
55 Aku hanya menghitung anakku saja
56 Menjelaskan apa yang terjadi
57 Sepenggal kisah Sari
58 Aku tidak memaksanya
59 Akhir kisah Sari dan Riza
60 Lebih cepat
61 Tukang pijat
62 Promo
63 Tangisan bayi
64 kenekadan duda tampan
65 Tidak bisa melarikan diri
66 Hasil tes DNA
67 Sama-sama pernikahan kedua.
68 Apa kabar?
69 Sayang cukup
70 Beda generasi
71 Tembok pemisah
72 penyakit bisu buta tuli.
73 Kita lihat esok pagi
74 Benarkah?
75 Merasa di bandingkan
76 Kayla halal untuknya
77 Ciuman pertama Ghaza
78 Kau senang?
79 Ibu mertua
80 Terpaksa menerima
81 Jangan mengadu
82 Ih, Abang Mesyum
83 Gak sabar nanti malam
84 Namanya Berlian
85 Aku tidak keberatan
86 Abang tidak tahan
87 bukan urusanmu
88 Salah Abang
89 Kecerdasan Ghaza
90 Calon cucu
91 Ya aku putra Ibu
92 Bibit Om Ridwan memang unggul
93 Kewajiban sebagai anak
94 Jangan terluka
95 Tak akan ikut campur
96 Pengakuan Kahfa
97 Allah sangat baik hati
98 Ingin Menikah Muda
99 Lexi Ingin Apa?
100 Semburat Merah Jambu
101 Keceplosan
102 Membandingkan Lexi
103 Di Tolak
104 Membatalkan Pernikahan
105 Berbaik Sangka Pada Tuhan
106 Meminta Pada Pemiliknya Langsung
107 Tak Bisa Memberi Kepastian
108 Aku Rasa Kewarasannya Ikut Patah
109 Apa Kabar Lexiku?
110 Flek
111 Jangan terlalu banyak membuat dosa!
112 Bertanggung jawab penuh
113 Aku keberatan
114 Abang Bisa Jamin
115 Berhenti Mengujiku
116 Abang Katarak?
117 Lexi Terlalu Berbahaya
118 Yang Mewajibkan Mandi Besar
119 Sumpah, Tadi Enak Banget
120 Kewajiban Membuat Nyaman
121 Nama Asing Di Do'a Kahfi
122 Bagai mana jika Zahra kembali?
123 Kahfimu?
124 Akan Menjerat Kahfi
125 Memabukan
126 Bukan Hal Sulit
127 Lebih baik ikuti saranku
128 Kebelet
129 Batalkan Niatmu
130 Aku akan mencari tau
131 Siapa Yang Pantas Di Hukum
132 Bingung kasi judul
133 Wanita Paling Egois
134 Persiapkan diri
135 Ghaza! tataplah limpahi aku dengan cintamu
136 Malam Pertama Yang Sukses
137 Siapa?
138 Syndrom Ragu
139 Aku Tak Berniat Beramal
140 Syurga Suami
141 I'm Hurting
142 Dari Pada Dikutuk Malaikat
143 Layaknya Sang Pahlawan
144 Luka yang ia sengaja
145 Dasar Perjaka Tua
146 Kahfi sakit?
147 Kenapa kau membohongiku
148 Melanjutkan makan
149 Si Batu Bernafas
150 Masuk Perangkap
151 Dari mana kau yakin itu aku?
152 Benar-benar sial
153 Bapak akan terkejut
154 Tetap menolak
155 Siapapun Tolong!!!
156 Mengalah dengan takdir
157 Rencana Tuhanmu akan ku gagalkan
158 Wasiat
159 Rantai cinta.
160 Jangan menghayal Lexi!
161 Pernyataan Random
162 Tidak Memiliki Tenggang Waktu
163 Tak memiliki alasan
164 Aku takut
165 Lexi buka pintunya
166 Lelah Didiamkan
167 Calon madu
168 Ingin merevisi surat kontrak
169 Kau cemburu?
170 Siapa orang itu
171 Penyebab kematian
172 Aku pergi demi kewarasanku
173 Menangisi kepergian
174 Menghempaskan sakit
175 Tindakan Kimmy
176 Kau kembali
177 Kita masih suami istri.
178 Om berkeringat?
179 Keramas siang-siang
180 Belajar dari kesalahan
181 Bagaimana jika Lexi merajuk?
182 Takaran yang pas
183 Yes Honey
184 End
185 Info novel baru Zayn
186 Promooo
187 Silahkan mampir
Episodes

Updated 187 Episodes

1
Ciuman
2
Pria suci
3
Tanggung Jawab
4
My Dear Agus
5
Pria kejam
6
Suami menjengkelkan
7
Luka
8
Tidak punya harga diri
9
poligami memang halal
10
mesum
11
Gudang
12
Ingin pulang
13
Mari bercerai
14
Puncak perdebatan
15
Buaya
16
Segurih apa rasanya?
17
Hay gaes
18
Gadis pemberani
19
Kimmyku ajaib
20
merasa kalah saing
21
Setengah polos
22
Ayo bikin dedek bayi
23
Minim Akhlak
24
Cerita Risma
25
Kau kaya raya
26
Bukankah kita pernah tidur bersama?
27
Maaf
28
Kau gila
29
Menyenangkan pria
30
Akhirnya
31
Mobil baru
32
Nafkah
33
mendiamkan
34
Akan tetap memaksa
35
Mencurigakan
36
Mencari bukti
37
Siapa dirimu?
38
Sebagian masa lalu Kimmy
39
Malam kelam
40
Menutup aib masa lalu
41
Penasaran Jason
42
Hamil
43
Sering bertengkar
44
Ayudia
45
Tawaran El
46
Kembalikan Kimmyku
47
memilikinya walau sebentar
48
Apa kau Puas?
49
Tak perduli apa kata orang.
50
Memaafkan
51
Pergi
52
Kangen lumah
53
Dalang
54
Menemukan
55
Aku hanya menghitung anakku saja
56
Menjelaskan apa yang terjadi
57
Sepenggal kisah Sari
58
Aku tidak memaksanya
59
Akhir kisah Sari dan Riza
60
Lebih cepat
61
Tukang pijat
62
Promo
63
Tangisan bayi
64
kenekadan duda tampan
65
Tidak bisa melarikan diri
66
Hasil tes DNA
67
Sama-sama pernikahan kedua.
68
Apa kabar?
69
Sayang cukup
70
Beda generasi
71
Tembok pemisah
72
penyakit bisu buta tuli.
73
Kita lihat esok pagi
74
Benarkah?
75
Merasa di bandingkan
76
Kayla halal untuknya
77
Ciuman pertama Ghaza
78
Kau senang?
79
Ibu mertua
80
Terpaksa menerima
81
Jangan mengadu
82
Ih, Abang Mesyum
83
Gak sabar nanti malam
84
Namanya Berlian
85
Aku tidak keberatan
86
Abang tidak tahan
87
bukan urusanmu
88
Salah Abang
89
Kecerdasan Ghaza
90
Calon cucu
91
Ya aku putra Ibu
92
Bibit Om Ridwan memang unggul
93
Kewajiban sebagai anak
94
Jangan terluka
95
Tak akan ikut campur
96
Pengakuan Kahfa
97
Allah sangat baik hati
98
Ingin Menikah Muda
99
Lexi Ingin Apa?
100
Semburat Merah Jambu
101
Keceplosan
102
Membandingkan Lexi
103
Di Tolak
104
Membatalkan Pernikahan
105
Berbaik Sangka Pada Tuhan
106
Meminta Pada Pemiliknya Langsung
107
Tak Bisa Memberi Kepastian
108
Aku Rasa Kewarasannya Ikut Patah
109
Apa Kabar Lexiku?
110
Flek
111
Jangan terlalu banyak membuat dosa!
112
Bertanggung jawab penuh
113
Aku keberatan
114
Abang Bisa Jamin
115
Berhenti Mengujiku
116
Abang Katarak?
117
Lexi Terlalu Berbahaya
118
Yang Mewajibkan Mandi Besar
119
Sumpah, Tadi Enak Banget
120
Kewajiban Membuat Nyaman
121
Nama Asing Di Do'a Kahfi
122
Bagai mana jika Zahra kembali?
123
Kahfimu?
124
Akan Menjerat Kahfi
125
Memabukan
126
Bukan Hal Sulit
127
Lebih baik ikuti saranku
128
Kebelet
129
Batalkan Niatmu
130
Aku akan mencari tau
131
Siapa Yang Pantas Di Hukum
132
Bingung kasi judul
133
Wanita Paling Egois
134
Persiapkan diri
135
Ghaza! tataplah limpahi aku dengan cintamu
136
Malam Pertama Yang Sukses
137
Siapa?
138
Syndrom Ragu
139
Aku Tak Berniat Beramal
140
Syurga Suami
141
I'm Hurting
142
Dari Pada Dikutuk Malaikat
143
Layaknya Sang Pahlawan
144
Luka yang ia sengaja
145
Dasar Perjaka Tua
146
Kahfi sakit?
147
Kenapa kau membohongiku
148
Melanjutkan makan
149
Si Batu Bernafas
150
Masuk Perangkap
151
Dari mana kau yakin itu aku?
152
Benar-benar sial
153
Bapak akan terkejut
154
Tetap menolak
155
Siapapun Tolong!!!
156
Mengalah dengan takdir
157
Rencana Tuhanmu akan ku gagalkan
158
Wasiat
159
Rantai cinta.
160
Jangan menghayal Lexi!
161
Pernyataan Random
162
Tidak Memiliki Tenggang Waktu
163
Tak memiliki alasan
164
Aku takut
165
Lexi buka pintunya
166
Lelah Didiamkan
167
Calon madu
168
Ingin merevisi surat kontrak
169
Kau cemburu?
170
Siapa orang itu
171
Penyebab kematian
172
Aku pergi demi kewarasanku
173
Menangisi kepergian
174
Menghempaskan sakit
175
Tindakan Kimmy
176
Kau kembali
177
Kita masih suami istri.
178
Om berkeringat?
179
Keramas siang-siang
180
Belajar dari kesalahan
181
Bagaimana jika Lexi merajuk?
182
Takaran yang pas
183
Yes Honey
184
End
185
Info novel baru Zayn
186
Promooo
187
Silahkan mampir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!